Tahap Revisi 🙏
Wanita Cadar Milik Tuan Mafia-The series 2 Season.
Season-1
👇
Maryam Az-Zahra,perempuan dewasa berusia 25 tahun,namun ia belum memiliki gelar sebagai seorang istri.
Maryam lulusan university ternama di tanah jawa,ia memiliki keinginan untuk melanjutkan studi nya di Al-Azhar yang berada di kairo-mesir.
Namun,suatu kejadian membuat nya harus melupakan cita-cita untuk melanjutkan studi di Kairo-mesir.
Tepat di hari keberangkatannya,pesawat Maryam di bajak oleh sekelompok organisasi gelap,yang berperan sebagai penyeludupan barang - barang terlarang.
♥️
Season- 2 Full of love
👇
Albarak,memiliki kehidupan yang glamor,dan juga bergelimang harta,Al hidup di LA,selama 22tahun lama nya.
Sementara kembaran nya El dan Ge,hidup di Indonesia,bersama dengan ke dua orang tua mereka Maryam dan Alex.
Bagaimana jika mereka bertiga bertemu secara tak terduga?atau bagaimana jika tiba-tiba posisi Al di gantikan dengan El?
Yuk simak kelanjutan nya di
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aisyah Alfatih, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Dag Dig Dug
Perias tersebut membuka kotak tersebut untuk Maryam.
"Waaah,ini emas murni,sangat berkilau,Nona Anda sangat beruntung,Tuan Alex begitu menyayangi Anda!"
Pungkas perias itu yang kagum,melihat isi kotak tersebut,dua gelang emas yang cantik.
"Berikan tangan Anda,Saya akan membantu Anda untuk memakai nya!"
Maryam segera mengulurkan tangan nya.Lalu ia tersenyum dan sedikit malu.Jantung nya berdebar begitu kencang, hanya melihat gelang pemberian Alex saja membuat nya begitu gugup.
"Cantik sekali !"
Puji Mereka serentak.
"Ayo di rias lagi biar cepat siap!"
Waktu terus berjalan.Namun,Alex belum kembali ke rumah utama.
30 menit telah berlalu,akhirnya Mereka siap juga merias pengantin nya.
"MasyaAllah cantik banget !"
Seru Maryam yang terkejut melihat ke arah cermin.
"Nona sendiri sudah cantik,mau di apakan juga pasti cantik !"
Ujar mereka,Maryam tahu apa yang di katakan perias ini tidak lah benar,bahkan Maryam mendengar sendiri,kalau mereka bergosip di belakang nya.
"Terimakasih !"
Sahut Maryam,sedikit menundukkan kepala nya.
"Anda tunggu saja di mari,Kami akan pergi,karena tugas Kami sudah selesai,masih ada waktu 20 menit lagi untuk acara akad nya !"
Ke dua perias itu segera berjalan ke arah pintu kamar,Maryam melihat nya dengan senyuman.
"Sampai jumpa Nona !"
Maryam mengangguk nya sebelum pintu kamar itu tertutup.
Blam!
Setelah pintu kamar tertutup,Maryam berbalik ke arah cermin.
"Semoga saja ini pilihan yang tepat,ya Allah semoga ini pilihan terakhir Ku!"
Gumam Maryam,menatap henna yang terlukis di tangan nya.Lalu ia melihat gelang yang di titip kan Pak Kim kepada nya.
Maryam duduk di tepi ranjang,lalu ia mendongakkan kepala nya menatap jam di dinding sudah pukul 09:45,seharusnya sebentar lagi acara akad nya akan segera di mulai.
Tok..tok..tok..
"Siapa?"
Sahut Maryam di dalam kamar.
"Nona Maryam ini Saya Pak Kim!"
Maryam segera berjalan ke arah pintu kamar.
Ceklek !
"Ada apa Pak?"
Maryam melihat ke arah Pak Kim,dan juga ke arah ke dua pelayan yang ada di sebelah Pak Kim.
"Nona Maryam,ke dua pelayan ini akan mengantar Anda menuju mushola,penghulu dan saksi sudah menunggu Anda disana !"
Ujar Pak Kim.
"Baik,terimakasih Pak !"
Pak Kim mengangguk,lalu berpamit.
"Saya permisi dulu!"
"Mari Nona Maryam ikut Kami !"
Maryam tidak bergerak dari tempat nya berdiri,ia gugup,bahkan kaki nya sedikit gemetar.
"Apa yang terjadi,apa Anda butuh sesuatu?"
Tanya Pelayan tersebut,saat melihat Maryam yang tidak bergerak dari tempat nya berdiri.
"Ma..maaf,Saya gugup!"
Maryam menggenggam tangan nya sendiri dengan erat.
"Heem,tidak apa-apa Nona,Anda hanya perlu rileks saja,semua akan berjalan dengan lancar,meskipun Tuan Alex belum kembali,Saya yakin,sebentar lagi Tuan Alex pasti akan kembali!"
"Huuss,apa yang Kamu katakan !"
Pelayan satu nya menyenggol teman nya yang sembarangan berbicara.
"Maaf,tadi Kamu bilang apa?maksudnya Tuan Alex?"
Maryam terlihat bingung,
"Dimana Tuan Alex ?"
Sambung Maryam,menatap lekat ke arah ke dua pelayan tersebut.
"I..itu,tadi Tuan Alex di jemput Tuan Jerry Law,katanya menara ada penyusup!"
Pelayan itu kembali menunduk kan kepala nya,
"Apakah ia sudah pergi dari tadi?"
"Sudah pergi 2 jam yang lalu Nona !"
"Kenapa tidak ada yang memberitahukan kepada Saya?"
Tanya Maryam dengan wajah yang panik.
"Nona tenang,Tuan hanya pergi ke menara,Kami yakin ia akan segera kembali!"
Ke dua Pelayan tersebut mencoba menenangkan Maryam,agar wanita itu tidak panikan.
"Apakah sebelumnya sering ke datangan penyusup ke menara?"
Maryam tidak bisa berhenti untuk tidak mengkhawatirkan Alex.
"Sebelumnya pernah juga terjadi dulu saat Mafia selatan menyerang menara pimpinan nya kalau gak salah Re....."
"Apa yang kalian lakukan!kenapa belum ke mushola?"
Pak Kim datang mengejutkan ke dua pelayan tersebut,mereka segera menundukkan kepala nya.
"Maaf Pak,Kami akan segera ke sana!"
"Baik,segera bawa pengantin wanita ke mushola!"
Lanjut Pak Kim.
"Mari Nona...."
Maryam pun mengikuti mereka ke musholla,meskipun ada banyak pertanyaan yang ingin ia tanyakan pada Pak Kim.Namun,Maryam mengurungkan niat tersebut.
Maryam menoleh ke arah Pak Kim,saat ini pria tua itu juga sedang melihat ke arah Maryam,sampai bayangan Maryam hilang dari pandangan netra nya.
"Belok sini Nona!"
Rumah utama lumanyan cukup luas dan besar,ke musholla saja mereka hanya melewati banyak lorong dan juga ruangan.
"Tunggu,dimana Tuna Caston?"
Tanya Maryam saat Mereka hampir sampai di musholla.
"Tuan Caston mengikuti rapat di kantor,karena Tuan Mario menghubungi nya tadi pagi!"
"Disaat lagi ada acara penting seperti ini,mereka mengadakan rapat?"
Maryam semakin bingung dengan situasi yang saat ini sedang terjadi.
"I..itu sudah sering terjadi dalam keluarga ini Nyonya,kelak Anda akan mengerti!"
Pungkas salah satu pelayan tersebut,yang gugup menatap netra Maryam.
"Sungguh Aku tidak tahu,apa yang sebenarnya nya terjadi saat ini!"
Lirih Maryam dengan suaranya yang lesu,ia mungkin ingin menyerah pada pernikahan ini.Namun,ia tidak bisa mengambil keputusan sebelah pihak,sesudah menerima pinangan Alex satu Minggu yang lalu.
"Nona Maryam,silahkan masuk !"
Ujar pelayan tersebut.
Maryam mengangguk nya,ia segera melangkahkan kaki nya ke dalam musholla,tempat dimana ia akan melangsungkan pernikahan.
"Bismillah!"
Gumam Maryam,dengan tekad yang sudah bulat,apapun yang terjadi saat ini ia tidak akan mundur lagi,setelah kaki nya menginjak lantai musholla,ia sudah yakin dengan pilihan nya.
Saat Maryam memasuki Musholla,semua mata kini tertuju kepada nya.Maryam hanya bisa menundukkan pandangan nya dari semua orang,ia tidak ingin menatap siapapun yang sedang melihatnya.
Di dalam musholla ada sepuluh orang yang akan ikut membantu melancarkan acara pernikahan Maryam,dan orang tersebut berasal dari Indonesia,sengaja Alex menjemput mereka untuk acara pernikahan nya dengan Maryam.
Maryam duduk di sebelah tamu wanita lain nya,seperti nya mereka adalah istri-istri dari pria yang ada di depan Maryam.
"Dimana pengantin Pria?"
Tanya ustad saat melihat tidak ada nya Alex di dalam musholla.
Seorang pelayan muslim,datang menghampiri penghulu,lalu berbisik kepada nya,Ustad tersebut mengangguk nya.
"Pengantin Pria masih dalam perjalanan,Kita harus menunggu nya!"
Ujar sang ustad,yang lain ikut mengangguk nya.
Maryam yang sedari tadi gugup pun tidak dapat menyembunyikan ke khawatiran nya dari semua orang yang ikut hadir.
"Maaf Nona,apa Anda gugup?"
Sapa salah satu istri dari saksi pria.
"Sedikit,ini yang pertama bagi Saya,insyaAllah dan yang terakhir!"
Pungkas Maryam.
"Amiin,semoga acara hari ini berjalan dengan lancar !"
"Amiin!"
Maryam tersenyum.
Jam pun berlalu,namun Alex tidak kunjung tiba di rumah utama,bahkan Pak Kim tidak berada disana,karena Pak Kim non muslim.
Maryam semakin gelisah,apalagi melihat jam di dinding sudah menunjukkan pukul 11:20.Semua orang di dalam musholla kini mulai berbisik-bisik,karena pengantin Pria tak kunjung datang.
Bahkan bapak penghulu ikut melihat jam di tangan nya,mungkin ia merasa telah menunggu begitu lama.
"Jika pengantin Pria belum datang,Kita boleh menunda setelah sholat dzuhur!"
Pungkas Bapak Penghulu nya,Maryam terkejut,ia tidak tahu harus berkata apa,seandainya setelah Dzuhur Alex tidak kunjung datang apa yang akan ia lakukan.
Maryam kini mere mas jari jemari nya dengan kuat,ia merasakan perasaan gugup dan juga malu nya,apalagi saat ini semua orang sedang berbisik-bisik mengenai dirinya dan calon pengantin nya.
𝚔𝚕𝚠 𝚢𝚐 𝚔𝚎 𝟹𝚡 𝚗𝚢𝚊 𝚋𝚊𝚔𝚊𝚕𝚊𝚗 𝚍𝚊𝚙𝚊𝚝 𝚑𝚊𝚍𝚒𝚊𝚑 🤣🤣🤣
👍❤