NovelToon NovelToon
Legenda Mutiara Naga Kosmik

Legenda Mutiara Naga Kosmik

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Epik Petualangan / Mengubah Takdir
Popularitas:6.1k
Nilai: 5
Nama Author: Bodattt

Dianggap sebagai sampah karena meridiannya yang hancur, Ling Tian hidup dalam penghinaan dan keputusasaan. Namun, takdirnya yang kelam berubah selamanya saat ia secara tak sengaja membangkitkan Mutiara Naga Kosmik, sebuah artefak ilahi yang menyimpan jiwa Naga Purba dan rahasia ruang-waktu.

Dengan warisan yang menentang langit ini, perjalanan Ling Tian dimulai. Dari seorang pemuda yang dicemooh, ia bangkit untuk membalas dendam, mengguncang sekte, dan menaklukkan kerajaan. Perjalanannya membawanya melintasi dunia fana menuju alam abadi, di mana setiap langkah adalah pertaruhan antara hidup dan mati. Ini adalah kisah tentang bagaimana seorang sampah bisa naik menjadi penguasa kosmos, mengungkap konspirasi universal, dan memegang takdir jutaan dunia di tangannya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bodattt, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 16: Tawaran dari Lautan Hitam

Saat Ling Tian melangkah keluar dari Kedai Jangkar Berkarat dan kembali ke jalanan yang gelap, ia langsung merasakan beberapa pasang mata mengawasinya dari bayang-bayang. Mereka tidak memiliki niat membunuh, melainkan rasa ingin tahu yang tajam. Para pengintai dari berbagai faksi di Kota Awan Bambu, yang terkejut oleh kemunculan alkemis misterius, sedang mencoba melacaknya.

"Naif."

Sebuah senyum dingin terbentuk di balik topeng peraknya. Dengan kekuatannya saat ini, ditambah dengan 'Langkah Naga Bayangan' yang merupakan teknik gerakan tingkat dewa, para pengintai ini tidak lebih dari anak-anak yang mencoba menangkap angin.

Sosoknya berkelebat. Dalam sekejap, ia menghilang ke dalam sebuah gang, lalu muncul lagi di jalan lain, berbelok di tikungan yang mustahil, dan sesekali berlari vertikal di dinding bangunan sebelum melompat ke atap. Gerakannya begitu halus dan tak terduga, sama sekali tidak meninggalkan jejak.

Dalam waktu kurang dari lima menit, semua pengintai yang mengikutinya telah kehilangan jejaknya. Mereka hanya bisa berdiri dengan frustrasi dan kebingungan, melaporkan kembali kepada tuan mereka bahwa target telah lenyap seperti hantu.

Ling Tian tidak langsung kembali ke Klan Ling. Sebagai gantinya, ia berputar-putar di sekitar kota selama setengah jam lagi untuk memastikan tidak ada yang bisa mengikutinya, sebelum akhirnya kembali ke halaman kecilnya yang terpencil.

Di dalam kamarnya, ia meletakkan kartu kristal hitam itu di atas meja. Cahaya bulan yang masuk melalui jendela membuatnya berkilauan. 133 keping emas. Kekayaan ini cukup untuk membeli seluruh jalur junior Klan Ling beberapa kali lipat.

"Langkah pertama selesai," gumamnya. "Sekarang, langkah kedua: mengubah uang ini menjadi kekuatan."

Ia tahu bahwa membeli ramuan dalam jumlah besar secara langsung akan sangat mencurigakan. Tidak ada satu pun toko di Kota Awan Bambu yang bisa memenuhi permintaannya tanpa mengajukan pertanyaan. Namun, ia sudah punya rencana.

Keesokan malamnya, sosok berjubah hitam dengan topeng perak itu kembali mengunjungi Kedai Jangkar Berkarat.

Kali ini, suasananya sangat berbeda. Begitu ia melangkah masuk, bartender botak yang sebelumnya galak itu segera membungkuk dalam-dalam. "Tamu terhormat! Silakan lewat sini!"

Ia diantar melewati jalan rahasia yang sama, tetapi kali ini ia tidak menuju ke aula lelang. Ia dibawa ke sebuah ruang pribadi yang mewah, tempat di mana wanita paruh baya yang elegan dari ruang konsinyasi telah menunggunya. Secangkir teh aromatik yang jelas bukan teh murah sudah disiapkan.

"Tuan Alkemis, sebuah kehormatan bisa bertemu Anda lagi," kata wanita itu, yang memperkenalkan dirinya sebagai Manajer Yao. Senyumnya tulus dan penuh hormat. "Lelang tadi malam sangat sukses, semua berkat harta yang Anda berikan."

Ling Tian duduk di seberangnya, posturnya lurus dan auranya tak terbaca. "Aku di sini bukan untuk berbasa-basi," katanya dengan suara serak yang dibuat-buat.

"Tentu saja," Manajer Yao mengangguk cepat. "Saya mengerti orang hebat seperti Anda menghargai efisiensi. Rumah Lelang Lautan Hitam ingin menjalin hubungan kerja sama jangka panjang dengan Anda. Pil apa pun yang Anda buat, kami akan menerimanya. Kami bisa menawarkan harga tetap atau melelangnya, mana pun yang Anda suka. Kami juga bisa menurunkan komisi kami menjadi hanya 5%."

Ini adalah tawaran yang sangat murah hati. Jelas, mereka melihatnya sebagai tambang emas berjalan.

"Aku akan mempertimbangkannya," jawab Ling Tian. "Tapi malam ini, aku datang sebagai pembeli."

Mata Manajer Yao berbinar. Seorang alkemis hebat pasti membutuhkan ramuan dalam jumlah besar. Ini adalah kesempatan mereka untuk mengikatnya. "Sebutkan saja, Tuan. Jaringan kami mencakup seluruh Kerajaan Angin Azure. Ramuan apa pun yang Anda butuhkan, selama itu ada, kami bisa menemukannya."

"Aku butuh daftar ramuan ini," kata Ling Tian sambil mendorong secarik kertas ke seberang meja. Di atasnya tertulis daftar panjang ramuan, sebagian besar adalah bahan untuk Pil Pengumpul Qi, tetapi diselingi dengan beberapa ramuan lain yang lebih langka dan tidak berhubungan. Ini untuk menyamarkan tujuan utamanya dan membuatnya tidak terlihat seperti ia hanya bisa membuat satu jenis pil.

Manajer Yao melirik daftar itu. Jumlahnya sangat besar. "Ini... jumlah yang cukup banyak, Tuan. Akan menghabiskan sebagian besar dari penghasilan Anda tadi malam."

"Itu bukan urusanmu. Bisakah kau menyediakannya atau tidak?"

"Tentu saja! Tentu saja bisa!" jawab Manajer Yao dengan antusias. "Beri kami waktu tiga hari. Kami akan mengumpulkan semuanya dan mengirimkannya ke lokasi mana pun yang Anda tentukan secara rahasia. Atau Anda bisa mengambilnya di sini."

"Aku akan mengambilnya di sini," kata Ling Tian. Ia tidak ingin ada jejak yang mengarah ke Klan Ling.

"Sempurna. Kalau begitu, sampai jumpa tiga hari lagi, Tuan Alkemis," kata Manajer Yao sambil berdiri dan membungkuk hormat. Saat Ling Tian hendak pergi, ia menambahkan, "Oh, satu hal lagi. Pemilik kami, Tuan Lautan Hitam, sangat terkesan dengan Anda. Ia ingin menyampaikan bahwa jika Anda pernah membutuhkan bantuan di Kota Awan Bambu, jangan ragu untuk memberitahu kami. Mengganggu teman Lautan Hitam sama dengan mencari masalah dengan kami."

Ini bukan lagi sekadar tawaran bisnis. Ini adalah bentuk perlindungan. Mereka secara aktif mencoba menjilatnya.

Ling Tian hanya mengangguk singkat, lalu berbalik dan menghilang ke dalam kegelapan.

Saat ia pergi, Manajer Yao menghela napas lega. Ia tahu bahwa dengan menjalin hubungan baik dengan alkemis misterius ini, status Rumah Lelang Lautan Hitam di kota akan semakin kokoh.

Sementara itu, Ling Tian kembali ke halamannya dengan pikiran yang berpacu. Tiga hari. Ia memiliki waktu tiga hari sebelum pasokan ramuan berikutnya tiba. Ia tidak akan menyia-nyiakannya.

Ia mengeluarkan dua pil berkualitas tinggi terakhir yang ia simpan.

"Tiga bulan sampai Kompetisi Klan. Aku sekarang di tingkat kelima. Ling Feng berada di puncak tingkat keenam... Jaraknya masih terlalu jauh."

Ia menelan kedua pil itu sekaligus. Gelombang energi yang dahsyat meledak di Dantian-nya.

"Waktunya untuk terobosan berikutnya."

Ia duduk, memegang Mutiara Naga, dan sekali lagi membenamkan dirinya dalam kultivasi yang hiruk pikuk.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!