NovelToon NovelToon
Hantu Air

Hantu Air

Status: sedang berlangsung
Genre:Misteri / Kumpulan Cerita Horror / Horor / Roh Supernatural / Mata Batin / Iblis
Popularitas:88.9k
Nilai: 5
Nama Author: novita jungkook

"Anak ku hilaaaaang, kemana anak ku pergi?"

Beberapa waktu terakhir ini banyak anak anak dan juga orang tua mati tenggelam, mereka di temukan bila sudah empat atau tiga hari di dalam air sehingga keadaan tubuh sudah mengembung.

Sebelum tenggelam ada yang bilang bahwa mereka berjalan dengan pandangan kosong, mereka tidak di makan buaya karena tidak ada gigitan di tubuh mereka.

Apa yang membawa mereka kedalam air?

mungkin kah ada sebuah misteri sehingga mereka semua meninggal di dalam air?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon novita jungkook, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 29. Perjuangan Ratu ular

"Sayang kamu enggak apa apa?!" Xiela cepat mendatangi Bagas.

"Hanya sedikit sesak, kamu bantu juga yang lain biar Gun cepat memasukan bambu itu." pinta Bagas.

"Enggak ah, aku bisa mati dua kali nanti kena tendang Purnama!" tolak Xiela langsung.

"Itu bagian buka mulut, dia tidak mau membuka mulut masih." ujar Bagas langsung berdiri.

"Pur buka mulut mu sekarang, kita harus mengambil rambut yang ada di dalam perut mu!" desak Aksara.

"Eemmmpp!" Purnama malah mendelik marah karena tidak terima.

"Ayo kita gelitik saja dia, biar bisa membuka mulut." usul Arya yang dapat ide.

"Ya cepat lakukan, nanti rambut itu keburu menyebar keseluruh darah." Gun juga setuju.

"Apa yang kalian lakukan pada istriku?!" Zidan berteriak marah karena para member sibuk memegangi tubuh Purnama.

"Mas tolong aku, Mas! aku mau di perkosa sama mereka." teriak Purnama berharap akan di tolong.

Buaaaaaaak.

"Ran!" Nilam menjerit kaget karena Maharani memukul tengkuk Zidan.

"Cepat urus Purnama saja, biar dia jadi urusan ku." Maharani menyeret tubuh adik ipar menjauh karena sekarang Zidan sudah pingsan.

Purnama tambah emosi dengan kelakuan para member ini karena suami dia sudah di pukul pingsan dan tidak bisa mau menolong, sedangkan sekarang tangan Arya mulai bergerak untuk menggelitik perut Purnama sehingga nanti mau tidak mau wanita ini harus membuka mulut karena tidak sanggup menahan geli.

Pokok nya memang para member bekerja keras agar bisa membuka mulut Purnama, Gun sudah sangat siap untuk memasukan bambu kedalam mulut sehingga nanti rambut hantu air akan segera di ambil, sebab bila tidak maka rambut itu bisa membuat nyawa musnah saja karena menjalar keseluruh tubuh.

Ini Purnama takut karena yang mau di masukan kedalam mulut adalah bambu kuning, dia sudah membayangkan bagaimana nanti bambu itu mengorek dari mulut sampai pada perut juga sehingga ratu ular ini menolak karena dia tidak sanggup untuk menahan rasa sakit yang pasti sangat luar biasa.

Arya berusaha keras untuk menggelitik tubuh sang kakak, dia juga harus waspada karena takut bila mendadak nanti malah kena tampol atau bahkan kena tendang dari Purnama sebab ratu ular tidak mau diam dan terus saja bergerak karena dia ingin memberontak dan lari dari tempat ini sekarang juga.

Namun Purnama tidak sanggup melawan banyaknya para member yang terus memegang tubuh dia dari atas hingga bawah sehingga mau tidak mau dia hanya bergerak pelan ke sana kemari agar bisa kabur, kekuatan para member tidak bisa diragukan sehingga ratu ular sendiri harus berjuang keras agar dia bisa terlepas dari cekalan tangan mereka semua.

"Geliii, hentikan sekarang juga atau kau akan ku banting saat aku lepas nanti." Purnama masih sempat mengancam Arya juga.

"Gelitik dengan benar, perut dia bagian samping." suruh Jalak.

"Ini kaki juga digelitik biar rasa geli semakin banyak dan dia segera membuka mulut." Xavier menggelitik telapak kaki ratu ular.

"Bangsaaaaaaat!" Purnama terus mengumpat kepada mereka semua.

"Ran gimana, aku lelah ni pura pura pingsan?" Zidan bertanya dengan suara berbisik.

"Belum, sudah lah kau tidur saja di situ bila ingin selamat." suruh Maharani yang sudah bekerjasama dengan suami Purnama.

"Astaga aku harus menahan diri ini agar tidak kena sembur." Zidan terus memejamkan mata.

Bukan tanpa sebab Zidan memilih untuk berpura-pura pingsan saja karena di hantam oleh Maharani, tadi dia sudah mendengar cerita dari Maharani bahwa Purnama akan segera diobati dan para member harus bekerja keras sehingga Purnama terus berteriak kencang dan Zidane sebelumnya sempat kaget karena dia mengira ada sesuatu yang telah terjadi.

Untung Maharani segera menjelaskan sehingga Zidan memilih untuk melakukan sandiwara karena dia harus bersikap seolah peduli dan ingin menolong sang istri, karena hari ini dia ada di rumah dan mustahil bila tidak mendengar suara teriakan Purnama, bila dia tidak masuk ke dalam ruangan ini maka nanti yang ada Purnama akan protes dan mengatakan bahwa dia adalah suami yang tidak perhatian.

Namun mau menolong dan melepaskan Purnama dari para member juga tidak mungkin karena member itu sedang berusaha agar Purnama mendapat obat, mau tidak mau makan Zidan melakukan sandiwara seperti ini bersama dengan Maharani sehingga dia bisa selamat.

"Cepat masukan bambu nya, Gun!" Aksara sudah tidak sabar dan takut juga bila Purnama akan lepas lalu dia akan kena tampar.

"Mulut dia saja tidak terbuka sempurna jadi bagaimana aku mau memasukkan bambu ini." Gun juga sudah berusaha keras.

"Yang kencang gelitik nya, dia perlu membuka mulut lebar membentuk huruf o." suruh Jeno yang terus memegang kepala Purnama.

"Aku bersumpah akan membantai kalian semua!" ancam Purnama karena dia sangat tidak terima.

"Nah pas dia ngomong itu loh, kenapa tidak langsung masuk?!" Xiela juga keburu geram.

"Tidak bisa, ini loh kalau tidak hati hati maka nanti mulut dia bisa robek!" seru Gun.

Jeno berusaha untuk membuka mulut purnama dan mengabaikan bila nanti dia sampai kena gigit dan memilih untuk menutup hidung Purnama sehingga ratu ular ini jelas tidak bisa untuk bernafas, mana bagian perut juga masih terus digelitik oleh Arya sehingga sudah pasti Purnama tidak akan sanggup untuk bertahan.

"IBUUUUU MEREKA JAHAT PAD...

Sleeeeeep.

"Maafkan aku, tapi kau harus segera di obati." Gun berkata pelan setelah berhasil memasukkan bambu kuning itu.

"Ah aku juga tidak sanggup membayangkan sakit nya." Arya membuang muka dan terduduk lemas.

"Maaf ya, tapi tahan dulu sakit ini sampai semua rambut aku dapat." Gun terus memutar bambu kuning kecil.

"Ran, itu pasti sakit sekali." Zidan terduduk dan menatap sang istri iba.

Bahkan Zidan langsung berjalan dan duduk di sebelah Purnama lalu memegang tangan sang istri untuk memberikan kekuatan, melihat tubuh Purnama yang kejang dan wanita itu sama sekali tidak bergerak karena menahan rasa sakit begitu luar biasa pada bagian perut.

"Gun cepat lah!" bentak Zidan karena dia takut istri nya celaka.

"Iya sebentar, ini sedikit lagi pasti akan selesai." Gun masih terus berusaha.

"Purnama bertahan lah, kau boleh menghajar aku nanti tapi tolong bertahan lah." Jeno tetap memegang kepala adik ipar nya.

"Kenapa tangan nya dingin sekali, Gun?!" pekik Arya setelah memegang tubuh sang Kakak.

Gun tidak menjawab dan tetap fokus untuk mendapatkan seluruh rambut yang ada di dalam perut Purnama, bila tidak bersih maka sia-sia saja mereka memegangi tubuh ratu ular dan memasukkan bambu ini karena walau hanya tinggal sedikit yang ada di dalam perut tapi bisa mematikan juga.

Selamat siang menjelang sore, jangan lupa like dan komen nya ya.

1
Zuhril Witanto
hantunya datang kerumah amir
Raffaza Direzky87
para member ber maksud baik pur, semua ingin menolong kamu, buang rasa kesal di hatimu dan maaf kan semua member yg terlibat
Zuhril Witanto
nongol hantunya
Zuhril Witanto
takut ya Amir dan joko tiba2 di tarik
Raffaza Direzky87
member mba pur yg ini memang laki bini begitu lemah lembut (andini & hendra )
Zuhril Witanto
semoga selamat
Zuhril Witanto
purnama gantinya arya
K & T K & T
MET siang jg Bess...
nah gitu dong Pur jgn emosi dulu SM member Krn yg mereka lakukan Krn mrk peduli dan ga mau ratu kenapa2😌
Apotik Asihfarma
😂😂😂 sabar mbak pur
Endang Sulis
sabar mbk Pur para member melakukan itu juga karena sayang kepadamu walaupun caranya agak ekstrim
Nengsih Irawati
Para member emang berniat baik cuma caranya saja yg agak ngilu y Pur,,,,g apa2 yg penting sekarang km selamat dari rambut hantu sialan itu y😊
Zuhril Witanto
kaget aku
Cindy
lanjut kak
Zuhril Witanto
korbannya sudah 6
FiaNasa
harusnya diinterogasi dulu lah si hantu ini Arini,,
Zuhril Witanto
jangan mau rugi kau nolan
Zuhril Witanto
Ana...?
Zuhril Witanto
pasti ada sesuatu di tanjung sembilan
FLA
haaa itu demi kau tetap hidup tau Pur, para member mu itu sayang sama kamu
MiilaaManurung
pinter2 ya member nya 🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!