NovelToon NovelToon
PEBINOR YANG TAK DIRINDUKAN

PEBINOR YANG TAK DIRINDUKAN

Status: tamat
Genre:Nikahmuda / Duniahiburan / Anak Yatim Piatu / Tamat
Popularitas:1.7M
Nilai: 4.9
Nama Author: mama reni

Naya, harus menerima kenyataan bahwa suaminya yang bernama Hanif,merupakan seorang Aktor ingin melakukan poligami terhadap dirinya dengan seorang aktris lawan main suaminya.

Kehidupan pernikahan mereka yang awalnya baik-baik saja harus hancur berantakan atas keputusan sepihak tersebut, sementara itu disisi lain, seorang Aktor terkenal bernama Kenzo mengetahui hal ini yang membuat dirinya menaruh iba dan perhatian kepada Naya.

Tapi siapa sangka, rasa iba itu berubah menjadi keinginan Kenzo untuk merebut Naya dari suaminya.

Apakah Kenzo dapat merebut Naya dari suaminya?

Novel ini hanya halu dari penulis. Mohon maaf jika ada isi yang kurang berkenan.

ig : reni_nofita79
fb : reni nofita.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mama reni, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab Empat. PYTD.

Baru saja Naya akan menjawab ucapan Kenzo, tampak Hanif mendekati mereka. Hanif tersenyum pada Kenzo.

"Hai, Selamat Pagi. Kamu Kenzo pemain film yang sedang viral itu'kan?" tanya Hanif.

"Ya, saya Kenzo," balas Kenzo sambil mengulurkan tangannya.

"Saya Hanif," balas Hanif.

"Mas, udah bertemu Pak Irawan-nya?" tanya Naya.

"Sudah. Mas akan langsung shooting. Apa kamu nggak keberatan menunggu di sini. Atau mau pulang? Mas pesankan taksi."

"Aku menunggu aja, Mas."

Kenzo diam-diam mendengarkan perbincangan suami istri itu. Matanya terus saja melirik ke arah Naya.

"Maaf, apa kamu juga terlibat dalam produksi kali ini. Kamu pemain baru?" tanya Kenzo.

"Ya, kebetulan saya yang akan berperan sebagai ustadnya."

"Jadi kamu lawan main saya," gumam Kenzo, namun suaranya masih dapat di dengar Hanif dan Naya.

"Saya pamit dulu. Sebentar lagi pengambilan gambar. Kalian suami istri?" tanya Kenzo lagi.

"Ya. Ini istri saya. Naya."

"Saya pikir istri kamu ini masih anak sekolah. Wajahnya masih imut."

"Kamu bukan orang pertama yang mengatakan itu. Emang banyak yang mengira begitu. Iya'kan Sayang?" tanya Hanif.

"Mungkin karena badan aku kecil,Mas."

"Naya ini sebentar lagi udah mau wisuda. Udah 22 tahun usianya."

"Oh. Pengantin baru ya?" tanya Kenzo lagi. Sepertinya dia sangat tertarik dengan kehidupan suami istri itu.

"Sudah hampir tiga bulan menikah. Masih tergolong barulah."

"Semoga bahagia. Aku pamit," ucap Kenzo. Dia berjalan meninggalkan suami istri itu.

Hanif duduk di samping Naya sambil menggenggam tangan istrinya itu.

"Kamu yakin mau menunggu aku di sini. Kata Pak Irawan, pengambilan gambar jam-nya tidak menentu. Kadang bisa selesai malam. Nanti kamu capek hanya duduk di sini menunggu."

"Untuk hari ini tidak apa, Mas. Aku juga sudah terlanjur ikut. Mas, siapa yang berperan sebagai istri kamu nanti."

"Kamu tau Citra. Pemain Film X itu?" tanya Hanif.

"Aku tau, Mas. Cantik banget itu artis. Dia baru cerai dengan suaminya, Mas. Baru lima bulan kalau nggak salah."

"Mas kurang tau masalah keluarganya. Tadi Mas udah dikenalkan. Orangnya ramah walau pemain senior. Kenzo tadi juga ramah. Padahal aktor ternama."

"Iya, Mas."

"Kenzo itu aktor idola kamu'kan?" Hanif mencubit pelan hidung istrinya.

"Dari mana Mas tau?"

"Waktu kita mau nikah, saat mengobrol idola. Kamu yang mengatakan jika Kenzo salah satu idola kamu. Sayang Kenzo sempat terlibat kasus penyalahgunaan obat terlarang."

"Mas masih ingat?"

"Tentu saja. Nanti kalau Mas udah dekat dengan Kenzo, Mas minta foto bareng dan tanda tangannya untukmu."

"Mas apaan sih? Itu dulu. Idola aku saat ini kamu, Mas. Kamu suamiku. Idolaku." Hanif tersenyum dan mengecup pucuk kepala Naya.

Terdengar suara seseorang memanggil Hanif. Mereka berdua serempak memandang. Ternyata Bang Coki sang sutradara memanggil Hanif.

"Sayang, Mas ke sana dulu. Mungkin giliran Mas yang akan diambil gambarnya. Kamu duduk di sini aja. Atau mau melihat akting suamimu ini."

"Aku boleh duduk dekat sana juga, Mas."

"Boleh, ayo ikut Mas."

Hanif menggenggam tangan Naya berjalan mendekati lokasi pengambilan gambar. Hanif diminta buat adegan awal. Hanif telah membaca dan mempelajari skenario serta naskah dari kemarin yang diberikan Irawan dan Coki.

Saat pengambilan adegan, Hanif melakukan kesalahan. Sebagai pemula itu wajar. Hingga akhirnya Hanif dapat melakukannya setelah diulang beberaa kali.

Hingga siang baru adegan Hanif sebagai penceramah yang bisa di ambil. Tibalah saatnya semua pemain dan kru istirahat buat makan siang.

Hanif mengambilkan satu kotak nasi buat istrinya. Mereka duduk sedikit menjauh dari aktor dan aktris yang terkenal. Hanif masih merasa kurang percaya diri.

Setelah solat zuhur, Hanif dan Naya menyantap nasi yang tadi diambilnya.

"Mas, akting Mas tadi bagus banget. Sudah seperti aktor ternama aja."

"Itu menurut kamu. Tapi sutradara berkata lain. Buktinya adegan beberapa kali di ulang."

"Tapi bagi pemula, itu sudah sangat bagus menurut aku. Pasti Mas nanti bisa jadi aktor terkenal. Jika udah terkenal, jangan sombong. Jangan lupakan aku istrimu ini."

"Kamu ngomong apa sih, Naya. Mana mungkin Mas melupakan kamu, istrinya Mas."

"Aku juga cuma bercanda Mas."

Hanif dan Naya makan dengan lahap. Sesekali Naya menyuapi nasinya ke Hanif karena lauk yang berbeda dari suaminya itu.

"Enak'kan Mas lauk yang aku dapat," ucap Naya.

"Enak. Coba lauk Mas ini. Juga enak," balas Hanif menyuapi Naya.

Tanpa mereka sadari Kenzo memperhatikan semua yang mereka lakukan.

Beruntung banget suaminya. Dapat istri cantik dan lembut begitu. Aku juga ingin istri yang berpakaian tertutup seperti Naya. Pasti adem melihatnya terus.

Mata Naya beradu dengan kenzo saat dia mengangkat wajahnya. Naya memberikan senyuman dan kembali menunduk.

Setelah menyantap makanan dan istirahat setengah jam, saatnya pengambilan adegan dan gambar buat Hanif. Kali ini pengambilan adegan saat Hanif bertemu Citra.

Naya hanya menunggu di tempat dia duduk tadi. Karena adegan di ambil dekat jalan raya. Naya mengambil Al-quran saku yang tadi dibawanya. Membaca dalam hati.

"Hhhmmm,".dehem Kenzo. Naya memandangi Kenzo dan tersenyum.

"Boleh aku duduk di sini." Tunjuk Kenzo pada bangku di seberang Naya.

"Silakan, Kak."

"Kamu panggil aku, Kak. Usiaku baru 23 tahun. Cuma selisih satu tahun darimu."

"Aku memanggil Kakak karena rasa hormatku. Lagi pula walau satu tahun, tetap kakak lebih tua dariku," balas Naya.

"Terserah kamu aja."

"Maaf Kak. Aku mau melanjutkan baca Al-quran ini."

"Silakan! Aku juga hanya ingin istirahat sebentar."

Naya kembali membaca Al-quran yang dipegangnya. Kenzo kembali menatap kagum pada wanita itu.

...****************...

Bersambung

1
74 Jameela
Adi l hnya mudah terucap tp terlaksananya..😤😤😤
fsf
keren Kenzo 👍👍👍👍 ini baru laki laki sejati
fsf
Masya Allah Naya cantik banget
selamat y sekarang sah jd suami istri
fsf
semoga bahagia nay
fsf
mama Kenzo dan Naya senasib
fsf
suatu saat nanti karma akan datang padamu hanif
fsf
sebelum poligami aja sudah ngak adil apalagi sekarang sudah ada istri kedua mana ada yg adil
fsf
orang tau agama bukan berarti dia faham dengan ajaran agamanya seperti Hanif itulah contohnya
fsf
bagai jatuh tertimpa tangga pula malang sekali nasipmu nay 😭
fsf
kasihan Naya 😭
fsf
citra baru berap bulan menjanda sudah mengatal aja tuh orang 😡
fsf
dimana orang tua Hanif apa mereka ngak dengar gosip anaknya
fsf
mulai dah gelap mata gila dunia
Bahari Sandra Puspita
kali ini baca yg tema poligami mam..
ceritanya bagus, gak bertele-tele dan banyak pelajaran yg bisa diambil..
akhirnya happy ending untuk Kenzo dan Naya..
Untuk Hanif, Citra dan Syifa jodohnya masih belum kelihatan hilalnya, hehe..
semoga kalian terus istiqomah memperbaiki diri..

keren mam ceritanya, aku suka..
cuss lanjut novel berikutnya..
semoga sehat terus ya mam..
tetap semangat dan semoga selalu..
💪🏻🙏🏻😘🥰😍🤩🤲🏻💕💕💕
(jangan bosen ya mam, hehe..)
Mama Reni: Lope-lope sekebon jeruk untukmu. 🥰🥰🥰
total 1 replies
Bahari Sandra Puspita
keren mam.. 💕💕💕
trianti
Luar biasa
Haerul Anwar
bacot Abi goblok
Meika Arnefika
,🥰🥰
Ira
Menyalahkan perbuatan sendiri krn takdir emg gila ya.. Jd Allah yg salah gt... Itu semua ulah perbuatan km sendiri... Enak bgt semua krn takdir .. Jd pezina. Perampok.. Pembunuh jg takdir
Silvi Vicka Carolina
cowoknya gondok an ....bahasa indonesia ngambek an
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!