NovelToon NovelToon
Pewaris Dewa Pedang 2

Pewaris Dewa Pedang 2

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi Timur / Perperangan / Action / Epik Petualangan / Balas dendam dan Kelahiran Kembali / Reinkarnasi
Popularitas:3.8k
Nilai: 5
Nama Author: Agen one

Lanjutan pewaris dewa pedang

Jian Wuyou yang sedang melawan langit dan utusannya harus mengalami kegagalan total dalam melindungi peti mati istrinya.

Merasa marah dia mulai naik ke alam yang lebih tinggi yaitu langit, tempat di mana musuh-musuh yang mempermainkannya berada.

Tapi sayang dia kalah dan kembali ke masa lalu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Agen one, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 4: Runtuhnya Sang Penantang dan Reinkarnasi Waktu

​Tangan raksasa dari rasi bintang itu menghantam dengan otoritas absolut. Jian Wuyou, yang saat itu sudah kehilangan kewarasan dan membakar seluruh esensi hidupnya, tidak mampu menahan tekanan hukum alam yang jauh melampaui batas kemampuannya.

​"Kau hanyalah setitik debu yang mencoba menentang matahari!" gema suara agung itu meruntuhkan kesadaran Jian Wuyou.

​Pedang Yue Sha hancur berkeping-keping. Tubuh Jian Wuyou retak, hancur menjadi partikel cahaya di ambang Gerbang Keabadian. Namun, saat jiwanya nyaris terhapus dari eksistensi, tujuh Token Naga di dalam tubuhnya bereaksi secara tak terduga. Mereka meledak, bukan untuk menghancurkan, melainkan untuk menciptakan sebuah pusaran ruang dan waktu yang sangat kuat.

​"Jika dunia ini menolakmu... maka biarlah waktu yang menerimamu kembali." sebuah bisikan kuno terdengar di tengah kegelapan total.

​Burung-burung berkicau menyambut mentari pagi yang hangat di pinggiran sebuah desa terpencil di Alam Fana. Udara di sini tidak lagi berat oleh energi spiritual yang mencekam, melainkan segar dengan aroma tanah dan embun pagi.

​Di tepi sungai yang jernih, empat sosok tergeletak tak sadarkan diri di atas rumput hijau.

​Pria yang berada paling depan perlahan membuka matanya. Ia tersentak bangun, tangannya secara insting meraba punggungnya mencari peti mati emas—namun punggungnya kosong. Ia meraba lengan kanannya, berharap menemukan rajah hitam yang kuat—namun lengannya kini halus, utuh, dan berotot layaknya pemuda normal.

​"Di mana... di mana ini?" gumamnya. Suaranya tidak lagi berat dan parau, melainkan jernih dan penuh tenaga.

​Pria itu adalah Jian Wuyou. Namun, ia bukan lagi sang pembantai berambut putih yang menakutkan. Wajahnya kembali menjadi pemuda tampan berusia dua puluh tahun. Rambutnya kembali hitam legam, dan matanya yang dulu merah darah kini kembali jernih meski tersimpan kesedihan yang mendalam di dalamnya.

​Ia mencoba mengalirkan energi Qi, namun jantungnya terasa hampa. Seluruh basis kultivasinya, ranah Domain Kehendak yang ia banggakan, hingga energi token Naga—semuanya sirna. Ia kembali menjadi manusia biasa tanpa kultivasi sedikit pun.

​Di sampingnya, seorang pemuda lain terbangun. Wajahnya identik dengan Jian Wuyou. Itu adalah Jiwu. Klon esensinya ternyata tidak menghilang; ia mendapatkan tubuh fisik sendiri dan kini tampak seperti saudara kembar Jian Wuyou di usia yang sama.

​"Tuan... tidak, Kakak..." Jiwu memandang tangannya dengan bingung. "Kita... kita hidup kembali?"

​Tak jauh dari mereka, Mei Lian juga terbangun. Ia tampak jauh lebih cantik dan energik, kembali ke masa mudanya di usia dua puluh tahun. Dan di pelukannya, Jian Han masih bayi, tertidur lelap tanpa luka sedikit pun, seolah-olah perang besar di puncak gunung itu hanyalah mimpi buruk yang jauh.

​Jian Wuyou berdiri dengan kaki yang sedikit gemetar. Ia memandang langit biru yang damai. Ia tersadar bahwa takdir telah memberikan mereka kesempatan kedua dengan melempar mereka kembali ke masa lalu, ke Alam Fana, tempat segalanya bermula.

​"Kita kembali ke titik nol," ucap Jian Wuyou sambil menatap telapak tangannya. "Tanpa kekuatan, tanpa gelar, dan tanpa Li Hua..."

​Setetes air mata jatuh di pipinya saat ia teringat jiwa istrinya yang hancur. Namun, sedetik kemudian, matanya menajam. Jika ia diberi kesempatan untuk mengulang hidup, maka kali ini ia akan membangun fondasi yang jauh lebih kokoh. Ia akan berlatih kembali dari dasar, tanpa jalan pintas, agar saat ia kembali ke langit nanti, tidak akan ada satu dewa pun yang mampu menghalangi langkahnya.

​"Jiwu, Mei Lian... selamat datang di awal dari segalanya," ucap Jian Wuyou. "Kali ini, aku tidak akan membiarkan sejarah berulang."

​Di bawah sinar matahari Alam Fana, sang Dewa pedang yang telah kehilangan segalanya mulai melangkah kembali, memulai perjalanan kultivasi dari tingkat paling bawah demi sebuah pembalasan dendam yang melintasi waktu.

1
Nanik S
Lanjutkan Tor
Nanik S
Benar memperbaiki Pintu yang didobrak Ibunya
Nanik S
Kaisar Keabadian untuk Negri para orang Buangan
Nanik S
Siapapun akan memilih Anak Istri itu salah satu kelemahanya
Nanik S
Joooooost Woyou
Nanik S
Undangan berdarah
Nanik S
Woyou... melatih Anak anaknya dengan keras agar bisa melindungi diri sendriri
Nanik S
kenapa Jian An mesti jadi Target mereka...
Nanik S
Lanjut
Nanik S
Jian An.. Jian Han jadilah kuat seperti Ayahmu
Nanik S
Jian Woyou benar benar keras terhadap anaknya agar manjadi pendekar hebat
Nanik S
Cerita keluarga yang Bagus
Nanik S
Cuuuuuuss
Nanik S
Lanjutkan 👍👍👍
Nanik S
Dewa banyak yang jahat juha
Nanik S
Anak anak yang marah krn melihat Ayahnya teraniaya
Nanik S
Kedua Anak Jian Woyou benar2 Hebat
Agen One: /Hug/
total 1 replies
Nanik S
kenapa mereka menginginkan Jian An.... ada apa dg Anak kecil
love
semangat thor👍👍👍👍👍
Nanik S
Li Hua... bawa Kedua Jian pergi dari dimensi
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!