NovelToon NovelToon
Janda Cantik Kesayangan CEO Tampan

Janda Cantik Kesayangan CEO Tampan

Status: sedang berlangsung
Genre:Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / CEO / Penyesalan Suami / Selingkuh / Janda
Popularitas:4.9k
Nilai: 5
Nama Author: riniasyifa

Dikhianati dan dipermalukan, Nafiza Azzahra, wanita bercadar yang lembut, mendapati pernikahannya hancur berantakan. Dipaksa memulai hidup baru, ia bertemu Zayn Al Malik, CEO muda yang dingin dan tak tersentuh, Namun, sesuatu dalam diri Nafiza menarik Zayn, membuatnya mempertanyakan keyakinannya. Di tengah luka masa lalu, benih-benih asmara mulai bersemi. Mampukah Zayn meluluhkan hati Nafiza yang sedang terluka? Dan bisakah mereka menemukan cinta sejati di tengah badai pengkhianatan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon riniasyifa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 2

Farhan mengangguk, lalu menatap Nafiza dengan tatapan meremehkan. "Karena kamu sudah di sini, Nafiza Azzahra, sekalian saja aku beritahu di depan semua orang," ucap Farhan Al-Fayyad dengan lantang, sengaja membuat Nafiza malu di depan para karyawan yang semakin berkerumun di depan pintu. Ia merasa seperti seorang raja yang sedang mengumumkan keputusannya kepada rakyatnya. "Nafiza Azzahra, mulai detik ini aku talak tiga kamu! Dan kita selesai!"

Nafiza membeku di tempat seperti patung es. Jantungnya berhenti berdetak. Ia tak menyangka Farhan setega ini padanya, mengucapkan talak di depan banyak orang, mempermalukannya di hadapan khalayak ramai. Kata-kata itu menghantamnya seperti palu godam, menghancurkan semua sisa harapan yang masih ada.

Hatinya porak poranda, kehancurannya dipertontonkan di depan khalayak ramai. Selama ini, ia berusaha menjaga nama baik suaminya, namun Farhan justru menghancurkan segalanya dalam sekejap mata. Ia merasa seperti sedang ditelanjangi di depan umum.

Seolah belum puas, Riana dengan senyum penuh kemenangan melangkah maju dengan penuh percaya diri ke hadapan Nafiza seperti seorang pemenang yang sedang menerima piala. Lalu dengan gerakan cepat seperti kilat, ia menarik cadar yang menutupi wajah Nafiza.

Ia ingin mempermalukan Nafiza lebih jauh lagi, menunjukkan kepada semua orang betapa tidak menariknya istri Farhan. Riana merasa, dengan menyingkirkan Nafiza, posisinya sebagai kekasih Farhan akan semakin kuat, dan ia bisa menjadi istri sang manager. Ia ingin membuktikan kepada semua orang bahwa dirinyalah yang pantas mendampingi Farhan.

Nafiza yang mendapat serangan tiba-tiba refleks berusaha menahan tangan Riana, namun cengkeraman Riana terlalu kuat seperti cengkeraman seekor burung elang yang sedang mencengkeram mangsanya. Ia tidak ingin wajahnya dilihat oleh orang banyak, apa lagi di sini tak hanya karyawan wanita tapi juga ada karyawan laki-laki. Ia merasa harga dirinya sudah diinjak-injak, dan ia tidak ingin kehilangan martabatnya.

Sedetik kemudian pintu lift di ujung lorong terbuka. Seorang pria tampan dengan aura berwibawa, keluar ditemani sang asisten yang tak kalah tampan di sisinya kanannya. Pria itu adalah Zayn Al-Malik, CEO baru dari perusahaan PT Al-Malik Group. Kehadirannya sontak membuat semua orang ketar-ketir seperti daun yang tertiup angin.

Mereka tahu, Zayn adalah anak yang punya perusahaan raksasa ini dan kabarnya ia akan mengambil alih tugas sang ayah yang memilih pensiun. Meskipun masih sangat muda, sosoknya yang tegas dan berkarisma selalu membuat orang segan padanya. Ia seperti singa muda yang siap menerkam siapa saja yang berani mengganggu ketenangannya.

Namun, perhatian Zayn langsung tertuju pada seorang wanita bercadar di tengah kerumunan. Alisnya terangkat, merasa ada yang tak beres dengan situasi di hadapannya saat ini.

kening Zayn semakin berkerut merasa tidak senang dengan pemandangan itu. Ia benci melihat wanita diperlakukan tidak hormat, apalagi di perusahaannya. Ia selalu menjunjung tinggi kesetaraan dan menghormati wanita.

Tepat saat itu, Riana berhasil menarik cadar Nafiza, memperlihatkan wajah cantik Nafiza Azzahra yang selama ini tersembunyi. Zayn berseru dengan nada tegas seperti petir yang menyambar, "Hentikan!"

Semua orang sontak terdiam, namun tatapan mereka tak lepas pada wajah Nafiza yang kini tanpa cadar lagi. Kecantikan alami Nafiza terpancar, mempesona setiap mata yang memandangnya. Kulitnya seputih susu, matanya besar dan teduh, dengan bulu mata lentik yang membingkai wajahnya dengan sempurna. Bibir merah alami, dan hidungnya yang mancung.

Wajahnya memancarkan aura polos dan lembut, namun juga menyimpan kekuatan dan ketegaran, sesuai dengan namanya. Bahkan, beberapa karyawan wanita yang tadinya sinis terhadap Nafiza, kini terdiam kagum tanpa kata.

Farhan melotot tak percaya. Selama setahun menikah, ia enggak pernah sekalipun melihat wajah asli sang istri. Karena di rumah, Nafiza selalu mengenakan cadar, dan bodohnya lagi Farhan tak pernah berniat menyuruhnya untuk membuka cadarnya. Setelah menikah Farhan yang memang sangat terpaksa menikah dengan Nafiza, ia langsung membatasi diri dan sama sekali tak menganggap Nafiza ada, bahkan mereka tidur di kamar yang terpisah.

Perlahan kini penyesalan itu merayapi hatinya, namun terlambat. Ia baru menyadari, betapa bodohnya ia telah menyia-nyiakan wanita secantik dan sebaik Nafiza, dan ia kehilangan kesempatan itu beberapa menit yang lalu.

Riana juga gak kalah tercengang ia tak bisa mengabaikan kenyataan jika di balik penampilan Nafiza yang kampungan itu, menyimpan kecantikan yang alami. Namun rasa kagum itu buru-buru ia tepis, dalam hati ia akan berusaha lebih keras lagi untuk mendapatkan Farhan, ia tak akan melepaskan farhan yang kini sudah ada di dalam genggamannya.

Zayn melangkah maju, mendekati Nafiza dan Riana. Ia menatap Riana dengan tatapan dingin, membuatnya si empuh gemetar di tempat.

"Apa yang terjadi di sini?" tanya Zayn dengan suara berat, dan tatapannya yang tajam.

Riana hanya membeku di tempat matanya berbinar tak percaya saat melihat secara langsung CEO barunya. "Ternyata sangat tampan lebih tampan dan pastinya berkuasa dari Farhan!" bisik batin Raina penuh kagum.

Farhan berusaha menguasai diri, meskipun hatinya berdebar kencang. Ia tahu, karirnya sebagai Manager juga dipertaruhkan. "Tidak ada apa-apa, Pak Zayn. Ini hanya ... masalah pribadi," jelasnya gugup.

Zayn menatap Farhan dengan tatapan tajamnya "Masalah pribadi yang dipertontonkan di depan umum? Sungguh memalukan," sinis Zayn.

"Terutama, mengingat posisi kamu sebagai Manager di perusahaan ini. Kamu seharusnya memberikan contoh yang baik, bukan malah membuat keributan."

Kemudian, Zayn mengalihkan pandangannya pada Nafiza yang sedang menunduk sambil menutupi wajahnya dengan kedua telapak tangannya. Namun Ia masih bisa melihat kerapuhan wanita di depannya, tubuh Nafiza terlihat sedikit bergetar. Dan entah kenapa Zayn merasa hatinya sakit. Ia membungkuk sedikit, mengambil cadar yang tergeletak di lantai, dan mengulurkannya pada Nafiza.

"Kamu baik-baik saja?" tanya Zayn dengan nada prihatin, matanya menatap lembut pada Nafiza. Ini adalah pertama kalinya Zayn terpesona pada lawan jenisnya, bukan hanya karena kecantikannya tapi juga ketegaran yang ditunjukan Nafiza. Menurut Zayn ada sesuatu dalam diri Nafiza yang membuatnya merasa ingin melindungi gadis itu.

Nafiza menerima cadar itu dengan tangan sedikit gemetar. Ia tidak tahu harus berkata apa. Ia merasa sangat malu saat ini.

"Kamu nggak pantas diperlakukan seperti ini," ucap Zayn lagi, menatap Nafiza dengan tatapan tulus. Ia merasakan ada kekuatan dan kebaikan di balik mata Nafiza yang berkaca-kaca.

Nafiza yang sudah tak tahan lagi, gegas berlari kecil keluar dari ruangan itu tanpa permisi. Zayn hanya menatap punggung Nafiza perlahan menghilang di balik pintu lift.

Kemudian, Zayn berbalik menghadap Farhan dan Riana, tatapannya berubah dingin dan tajam. "Kalian berdua, ikut saya ke ruangan sekarang!" perintah Zayn Al-Malik tegas, lalu berbalik dan melangkah menuju ruangannya. Aura kepemimpinannya terpancar kuat, membuat Farhan dan Riana tidak berani membantah.

Bersambung...

1
Dinar Almeera
Kakakkk terimakasih banyak dikasih bonus terus 😍😍😍😍
irma hidayat
lanjut bulan madu zayn nafiza
riniandara
terima kasih supportnya kak. pasti kak/Smile//Kiss/
we
tetap semangat Kakak
azela
cerita yang menyentuh dan menghibur ayo kakak semua mampir di karya ini di jamin gak akan nyesel deh. semangat buat author juga./Heart//Heart//Pooh-pooh/
azela
lanjut kakaku ceritanya makin kesini makin seru /Heart//Heart/
irma hidayat
pasang alarm nafiza
irma hidayat
ternyata baju kurang bahan hadiah momynya ya nafiza
irma hidayat
dasar perempuan dengki riana gada bersyukurnya
ari sachio
semoga mjd pasangan yg samawa d cepet dpt momongn biar mantan gigit jari ampe kukunya habis😁😁😁
irma hidayat
turut bahagia buat nafiza zayn, lanjut upnya thor
riniandara: besok lagi ya kakakku/Kiss/
total 1 replies
irma hidayat
lanjut up nya thor
riniandara: Siap kak/Applaud/
total 1 replies
ari sachio
sami mawon intine bambang.....😅😅😅
irma hidayat
ayo semangat zayn buat sahkan nafiza
irma hidayat
enak ya farahan rasa sakit diselingkuhi tak harus nunggu lama karma ya
irma hidayat
jalang riana suatu saat buah yg kamu tuai akan lebih pahit dari kejahatanmu
ari sachio
inalillahi...ternya kuntilanak kalah serem.....kirain riana mo insaf... g taunya malah makin jadi....ampunnn dahhh wes angel tenan jiannnn......
mami syila
dasar Riana /Panic//Panic//Panic//Panic/
mami syila
janda terhoy ini mah
mami syila
lanjut kak seru abis
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!