NovelToon NovelToon
Dosen Posesif

Dosen Posesif

Status: sedang berlangsung
Genre:Obsesi / Dosen / One Night Stand / Cinta setelah menikah / Crazy Rich/Konglomerat / Cintapertama
Popularitas:3.4k
Nilai: 5
Nama Author: ArsyaNendra

{Area khusus dewasa}
"Saya mohon tolong lepaskan saya, saya mohon." Permintaan wanita itu dengan suara lirih memohon pada pria itu.

 "Tidak bisa,hanya kamu yang bisa melakukannya, sampai kapanpun kamu tak akan bisa pergi."ucap pria itu dengan nada serius.

  "Tapi kenapa harus saya, masih banyak wanita lain yang mau dengan Anda."

 Wanita itu semakin ketakutan, setelah Apa yang dilakukan oleh pria itu.Berharap mampu bisa menghindarinya, tapi tetap saja tak bisa dia hindari ketika ambisi dari pria itu begitu besar terhadap dirinya.

  Apakah nantinya dirinya akan menerima kehadiran pria itu atau dirinya lebih memilih untuk pergi dari kehidupannya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ArsyaNendra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Menjadikan istri ~

Dio tak lagi menunda bahkan secara langsung dia melakukannya lagi dengan wanita itu dan pastinya Dio tak pernah puas.

 Pagi hari

 Pagi cerah menyambut hari ini, terlihat dua insan sedang tertidur dengan saling berpelukan,perlahan-lahan Malia membuka kedua matanya sembari merasakan sesuatu yang hangat pada tubuhnya.Seketika pandangan Malia tertuju pada seorang pria tampan yang nampak damai dalam tidurnya.

 Tersadar dia melihat kondisi saat ini yang dalam posisi tidak memakai baju dan hanya ada selimut menutupi tubuhnya.

"Tidak mungkin." Malia histeris melihat kondisi dirinya saat ini yang dalam keadaan telanjang, Malia mencoba melepaskan pelukan itu tapi tetap saja tak bisa.

 "Aku harus cepat pergi dari sini, sebelum pria itu bangun." Malia berusaha melepaskan hingga dia segera memakai baju miliknya yang tergeletak dilantai dengan posisi bagian bawahnya terasa begitu sakit.

Apalagi dia melihat ada darah di sprei itu yang menandakan jika apa yang selama ini dia jaga seketika hilang diambil oleh pria itu.

Dengan cepat Malia memakai baju miliknya, hingga arah pandangan tertuju pada sosok pria itu yang langsung membuat dirinya tak percaya dia lihat.

"Tidak mungkin, kenapa harus pria itu." Malia syok melihat pria itu yang tak lain dosennya sendiri dan kenapa dirinya harus menemui orang itu lagi.

Malia segera keluar dari kamar itu dan lari dari tempat itu, tiba-tiba saja Dio terbangun dari tidurnya setelah merasakan sesuatu ada yang kosong ditempat tidurnya.Dio bangkit dan melihat situasi disekitar kamar sepi.

 "Pasti wanita itu pergi,jangan harap kamu bisa melarikan diri." Gumam Dio yang segera menghubungi asisten pribadinya.

 Beberapa menit kemudian

Datanglah asisten pribadinya yang langsung menemui tuannya,pria itu melihat situasi ditempat itu berantakan dengan posisi tuannya sedang memakai baju.

"Rian."

"Iya tuan." Jawab pria itu dengan menundukkan kepala kearah tuannya.

"Cepat kamu cari identitas tentang wanita yang bernama Malia,cepat cari informasi tentang siapa dirinya." Perintah Dio pada Asistennya.

"Malia tuan?"

Dio melirik kearah asistennya,"Iya Malia,kamu cari identitas siapa dia dan kamu jangan banyak tanya tentang siapa dia." Dio tak ingin pertanyaan dari asistennya karena cukup dia yang tahu dan satu hal yang ingin dia ketahui tentang siapa sebenarnya wanita itu.

Sedangkan diposisi Malia saat ini,ia sedang menangis di kamarnya setelah mendapati dirinya harus kehilangan sesuatu yang dia jaga untuk suaminya nanti.

Semua terasa hancur setelah apa yang dia jaga seketika hilang dan membuat dirinya semakin jijik dengan tubuhnya sendiri.

"Kenapa harus begini, aku benar-benar hancur.Setelah pengorbananku meninggalkan keluargaku hanya demi pendidikan semua hancur seketika karena ulah pria itu." Malia begitu menyesali dirinya yang tak hati-hati dengan apa yang terjadi pada dirinya.

Malia semakin hancur setelah dia melihat pria yang tidur bersamanya adalah dosennya sendiri.Malia mencuci wajahnya dan melihat wajah sendiri di cermin.

"Aku tahu diriku sudah hancur,tapi aku berjuang demi ibuku dan adik-adikku agar aku sukses dan memberikan kehidupan yang layak setelah aku sukses." Malia berbicara dengan dirinya sendiri dengan menatap wajahnya di cermin.

Malia mencoba menarik nafas panjang dan mencoba lebih tenang,"Aku harus kuat, jangan sampai aku menyerah semua ini demi kebaikan adik-adikku." Malia mencoba bangkit dari segala masalah yang sedang dia hadapi.Malia mencoba melakukan aktivitas seperti biasa, mengingat nanti siang dirinya harus masuk ke kampus.

Ditempat lain

Posisi Dio saat ini berada di Apartemennya yang sedang sibuk mengecek beberapa berkas dari kantor,dari arah samping datanglah Rian membawa selembar kertas yang akan nantinya dia berikan pada tuannya.

"Maaf tuan,ini hasil penyelidikan dari wanita itu."Rian secara langsung menyerahkan pada tuannya dan Dio langsung membaca semua informasi yang telah asistennya dapatkan.

"Ternyata dia anak dari panti asuhan,lalu kemana kedua orang tuanya apa mereka masih hidup?" Tanya Dio pada Asistennya.

"Tidak ada data yang jelas dimana posisi kedua orangtuanya, yang saya dapatkan jika selama ini posisi beliau dirawat oleh ibu pemilik panti asuhan itu dan juga posisi beliau mendapat beasiswa dari tempat kuliahnya saat ini." Rian melaporkan secara rinci bahkan, semuanya ada di lembaran .

"Baiklah aku paham, kamu juga harus mencari siapa dalang orang yang telah memberikan obat perangsang itu.Kamu lacak semuanya yang berkaitan tentang wanita itu." Perintah Dio pada Asistennya.

"Apa yang membuat Anda begitu mengagumi pada wanita itu?" Tanya Rian yang baru kali ini melihat tuannya langsung tertarik pada wanita yang baru dikenali oleh tuannya.

"Karena hanya dia yang mampu membangunkan yang selama ini tertidur." Ucap Dio yang langsung menceritakan hal itu,yang direspon positif dari Rian.

"Jika begitu, sekarang Anda dalam posisi aman. Tak perlu lagi Anda bingung mengenai kondisi Anda sekarang.Apalagi wanita itu mampu membuat Anda bisa sembuh." Rian terlihat begitu lega, akhirnya tuannya mendapatkan penawaran dari penyakit yang beliau alami.

"Aku tak akan melepaskannya,sampai ada laki-laki yang berani mendekati aku pastikan laki-laki itu akan menyesal menganggu wanitaku."Dio tak akan bermain -main lagi dengan keputusannya itu.

"Apa tidak lebih baik Anda jadikan istri tuan saja,jika menurut penilaian saya Nona Malia orang baik dan tak pernah membuat masalah apa pun bahkan menurut teman-teman mereka Nona Malia orang baik." Mendengar saran dari asistennya benar adanya juga.

"Istri?"

"Iya tuan,jika Nona Malia menjadi istri tuan itu akan memudahkan kesembuhan tuan dan satu hal lagi tuan tidak akan selalu dijodohkan oleh wanita pilihan Nyonya besar " Dio mulai mengerti arah pembicaraan mereka yang langsung ke tujuan dirinya.

"Benar juga apa yang kamu katakan,Mama tak akan memaksa aku terus untuk menikah.Jika mana wanita pilihanku mampu menyembuhkan sakit ku ini." Dio baru menyadari hanya dia harapkan untuk penyembuhan sakitnya itu.

"Kerjakan saja pekerjaanmu, setelah itu aku akan menyelesaikan permasalahanku dengan wanita itu." Dio akhirnya turun tangan menyelesaikan masalahnya dengan wanita itu.

 Siang hari

Malia sudah ada di posisi kampus,hari ini dia harus masuk.Suatu pengorbanan yang begitu besar untuk mencapai semuanya,apalagi posis dia bisa kuliah pun karena mendapat beasiswa itulah yang menjadikan untuk dia berusaha keras dan tak membuang kesempatan itu.Dari kejauhan terlihat ada seseorang wanita berlarian mengejar Malia.

"Hey Malia."Ternyata itu wanita adalah Nita.

"Ada apa kamu lari-lari?"tanya Malia pada Nita, sebelum Nita bicara bahu Malia langsung dipukul oleh Nita.

"Semalam kamu kemana saja,sampai aku nunggu berjam-jam?" tanya Nita mulai mempertanyakan keberadaan Malia dimalam itu.

1
Blueberry Solenne
enaknya jadi Dosen tinggal tunjuk aja bawain tugas muridnya😁
Blueberry Solenne
Lokal banget namanya tapi bagus
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!