NovelToon NovelToon
Namaku Dampsey

Namaku Dampsey

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Menantu Pria/matrilokal / Crazy Rich/Konglomerat / Raja Tentara/Dewa Perang / Kelahiran kembali menjadi kuat / Sistem
Popularitas:5.2k
Nilai: 5
Nama Author: Romy rhamdani

Aku berasal dari keluarga miskin di London, kemudian menjadi tulang pungung untuk keenpat adik perempuanku dengan berjualan koran dan menyemir sepatu, ayahku pemabuk dan ibuku sering menangis karena letih dan kesal.
Dari kecil aku suka latihan tinju, sampai suatu saat bertemu dengan mister penjual koran yang ternyata adalah seorang petinju dunia yang tidak terkalahkan, dan perjalanku di mulai .

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Romy rhamdani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 20 Pulang Kerumah

Mister kembali ke rumah dengan membawa setumpuk ramuan, Dampsey yang melihat ini semakin heran darimana mister mendapatkan ramuan herbal begitu banyak dan itu hampir setiap hari, dia meremix ramuan tersebut dan menempelkannya di bagian bibir yang robek, rasanya berdenyut dan sakit sekali.

Setelah itu tanpa bersuara mister kembali merebus bahan herbal dan memasaknya di tungku besar, setelah dirasa larut dengan air panas maka mister menyuruh Dampsey untuk berendam, kebiasaan ini sudah berlangsung selama dua tahun lebih, tapi efek dari mandi ramuan ini dia merasa sehat kembali dan lebam di tubuh seketika menjadi hilang.

" Pertarungan telah usai kita harus menungu lima bukan kedepan, sekarang kamu bisa pulang selama sebulan menemui keluargamu " kata mister sambil menyodorkan bingkisan berupa uang tunai yang sangat banyak.

Belikan mereka oleh oleh dan juga senangkan hati mereka, pesan mister, Dampsey segera mengemas beberapa helai bajunya dan dengan mecarter mobil dia pulang ke rumah, tetapi sebelum pulang dia sempatkan membeli pakaian, jam, perhiasan, rokok, makanan kering dan banyak lagi lainnya.

Rasa kerinduannya kepada ayah, ibu dan keempat adiknya begitu membuncah, begitu turun dari mobil dia merasa heran kenapa rumahnya yang dulu begitu kecil dan sempit sekarang berubah menjadi luas dan mewah, apakah orangtuanya sudah pindah, tapi waktu dihubungi tidak ada perkataan dari ibunya mereka akan pindah.

Dia segera memangil kembali nomor ibunya dan begitu tersambung dia bertanya " ibu apakah rumah kita masih tempat yang lama, karena yang aku lihat rumah kita sudah berbeda " tanya nya dengan penasaran.

Ibu tanpa menjawab telepon segera keluar dari rumah, dia melihat Dampsey berdiri di samping mobil seperti orang bingung, melihat itu ibunya berlari dan memeluk dirinya.

" Ini memang rumah kita nak, uang yang kamu kirim ibu bangun rumah ini, biar nanti kamu pulang tidak lagi bersempit sempit tidur dengan adek adekmu katanya menangis sambil memeluk erat Dampsey, dia merasakan kerinduan yang dalam pada putranya setelah setahu lebih tidak bertemu.

Setelah puas Dampsey kemudian melepaskan pelukan ibunya dan berkata pada sopir agar barang barang di dalam mobil dipindahkan ke rumah mereka, dia berlari kecil ke dalam untuk melihat keempat adiknya.

" Horeee kakak pulang..kakak pulang " jerit mereka bersama sama ketika melihat keberadaan Dampsey, dia memeluk adiknya dengan erat satu persatu sambil menciumi mereka, melihat badan mereka dia puas adiknya tumbuh dengan sehat dan tidak lagi kekurangan gizi.

Dia membagi bagikan hadiah untuk adik adiknya, dan tidak lupa memberikan ibu seperangkat perhiasan mewah, baju dan makanan lain, belum pernah dia melihat ibunya memakai perhiasan jangan perhiasan baju sangat sedikit sekali dia punya. " ayah mana bu ? " tanya Dampsey sambil tersenyum karena melihat kelakuan ibunya yang sedang mematut memakai baju baru dan seperangkat perhiasan.

" Ayah ada di kamar mandi nanti juga keluar " kata ibunya sambil memeluk kembali putra kesayangannya, Dampsey terkekeh senang melihat kelakuan ibunya.

" Ehem... " suara bas dan bariton terdengar dari belakang, Dampsey melepaskan pelukan ibunya dan mendatangi ayah serta mencium tangan dan memeluk dirinya. Ayahnya sendiri memeluk putranya dengan erat, sudah setahun lebih kini putranya tumbuh dewasa dan sangat tampan, peduli pada keluarga dan seorang pekerja keras.

" Bagaimana kabarmu selama ini nak" katanya dengan lembut dan melepaskan pelukan.

" Saya dalam keadaan baik ayah, bagaimana dengan ayah sendiri ? " katanya sambil menyerahkan oleh oleh berupa jam tangan mewah, pakaian, rokok, dan sepatu yang baru saja dia beli.

" Ayah dalam keadaan baik, wahhh banyak sekali terima kasih ya nak " kata ayahnya sambil meniru gaya istrinya yang langsung memakai pakaian baru dan mencoba jam tangan baru, Dampsey terkekeh bahagia melihat kelakuan keduanya.

Belum lagi kelakuan adeknya yang saling berebutan pakaian, makanan dan mainan, " ayo bagi yang adil jika kurang nanti kita beli kembali " katanya sambil berusaha menjadi wasit yang baik.

Tapi begitu topi terlepas ayah, ibu dan adeknya melihat dengan jelas bibirnya pecah dan robek, seketika mereka tidak lagi berminat dengab hadiah, berminat dengan hadian yang dibeli dengan darah putra mereka dan abang mereka.

Dengan gemetar ibu meraba wajah putra kesayanganya, betapa serius sekali luka itu, dia memegang sambil gemetar, demikian juga dengan ayahnya yang shock melihat keadaan putranya, semenderita inikah putra mereka untuk membahagiakan mereka sekeluarga

" Ayah ibu jangan bersedih, ini hal biasa dalam dunia tinju kalau tidak terluka maka orang yang terluka, mister sudah mengobati luka ini dan berpesan tidak boleh terkena air sampai luka kering " katanya berusaha menenangkan kedua orangtuanya. Dia datang bukan untuk membuat mereka bersedih, dia datang melepas kerinduan dan tertawa bahagia bersama keluarganya.

Ibu segera pergi ke dapur memasak makanan enak buat putranya, ayah menyuruh Dampsey untuk tidur, dia akan mengobati luka anaknya, sedangkan keempat adeknya hanya melihat kakak mereka dengan pandangan sendu dan penuh tanda tanya.

Sambil membersihkan luka Dampsey ayah berkata " jika terlalu berat resiko ayah rasa sudah sepantasnya dihentikan, kita sudah punya rumah lumayan bagus, untuk adik adikmu ayah akan bekerja kembali di tambang dan kamu tidak usah khawatir " kata ayahnya sambil terus membersihkan bagian bibir yang terluka.

" Ayah ini tidak seperti yang ayah duga, memang pertarungan itu keras tapi jika kita belajar dan berlatih dengan rajin semua bisa kita lalui " katanya serius padahal dia menyembunyikan resiko berterung di atas ring yang bahkan sudah memakan beberapa korban yang meningal belum lagi yang menjadi cacat permanen, tapi dia mempunyai empat adik perempuang yang harus dia tangung, untuk ayahnya dia tidak rela melihat beliau berkerja keras sedangkan umur sudah tua, jalan satu satunya adalah dia yang harus berkorban demi keluarga.

Dari dapur tercium masakan ibu yang sangat enak, dia tidak akan bisa melupakan aroma makanan ini walau berada di kota yang jauh, baginya masakan ibu adalah yang terenak di dunia. Keluarga itu makan dengan gembira, setelah makan dan bercerita Dampsey akhirnya merasa lelah dan mengantuk, ibu mengantarkan dia ke kamar baru.

Kamar itu sangat bersih dan baru, bahkan kasurnya sangat empuk dan aroma kamar sangat wangi sekali, semua fasilitas seperti tv, radio bahkan kamar mandi juga ada di dalam ruangan kamar. Lemari pakaian tersedia, bahkan kursi malas dan meja membaca juga ada di sana, dia merasa ibunya melebih lebihkan sesuatu untuk dirinya, padahal tujuan dia mengirim uang untuk ibunya sedikit berfoya foya dan merasakan kebahagiaan, tapi begitulah seorang ibu tidak akan tega menghabiskan uang milik putranya, apalagi anak yang sangat dia sayangi.

1
Bima Sakti
Luar biasa
nur kholifah
nungguin lama banget dah kabbburrrr aja ganti baca novel sebelah aja....kecewa beratttttt
Romy rhamdani: sudah dibikin, insyalalah continue tetap suport dan vote
total 1 replies
nur kholifah
eh belum update lagi
Romy rhamdani: ntar dibikinin tiga bab langsung spesial buat nur oke
total 2 replies
nur kholifah
kapan nih Thor kelanjutannya hik hik hik
Penyembah Milf🗿: Thor ko belum update"
total 4 replies
nur kholifah
gas's polll Thor crazy up pokoke
nur kholifah
wah habis ya thor
Romy rhamdani: kan baru dibikin hehe makasih ya
total 1 replies
nur kholifah
lanjut thor mantep iki ceritane ndag aku like aku kasih kopi thorrr
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!