seorang gadis berparas cantik yang mempunyai sahabat lelaki dari kecil. gadis itu memiliki perasaan kepada sahabatnya itu. tetapi ia tak berani mengungkapkan perasaannya karna ia takut akan kehilangan sahabatnya itu.
dibalik itu gadis itu juga menyimpan luka yang amat dalam karna kehilangan setengah bagian dari dirinya yaitu kembarannya.
Kehidupannya benar benar di uji ketika calon suaminya yang bernotabe sahabatnya meninggalkan nya untuk selama lamanya.
Dan ia berusaha bangkit untuk masa depannya dan ia memutuskan menjadi seorang dokter.
Bisakah ia bangkit dan menggapai impiannya? Dan bisakah ia membuka hatinya untuk pria lain?
yukkkk kepoin. silahkan mampir
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dinda Natesya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Perpisahan
Setelah Arya mengungkapkan perasaannya ada rasa lega dihatinya begitu juga denganku, Aku merasa nyaman dengan Arya namun aku sangat mencintai Raka.
Hari ini adalah hari pertama sekolah setelah libur panjang dan juga 6 bulan lagi sekolahku akan selesai itu artinya Aku Raka dan Mona akan berpisah untuk mewujudkan cita cita kami yang akan masuk ke Universitas impian kami masing masing.
"Serius Lu Rak? Kuliah ke London?" Ujar Mona yang tak kalah terkejut nya. Aku hanya diam dan terus menunduk. Sebenarnya Aku dan Raka sudah tau mengenai Raka yang akan Kuliah ke luar negri.
Flashback
"Apa kalian saling mencintai?" Tanya papa kepadaku dan Raka
Aku dan Raka sama sama mengangguk "Papa tidak melarang kalian untuk saling mencintai namun Papa tidak setuju jika kalian pacaran. Pacaran itu akan membuat prestasi kalian akan menurun" sambungnya lagi
"Tapi pa...." kini suara mama terdengar, aku pun menatap mama dan terus menatap bundanya Raka dan om Malik secara bergantian.
"Sudah mama diam saja ya" potong papa
"Baiklah kalian langsung menikah setelah selesai sarjanah Arka Di London" sambung Papa
"Itu ide yang sangat bagus Ja" kini Om malik bersuara
"London?" Ucapku dan Raka kompak
"Tapi Al ga mau pisah sama Raka pa" ujarku lagi yang terdengar sedikit merengek
"Tidak ada tapi tapian atau papa akan nikahkan kalian sekarang juga" ancam papa
Mendengar itu kami pun menggeleng dan terpaksa menyetujui nya.
Raka akan melanjutkan kuliahnya diLondon begitu juga dengan Bunda Gita yang akan ikut Raka ke London. Setelah Raka tamat, Aku dan Raka akan menikah dan menetap di London untuk meneruskan bisnis keluarga ku dan juga Raka disana.
Flashback Off
Raka mengangguk "Setelah gue Sarjanah gue dan Al akan nikah dan menetap disana" jawab Raka
"Ha??? Wah ini berita bagusss"
"Bagus apaan gue dan Raka akan pisah selama 4 tahunnn mon" kini aku pun bersuara
"Ga sampai 4 tahun kok Al. Gue akan nyelesaikan pendidikan gue kurang lebih dari 3 tahun terus kita nikah " ucap Raka meyakinkan ku
"Lu yakin selesai dalam waktu kurang lebih dari 3 tahun Rak?" Tanyaku ragu
Raka pun mengangguk mantap atas ucapanku tadi. mau tak mau aku pun harus mendukung Raka untuk menyelesaikan Pendidikannya di London.
"Raka pergi dan Lu juga pergi mon terus gue ama siapa??" Ujarku tak semangat. Ya Mona akan melanjutkan sekolahnya Dikampung orang tuanya yaitu diJogyakarta.
"Lu jangan sedih Al, kita kan bisa ketemuan dan juga bisa contact an kalau lu kangen kan bisa vc guee" ucap mona menenangkanku.
Sungguh jika memikirkannya aku tak akan pernah bisa pisah sama dua orang ini tapi memang harus terjadi karna ini menyangkut masa depan kami.
Hari yang dinanti pun tiba, kami telah lulus sekolah dengan prestasi yang membanggakan terlebih Raka yang menjadi mahasiswa undangan disalah satu Universitas yang sangat terkenal di London.
Pagi ini Aku dan mama akan ikut mengantar Bunda Gita dan Raka ke Bandara. Aku sedih banget karna ini adalah perpisahanku dengan Raka setelah 15 tahun bersama sama.
"Lu janji ya jangan cari cewek lain disana terus secepatnya balik kesini hikkss hiikkss" ujarku pada Raka. Raka tersenyum dan mencubit pipi ku "Lu kok cengeng banget sekarang"
"Ihh Raka Lu nyebelin bangettttt"
"Ahahahah iya iyaaa sayang. Gue ga bakal cari cewek lain disana emangnya ada yang bisa ngalahin Lu di hati guee" gombal Raka dan seketika bisa membuatku tertawa
"Ihh gombalan lu bikin gue mual Rak"
"Ahahahha gue akan cepet nyelesaikan pendidikan gue terus kita nikah" sambungnya lagi
Aku pun mengangguk dan melepas pelukan Raka. Aku pun beralih ke bunda Gita "bunda hati hati ya disana ingat sampai disana harus kabarin Al" ujarku yang masih memeluk bunda
"Iya sayang kamu juga janji sama bunda buat jaga kesehatan terus kalau ada apa apa cerita ya kebunda"
Aku pun mengangguk dan melepaskan pelukan bunda. Begitu juga dengan Mama yang memeluk bunda sebagai salam perpisahan.
"Sayang kemarin Eyang nelfon agar kita pindah kesana" ujar mama
Aku yang sedang menyetir pun memelankan kecepatan mobil kami "hmmmm Terus gimana dengan lexa ma? Kita akan meninggalkannya?"
Mama berfikir sejenak "kita bisa mengunjunginya sebulan sekali sayang. Lagian kasihan dengan Eyang yang semakin hari semakin tua. Tante sinta kan sudah jadi istrinya Om Rangga, kata Eyang tante sinta akan ikut Om Rangga kekalimantan karna Om Rangga dipindah tugaskan kesana" ujar mama. Dua bulan yang lalu Tante Sinta dan Om Ranga melangsungkan pernikahannya diBandung. Dan kini mama juga sudah lama sadar jika ia harus bisa mengiklaskan Alexa dan ia sangat menyayangiku sekarang.
Aku pun berfikir sejenak "kenapa Om Rangga ga ikut nerusin bisnis kita yang dibandung aja sih ma" tanyaku
"Ya ga bisa gitu dong sayang. Om Rangga itu kan dokter spesialis bedah ga akan nyambung nak"
" Lagian kan cabang perusahaan kita dikalimantan semakin hari semakin menurun makanya tante Sinta ikut pindah kesana buat ngawasi dan mengembalikan kerugian perusahaan kita disana"
Aku pun mengangguk "hmm baiklah ma Al ikut mama aja" jawabku sambil tersenyum.
***
mohon bantu vote dan comentnya ya gaes jika kalian suka sama cerita autor ini dan biar author makin semangat up ceritanya.
please jika kalian tidak suka mohon tidak meninggalkan coment yang negatif. itu sangat menganggu author.
thankss gaes**