Sequel Cerita Cinta Dalam Perjodohan ( Cristian - Biyanka)
Bagaimana jika kisah cinta dua insan yang terpisah lama karena sebuah kecelakaan dan kini mereka kembali bertemu dengan ketidaksengajaan..
Fillio Wiharto kembali di pertemukan dengan cinta sejatinya namun bukan rasa bahagia tetapi kenyataan pahit yang harus dia rasakan setelah tau ternyata wanitanya mengalami hilang ingatan..
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Encha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Akan Selalu menjagamu
Lio menarik tangan Sasya, dia sangat bingung dengan sikap Sasya yang berubah bahkan Sasya yang malah menangis membuatnya semakin khawatir,,
" Sya,, Apa ada yang sakit kenapa kamu menangis " Ucap Lio khawatir
" Kamu jahat Filo,, " Ucap Sasya
" Jahat,, Maksud kamu apa Sya aku udah ngelakuin apa "
" Semalam kita, -
Lio menggeleng,,
" Denger,, semalam kita tidak melakukan apa pun "
Sasya menatap Lio, dia masih belum mengerti dengan ucapan Lio.
" Tingkah kamu semalam memang sangat menggoda bahkan bisa membuat siapa saja tidak bisa menahannya, Jangan pernah mau kembali minum apa pun pemberian dari orang yang gak kamu kenal sama sekali.
Aku gak mau jika kamu kembali mengalami seperti ini dan bertemu dengan laki laki lain "
" Terus kenapa baju aku "
" Semalam aku menggantikannya " Ucap Lio membuat Sasya membulatkan matanya
" Jadi kamu melihat semuanya " Ucapnya dan Lio mengangguk
" Filo,,, " Ucap Sasya malu
" Sudah lah,, untuk semalam kamu bersama aku jika bukan apa entahlah yang bakal terjadi "
" Maaf "
Lio menatap Saya dan tersenyum,,
" Sekarang kamu makan bubur dulu ya, aku suapi.. "
Sasya mengangguk dan membuka matanya,,
Benar benar Lio sangat menjaga nya bahkan di saat seperti semalam pun Lio mampu menahan dirinya untuk tidak melakukan hal hal buruk terhadapnya.
" Apa kepala kamu masih pusing " Ucap Lio menyentuh kening Sasya
" Masih sedikit "
" Setelah sarapan minum obatnya "
-
Hari semakin siang dan Lio masih berada di Apartemen menemani Sasya, namun Sasya kini tertidur dan Lio membiarakannya karena memang tubuhnya yang masih sedikit demam.
Terdengar suara ponselnya yang berdering, Lio mengangkatnya,,
" Bagaimana, kamu sudah mendapatkan siapa pelakunya "
" Sudah Tuan, Dan semua itu ulah dari Nona Melinda yang sengaja menyuruh pelayan memberikan minuman kepada Nona Sasya yang sudah di campuri dengan obat "
" Melinda,,
Kamu tahan orang itu sampai saya datang menemuinya "
Lio memutus telponnya dan rahangnya mengeras, tangan nya pun mengepal..
Benar benar membuat emosi nya memuncak ulah Melinda yang sudah berani menganggu Sasya.
" Kamu sudah berani mencelakai Sasya berarti kamu berurusan dengan saya, Melinda " gumamnya dengan mengepalkan tangannya..
" Filo,, kamu masih di sini" Ucap Sasya tiba tiba
Lio menoleh dan tersenyum,,
Emosinya seakan menghilang seketika saat melihat wajah wanita yang sangat di cintainya dan kini sudah duduk menatapnya,,
" Ya,, Aku masih di sini,, Kenapa hem " Ucap Lio berjalan menghampiri
" Gimana kepala kamu masih pusing " Lanjutnya duduk di tepi ranjang menyelipkan rambut Sasya..
" Engga Ko,, Makasih ya kamu udah temani aku dan Maaf sudah merepotkan kamu "
" Kamu itu wanita yang sangat aku sayangi sudah pasti aku akan menjaga kamu "
Sasya tersenyum dan langsung berhambur ke dalam pelukannya..
*******
Sementara di tempat Lain,,
Melinda sangat kesal karena rencana nya untuk mempermalukan Sasya gagal bahkan Lio langsung membawanya pulang..
" Sial,, semalam menjadi malam paling memalukan untuknya namun Lio Malah membawanya pulang,, Sebenarnya siapa wanita itu kenapa Lio terlihat sangat peduli dengannya,, "
Melinda langsung menatap ponsel yang berada di atas nakas,, dia pun mengambil nya,,
" Ponsel ini pasti milik wanita itu " ucapnya membuka nya..
FlashBack
Melinda sangat kesal saat melihat Lio yang langsung mengandeng tangan Sasya keluar ruangan bahkan terlihat mereka sangat buru buru,,
Tiba tiba seorang pelayan menghampiri nya dan memberi tahu jika semua perintahnya sudah dilaksanakan,,
Melinda langsung berjalan mengejar namun malah dia menemukan sebuah ponsel di lantai dan langsung di ambilnya..
" Ini pasti ponsel wanita sialan itu, mending gue simpan "
Melinda kembali membuka semua foto di ponsel itu namun sama sekali tidak ada yang mencurigakan..
" Bunda " Saat melihat beberapa Chat masuk di dalamnya dia pun membuka dan membacanya,, matanya membulat sempurna saat membaca satu Chat yang sangat Membuat nya sangat shok, bahkan tanpa Sadar membuat ponselnya yang langsung terjatuh ke lantai.
" Astaga,, Ini gak mungkin " gumamnya langsung mengusap wajahnya..
tpi bikin baterai hiks