NovelToon NovelToon
Terjebak Cinta Si Perawan Tua

Terjebak Cinta Si Perawan Tua

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Berondong / Pernikahan Kilat / Tamat
Popularitas:1.1M
Nilai: 4.6
Nama Author: Bhebz

Terjebak menikah dengan seseorang yang tidak pernah diinginkan adalah sebuah musibah besar, terlebih jika keduanya mempunyai latar belakang sosial yang berbeda. Tak ada cinta tapi harus hidup seatap adalah hal yang harus dilakoni Marvin Andrian dan Malena Rachman.

"Terang saja Miss mau menikah denganku karena aku ini siswa terpopuler di sekolah!" Marvin Andrian.

"Meskipun aku dapat predikat perawan tua, aku juga tidak ingin sembarang menikah, apalagi dengan anak ingusan seperti kamu!" Malena Rachman.

Mampukah mereka hidup bersama meskipun tanpa ada cinta diantara mereka berdua

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bhebz, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 31 Miss Rachmah

Marvin segera keluar dari ruangan ujian setelah menyimpan daftar hadir yang sudah ia tandatangani di atas meja pengawas. Tak banyak basa-basi yang ia lakukan karena perasaan kesal pada Yusran, sang guru Fisika.

Marvin yakin betul kalau tatapan guru yang masih single itu pada Malena sangat mencurigakan dan juga bermakna lain. Menuju ke tempat parkir sekolah, ia menyandarkan punggungnya pada body mobilnya.

Huffft

Membuang nafasnya kasar untuk meredakan kekesalannya pada Malena, ia pun meraih handphonenya dan dalam saku celananya.

Ia pun mengetik pesan pada teman-temannya kalau ia tak akan ikut konvoi ke alun-alun sebagai acara syukuran setelah selesai ujian akhir. Ia sedang ingin menjadi mata-mata untuk istrinya yang sedang ingin keluar bersama dengan pak Yusran.

Pokoknya, ia tak rela kalau ada orang lain yang memberikan perhatian lebih pada wanita yang sangat dicintainya itu selain dirinya.

Setelah pesan terkirim dan langsung mendapatkan balasan yang berisikan hujatan dan juga protes, ia pun membuka pintu mobilnya untuk melanjutkan rencananya.

Bergegas ia menghidupkan mesin mobilnya untuk berangkat ke sebuah Cafe yang cukup terkenal di kota itu, akan tetapi matanya tanpa sengaja melihat Elsa yang sedang kesusahan menghidupkan motor matiknya.

Akhirnya Marvin turun dan menyapa gadis itu untuk memberinya pertolongan.

"Motornya kenapa Sa?" tegurnya.

Elsa tersentak kaget. Wajahnya melongo tak percaya dengan apa yang baru ia dengar. Beberapa hari ini, Marvin tak pernah mau mengajaknya bicara tapi sekarang, pria itu dengan senang hati mau menyapanya.

"Gak kok Vin. Motornya hanya ngambek dikit." Elsa menjawab dengan senyum tipis dibibirnya.

"Oh. Gimana kalau kamu simpan motor kamu di sini, trus kita ke Cafe. Aku pengen traktir kamu," ucap Marvin dengan senyum diwajahnya.

Elsa kembali menunjukkan wajah kagetnya.

Hello? Apakah pria itu baru sadar kalau dirinya adalah makhluk cantik yang tidak layak untuk diabaikan?

"Mau gak?" tanya Marvin lagi. Elsa langsung tersenyum lebar. Ia tentu saja mau jika pria itu menginginkannya. Lagipula motornya pake drama mogok lagi, jadi ya, dengan senang hati ia akan menerima tawaran itu.

"Mau gak?" tanya Marvin lagi.

"Mau dong. Emangnya mau traktir apaan dan dimana?" Cepat-cepat Elsa menjawab takutnya Marvin akan membatalkan tawarannya.

"Di Cafe DenJa'. Terserah kamu, mau makan apa. Yang jelasnya kamu harus makan makanan yang bergizi tinggi untuk kesehatan baby yang ada di dalam kandungan kamu."

"A-apa?" Kedua netra Elsa yang agak sipit itu membulat tak percaya dengan perhatian yang diberikan oleh Marvin.

"Iya. Aku ingin mentraktir seorang calon ibu yang sangat baik seperti kamu meskipun sebenarnya kamu punya banyak uang sih, hehehe," kekeh Marvin.

Elsa langsung meringis. Wajahnya tiba-tiba berubah sedih karena mengingat akan keadaan dirinya yang sudah berbadan dua.

"Ayok cepetan. Kamu pasti lapar 'kan? Aku lihat banyak menu seafood di sana yang bisa merangsang perkembangan otak bayi yang ada didalam kandungan kamu." Marvin sepertinya tidak merasa bersalah dengan kata-katanya.

"Gak usah ngomong kayak gitu lah Vin. Nanti teman-teman pada dengar, aku 'kan jadi malu,' ucap Elsa memasang wajah cemberutnya.

"Ah iya maaf." Marvin langsung tersadar dari kata-katanya, aib Elsa memang harus ia rahasiakan agar tidak ada lagi yang tahu tentang keadaan sahabatnya yang bernasib buruk seperti itu.

"Udah jangan sedih. Nanti akan aku cari pria brengsek yang telah merusak kamu itu Sa. Insyaallah dia pasti bertanggungjawab padamu."

"Makasih banyak Vin." Elsa tersenyum tipis. Andaikan bisa, ia ingin sekali kalau Marvin yang bertanggung jawab atas kehamilannya ini tapi rasanya itu sangat tak mungkin.

"Ayok cepetan!" Marvin pun membuka pintu mobilnya agar Elsa bisa naik.

"Gimana dengan motor aku?" ucap Elsa seraya memutar kunci kontak pada motornya.

"Simpan aja disini. Nanti aku minta kang Kosim untuk datang ke sini jemput."

"Ah iya deh," senyum Elsa. Marvin pun ikut tersenyum senang. Keberadaan Elsa yang sengaja ia bawa, akan ia gunakan untuk menjelaskan pada Malena bahwa kehamilan Elsa bukanlah perbuatannya.

"Hey. Mau kemana!" tegur Dion yang tiba-tiba saja berada di hadapan mereka berdua.

"Izin gak ikut konvoi tapi malah mau berduaan. Hebat benar jadi orang!" lanjut Dion kesal.

"Yang benar saja kamu Vin. Gak asik tahu gak?!" timpal Reno ikut-ikutan.

"Maaf, aku habis gak enak badan. Dilarang ma bang Martin keluar rumah sampai jarak 10 kilometer paling jauh," jawab Marvin asal.

"Apa? Kok pake jarak segala. Alasan aja kamu. Lagian bang Martin 'kan dokter jantung. Ngapain pula ngelarang-larang kamu sampai segitunya," tatap Dion masih dengan wajah kesalnya.

"Pokoknya kalian harus ikut kami konvoi supaya ramai. Jangan sampai gak solid kamu Vin." lanjut Dion sang ketua kelas sekaligus ketua OSIS periode sebelumnya.

Marvin pun menghela nafasnya berat. Ia tak bisa menolak karena mereka adalah teman-teman yang sangat baik baginya.

"Baiklah, tapi aku gak bisa lama-lama. Elsa harus cepat pulang soalnya," ucap Marvin mencari alasan lain lagi.

"Ya gak apa-apa. Paling sampai sore aja, setelah itu kita ke pantai R, ada banyak acara di sana," ucap Dion membalas.

"Baiklah," ucap Marvin tersenyum seraya menghidupkan mesin mobilnya. Ia akan ikut konvoi itu demi rasa solidaritas pada teman-temannya. Akan tetapi, perasaannya jadi terganggu kembali saat melihat Malena berjalan ke arah tempat parkir bersama dengan pak Yusran.

"Wah, kayaknya setelah ujian ini, akan ada yang jadian nih di sekolah," celetuk Dion dengan pandangan ia tujukan ke arah dua orang guru mereka.

"Serasi sih. Pak Yusran juga masih single, sedangkan Miss Malena? Apalagi, hehehe," sahut Reno terkekeh.

"Siapa bilang mereka serasi!" geram Marvin seraya memukul kemudinya. Dion dan Reno langsung menatap Marvin dengan wajah kaget.

"Kenapa Vin?" tanya Elsa ikut kaget.

"Yang serasi sama Pak Yusran itu Miss Rachmah, guru matematika!" jawab Marvin dengan wajah mengeras.

"Hah?!"

🌻

*Like dan ketik komentar agar author semangat updatenya oke?*

Maaf Miss Rachmah, kalau lagi baca episode ini. Othor hanya bercanda 🙏🤭😂😀. Jangan ngambek ya🤭

1
Lia Babher
bener² author cinta mati sm marthin
Lia Babher
dih mls bgtt deh sm martin...knp part nya marvin sm malena bentaran doang..ni author nya lebih pro sm martin kaya nya
Lies Atikah
konplik nya ringan dan menderita pun gak dibuat lebay hingga bacanya jenuh makasih thor di tunggu cerita yang lain nya
Bhebz: mampir dikarya yang lain ya. gak ada yang berat kok konfliknya 😍
total 1 replies
Lies Atikah
kok tamat sih thor kirain sampai beranak pinak hasil anu
Bhebz: 😄😄😄, mampir dikarya yang lain ya 😍
total 1 replies
Lies Atikah
jangan dulu tamat thor malena nya belum hamil siapa tahu di kasih kembar hehe
Lies Atikah
aduuuuh si anu nih meresah kan banget anuuuu anuuu
Lies Atikah
semoga gak banyak konplik dan mereka bisa bahagia
Lies Atikah
apa susah nya ngomong bego G J banget
Lies Atikah
bukan nya ngejelasin malah pergi dasar oon parah
Lies Atikah
anu2 aja gas keun
Sondry Kaday
Buruk
Lies Atikah
culik aja vin dan buat dia percaya wkwk
Lies Atikah
lena jangan terlalu pd lah bisa jaga perasaan
Lies Atikah
jangan di buat terlalu menyedihkan lah si lena nya thor sampai segitu gak laku nya masa sih katanya cantik menderitnya jangan lebay konplik jangan terlalu parah raider ingin bahagia bukan nya sedih pasti uthor ngerti deh lanjuuuut
Bhebz: makasih kk udah mampir 😍. baca karya yang lain juga ya
total 1 replies
Lies Atikah
mulut si marvin pedas nya keterlaluan songong arogan gua sumpahin bucin parah luh
Lyeend
kalau kami di Sabah Malaysia pula makan+minum sup lihing ayam yg dicampur dengan halia.Lihing itu bermaksud minuman yang sudah ditapai.bila minum sup lihing ayam,susu badan akan menjadi lebih banyak
Bhebz: makasih banyak 😍
total 1 replies
Iwan Sukendra
mati aja sekalian
Iwan Sukendra
bete baca nyokap nya
Iwan Sukendra
Luar biasa
Nur Syamsi
😂😂😂😂
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!