NovelToon NovelToon
Love Story Anak Sekolah

Love Story Anak Sekolah

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Badboy / Tamat
Popularitas:549.6k
Nilai: 4.7
Nama Author: Pena_Senja🧚‍♀️

Masa-masa yang indah dalam hidup adalah masa-masa sekolah. Dimana kisah persahabatan dan juga kisah cinta terjalin. Dimana solidaritas diatas segalanya. Suka duka yang tidak akan pernah terulang dan terlupakan..

Gio sudah lama kenal Vanka lewat sosial media. Setelah bertemu dan pada akhirnya satu sekolah. Dan mereka pun saling jatuh cinta. Tapi siapa sangka bahwa kecantikan dan keberanian Vanka, juga memikat hati Defan, sepupu Gio.

Apakah mereka akan bertengkar karena seorang wanita. Sama seperti papa mereka dulu?
Ataukah Gio akan mengalah seperti papanya juga?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Pena_Senja🧚‍♀️, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

31

Defan datang ke kafe yang maksud Dhanu. Tapi dia tidak melihat Dhanu di kafe tersebut. Defan akhirnya memutuskan untuk menunggu Dhanu. Mungkin saja Dhanu masih di jalan.

Defan menunggu sembari menikmati alunan musik klasik yang mampu menenangkan jiwa. Alunan lagu-lagu romantis membuat kafe tersebut semakin enak buat nongkrong.

"Def," sapa Chika yang memang semua ini dipersiapkan untuk mereka berdua.

"Kenapa lo disini?" tanya Defan dengan ketus.

Chika tidak menjawab tapi mengambil duduk di meja yang sama dengan Defan. Defan yang tidak mau ribut di depan umum hanya menghela nafasnya sembari melirik jam diponselnya.

"Dulu lo sering banget nyanyiin lagu buat gue di kafe-kafe kayak gini." ucap Chika mengingatkan Defan akan kenangan indah mereka dulu.

"Def, apa bener dihati lo sudah lupain gue seutuhnya?" tanya Chika sembari menatap Defan.

Saat itu Defan juga menatap Chika. Dia melihat mata yang indah yang dulu sangat dia kagumi. Mata besar yang berkedip dengan indah dan membuat hatinya berbunga.

"Lo mau jelasin kenapa lo menghilang dua bulan itu kan? Buruan ngomong!" sebenarnya Defan juga penasaran kemana Chika selama dua bulan itu. Kenapa teleponnya sama sekali tidak bisa dihubungi. Padahal salah satu komunikasi mereka melalui telepon.

"Gue akan jelasin semuanya, tapi janji, lo jangan marah!" Defan menganggukan kepalanya. Dia hanya ingin tahu dan merasa sudah tidak peduli lagi.

"Malam itu..."

Malam itu Chika dipaksa oleh papanya bertunangan dengan anak temannya di negara yang dia tinggali. Meskipun papanya sudah tahu hubungan Chika dengan Defan, tapi demi mempermudah hubungan kerja sama, papanya Chika menjodohkan Chika dengan anak temannya yang bule tersebut.

"Chika nggak mau pa, Chika masih sekolah dan Chika punya pacar." ucap Chika menolak keinginan papanya.

"Jangan bikin malu papa!" ucap papanya pelan. Karena malam itu sudah dia tentukan untuk menjodohkan anak-anak mereka.

"Papa nggak bisa paksa Chika seperti ini! Chika nggak mau jadi kakak yang kedua. Chika punya pacar dan Chika cinta sama pacar Chika." seru Chika kemudian meninggalkan perjamuan tersebut tanpa menghiraukan kemarahan papanya.

Setelah itu papanya Chika meminta pengawalnya untuk menemukan Chika dan mengurungnya di kamar, serta memerintahkan untuk menghancurkan ponsel Chika supaya Chika tidak bisa berhubungan lagi dengan Defan.

Meskipun papanya Chika tahu kalau Defan anak pengusaha kaya. Tapi jika dibandingkan dengan temannya itu, kekayaan orang tua Defan tidak ada apa-apanya.

Sebelum Chika jauh berlari. Dia tertangkap oleh pengawal papanya. Dia dikurung di kamar, dan ponselnya juga diminta.

Selama lebih dari sebulan Chika dikurung di kamar. Dia merasa seperti tahanan rumah. Akhirnya karena frustasi, Chika memilih untuk mogok makan dan menyiksa dirinya sendiri. Chika meninggalkan surat untuk Defan jika dia tidak bisa hidup lebih lama. Chika mengungkapkan semua perasaannya dan cintanya untuk Defan.

Sampai sesuatu ketika Chika ditemukan pingsan. Tubuhnya lemas sekali, bahkan jika terlambat dibawa ke rumah sakit, mungkin nyawa Chika tidak akan tertolong lagi.

Chika koma selama hampir seminggu. Dan pada saat itu, papanya Chika benar-benar takut kehilangan anak satu-satunya yang tersisa. Papanya Chika tidak mau kehilangan anak untuk kedua kalinya.

Anak pertamanya, kakaknya Chika, mengakhiri hidupnya dengan gantung diri di kamarnya. Karena waktu itu juga dipaksa menikah dengan orang yang tidak dia cintai.

Beberapa minggu setelahnya, istrinya atau mamanya Chika meninggal dunia. Mamanya Chika sangat terpukul saat kakaknya Chika memutuskan mengakhiri hidupnya dengan tragis.

Selama Chika koma, papanya tidak pernah meninggalkan Chika. Dia selalu mendampingi Chika. Ada penyesalan yang sangat dalam hatinya, ketika melihat anaknya terbaring dan hampir mati karena ulahnya sendiri.

Dan, begitu Chika sadar. Papanya langsung bertanya apa yang Chika inginkan untuk menebus kesalahan papanya tersebut.

"Chika nggak mau apa-apa pa, Chika hanya ingin balik ke Indo, Chika lebih senang sekolah dan tinggal ditanah kelahiran Chika." papanya tidak langsung menyetujui permintaan Chika.

Karena, dia juga masih ragu melepaskan anaknya tinggal bersama ibunya, yang juga nenek Chika. Dia ingin lebih dekat dengan anaknya, tapi dia juga tidak bisa meninggalkan bisnis yang sedang berkembang pesat di luar negeri.

"Pa, please!" pinta Chika lagi.

Akhirnya setelah berpikir cukup lama. Papanya Chika menyetujui permintaan Chika untuk kembali ke Indonesia. Tentu saja Chika merasa sangat senang. Apalagi papanya berjanji tidak akan melarang Chika berhubungan dengan Defan lagi. Chika berencana membuat kejutan untuk Defan.

Dua minggu kemudian setelah semua yang dia butuhkan selesai. Chika pulang ke Indonesia dengan diantar oleh papanya yang harus mengurus surat pindah anaknya. Chika sengaja memilih sekolah yang sama dengan Defan.

*ON*

"Gue mau kasih kejutan buat lo. Tapi ternyata gue yang terkejut karena ternyata hati lo udah bukan milik gue." ucap Chika dengan tersenyum getir.

Selama Chika menjelaskan semuanya, Defan sama sekali tidak mengalihkan pandangannya dari Chika. Dia yakin Chika berkata yang sebenarnya. Dan tidak menyangka bahwa cinta Chika untuknya begitu sangat besar.

Padahal kapan hari itu, Defan menerima surat yang ditulis oleh Chika sewaktu Chika berusaha menyiksa dirinya sendiri. Surat itu dikirim oleh papanya Chika dari luar negeri melalui email papanya Defan.

Hanya saja waktu itu Defan tidak mau menganggap serius surat itu. Karena Defan berpikir itu hanyalah trik Chika untuk membuatnya kembali menatapnya.

"Jadi surat itu beneran lo yang tulis? Papa gue dapat email dan itu surat yang lo tulis waktu diluar negri, katanya."

"Iya, gue tulis surat itu waktu gue bener-bener frustasi, gue nggak tahu harus gimana lagi. Gue lebih baik mati daripada harus dijodohin sama lelaki yang nggak geu cintai." ucap Chika dengan mata yang berkaca-kaca.

Tuk...

Defan memukul pelan kepala Chika. "Dasar bodoh, kalau lo beneran mati gimana? Apa lo pikir gue bakal nggak sedih gitu?" tanya Defan dengan lembut.

Setelah mendengar penjelasan Chika, Defan mulai merasa simpati lagi dengan Chika. Karena memang sebenarnya dia masih mencintai Chika. Hanya saja dia terlalu kecewa karena Chika menghilang tanpa kabar berita selama dua bulan.

"Def?" mata Chika sudah berair dan hampir meledak tangisannya.

"Maafin gue yang secara sepihak mutusin lo, maafin gue yang sudah berpikiran yang nggak-nggak lo, maafin gue yang udah sakitin hati lo, maafin gue," Defan meraih tangan Chika dan meminta maaf karena keras kepalanya tidak mau mendengarkan penjelasan Chika.

"Def, gue juga minta maaf karena udah bikin lo kecewa karena ngilang gitu aja." ucap Chika merasa sangat lega serta bahagia. Ternyata Defan tidak pernah berubah. Defan masih Defan yang dulu, lelaki yang sangat mencintainya.

Defan menatap Chika dan tersenyum kepadanya. Defan menyentuh pipi Chika dengan lembut. Bahkan lupa jika Dhanu belum juga datang daritadi.

"Bisakah kita kembali kayak dulu lagi, Def? Gue masih sangat mencintai lo." Chika nembak Defan, dia tidak merasa gengsi sedikitpun meskipun dia wanita, dia berani menyatakan perasaannya terlebih dulu.

Defan menyadari perasaannya selama ini memang masih belum bisa lupain Chika. Defan menganggukan kepalanya dan tersenyum.

"Tapi Vanka?" tanya Chika yang tiba-tiba membuat Defan tertegun.

Setelah mengetahui hubungan Gio dan Vanka, Defan sudah berusaha melepaskan ketertarikannya dengan Vanka. Meskipun dia masih marah sama Gio, tapi sebenarnya dia hanya kecewa karena Gio menyembunyikan hubungannya dengan Vanka dari dirinya.

Padahal, jika seandainya Gio jujur dari awal. Defan juga akan menyerah, kalau memang Vanka juga menyukai Gio. Biar bagaimanapun Gio adalah saudaranya.

Pilihan yang dia kasih ke Gio itu sebenarnya hanyalah ungkapan kekecewaaannya yang tidak bisa dia jelaskan.

"Vanka dan Gio saling mencintai, gue nggak mau rebut apa yang bukan diperuntukan buat gue." ucap Defan sedikit menyesal karena telah membuat Gio dan Vanka putus secara tidak adil.

"Lo tahu nggak, sebenarnya kita ketemu ini bukanlah kebetulan. Ini semua rencana temen-temen lo sama Vanka." Defan membulatkan matanya mendengar penjelasan Chika.

"Gue juga nyesel sih kenapa gue nggak pikir panjang waktu kirim video itu ke lo. Gue nggak nyangka ternyata Gio dan Vanka udah persiapin semua buat gue, tapi gue malah secara tidak langsung hancurin hubungan mereka." Chika menyesalkan perbuatan dia sebelumnya.

"Dan gue minta maaf, karena udah bikin lo sama Gio jadi berantem. Gue nggak mikir sampai jauh, yang gue pikir hanya lo." Defan menggenggam tangan Chika.

"Kita harus balas kebaikan mereka ke kita. Kita bantu Gio balikan sama Vanka, gue yakin mereka masih saling mencintai, Gio sangat murung setelah putus dari Vanka, kasihan dia." ucap Defan berencana membalas kebaikan Gio serta meminta maaf karena dia sudah memukul Gio beberapa kali.

"Setuju.." ucap Chika dengan tersenyum. Defan dan Chika kemudian berpelukan dengan penuh kasih sayang. Sebelum pulang, Defan menyanyikan sebuah lagu untuk Chika. Lagu yang dulu sering dia nyanyikan untuk Chika.

1
rallyne
WHEN YH PUNYA COWO KAYAK GIO...
Ryuzaki
😭😭😭😭😭
Airell arel
baparannnn🤧
Airell arel
lucu bingit sumpil, apa lagi sambil dengerin lagu makin berasa deh🤧
Nida Aulia Mukhsirin
Kecewa
Aira Ladytirsyalita
bagus
🌸ALNA SELVIATA🌸: Mampir di novel "Suami di Alam Mimpi"
total 1 replies
Aira Ladytirsyalita
ka lanjutannya mana aku cari ko g ada lanjut dong ka
Saidah
bejirrrr
Saidah
Aaaaa baperr cuyyyyy
Saidah
anjayyy karab lagi
🌸ALNA SELVIATA🌸: Mampir di novel "Suami di Alam Mimpi" di jam8n seruu
total 1 replies
Saidah
bejirr sedih gue cooo😭😭😭
Saidah
knpa sih anjirr jadi gereget gue
amane2010
ines a*jing emang, ngotot banget dah nikahin tuh gio sama perempuan kayak si arina, nnti ngelihat anaknya menderita baru nyesel lo seumur hidup/Angry//Angry//Angry/
Gaspar Lahimade
seru banget lo
syifa Janji
aaaa Marisa anjg
syifa Janji
ayooo lanjutkann
Esha Eca
🌚 beh panas
Esha Eca
nah kan bikin gw greget aja
Esha Eca
🫠🫠makin panas aja nih
Esha Eca
🥳 Happy birthday 🎂✨
=====================
semoga panjang umur, sehat selalu di limpahkan rezekinya dan selalu bahagia 🤗
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!