NovelToon NovelToon
Aku Mencintaimu

Aku Mencintaimu

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:1.1M
Nilai: 4.9
Nama Author: Diana Ana

Di bumbui Cerita 21++

Tak kusangka aku bisa mencintaimu.

Semenjak kejadian yang menimpanya malam itu. Arana harus kehilangan kesuciannya yang telah Ia jaga selama 23 tahun.

Karna kejadian yang meningpanya malam itu Arana harus menerima kenyaatan pahit. Kekasih yang sangat Ia cintai pergi meninggalkannya begitu saja.

Arana di perkosa oleh seorang
pemuda yang tidak Ia kenal.

Apakah Arana bisa menemukan pemuda yang telah merampas kesuciannya?...
Dan apakah Arana bisa membalas cinta orang yang telah merampas semuanya darinya? ketika pemuda itu mengatakan Aku Mencintaimu Arana.

Ikutin terus ya Cerita Cinta Manisku

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Diana Ana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

4.Penyesalan Steven

Dengan rasa terkejut steven melihat ke arah tangannya yang

kini terlihat merah. “Apa!” syok “Darah! Ah apa yang tengah aku lakukan? Aku telah

merampas kesucian seorang gadis.” menyesal “Apa yang harus aku lakukan? Kemana aku

akan mencarinya? Bahkan aku tak mengenali gadis itu!”

Setelah mengatakan itu Steven mulai melajukan mobilnya

menuju arah rumah pribadinya. Di tengah perjalanna pulang Steven tak pernah

berhenti mengutuki dirinya sendiri, karna telah melakukan kesalahan besar dalam

hidupnya yaitu menodai seorang gadis yang tak Ia kenali.

“Aku akan mencari gadis itu! Iya, harus.” Mengelengkan wajahnya

“Tapi bagaimana aku bisa tau? Aku tak melihat jelas wajah gadis itu. Ahhh, aku

bisa gila kalau aku terus memikirkan ini. Tapi ini kesalahanku sendiri, aku

harus mempertanggunjawabkannya.”

Setelah sampai di depan rumahnya, Steven keluar dari dalam

mobilnya dengan membawa baju dan cincin gadis itu, karna dengan baju da cincin

itu itu akan membantuh steven untuk mencari gadis itu. Itulah yang ada dalam

pikiran Steven saat ini.

Seteven masuk ke dalam kamarnya, kemudian berjalan ke arah

kamar mandi untuk segera membersikan diri. Steven menanggalkan seluru

pakaiannya lalu berjalan ke arah bawah guyuran air yang mengalir dari dalam

shawer.

Namun setelah tubuhnya terkena air, Steven meringgis. “Ah,,

ini sangat perih.” melihat arah dadanya yang terlihat bekas cakaran dan juga

gigitan.

Melihat bekas cakaran dan juga gigitan yang ada di dadanya,

Steven kembali berkata. “Mungkin aku teralu menyakiti gadis itu! Sehingga dia

melakukan ini padaku.”

Setelah mengataka itu Steven kembali melanjutkan ritual

mandinya. Karna pagi ini Ia akan pergi ke kantor Willi untuk meminta penjelasan

tentang minuman yang tengah Ia minum semalam.

*****

Pagi ini Arana duduk termenung di balkom dalam kamarnya,

menikmati sinar matahari menyentuh seluruh tubuhnya. Arana tak bisa

membayangkan kehidupan apa yang tengah menantinya saat ini. Memikirkannya saja

seluruh tubuh Arana terasa bergetar takut menghadapi semuanya.

Arana menarik nafasnya, lalu mengbuangnya secara perlahan,

dan mulai melihat ke arah langit dan menyaksikan burung-burung terban dengan

sangat bebasnya.

Melihat itu Arana pun berkata. “Andai saja aku punya sayap! Aku

pasti akan terban dengan sangat bebasnya bersama mereka, melepas dan membuang

segalanya beban yang tengah aku rasakan saat ini.” Menarik napas “Ibu andai

dirimu masih ada di sisiku, bersamaku.” Meneteskan air mata “Aku pasti akan

mengatakan semua yang telah terjadi denganku. Ibu aku sangat merindukanmu.”

Setelah mengatakan itu Arana mengusap air matanya, lalu melihat

ke arah pintu, karna saat ini pintu kamarnya tengah di ketuk.

Arana berangjak dari duduknya, lalu berjalan ke arah pintu,

lalu membukanya. Setelah pintu kamar Arana terbuka. Pria paru baya iyu pun

berkata.

“Arana.” Berkata pelan “Kenapa kamu tidak turun sarapan

sayang?” memperhatikan wajah putrinya yang nampak pucat “Apa kamu sakit? Kenapa

wajahmu terlihat sangat pucat?”

Mendengar ucapan Ayahnya. Arana tersenyum menutupi

kesedihannya. “Aku tidak apa Yah! Wajahku pucat, mungkin karna aku kurang

tidur.” Menjelaskan.

Setelah mengatakan itu Arana mengajak Ayahnya masuk ke dalam

kamarnya. “ Masuk Yah.” Dengan nada suara pelan.

Mendengar ucapan putrinya. Wirapan pun ikut masuk ke dalam

kamar putrinya, lalu mengikuti putrinya duduk di pinggir tempat tidur.

Melihat ayahnya duduk di sampinya. Arana menyandarkan

kepalanya di bahu Ayahnya sambil berkata. “Yah, aku merindukan Ibu!” kembali

meneteskan air mata.

Mendengar curahan putrinya Wirawan pun berkata “Ayah juga

sangat merindukan ibumu.” Mengusap belakan putrinya “Andai ibumu masih bersama

dengan kita, pasti keluarga kita akan terasa sangat lengkap.”

Mendengar ucapan Wirapan dengan segera Arana berkata. “Ayah

tidak boleh berbicara seperti itu.” Menatap wajah “Jika Mama Wilda mendengar,

pasti akan tersinggun dengan apa yang tengah Ayah katakan.” Berkata pelan dan

lembut “Kita cukup merindukan Ibu saja, tak perlu membahas yang lainnya. Karna ada

hati yang harus kita jaga.” Tersenyum hangat melihat ke arah Ayahnya.

Seminggu telah berlalu, sejak kejadian yang menimpa dirinya,

kini Arana lebih banyak terdiam daripada sebelumnya. Arana selalu mulai

berpikir akan mengatakan semuanya, karna jujur akan lebih baik itulah yang

selalu ada dalam pikiran Arana saat ini.

 Biasanya Arana selalu

menyukai jika Aditya menjemputnya untuk ke kampus. Namun kali ini Arana selalu

berusaha untuk menjauh dari Aditya.

Melihat tingkah Arana yang semakin hari semakin aneh membuat

Aditya bingun dan ingin menanyakan lansung kepada Arana.

Siang ini Arana duduk sendiri di taman kampus, sambil

melihat bunga yang ada di hadapannya, dengan wajah tak seceria seperti dulu

Arana duduk menyendiri.

Aditya yang sedari tadi mencari keberadaan Arana. Aditya menarik

napas ketiak melihat orang yang tengah Ia cari kini tengah duduk menyendiri di

taman kampus, aditya pun berjalan menghapiri Arana, Tampa berkata apapun Aditya

lansung duduk di sampin Arana.

Melihat Aditya duduk di sampinnya Arana memperbaiki posisi

duduknya. Namun Arana tetap diam tak berkata apapun pada Aditya.

Melihat kebungkaman Arana, Aditya menarik napasnya, lalu

membuangnya secara perlahan, lalu berkata. “Arana, kenapa akhir-akhir ini kamu

mulai menjauhiku? Apa aku melakukan kesalahan? Sehingga kamu menjauhiku seperti

ini.” Melihat ke arah wajah Arana yang kini tengah melihat ke arah lain.

Mendengar ucapan Aditya, hati Arana sangatlah sakit, karna

bukan keinginannya yang ingin menjauh dari Aditya, jujur Arana sangat mencintai

Aditya. Namun setelah kejadian itu Arana merasa tidak pantas untuk Aditya.

Arana menatap wajah Adiya sejenak, lalu kembali melihat ke

arah depan. Arana menarik napasnya lalu membuangnya secara perlahan.

Arana pun berkata. “Maafkan aku Adit. Munkin aku salah.” Setelah

mengatakan itu Arana berdiri dari duduknya lalu ingin berjalan.

Namun belum sempat Arana melangkahkan kakinya. Aditya

menarik tangannya, lalu berkata “Arana kamu kenapa? Kenapa sikap kamu berubah

seperti ini?” dengan nada suara sedikit tinggi.

Mendengar ucapan Aditya, Arana meneteskan airmatanya, sambil

berkata. “Lepaskan tangan aku Dit!” tampah berbalik.

 Melihat Arana

meneteskan air mata, itu membuat Aditya semakin bingun. Dengan erat Aditya

mengengam tangan Arana lalu berkata “Enggak! Aku tak akan melepas pegangan

tanganku, sebelum kamu menjelaskan semuanya padaku! Arana dengar.” Memegan bahu

“Aku sangat mencintaimu. Dan tolong katakan padaku apapun yang terjadi denganmu.”

Memeluk lalu mengecup lembut dahi Arana.

Mendengar semua ucapan yang keluar dari mulut Aditya,  Arana tambah terisak. Arana begitu sangat

sedih mendengar semua kata yang keluar daridalam mulut Aditya. Perlahan Arana

melepas pelukannya dari tubuh Aditya,lalu kembali berkata.

“Maafkan aku aditya, bukan maksud aku ingin menjauh darimu. Namun

aku bukanlah wanita yang pantas untuk kamu cintai.” Menangis “Aku wanita tak

pantas mendapat cintamu. Hiks,hiks.”

*

Nah, apakah Arana akan mengatakan semuanya?...

1
Iqbal Ika
bgus
Yesi Yupita
refleks nyanyi apa salah ibuku dirundung pilu
Winsulistyowati
Kasihan Thor...Moga Dia Tanggjwb Yo Thor Pd Arana..
🌻Ruby Kejora
di sini rupanya rame sekali Kak Salam kenal dan salam sukses buat kakak💐😄
bundan@ furqan
ika widya
udh lma bgt g up thor kn pnasaran dgn klnjutn crtany thor
Queenamila
tanpa thor bukan tampa
👸🏻🌹🎆Nana ConLey💫
akibat Michel jg yg terlalu ambisi merebut pcr org
alhasil skrg menderita hati dah 🤪🤪
Anita Rahayu
jgn lma2 upnya dah 1thun thor
Yanthi Chahya Yustikarini
seruuu
Ms Dahlia
alo.. aq mampir..
aq dah baca sinopsis, MW mau ralat dikit ya Thor🤭

usia kuliah S1 itu kalo dari tamat SMA itu rata2 18-22 tahun. kl udah 23 berarti mahasiswa abadi 😂
Cristin Tasinem
ayo lanjut Thor jangan kelamaan jeda nya
Liany Sayda
lanjut
Betty Yunita Yunita
Kira2 up ny masih lama ya thor....
Rommy Wasini Khumaidi
kenapa gk jujur aja sama steven,kalao ara diperkosa
Itoy Bintanx
kalo di pikir2 ini byk terkejut ny
Betty Yunita Yunita
Thor betapa ny jangan lama2 dong
Siti Sadiyah
lanjut
Siti Sadiyah
#####################
Eti Guslidar
aditya. hhhhhh
Eti Guslidar
suami yg penyayang.. mauuuuu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!