.
" bunda aku najwa melihat ayah bawa tante seksi masuk kamar kemarin. " cerita najwa pada bunda nya naura.
naura terkejut dengan ucapan sang putri, anak yang berumur 4 tahun itu menceritakan apa yang dia lihat.
" terus apa yang mereka lakukan di sana sayang. " tanya naura.
" najwa melihat ayah naik di tubuh tante itu mereka tidak menggunakan baju bunda. " kata najwa.
" waktu tante itu datang siapa aja di rumah. " tanya Naura dengan lembut.
" semua orang ada kok bunda.. tapi nenek dan kakek tidak marah liat ayah bawa tante itu di bawa masuk kamar sama ayah. " cerita najwa kembali.
ternyata benar yang di ucap kan teman-teman nya kalau suaminya berhianat pada nya..
" astaghfirullah aku tidak menyangka mas Bram tega menghianati aku padahal selama ini aku sudah setia dengan nya. " batin Naura..
Di balik senyum cantik nya itu banyak hal yang naura simpan baik tentang jati dirinya maupun yang lain. akan kah banyak rahasia yang terungkap.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ariyanteekk09, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
chapter 4
Hari ini naura tidak pergi ke rumah sakit, dia minta libur 1 hari. Naura kembali tidur di kamar najwa dan belum keluar dari kamar.
1 minggu berlalu, naura benar-benar tidak kasih uang untuk mertuanya nya lagi.. Dia pun tidak nyetok bahan makanan di kulkas.
Ngomel tiap pagi jadi rutinitas surti karena harus masak untuk anak dan suaminya.
" ini gak bisa di biarin pak.. Ibu sudah tidak ada uang untuk beli makanan. " frustasi surti.
" apa naura tidak pernah kasih ibu uang lagi. " tanya pak karyo.
" uang gak pernah pak dari 1 minggu lalu.. Naura benar-benar jadi mantu kurang ajar. " omel surti.
" kalau begitu suruh aja Bram menikah dengan bella supaya hidup kita jadi enak lagi.. Secara bella juga tidak kalah kayanya. " saran pak karyo.
" betul itu.. Nanti ibu suruh Bram menikah dengan bella saja.. Biar aja mantu kurang ajar itu menderita. "
" buk aku minta uang jajan dong. " kata gina.
" ibu kan sudah kasih kemarin gina.. Masak sudah habis sih. "
" ya habis lau buk.. Ibu kan cuma kasih aku 50 ribu. "
" masih untung kamu ibu kasih 50 ribu,, lisa aja ibu kasih 20 ribu.. Ibu tidak punya uang lagi gina. "
" kalau begitu bapak kasih aku uang. " pinta gina sama bapak nya.
" bapak juga tidak punya uang kan kamu tahu bapak tidak kerja. " jawab Karyo.
Naura yang baru keluar dari kamar najwa tertawa melihat keributan itu.. Dia sudah siap untuk nganter najwa sekolah.
Surti menatap mantunya dengan sinis, naura sama sekali tidak perduli.
" sayang ayok kita berangkat sekarang, nanti kamu terlambat lagi. " panggil naura pada sang anak.
" ya mah. " najwa keluar dari kamar nya bersama sus alin.
Mbok Darmi keluar dari dapur sambil membawa bekal untuk najwa.
" non ini bekal nya,, hampir non lupa bawa. "
" masak sarapan apa mbok.. Cepat bawa keluar kami sudah lapar. " perintah surti.
" saya cuma masak untuk non najwa aja.. Kalau makan masak aja sendiri. " ucap mbok Darmi berlalu.
" kamu jangan kurang ajar Darmi,, nanti saya pecat kamu. "
" ibu surti gak punya hak untuk pecat saya , toh yang bayar gaji saya nyonya naura bukan ibu. " jawab Darmi.
Naura membiarkan mbok Darmi melawan mertuanya itu, dia lebih memilih mengantarkan putri nya berangkat sekolah.
_______
Bram membawa selingkuhan nya ke rumah dengan muka serius, surti yang melihat itu merasa heran.
" datang-datang kenapa muka kalian seperti itu,, kalian habis dari mana?". Tanya surti.
" buk, Bella hamil". Bram memegang tangan ibunya.
" kok bisa, apa selama ini kalian tidak pakai pengaman saat berhubungan". Surti bertanya dengan muka terkejut.
Bram dan bella mengangguk,, Bram tidak pernah mau menggunakan pengaman saat berhubungan terlarang dengan bella.
"Astaga kalian,berapa kali ibu bilang untuk sementara waktu cari aman dulu!". Teriak surti.
"Maaf!". Hanya itu yang keluar dari mulut Bram dan bella.
" Gimana kalau naura tahu akan hal ini, kita belum dapat apapun dari naura". Surti terduduk lemas di samping suaminya dengan memijat kepala nya.
Surti di pusingkan dengan perubahan naura selama 1 minggu ini, kini dirinya kembali di buat pusing dengan kabar kehamilan bella.
"Aku mau secepatnya mas Bram nikahin aku buk!". Bella mengelus perutnya yang masih datar.
"Gimana dengan naura, apa perempuan itu mau di madu bram?". Surti bertanya pada anaknya.
"Aku tidak tahu buk. Apakah naura mau di madu". Bram juga pusing dengan ini semua.
"Mau tidak mau naura harus setuju. Kasihan Bella kalau kamu tidak nikahin". Timpal Karyo.
Mereka berdua 4 terus bicara tentang kehamilan Bella dan tentang rencana pernikahan.. Bella mau menggelar pernikahan mewah menggunakan uang
*********
Pulang dari sekolah, naura terkejut dengan kehadiran kedua orang tuanya di rumah nya.. Naura langsung keluar dari mobil nya.
"Mom, dad, kapan pulang dari cina? ". Naura bertanya sambil memeluk kedua orang tuanya.
"Sudah 6 hari, maaf kami baru bisa datang sekarang". Maura mencium kening putri kesayangan nya itu.
"Ayok kita masuk, aku baru pulang anterin najwa ke sekolah". Naura menggandeng tangan mommy nya.
"Ini kan hari minggu, kenapa najwa sekolah?". Tanya Jordan smit.
"Najwa kebetulan ada kegiatan renang hari ini dad.. Dia di temanin sama susnya". Jelas naura.
Baru masuk kedalam rumah naura melihat pemandangan yang menyakitkan.. Bram lagi bermesraan dengan Bella.
" Naura!". Bram melepaskan pelukan Bella.
Naura tidak menjawab melainkan menatap mertuanya dengan tajam.. Dia sedikit terkejut melihat mertuanya diam saja.
"Baguslah kalau kamu melihat semua nya , jadi ibu tidak perlu jelasin lagi".
" Naura perkenalkan aku Bella pacarnya mas Bram, 2 minggu lagi kami akan menikah jadi aku minta uang untuk biaya pernikahan kami". Bella berucap dengan gampang nya.
"Ngapain kamu minta uang dengan ku, kalian yang nikah tapi kok minta uang sama aku sihh.. Gak masuk akal banget". Naura gak habis pikir.
"Sudah lah, kasih aja calon madu mu.. Kan selama ini kamu hidup dengan uang bram". Ujar Karyo.
Tawa naura pecah dengan ucapan bapak mertua nya itu,, apa mertuanya itu amnesia.
" Kenapa kamu tertawa, oh ya satu lagi setelah menikah aku akan tinggal di sini jadi kamu dan anak kamu silahkan angkat kaki". Usir Bella.
Orang tua naura sengaja belum masuk kedalam.. Mereka mau melihat apa yang besannya itu lakukan kepada anak nya.
"Mas Bram gak jelasin sama selingkuhan mu ini siapa punya rumah ini dan apa bapak bilang aku hidup dari uang mas Bram.. Gak salah itu pak bukan sebaliknya! ". Kiara bertanya dengan lemah lembut.
"Ini memang rumah mas kan.. Kamu lupa kalau mas yang beli sebelum kita menikah". Bram mengaku sama Bella kalau dia lah yang beli rumah itu.
Mereka terus memaksa naura untuk membiayai pernikahan kedua suami Bajingannya itu.
Jordan yang mendengar semua itu tidak bisa menahan amarah, dia langsung masuk kedalam.
"Dasar keluarga benalu, sudah enak hidupnya lupa segala nya.. Kalian siapa yuruh putri saya membiayai pernikahan anak kurang ajar ini! ". Jordan bicara dengan sangat marah.
"Dad bukan begitu".
"Daddy sudah mendengar semuanya Bram.. Lancang banget kamu membawa selingkuhan mu kerumah putri saya.. Kamu lupa daddy yang beli rumah ini sebagai hadiah pernikahan kalian, rumah ini juga atas nama naura. " ucap Jordan dengan tegas.
"Jadi ini bukan rumah mas Jordan?". Tanya Bella.
"Bukan lah, ini rumah putri saya. " Maureen pun masuk.
Surti dan Karyo terdiam,, mereka tidak berani lagi berkata kasar sama naura di depan sang besan.
"Yah gak seru deh,, sudah ketahuan aja kebohongan nya. Gimana sekarang mbak Bella".
"Aku akan tetap menikah dengan mas Bram karena aku lagi ngandung anak nya"
Duarr!!
Naura seperti di sambar penting,, orang yang dia cinta dengan tulus mau punya anak dari perempuan lain..
Plak plak
"Kurang ajar kamu Bram, kamu telah menyakiti putri kesayangan saya. " tamparan keras Maureen di pipi Bram.
"Berani banget jeng Maureen nampar anak saya. " surti tidak terima Bram di tampar.
"Apa yang harus saya takuti, membunuhnya pun saya bisa".
"Kalian jangan salah kan putra saya,, selama ini Bram tidak mencintai anak kalian, dia menikahi naura..". Ucapan Karyo tidak selesai karena di potong Jordan.
" Karena harta puteri saya!.".
..
apa lg kluarga mrstui....