NovelToon NovelToon
Jangan Menyesal Setelah Aku Pergi

Jangan Menyesal Setelah Aku Pergi

Status: tamat
Genre:Single Mom / Selingkuh / Penyesalan Suami / Tamat
Popularitas:653.6k
Nilai: 4.9
Nama Author: Jalur Langit

Disa ingin memberi kejutan berupa kehamilan yang telah lama dinanti-nanti, tetapi dia malah mendapatkan kejutan lebih dulu dari Cakra. Cakra membawa pulang Risa yang sedang hamil anaknya.

Dari pada menerima Cakra, yang jelas-jelas sudah mengkhianatinya, dan harus menerima Risa sebagai madunya, Disa memilih pergi dengan membawa anak Cakra yang dia sembunyikan.

"Jangan menyesal setelah aku pergi."

***

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Jalur Langit, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 25

"Pak Cakra, sudah ditunggu sama Ibu Yuni di dalam."

Perkataan Lilis, sekretaris Cakra, menjadi penyambut kedatangan Cakra di kantor.

"Mama? Di mana?" sambut Cakra. Ada keperluan apa mamanya dengan Cakra hingga wanita itu mendatangi kantor untuk bertemu dengan Cakra?

"Sudah menunggu di ruangan anda, Pak." Lilis menjawab ramah dan sopan.

Cakra mengangguk singkat. Ia segera masuk ke dalam ruangannya, dilihatnya sang mama sedang duduk di atas sofa. Begitu melihat anaknya masuk ke ruangan, ia langsung melihat arloji yang melingkar di pergelangan tangan.

"Dari mana aja kamu jam segini baru datang ke kantor?" tanyanya.

Mendesah pelan, Cakra menghempaskan tubuhnya di samping Yuni.

"Mama ngapain ke kantor?" balas Cakra, bukannya menjawab pertanyaan sang mama, ia malah balik bertanya. Tentu saja itu berhasil memantik kekesalan Yuni.

"Jawab dulu pertanyaan mama! Kamu habis dari mana?" Yuni melotot, nyaris saja ia mencubit lengan Cakra saking geramnya.

"Aku habis nganterin Disa kontrol ke dokter," jawab Cakra tenang. Yang duduk di sebelahnya langsung berasap, marah.

"Nganterin Disa kontrol ke dokter? Disa? Kamu sadar nggak sih, siapa Disa itu? Cuma mantan istri kamu! Kamu nggak ada kewajiban nganterin dia—"

"Disa lagi hamil anak aku, Ma!" sela Cakra cepat, seolah mengantarkan Disa check up rutin ke dokter bukanlah suatu masalah.

"Tapi kalian udah cerai, udah jadi mantan!" Suara Yuni semakin meninggi. Urat-urat di sekitar lehernya menonjol, tanda ia sangat marah dengan lawan bicaranya saat ini.

"Tapi aku gak bisa mengabaikan Disa, Ma," balas Cakra, menatap Yuni. "Disa hamil anak aku, mana mungkin aku abai sama dia."

"Risa juga lagi hamil anak kamu, Cakra! Tapi apa ... Kamu nggak pernah nganterin dia periksa ke dokter."

Mendengar nama Risa disebut, Cakra mendesah malas. Punggungnya ia sandarkan ke sandaran sofa. Rasa kecewa dan marah karena dibohongi soal kalung waktu itu belum juga mereda.

"Harusnya yang kamu perhatikan itu Risa, bukan Disa. Disa udah jadi masa lalu kamu, Cak," lanjut Yuni, memarahi anaknya.

Cakra hanya diam. Mendengarkan omelan mamanya, memasukkannya lewat telinga kanan, kemudian keluar lewat telinga kiri.

"Risa tadi datang ke rumah mama, nangis-nangis. Dia cerita bagaimana kamu memperlakukan dia selama ini. Kamu selalu cuekin dia, nggak menganggap kehadiran dia. Dia sakit hati liat kamu lebih mentingin Disa, dibanding dia, istri kamu!"

Benar-benar, Yuni dibuat geram habis-habisan sebab sikap Cakra yang cuek, tidak peduli, walaupun mamanya marah-marah.

"Coba mama tanya sama Risa. Apa yang udah dia lakukan sampai aku bersikap seperti itu. Nggak ada asap kalau nggak ada api, Ma."

Muak, Cakra berpindah tempat. Beranjak dari sofa, ia menghampiri kursi besar di balik mejanya.

Yuni mengikuti putranya.

"Apa? Risa udah berbuat apa emangnya?"

Cakra sudah kadung malas. Mengingat kejadian tentang kalung itu saja membuat Cakra jengah, apa lagi harus membahasnya. Kalau saja Yuni tahu apa yang sudah Risa perbuat, apa tidak digamprat Yuni wanita itu? Masih mending Cakra merahasiakan kelakuannya ini dari semuanya. Dari kedua orang tuanya.

Seharusnya Risa berterima kasih padanya, bukan malah mengadukan sikap Cakra kepada Yuni yang berujung Cakra mendapatkan amukan dari mamanya sendiri.

"Cakraaa!" geram Yuni, sebab Cakra tetap mengabaikannya. Ia justru membuka laptopnya kini, mulai fokus pada pekerjaan yang menumpuk. Menganggap tidak ada suara berisik Yuni di sebelahnya.

......................

"Kamu ngadu apa sama mama?"

Begitu membuka pintu rumah untuk menyambut kepulangan Cakra, Risa langsung dihadiahi oleh pertanyaan menyudutkan dari suara dingin pria yang ia sebut sebagai suami.

"Ngadu ... Apa?" Risa pura-pura tidak tahu.

"Gak usah berlagak bodoh!" Cakra memasuki rumah, melempar jas dan tas kerjanya ke sofa mahalnya, kemudian melepas dasi yang melilit di leher. Sungguh kesal sekali ia melirik perempuan yang berstatus istrinya.

"Aku ... Cuma pengen sikap Mas berubah. Kayak dulu lagi. Dulu Mas Cakra hangat sama aku, sekarang jadi dingin," tutur Risa. Matanya sudah berkaca-kaca.

Berjalan pelan, Cakra mendekati Risa. "Karena siapa aku jadi seperti ini?" desisnya. "Kamu sendiri yang bikin jadi kayak gini."

"Gara-gara kalung itu? Aku kan udah minta maaf." Risa mengiba, wajahnya sudah bersimpah air mata, suaranya bergetar.

"Ya nggak segampang itu bisa maafin kamu. Masih untung mama nggak tau apa-apa soal kalung itu, kamu malah nangis-nangis ngemis simpati sama mama?"

"Mas .... " entah harus melakukan apa agar Cakra kembali bersikap manis terhadapnya. Rasanya Risa tidak akan sanggup terus menerus menghadapi sikap Cakra yang seperti ini.

"Jadi sampai sekarang kamu masih berhubungan sama ... Mantan kamu itu?"

"Enggak," Risa menggeleng. "Sama sekali enggak."

Cakra mendengkus cukup keras, tanda jika ia tidak mempercayai jawaban Risa. Pria itu memutar tubuhnya, meninggalkan Risa.

"Mas, jangan kayak gini terus tolong ... Aku lagi hamil. Sebentar lagi mau melahirkan."

Diabaikan. Risa diabaikan oleh Cakra.

Jika dibohongi karena hal sepele seperti kalung, Cakra sudah sekecewa ini, lalu bagaimana jika Cakra tahu kebohongan Risa yang lebih besar lagi?

Risa tidak bisa membayangkan apa yang akan Cakra lakukan terhadapnya. Mungkin Risa akan diceraikan? Diusir? Atau lebih dari itu? Entah.

...****************...

1
Omah Tien
mama raiyan baik ya mau bermantu janda sdh punya anak
Ellina Seraphine
kan.. kan.. gw tebak Risa hamil bukan anaknya Cakra.. 🤣
Katherina Ajawaila
iya bener kelamaan kAllau 1 thn 40 hr nya bocil aja biar tar belah duren nya barengan sm 40 hr lahir nya si kembar
Katherina Ajawaila
Disa jgn mau balik sm Cakra jikok, jorok ngk jelas bekas jablai piala bergilir😡
Katherina Ajawaila
habis nge jablai. percaya aja itu pelacur mu hbs lahiran juga ngk ada takut nya, mmg dasar anjing betina bentar lg juga bunting 😆
Katherina Ajawaila
kereeen lah Rayyan, biar kejengkang Cakra😁
Katherina Ajawaila
waaaauuu keren lah Dosa jadi istri kspten Rayyan, pilot booo, biar keje. ngk ang bu yuni liat baby nya pasti yg cewek mukanya Cakra 🥰
Katherina Ajawaila
org Bpk nya Bukan kamun, kamu hanya pencuci dot nya aja Cakra, yg nk bisa gambil lah muka nya, apa lg kalau di tes DNAnya, jauh k laut ngk kelihatan😆
Katherina Ajawaila
lo aja bego Cakra kenapa Risa bekelit paduin sm Andre, itu lo hanya tempat cuci botol yh di manfaatin
Katherina Ajawaila
mantap karna aku hamil anak Andre bukan kamu mas, jawab pelacur
Katherina Ajawaila
kelar ketahuan bejad nya Risa semoga 🤬
Katherina Ajawaila
pelacur ketahuan srjengkak lg langsung cabut loh 5 huruf. perek aja belagu. 😔
Katherina Ajawaila
nmnya pelacur nhk. mungkin nolak krn mmg profesinya, semoga ketahuan biar msk dua" di prodeo. mantap kan jablai 🤑
Katherina Ajawaila
m yuni ngk takut dosa ua ngejilit kelar
s" menantunya yg asli yg mana yg udh bolong br di amgkatsntu yg mana, biar aja pasti bakal ketahuan nanti nya
Katherina Ajawaila
mantap, kabualan terus, org pelacur ya pinter ngeles aja
Katherina Ajawaila
mantap lo Tida pelacur receh ngk. malu jual lendir sana sini belum aka kena penakut kelamin 🤬
Katherina Ajawaila
mati aja lo Cakra yg lo anter bukan darah daging mu, ntar juga ketahuan 😖
Katherina Ajawaila
tau" hamil aggur Risa,krn anak. zinah
Katherina Ajawaila
keren PP nya Cakra, semoga menjadi. kenyataan yg kuasa akan unjukin. siapa sebenarnya cucu yg asli dara Cakra stau. yg. beramai ramai
Katherina Ajawaila
kita lihat itu pasti anak beramai ramai ngk jelas pecun, bisa" cacat, di situ mau blng apa lg semesta merestui atau karma berlaku, tunggu aja Disa tgl main nya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!