NovelToon NovelToon
My Shaneen

My Shaneen

Status: tamat
Genre:Cinta Seiring Waktu / Cinta Istana/Kuno / Tamat
Popularitas:6.8k
Nilai: 5
Nama Author: Wahyuni Shalina

Di mata dunia, Shaneen von Asturia hanyalah putri bangsawan lulusan Oxford yang cantik dan tenang. Namun di balik layar, dia adalah "Nin", penulis lagu jenius yang menguasai industri musik global. Sebagai seorang Virgo yang perfeksionis dan mandiri, Shaneen tidak butuh pangeran, apalagi sebuah pernikahan kaku.

Namun, ketenangannya terusik saat Duke Matthias von Falkenhayn, sang Jenderal berdarah dingin yang terobsesi pada aturan, mulai mengejarnya. Matthias menginginkan Shaneen yang tangguh dan bermulut tajam, sementara Shaneen hanya ingin bebas.

Bagi Matthias, ini adalah misi penaklukan. Bagi Shaneen, ini adalah gangguan yang harus disingkirkan dengan cara elegan. Ketika si Jenderal kolot bertemu si Dewi Modern yang bermulut pedas, siapa yang akhirnya akan bertekuk lutut?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wahyuni Shalina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sang Dewi dan Tatapan Berbisa

Kabar tentang pesta ulang tahun Lady Clarissa, putri seorang Marquis yang sudah lama mengejar perhatian Duke Matthias, menjadi topik utama di seluruh penjuru ibu kota. Clarissa sengaja mengundang semua keluarga terpandang, termasuk keluarga Asturia, dengan satu tujuan: memamerkan kedekatannya dengan Matthias.

Di kediaman Asturia, Shaneen menatap gaun yang disiapkan pelayannya dengan malas. Sebenarnya dia ingin menghabiskan malam dengan mengedit lagu, tapi ayahnya sudah bicara.

"Ninin, ini acara resmi kerajaan. Ayah ingin kau hadir. Bukan untuk mencari jodoh, tapi untuk menunjukkan bahwa putri Asturia sudah kembali," ujar ayahnya dengan tenang.

Shaneen tidak membantah. Itu aturan nomor satu di rumah: Jangan membantah Ayah. Selama itu bukan perjodohan paksa—yang merupakan aturan nomor dua yang paling ia benci—Shaneen akan menurut. Marquess Asturia sendiri sudah bicara pada Matthias di ruang kerjanya tempo hari: "Jika kau menginginkan putriku, berusahalah sendiri. Aku tidak akan memaksanya, karena keputusan mutlak ada di tangannya."

...Malam Pesta: Aula Grand Ballroom...

Aula pesta begitu megah, lampu kristal menggantung rendah, dan aroma parfum mahal memenuhi udara. Matthias berdiri di sudut ruangan, terlihat sangat berwibawa namun dingin, mengabaikan Clarissa yang terus menempel di sampingnya sambil berceloteh manja.

Tiba-tiba, pintu aula terbuka lebar. Pengawal kerajaan mengumumkan kedatangan keluarga Asturia.

Shaneen melangkah masuk didampingi oleh Sarah, pelayan setianya. Malam itu, Shaneen mengenakan gaun sutra berwarna champagne yang jatuh sempurna di tubuh jenjangnya. Potongannya elegan namun manis, dengan aksen renda tipis di bagian bahu yang mengekspos kulit putihnya. Rambutnya disanggul modern dengan beberapa helai dibiarkan jatuh membingkai wajah.

Polesan make-up-nya sangat tipis, hampir terlihat alami, namun justru itulah yang membuatnya terlihat seperti seorang Dewi yang berwujud manusia. Dia tampak terlalu suci untuk berada di tengah kerumunan yang penuh kepalsuan itu.

Seluruh aula mendadak hening. Ribuan pasang mata menatap ke arah pintu, terpesona oleh kecantikan Shaneen yang tidak butuh usaha lebih.

Matthias, yang tadinya menatap gelas sampanyenya dengan bosan, langsung membeku. Jantungnya berdegup kencang, sebuah perasaan posesif yang liar tiba-tiba melonjak di dadanya.

‘Berani-beraninya mereka menatap wanitaku seperti itu,’ bisik Matthias dalam hati. Rahangnya mengeras. Dia ingin sekali melepas jasnya dan menutupi tubuh Shaneen agar tidak ada satu pun pria di sana yang bisa melihat kecantikannya. Namun dia sadar, dia belum memiliki hak itu.

Lady Clarissa, yang merasa terancam karena perhatian Matthias beralih sepenuhnya pada Shaneen, segera menghampiri dengan gaya sok akrab namun penuh racun.

"Oh, Lady Shaneen! Akhirnya kau muncul setelah lama bersembunyi di Oxford," Clarissa tertawa kecil yang dibuat-buat. "Sayang sekali, gaunmu terlihat sangat... sederhana. Apakah keluarga Asturia sedang mengalami penghematan? Di pesta ulang tahunku, aku mengharapkan tamu yang berpakaian lebih 'berkelas' dan mewah."

Beberapa bangsawan muda di sekitar mereka mulai berbisik-bisik, menantikan reaksi si "Putri Manja" dari Oxford itu.

Shaneen tidak tersinggung. Dia justru menatap Clarissa dari ujung rambut hingga ujung kaki dengan tatapan sleepy eyes-nya yang datar dan sangat menghakimi.

" Lady Clarissa," suara Shaneen tenang namun terdengar di seluruh lingkaran itu. "Oxford mengajarkan saya satu hal penting: kemewahan yang dipaksakan hanya menunjukkan betapa kosongnya isi kepala seseorang. Gaunmu sangat ramai, penuh perhiasan... mengingatkanku pada toko pernak-pernik murah di pinggiran kota. Terlalu berisik untuk mata saya yang perfeksionis."

Clarissa membelalak, wajahnya memerah. "Apa kau bilang?!"

"Dan soal berkelas," Shaneen melangkah maju satu langkah, aroma mawar dari tubuhnya membuat Clarissa tertekan. "Kelas tidak dibeli dengan tumpukan permata, tapi dengan sikap. Berteriak di pesta sendiri karena merasa tersaingi oleh tamu yang berpakaian 'sederhana'... itu benar-benar menunjukkan kelasmu yang sebenarnya, bukan?"

Sarah di belakang Shaneen berusaha menahan tawa, sementara para bangsawan lain menahan napas. Shaneen benar-benar membalas dengan pedas tanpa perlu meninggikan suara.

Matthias yang memperhatikan dari kejauhan tidak bisa menahan senyum tipisnya. ‘Lidah tajam itu... benar-benar mematikan,’ pikirnya bangga.

Shaneen kemudian berbalik, tidak sudi meladeni Clarissa lebih lama. Saat itulah matanya bertemu dengan mata ice blue milik Matthias. Matthias mengangkat gelasnya sedikit ke arah Shaneen sebagai bentuk penghormatan, sementara Shaneen hanya memberikan tatapan melotot "jangan-mendekat-padaku" yang justru membuat Matthias semakin gemas.

1
Vivi
👍😍
Hana Nisa Nisa
sampai tahan.nafas bacanya
Mamanya Raja
Thor cerita mu keren loh
Bae •: terimakasih ya^^
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!