NovelToon NovelToon
Terlahir Kembali Setelah Tewas Bersama Istri

Terlahir Kembali Setelah Tewas Bersama Istri

Status: sedang berlangsung
Genre:Reinkarnasi / Cinta Seiring Waktu / Keluarga
Popularitas:2.7k
Nilai: 5
Nama Author: Leon Messi

Setelah hidup lontang-lantung selama separuh hidupnya, Denzel Bastian mengacaukan kehidupannya dengan tangan sendiri. Dia kehilangan istri dan ketiga anak kembar untuk selamanya. Hingga saat berada dalam lautan api, istri yang sudah bercerai bertahun-tahun dengannya tanpa ragu menerjang masuk ke kobaran api untuk mati bersamanya.

Denzel pun sadar, ternyata istrinya begitu mencintainya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Leon Messi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 4 Ibu Yang Mudah Tersipu

Bab 4 Ibu Yang Mudah Tersipu

Tiga bulan yang lalu, ketika Denzel sama sekali tidak memedulikannya dan menjadikannya sebagai alat pelampiasan, Fiona sudah ingin bercerai dengannya.

Namun, Fiona malah jatuh cinta pada Denzel. Jadi, dia sama sekali tidak bisa mengucapkan satu kata "bercerai".

Setelah menunda selama sebulan, Fiona malah hamil.

Fiona juga enggan untuk menggugurkan anaknya dengan Denzel.

Dia ingin melahirkan anak ini meski harus menjalani kehidupan yang sangat sulit.

Sekarang kalau Denzel benar-benar ingin menjual anaknya, dia pasti akan segera bercerai.

Tidak peduli seberapa bodohnya Fiona, dia tidak akan menyukai seorang bajingan yang akan menjual anak kandungnya!

Namun, Denzel benar-benar tidak mengira bahwa tindakannya barusan akan membuat Fiona bereaksi sebesar itu.

Tangannya membeku di udara. Dia melihat wanita kecil yang akan menangis di kejauhan dengan wajah penuh kebingungan.

Kapan Denzel mengatakan bahwa dirinya sendiri ingin menjual anak kandungnya?

Meskipun Denzel sangat tidak berguna, dia juga tidak akan menjual anak kandungnya!

Namun, Denzel segera tersadar kembali.

Setelah mabuk kemarin, Bibi Rita sepertinya mencarinya.

Namun, Denzel sama sekali tidak ingat apa yang terjadi selanjutnya.

Pokoknya, Denzel tidak mungkin menjual anak yang ada dalam perut Fiona!

Denzel tidak hanya tidak akan menjualnya, tapi dia juga akan membiarkan Fiona melahirkan tiga anak itu dengan selamat. Denzel pasti tidak akan membiarkan tragedi di kehidupan sebelumnya terjadi lagi.

Denzel menarik kembali tangannya yang membeku di udara. Dia diam-diam menggepalkan tangannya dengan erat.

Denzel mendongak dan melihat Fiona, kemudian berkata kata demi kata, "Kamu tenang saja. Meskipun aku sangat tidak berguna, aku juga tidak akan menjual anak-anak kita. Selain itu, aku

Tidak akan melakukan hal yang menyakitimu dan anak-anak lagi di masa depan!"

Wajah Denzel penuh dengan keseriusan dan ketegasan yang tidak pernah ada sebelumnya.

Mata Fiona masih berkaca-kaca.

Begitu mendengar perkataan Denzel, dia pun tertegun lagi.

Sejak menikah dengan Denzel, ini pertama kalinya Fiona melihat Denzel berpenampilan seperti ini di depannya.

Dia seketika tidak bisa bereaksi.

ini? Apa yang terjadi pada Denzel hari

Bukankah dia pergi berjudi kemarin dan pulang dengan kondisi mabuk di tengah malam?

Kenapa dia tiba-tiba ingin bertobat?

Apa dia masih belum sadar?

Bagaimanapun, Denzel telah melakukan banyak hal yang keterlaluan. Untuk sementara waktu, Fiona sama sekali tidak percaya bahwa Denzel akan tiba-tiba menyadari kesalahannya.

Fiona juga tidak tahu apa yang ingin dilakukan oleh Denzel. Matanya dipenuhi dengan air mata, kemudian dia mengendus dan melihat Denzel dengan tatapan acuh tak acuh. "Kamu ... apa yang ingin kamu lakukan?"

Denzel merasa sedikit tidak berdaya ketika mendengar kata-kata Fiona. Tentu saja, dia juga tahu bahwa Fiona pasti tidak akan memercayainya untuk sementara waktu.

Denzel segera menenangkan diri dan berjalan ke depan Fiona. Begitu melihat wanita kecil di depannya yang telah dianiaya sampai mati tetapi masih berusaha untuk bertahan, Denzel merasa

Sangat sakit hati.

Denzel mengulurkan tangannya untuk menyeka air mata di sudut mata Fiona dengan lembut, kemudian berkata dengan nada tegas dan lembut, "Kamu tunggu saja. Aku akan membuktikan diri dengan tindakanku di masa depan."

Usai mengatakan itu, pandangannya tertuju pada rambut Fiona yang basah. Alisnya sedikit berkerut dan berkata dengan nada lembut, "Serahkan barangnya padaku, aku akan memasak siang ini. Kamu pergi untuk mengeringkan rambutmu dan mengganti pakaian, jangan sampai masuk angin."

Usai mengatakan itu, Denzel mengulurkan tangan untuk mengambil barang yang dibawa oleh Fiona.

Fiona benar-benar tercengang ketika melihat pria di depannya tiba-tiba berubah menjadi sangat lembut.

Apalagi wajahnya yang dipegang oleh Denzel barusan.

Fiona malah tidak menolak, bahkan suhu pun tiba-tiba meningkat!

Apakah pria itu adalah Denzel?

Denzel melihat wanita kecil yang wajahnya memerah dengan sangat cepat.

Rasanya dia terlihat sangat imut dan lucu.

Wanita itu sudah akan menjadi seorang ibu, kenapa masih begitu mudah tersipu?

Saat ini, Fiona juga sadar kalau dirinya tersipu malu dari senyuman mengejek di wajah Denzel. Fiona pun tanpa sadar ingin melarikan diri dari Denzel secepat mungkin.

Fiona buru-buru menyerahkan kantong plastik merah di tangannya ke tangan Denzel, lalu berkata dengan nada

Berpura-pura tenang, "Terserah kamu."

Setelah berkata dan tidak menunggu

jawaban dari Denzel, Fiona langsung berbalik dan berjalan pergi untuk melarikan diri.

Apa yang terjadi?

ini? Apa yang terjadi pada Denzel hari

Sungguh aneh!

Denzel tanpa sadar merasa khawatir ketika melihat Fiona yang berlari pergi.

Dia mengerutkan kening dan mengingatkannya, "Ada air di lantai, hati-hati jangan sampai jatuh."

Setelah mendengar pengingat yang lembut dan penuh perhatian itu, wajah Fiona menjadi semakin merah.

Dia tidak sedang bermimpi, 'kan?

"Aku, aku sudah tahu. Kamu cepat keluar, aku ingin mengganti pakaianku."

Fiona buru-buru mengusir Denzel keluar. Dia mencubit dirinya sendiri untuk melihat apakah dirinya sedang bermimpi.

Bagaimana mungkin si berengsek Denzel bisa tiba-tiba berubah menjadi begitu baik? Ini sungguh mustahil!

Denzel mengangguk ringan. "Oke, aku akan memanggilmu setelah selesai memasak."

Setelah berpamitan dengan Fiona, Denzel pun berbalik dan berjalan pergi.

Suasana hatinya saat ini adalah momen yang paling membahagiakan selama puluhan tahun.

Kalau dewa memberinya kesempatan untuk terlahir kembali, Denzel pasti tidak akan mengulangi

kesalahan yang sama lagi. Dia bersumpah bahwa dirinya sendiri tidak akan menyentuh perjudian lagi, dia akan menembus kesalahannya pada Fiona dan tiga anak itu!

Rumah tua ini sama sekali tidak besar, hanya ada satu kamar utama dan satu ruang tamu, juga ada dapur kecil di halaman belakang.

Tak lama kemudian, Denzel pun datang ke dapur kecil. Setelah melihat tungku dan lemari tua, dia pun membuka lemari dan mengeluarkan baskom besi yang jatuh hingga menjadi tidak rata.

Denzel berjalan ke sumur yang tidak jauh dari pintu dapur, lalu menekan pompa air beberapa kali. Tak lama kemudian, air sumur yang sangat jernih mengalir ke dalam baskom besi melalui saluran air.

Begitu kembali ke dapur dengan membawa baskom yang berisi air sumur, Denzel pun menuangkannya ke dalam panci besar di atas tungku dan menutup penutupnya. Setelah menambahkan kayu bakar ke tungku, barulah dia mulai membersihkan sayur asam.

Di kehidupan sebelumnya, ketika Fiona baru saja meninggalkannya, Denzel yang tidak bisa memasak menghadapi banyak kesulitan.

Namun setelah mempelajarinya sesaat, Denzel pun bisa memasak beberapa hidangan yang sederhana. Jadi, tidak sulit baginya untuk memasak semangkuk mi sayur asam.

Setelah membersihkan sayur asam di baskom besi dengan hati-hati, Denzel pun memeras airnya dan meletakkannya di talenan. Dia mengambil pisau dan memotongnya satu per satu.

Di saat memotong sayur asam,

Denzel pun berpikir bahwa dia harus menyuruh Fiona untuk berhenti bekerja di pabrik secepat mungkin.

Bagaimanapun, Fiona sedang mengandung tiga anak di dalam perutnya. Pekerjaan di pabrik kertas sama sekali tidak mudah, dia harus berdiri sepanjang hari.

Di kehidupan sebelumnya, setelah Fiona meninggalkannya, Denzel juga mengetahui beberapa hal mengenai kehamilan dari orang lain.

Wanita kecil itu sudah hamil, tapi dia tidak memberi tahu pemimpin di pabrik karena takut kehilangan pekerjaan. Perut yang sudah lebih dari empat bulan sama sekali tidak bisa disembunyikan lagi. Barulah pihak pabrik mengetahuinya.

Setelah Fiona memohon berulang kali, barulah pihak pabrik membiarkannya terus bekerja.

Saat itu, Fiona tidak memiliki uang untuk melakukan pemeriksaan prenatal, apalagi dia dan tiga anak di dalam perutnya kekurangan gizi untuk waktu yang lama, sehingga perutnya tidak berbeda dengan wanita hamil yang biasa.

Setelah mengalami keguguran, barulah Fiona mengetahui bahwa dirinya sendiri mengandung anak kembar tiga.

Saat itu, usia janin baru berusia enam bulan.

Konyolnya, semua orang di pedesaan hampir mengetahui bahwa istrinya sedang hamil. Namun, sebagai seorang suami, Denzel malah mengetahuinya setelah Fiona mengalami keguguran.

Alasan kenapa Fiona masih harus bekerja setelah hamil selama enam bulan, itu juga karena suaminya yang tak berguna itu tidak melakukan tanggung jawabnya dengan baik.

Oleh karena itu, Denzel pasti tidak

Akan menyakiti Fiona dan tiga anak itu di kehidupan ini. Dia harus membiarkan Fiona melahirkan anak-anaknya dengan selamat, kemudian harus menghasilkan uang untuk menghidupi istri dan anak-anaknya.

Memikirkan hal itu, Denzel semakin bertekad untuk bertobat.

Tepat saat ini, Denzel tiba-tiba mendapati bahwa ada sesuatu yang tiba-tiba muncul di jari tangan kanannya yang memegang pisau untuk memotong sayur asam. Dia pun merasakan sensasi dari semacam barang yang aneh.

Denzel berhenti untuk memotong sayur asam. Setelah melihat dengan cermat, sebuah cincin tiba-tiba muncul di jari tangannya...

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!