NovelToon NovelToon
When Billionare meet doctor

When Billionare meet doctor

Status: tamat
Genre:Romantis / CEO / Tamat
Popularitas:8.3M
Nilai: 4.9
Nama Author: Nipi Nupu

Novel ini merupakan series pertama dari 3 series Billionare Love Story, yaitu:
1. When billionare meet doctor
2. Cassandra
3. Phuket love story

Ketiga series menceritakan persahabatan dari 3 pria kaya tampan dengan cerita cinta masing-masing.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nipi Nupu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Patah hati

Calvin berlari mencari Dave ketika ia mendapat kabar jika sahabatnya itu hampir melukai seseorang disebuah bar. Jam sudah mendekati pukul 1 pagi ketika Calvin tiba. Orang-orang sudah mulai memadati area bar. Tidak terlihat ada tanda-tanda terjadi kerusuhan disana.

Seorang pria yang lebih tua menghampirinya. Ia menggunakan pakaian hitam-hitam. "Malam bos, bos Dave sudah diamankan dikantor." ujarnya.

Calvin mengikuti pria itu. "Gimana ceritanya pa? Saya masih bingung tadi waktu ditelepon. Setau saya Dave bukan laki-laki yang suka rusuh.."

"Tadi ada pengunjung kesini, perempuan sama laki-laki. Mereka lagi joget didepan situ. Intinya ada kesalahpahaman. Menurut orang-orang yang melihat kejadian itu, mereka adu mulut."

"Oke, trus?"

"Ternyata pacar cewek itu bawa temen-temennya. Bos Dave dipukulin. Tapi bukan bos Dave kalo dia gak ngelawan. Untung semua bisa kita lerai. Sekarang cewek itu sama pacarnya lagi cek ke rumah sakit."

"Aduh! ada media?"

Pria itu membalikkan badannya. "Gak ada, tapi banyak yang video."

"Mudah-mudahan gak ada sesuatu yang buruk." jawab Calvin. Mereka berjalan menuju lorong dengan penerangan sedikit remang-remang. Terdapat sebuah pintu disana. Pria itu membukakan pintu. Dave berada disana. Ia sedang duduk dilantai. Wajahnya menunduk, bajunya koyak, rambutnya acak-acakan. Tangan kanannya berdarah. Entah apa lagi yang harus ia lihat pada Dave.

Calvin menghampiri Dave. Ia mengangkat wajah Dave. Di kedua pelipisnya sobek karena pukulan keras. Pipinya bengkak dan darah keluar dari sudut bibirnya.

"Dave, are you ok?" tanya Calvin sambil berjongkok.

Dave membuka matanya. Ia menatap Calvin tajam.

"Kamu kenapa Dave? Bukannya hari ini kamu ada pesta sama Alena? Kenapa bisa kesini?"

Dave tertawa hambar. Ia mengusap sudut bibirnya yang berdarah. "Alena siapa?"

Calvin mengerutkan keningnya. "Dave?"

"Aku gak kenal sama perempuan yang namanya Alena." ucapnya. Dave mulai bangkit dari duduknya. Namun ia harus dibantu oleh Calvin agar tidak terjatuh.

"Kita pulang dulu. Nanti cerita di apartemen." jawab Calvin cepat. Dave masih dalam pengaruh minuman keras. Ia tidak bisa bertanya dengan serius. Namun yang Calvin tau, ada sesuatu yang terjadi antara Dave dan Alena. Tidak pernah Dave seperti itu sebelumnya.

Calvin membawa mobilnya menuju apartemen Dave. Terdengar handphone Dave berbunyi. Calvin menghentikan dahulu mobilnya. Ia mengambil handphone Dave yang berada disaku kanannya. Ia melihat nama dalam panggilan itu. Dan itu adalah neneknya.

"Halo." jawab Calvin.

"Dave, kamu dimana?" tanya Siska. Terdengar nadanya cemas.

"Nek, ini aku Calvin. Aku lagi bawa Dave ke apartemen nya."

"Dave kenapa?" tanya Siska cemas.

"Dave mabuk nek, tapi nenek tenang aja. Serahkan semua sama Calvin." jawab Calvin.

"Oke Vin, nenek percaya sama kamu."

Calvin melihat Dave sambil menggelengkan kepalanya. "Dave, Dave.."

Calvin mengambil handphonenya dan menghubungi seseorang. "Sandra, besok pagi bisa ke apartemen Dave? Aku gak pulang malem ini."

"Iya Vin, besok pagi aku nyusul kesana." jawab Sandra.

Calvin dan Sandra berada di apartemen Dave. Mereka berdiri menatap Dave yang belum sadarkan diri sejak semalam.

"Alena gak bisa dihubungi." ucap Sandra.

"Aku yakin mereka putus." ujar Calvin.

"Kalo putus ya putus aja, kenapa Dave jadi kayak gitu? Bukannya kamu bilang mereka cuma pacaran bohongan?" tanya Sandra bingung. Belum lama ini ia mengetahui jika Dave dan Alena berpacaran karena sesuatu.

Calvin mengangkat kedua bahunya. "Dave, bangun.." ucapnya.

Dave membuka matanya. Ia menatap kedua orang yang sedang menatapnya tajam. "Aargh" bibirnya terasa perih. Ia memegangnya.

"Kalian kenapa?putus?" tanya Calvin tiba-tiba.

Dave tertawa hambar. Ia duduk di ranjang. "Kok bisa tau?"

"Apa lagi? Tadi malem aku nanya tentang Alena, kamu bilang gak kenal. Kamu mabuk-mabuk kayak gini. Kalo gini apa bedanya sama Edward?"

"Aku emang gak kenal, tolong jangan bicara lagi soal Alena. Aku gak mau denger." ujar Dave sambil bangkit dari duduknya.

"Aku mau denger penjelasannya " seru Sandra.

Dave menatap Sandra. "Aku cerita untuk pertama dan terakhir. Jangan tanya lagi. Alena wanita jahat. Dia sama aja kayak artis-artis yang deketin aku. Mereka cuma ngejar uang."

"Itu kan emang perjanjian kalian. Aku tau ada yang salah." seru Sandra. Calvin mengangguk setuju. "Dave, kayaknya ada yang salah. Aku tau kamu ngeluarin uang biar dia mau negosiasi sama kamu. Warisan nenek kamu udah jatuh ketangan kamu. Dan Alena udah dapet yayasan itu. Trus apalagi? Jahatnya Alena darimana?"

"Vin, kamu sahabat aku. Aku gak mau kamu ngebela dokter itu. Dia jahat karena mutusin aku sebelum kontrak habis lusa besok."

Sandra menggelengkan kepalanya. Ia tertawa. "Vin, apa aku gak salah denger?" tanyanya pada Calvin. Lalu Sandra menatap Dave. "Kamu konyol Dave, gara-gara itu kamu minum-minum gak jelas, berantem di bar, sadar aja kalo kamu itu cinta sama Alena!" seru Sandra kesal.

"Apa kamu bilang?" tanya Dave sambil mendorong tubuh Sandra. Perempuan itu limbung jika saja tidak ada Calvin dibelakang nya.

"Wait, gak ada kekerasan sama perempuan." ucap Calvin menahan Dave.

"Cukup aku tau, Alena adalah seorang malaikat tanpa sayap yang gak pantes dapat pacar kayak kamu!" seru Sandra marah. Ia berjalan keluar diikuti Calvin.

"Nanti aku balik lagi." ucap Calvin pada Dave.

Dira membawa dokumen untuk dibawa pada Siska. Pagi itu, Siska tiba di hotelnya untuk bertemu dengan beberapa pemilik saham untuk penandatanganan pemilik baru. Ia sedang duduk diruangannya ketika pintu diketuk dan Dira masuk.

"Ini dokumen tentang dokter Alena yang ibu minta. Saya coba persingkat. Dokter Alena adalah anak pertama dari salah satu pengusaha pertambangan sukses bernama Aditya Irawan. Usia dokter Alena menginjak 10 tahun, ketika kedua orangtuanya bercerai. Ibunya yaitu seorang seniman lukis terkenal sudah membawa dokter Alena dan entah kenapa memilih tinggal di perkampungan. Sedangkan Aditya Irawan membawa anak keduanya. Hampir 20 tahun mereka tidak bertemu karena ada perasaan sakit hati dihati dokter Alena. Sekarang dokter Alena seorang diri karena ibunya sudah meninggal 2 tahun yang lalu."

Siska mengangguk. "Kamu tau banyak, Dira."

"Itu yang saya dengar dari pengacara Aditya Irawan."

"Oke."

"Ada sesuatu tentang keluarganya."

Siska menatap Dira. "Ada apa?"

"Kita harus menolong dokter Alena. Ia harus segera diamankan Bu. Menurut pengacara ayahnya, ada perebutan harta warisan oleh ibu tiri dan anaknya. Saat ini adiknya dokter Alena hilang. Setidaknya kita harus mengamankan dokter Alena terlebih dahulu sampai situasi aman."

"Apa ibu tiri Alena tau tentang sosok Alena?"

"Walaupun dokter Alena disebut bukan penghalang, tapi gak ada salahnya kita amankan dulu Bu. Gimana?"

"Kamu benar Dira. Kita harus amankan Alena dulu. Baru kita bertindak untuk membantunya jika sesuatu terjadi."

Dira mengangguk setuju. Sedangkan Siska mulai memijit no telpon untuk menghubungi seseorang.

"Dok, ada tamu!" ucap Suster Ana ketika ia baru saja memeriksa seseorang.

Alena langsung menatap Suster Ana."Siapa?" Entah kenapa ia langsung berfikir jika Dave yang mencarinya. Semalaman ia menangisi seseorang yang bahkan tidak peduli padanya. Kenapa sekarang pria itu datang ke rumah sakit?

"Bapak-bapak. Saya belum pernah liat." jawabnya.

Alena mengerutkan keningnya. Siapa yang mencarinya?

Iapun berjalan keluar ruangan untuk melihat siapa yang mencarinya. Ketika ia sampai dilobi, ia melihat ada seorang pria berusia 60 tahunan mencarinya. Ia seperti pernah melihat pria itu, tapi entah dimana.

"Siang pa, ada yang bisa saya bantu?"

Pria itu berbalik dan terkejut ketika melihat Alena. "Alena! Akhirnya saya bisa ketemu kamu."ucapnya.

Alena mengangguk namun ia masih bingung. Ia duduk didepan pria itu.

"Saya Sakti Adiswara. Pengacara Aditya Irawan. Ayah kamu."

Alena langsung bangun dari duduknya. Ia mulai melangkah.

"Tunggu sebentar, Alena. Saya cuma mau kasih kabar kalo ayah kamu sudah meninggal 2 minggu yang lalu."

Alena terdiam. Air matanya mulai menetes. Tiba-tiba ia teringat adiknya. "Clara?"

Pria itu langsung terdiam. Alena membalikkan badannya. "Clara gimana pa?"

"Clara hilang sehari setelah ayah kamu meninggal."

Airmata Alena semakin tak tertahan. Ia menangis dilobi rumah sakit.

1
Heryta Herman
firly ga bisa di jadikan tmn..apalagi untuk curhat...bisa bahaya..teman mkn teman...
saran nih...ga usah punya tmn rapat apalagi sahabat...bisa di khinati nti nya...
Heryta Herman
ceeitanya sengaja di bikin muter" ya thor...
alurnya juga bikin bingung...
Heryta Herman
si dave buang aja ke laut...pria begajulan ga ada akhlak...
Alin Nur'alina
v
Ely
Luar biasa
Bzaa
Luar biasa👍👍👍👍😘
Wiwien Widiyastuti
Kecewa
Can Sikumbang
ceritanya bagus cmb cara penulisannya ini ,bingung ..sesak nafas bacanya jg GK paham yg ngomong siapa yg di ajak ngomong siapa dan cerita siapa? baru baca si Alena dan temenya,tetibadibarisbawa da cerita yg lain,..sumpah dr bnyak novel br ini baca ku GK kesimak,gagal pokus,sebenernya cerita nya bagus
Dewi Lukitasari
kerrrennn
AieSani9291
Kecewa
Farida Wahyuni
dave gampang bgt panggil sayang sama cewe lain, ke firly juga gitu. keliatan memang brengseknya.
Surati
lebay...lebay .... Dave. ingat ini di desa terpencil
Surati
dokter Alena yg baik, didikan mamanya yg bagus. anaj yg selalu mengingat pesan dari mamanya. mama MU pasti bangga padamu. semoga bahagia hidupmu
Irkhamna Faiqoh
suka alurnya
Diana Budhiarti
ceritanya bagus thorrr
Meity Manoppo
Baru pertama x melamar, yg lamar Amanda siapa ? 😛😛😛
Fatim Ummu Ayes
bukanx dulu udh ngelamar si amanda thor
Dhafi Dhanil Tio Ramadhan
novel nye keren singkat padat jelass autor nye 👍👍👍🥰😍😍😘😘😘
Nor yenny
Mrnarik,bikin penasaran
lie devilie
ya.ceritra yg cukup bagus dan menarik krn simple.semoga dpt ceritra yg lainnya .simple .trimakasih .thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!