NovelToon NovelToon
Gadis Kecil, Penakluk Tuan Muda

Gadis Kecil, Penakluk Tuan Muda

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikahmuda / Cintapertama / Balas Dendam
Popularitas:1.9k
Nilai: 5
Nama Author: Roha

Zahra Aulia, putri Lili Kirana, tumbuh dengan dendam setelah ibunya meninggalkannya di hari ulang tahunnya yang ke-5. Lili dipaksa menikah dengan Bara Hendra, tapi akhirnya ditinggalkan. Zahra diusir keluarga Hendra dan berjanji membalas dendam. Dia mendekati tuan muda Henderson, orang terkaya dan kejam, untuk perlindungan dan balas dendam. Tapi, apakah dia bisa menaklukkan hati Henderson dan mencapai tujuannya?"

mendekati tuan muda Henderson bukan lah sesuatu yang gampang, selain kejam dia juga tidak suka wanita yang sengaja datang karena tujuan tertentu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Roha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

keputusan yang sulit

Plak...!

Lili memegangi pipinya yang kena tamparan dari ayah nya.

" pak , gak gitu juga sama anak sendiri. orang tua itu harus bilang baik baik. Jangan memakai kekerasan seperti itu.." ujar ibunya Nevi, memegang pundak lili dan mengelus punggungnya .

" diam..! Saya belum suruh kamu untuk bicara. Apa hak mu ngelarang saya untuk mendidik anak saya. ini semua salahmu..! Salah Kalian berdua..! , sudah tau miskin masih mau deketin anakku..! " ujar pak Setyo,menarik kembali tangan lili .

" yah , lili itu putri mu. Setega itu sama anak sendiri...." ujar Nevi.

" diam..! Gak ada urusan mu Dengan kehidupan pribadi ku. Dengar ya, sampai kapan pun kalian tidak akan saya setujui. mendingan kamu mundur saja deh , lili sudah saya jodohkan dengan keluarga Hendra yang bahkan untuk membeli sepatu mereka saja kalian tidak mampu..! "

" ayah ,stop..! jangan menghina orang lain.." ujar lili .

" diam saja kau ,ikut ayah pulang..! "

" gak ..! Saya gak akan pulang dan nikah dengan keluarga Hendra. Batalkan saja perjanjian bisnis itu. Cari rekan bisnis yang lain.kenapa mesti mereka..?"

" diam..! Anak seperti mu benar benar anak yang durhaka. Sejak kamu mengenal orang miskin ini ,kamu sudah tidak lagi menghargai ayah dan bahkan tidak mengikuti apa yang ayah katakan. "

" ayah cukup...gak ada kaitannya sama sekali dengan mereka. " ujar lili karena ayah nya menyalahkan Nevi dan ibunya.

" ayo pulang..! "

" gak mau.."

Pak Setyo tersenyum. dan memperhatikan sejenak ke arah Nevi dan ibunya lalu menyuruh pengawal nya untuk menahan kedua nya.

" pukuli laki laki miskin itu..! "

PLAK...! PLAK..!

PUK...! PUK...!

" CUKUP PAK...! " Teriak lili , tapi Nevi tetap saja dipukuli sampai babak belur oleh. bawahan ayahnya itu.

" pak , jangan pukuli anak saya. Dia akan mati . Pak...! Stop , jangan di pukul lagi.." ujar ibu nya Nevi sambil menangis.

" ibunya, tampar 100 kali..! , sampai mati pun tidak masalah buat saya. Dengan begitu mereka akan menyesal dan sadar kalau saya tidak akan pernah mau mengakui mereka.! "

Nevi yang mendengar ibunya akan di tampar 100 kali , langsung menghampiri ibunya.

" ayah benar benar tidak punya perasaan..! ayah jahat..! " lili berlari ke arah ibunya Nevi tapi ditahan oleh anak buah ayahnya.

" lepaskan..! "

" tarik saja dia ! , itulah akibat nya tidak mematuhi perintah saya..masukan dia di mobil.." ujar pak Setyo sambil menghirup rokok nya dan menghembuskan asapnya di depan wajah Nevi yang sudah lebam karena di pukuli.

PLAK..!

Tamparan pertama mengenai muka ibu Herlina, melihat itu darah Nevi naik ,dia sangat marah saat anak buah pak Setyo menampar ibunya.

" AW ..." jeritan ibu Herlina saat wajahnya di tampar dengan sangat keras hingga meninggalkan bekas .

" pak..! , jangan sentuh ibuku..! Pukul aku saja, jangan bawa-bawa orang tuaku...! " ujar Nevi , mengepalkan tangannya dan ingin membalas tamparan itu, tapi anak buah pak Setyo menahan dan memegang nya.

" ayah..! Cukup...! " ujar lili berusaha memberontak dan melepaskan dirinya dari genggaman anak buah ayah nya itu.

anak buah Ayah nya berhenti sejenak dan tidak menampar lagi. Mereka sebenarnya punya hati dan kasihan kepada ibu Herlina.

" kenapa berhenti ..?! , siapa yang suruh..?! , apakah kalian tau aku ini bos kalian..? , kalian juga mau membantah perintah saya..?! Hah ...!! " pak Setyo marah.

" maaf tuan , kami minta maaf ,kami tidak bisa melakukan nya. " ujar mereka berbohong.

" apa ..? maaf ? , pukuli cepat...! " teriak pak Setyo lagi.

" Tapi tuan , ibu ini seperti nya kurang sehat. Bagaimana kalau ada apa apa..? " ujar anak buahnya yang melihat ibu Herlina Mulai pucat karena penyakit nya kambuh. Ditambah tensi darah nya naik karena memikirkan apa yang terjadi barusan.

ibu Herlina mulai kejang kejang, dia kesulitan bernapas. Keadaan itu membuat anak buah pak Setyo langsung menjauh . Nevi yang melihat penyakit ibunya kambuh, melepaskan diri dari genggaman anak buah pak Setyo dan langsung menghampiri ibunya.

" Bu , Nevi bantu ya Bu. Bertahan.." Ujar Nevi yang langsung mengangkat tubuh ibunya kedalam rumah

" hahaha, ternyata orang ini dikasi karma sendiri oleh tuhan. Saya tidak perlu pake kekerasan sendiri untuk menyadarkan orang orang miskin ini. berharap bakalan menjadi suami anak ku..? gak bakalan ...! " pak Setyo tertawa senang karena keadaan ibunya Nevi .

" lepaskan saya..! " Lilis memberontak melepaskan diri dari dua anak buah ayah nya yang dengan erat memegangi tangan nya.

" maafkan kami nona ,kami hanya melaksanakan perintah..."

" lepaskan..! "

" bawa dia ke mobil..! " teriak pak Setyo

" baik tuan .." jawab kedua anak buahnya.

" ayah jahat..! Tidak punya hati..! " lili menangis sambil memberontak melepaskan diri. Tapi kekuatan kedua anak buah Ayah nya itu tidak sebanding dengan kekuatan nya .

di dalam rumah, Nevi sedang mengurus ibunya yang kambuh dengan penyakit nya.

" Nevi , bagaimana dengan lili nak..? Kalian mungkin tidak ditakdirkan Bersama. Lepaskan saja dia.." ujar ibunya sambil memegang tangan putranya itu.

sebenarnya ibu Herlina sangat menyukai lili, dia gadis yang baik dan sederhana. Tapi dia sadar kalau keluarga lili tidak sebanding dengan keluarga nya.apalagi anaknya Nevi belum menemukan pekerjaan yang layak dan hanya bisa membantu nya berdagang sayuran.

Tanpa dia sadari air mata Nevi menetes " Bu , saya cinta sama lili. Dia perempuan yang baik . Apa yang harus saya lakukan..? " ujar Nevi sedih , hubungan cinta yang dijalin nya dengan lili harus kandas dan terputus gara gara ayahnya yang memandang materi dan kekayaan.

" Nak , lepaskan saja dia. Kamu tidak sebanding dengan nya . Ayahnya benar, kita hanya lah orang miskin sedangkan dia , jauh diatas kita. "

" nggak Bu , Nevi gak mau lepaskan dia. Nevi keluar dulu Bu , saya mau berjanji kepada ayahnya kalau saya bisa membahagiakan anaknya. "

" yasudah, keluarlah menemui mereka. Ibu sudah mendingan"

Nevi berlari ke luar rumah, dia melihat lili sedang memberontak dari anak buah ayahnya sendiri.

PUK...! PUK..!

Nevi meninju kedua anak buah pak Setyo yang memegangi lili. Karena tidak menyadari kedatangan Nevi membuat keduanya Mudah untuk dikalahkan.

" mas Nevi..." lili berlari ke arah Nevi dan memeluk nya. " bawa saya pergi. " ujar lili sambil berlinang air mata.

" lili kamu yang tenang ya, saya gak akan biarkan kamu di bawa mereka. " Nevi mengusap airmata lili dan memeluknya erat.

" kurang ajar , kamu berani sekali ..! Apakah kamu bosan Hidup...? Dengar ya, kamu itu miskin tidak pantas untuk anak saya. Lepaskan lili..! " ujar pak Setyo dengan marahnya, mendekati Nevi dan lili.

" pak , saya janji akan bahagia kan lili. Bapak tidak perlu khawatir tentang itu. Saya akan berusaha pak, please jangan bawa lili , aku cinta sama dia . "

" Hahahha, modal bicara saja ...! orang seperti kalian

mana mungkin bisa sukses..? Omong kosong..! " ujar pak Setyo

Nevi berlutut di depan pak Setyo " pak izinkan kami bersama.." ujar Nevi .

" apa kamu bilang ..? Walaupun kamu cium pun kaki saya, gak akan pernah saya restui hubungan kalian . Cari yang lain saja , yang sama sama miskin . itu baru setara.. " pak Setyo menarik tangan lili .

" pak , lili gak mau nikah dengan keluarga Hendra. aku ini anak mu , lili bebas memilih siapa yang akan menjadi suami saya. "

PLAK....!

" anak durhaka, keluarga Hendra adalah keluarga kaya dan memberikan keuntungan untuk ayah . Laki laki ini emang mau kasi apa ke ayah..? Uang jujuran kamu saja pasti gak ada . Kamu malah mempertahankan dia . Ayo pulang..! "

" nggak..! "

" baiklah " pak Setyo mengeluarkan pistol nya dari saku celananya dan menodongkan di kepala Nevi yang sedang berlutut.

" jangan, jangan ayah..! " teriak lili histeris.

" ikut ayah pulang, atau ayah buat laki laki ini menghilang dari bumi...? "

Lili menangis, itu adalah keputusan yang sulit baginya.

1
DISTYA ANGGRA MELANI
Owalh ini awal kehidupan penderitaan lili sampe dengn Zahra nnti lahir bru dibuat meninggal tho... Smngt deh kak author..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!