NovelToon NovelToon
Turun Ranjang

Turun Ranjang

Status: tamat
Genre:Romantis / Contest / Selingkuh / Tamat
Popularitas:56.9M
Nilai: 4.9
Nama Author: requeen

Meidina ayana putri, gadis kelas 2 SMA yang selalu membuat kedua orang tuanya pusing karena kenakalannya.

Namun sebuah insiden membuat hidup gadis badung itu berubah total

Bagaimana perjuangan gadis badung itu dalam menjalani takdir hidupnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon requeen, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Dendam lama

Hari ini Nana mulai memasuki ujian Nasional, dari semalam Nana sudah mempersiapkan dirinya.

Selama ini Nana sudah sangat berusaha keras belajar dengan tekun agar mendapat nilai terbaik.

Nana ingin membuat bangga orangtuanya. Sudah cukup selama ini Nana menjadi anak yang badung dan membuat malu kedua orangtuanya

Seperti biasa Adit mengantarkan Nana ke sekolah terlebih dahulu sebelum dirinya ke kantor.

"Ujian nya jangan tegang.pokus pada soal, konsentrasi " Nasehat Adit

"iya " jawab Nana

"jangan lupa berdoa dulu sebelum ngerjain soal nya "

"iya.. iya..! " jawab Nana. Entah mengapa pagi ini Adit lebih cerewet dari biasanya.

"Kalau kamu dapat nilai terbaik mas Adit kasih hadiah deh! " janji Adit

Semoga dengan iming-iming hadiah akan membuat Nana semakin terpacu untuk mendapat nilai terbaik.

"Hadiahnya apa? " Nana memiringkan tubuhnya menghadap pada Adit yang sedang pokus menyetir. Sepertinya gadis itu mulai tertarik

"RAHASIA " jawab Adit

"Jangan bilang hadiahnya coklat,Nana bukan anak kecil lagi " ujar Nana

Tentu saja bukan anak kecil, tapi kamu adalah seorang istri dan ibu batin Adit.

"Memang kamu mau hadiah apa? " pancing Adit

Nana tampak berpikir " Entahlah " jawab nya

"Pokoknya hadiahnya gimana mas Adit, sekarang kamu turun. Ingat pesan mas Adit tadi "

Sudah sampai ternyata? gara-gara bahas hadiah sampai tidak sadar kalau mobil Adit sudah berhenti tepat didepan gerbang sekolahnya.

Nana turun kemudian bergegas masuk ke gedung sekolahnya melalui bangunan utama. Adit memandang kepergian gadis itu dengan tersenyum.

Akhir-akhir ini komunikasi Adit dan Nana sudah mulai ada kemajuan. Nada bicara Nana tidak lagi seketus dulu. Selain itu Nana sekarang sudah mulai bisa diajak ngobrol meski harus Adit yang memulainya.

Ujian hari pertama Nana lewati dengan mudah. tidak sia-sia ia belajar selama ini. Beruntung ia berteman dengan gadis sepintar Amanda, jadi Nana termotivasi untuk pintar seperti Amanda.

Nana dan Amanda keluar gerbang sekolah dengan beriringan. Wajah keduanya terlihat santai tidak ada raut ketegangan seperti teman-teman yang lainnya.

"Lancar ujiannya? " tanya Adit ketika Nana sudah masuk kedalam mobil

"Lancar dong " jawab Nana

"Bagus.. eh itu temen kamu ajak saja sekalian " usul Adit

"emang boleh? " tanya Nana. Adit mengangguk

Amanda yang sedang memesan ojek online akhirnya tidak bisa menolak ajakan Nana untuk pulang bareng.

Sepanjang perjalanan Nana dan Amanda sibuk membahas soal ujian yang sudah mereka kerjakan tadi, tak ada satupun obrolan tidak berpaedah yang Adit dengar dari mulut kedua gadis itu. Adit merasa lega, Nana tidak salah memilih berteman dengan Amanda.

"Kalian lapar tidak? kita makan dulu ya " ajak Adit

Nana dan Amanda saling pandang,kemudian keduanya mengangguk tanda menerima ajakan Adit.

Adit membawa kedua gadis itu ke sebuah restoran cepat saji. Keduanya terlihat makan dengan lahap.

"Mas Adit ke toilet dulu ya " Adit bangkit kemudian meninggalkan Nana dan Amanda yang masih makan.

Nana mengangkat kepalanya ketika ada yang menepuk bahunya

"Hai Nana, masih ingat gue? " tanya seorang wanita yang usianya sebaya dengan nya.

Nana menautkan alisnya berusaha mengingat wanita yang berdiri didepannya dengan angkuh

"Gue Windi.. lu pasti ingat dong sama gue yang pacarnya lo embat " ucap Windi sinis

Nana ingat sekarang, ternyata gadis itu Windi yang pernah berkelahi dengannya dulu.

"Ga nyangka ya kita ketemu disini, hey.. masih betah lo pake baju putih abu? " Windi menunjuk seragam sekolah yang Nana pakai.

"memangnya apa urusan kamu " ujar Nana berusaha cuek

"Tentu saja jadi urusan gue, karena lo hubungan gue sama dimas putus "

"Itu urusan lo.. bukan urusan gue " jawab Nana

"Tapi gue lega karena Dimas akhirnya sadar cewek seperti apa lo sebenarnya. Ternyata cewek yang dia suka adalah cewek jalang yang harus dikeluarin dari sekolah karena HAMIL DILUAR NIKAH " Ucap Windi

"Mau jalang atau hamil diluar nikah itu bukan urusan lo " Nana mendorong bahu Windi hingga gadis itu terhuyung ke belakang

"Selain jalang ternyata lo juga bar bar " Windi balas mendorong bahu Nana

Selanjutnya bukan hanya adu mulut saja, namun keduanya saling dorong,saling cakar dan saling jambak.

Amanda berusaha melerai keduanya namun tidak berhasil.

Adit yang baru keluar dari toilet kaget melihat banyak orang yang menonton keributan antara dua gadis itu.

Adit langsung menangkap pinggang Nana yang akan menyerang Windi dengan cakarannya.

"hentikan Na " Adit mengunci pinggang Nana dengan kedua tangannya.

Dengan dibantu seorang petugas keamanan akhirnya Nana dan Windi berhasil dipisahkan.

Adit menarik tangan Nana keluar area restoran. Sementara Amanda mengikuti dengan membawakan tas Nana.

Adit memaksa Nana masuk kedalam mobil, diikuti Amanda dan Adit

"Apa yang terjadi sampai kalian ribut begitu? " tanya Adit.

Nana diam tak bergeming, ia merapikan rambut dan bajunya yang berantakan.

"Na.. mas Adit tanya. Kenapa sampai kalian berkelahi? " Adit menaikan Nada suara nya.

Adit mengurut pelipisnya. Sudah hampir dua tahun ternyata sipat bar bar gadis itu masih ada

"Na.. jawab pertanyaan mas Adit " Adit melembutkan suaranya.

Karena Nana tidak mau menjawab, akhirnya Amanda memberanikan diri menjawab pertanyaan Adit.

"Nana tidak terima ketika cewek tadi mengatakan Nana jalang dan.. " Amanda tidak meneruskan ucapannya

"Dan apa? " tanya Adit sambil menoleh ke arah Amanda

"Dan.... "

"Dan apa? " tanya Adit mulai tidak sabar

"Dan.. ha.. hamil diluar nikah " jawab Amanda lirih.

"Ya Tuhan " Adit memukul stir dengan emosi.Rasa bersalah seketika menyesakan dadanya.

"Maafkan mas Adit " Adit menyentuh tangan Nana. Tak ada penolakan dari Nana,namun sebutir airmata jatuh membasahi pipi mulusnya.

"Maafkan mas Adit "

Sementara dibelakang, Amanda pun terlihat menyusut matanya yang basah dengan punggung tangannya.

**Terimakasih sudah mampir dicerita emak2 tukang halu..

Jika suka minta like, komen, sukur2 vote

Happy reading**

1
Ari Sawitri
lagian kamu harusnya menolaklah taruhan kok minum minuman keras gt. 😡😡😡 payah lah.. sholat iya tp minum khomer juga 😤payah
Ari Sawitri
klu bisa ngomong tuh ikan milih di goreng atau dibakar aja drpd dikejar kejar ama Aarann😆😆🤣
Ari Sawitri
adiknya Raka jd banyak ya 😅😅😅
Ari Sawitri
kamu sendiri yg cari penyakit 😤
Ari Sawitri
ini mah Adit yg kebangeten tolol😡😡😡 yg bikin ricuh rumah tangga ya Adit sendiri. Nana sdh belajar jd istri yg baik justru Adit dg drama mudahan nya yg bikin kacau. mau liat istri cinta apa kagak tinggal kamu dulu yg bilang kamu cinta Nana pasti nana jg akan mengutamakan perasaan nya😒😒
Ari Sawitri
harusnya dr awal Dewi dtg ke jakarta kamu jelaskan ke Adit bukan stlh ketauan br dijelaskan. kok ya ga dewasa sih 🤔
Ari Sawitri
habis di club dan minum, pagi subuhan dan dzikir 😅😅😅 haddewww 😒😒😒
Ari Sawitri
sholat iya .. tp minum minuman keras iya juga .. parah 😒😒
Ari Sawitri
ini rumah Adit dg Andini dulu? harusnya rumah baru biar tdk ada kenangan yg menyakitkan itu
Ari Sawitri
harusnya kamu menutup akses ke dr teguh. dan bilang sdh menikah dg ayah kandungnya aaran .. gt aja kok susah Nana, ya sdh pantas suami marah ada laki laki lain yg perhatian dg istri dan anaknya
Ari Sawitri
ini mereka sama sama kepala batu. ego aja yg didepankan .. yg satu ga bs ngayomi yg satu ga mau belajar menghormati 😒
Ari Sawitri
kesannya aneh ya hub mereka .. 😅😅😅
Ari Sawitri
itu belum seberapa dg penderitaan Nana hamil karena kamu perkosa 😒
Ari Sawitri
selisih umurnya banyak donk ya 😆
menikah ama bocil
Ari Sawitri
tabok aja pakai sandal muka si Adit itu Nana .. orang sombong gt sok suci
Ari Sawitri
itu mah belum seberapa dg penderitaan Nana .. enak aja kmu 1 th ini hidup nyaman dg anak kamu. bahkan mama kamu menghina Nana 😡😡😡 sumpah aku jg benci dg Adit ini
Ari Sawitri
pengen rasanya nabok muka Adit dr sandal 😒😒
Ari Sawitri
semprul kamu Adit. berlagak lupa dg yg kamu lakukan ke nana .. 😡
Ari Sawitri
aku ikut nangis .. bs merasakan beratnya jd bunda dan jg diposisi Nana .. kasian dia korban .. kenapa Adit bs cuek gt ya pdhal dia tau yg terjadi dr kalung dan noda darah di sprei .. dasar setan nih si Adit 😡😡😡
dnr
lebih sreg dokter teguh
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!