NovelToon NovelToon
Luka Pernikahan

Luka Pernikahan

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyesalan Suami / Balas Dendam
Popularitas:14k
Nilai: 5
Nama Author: e_Saftri

Ujian dalam rumah tangga Aini dan Andra dimulai saat Andra mendapat kenaikan jabatan di perusahaan tempatnya bekerja

Ekonomi yang membaik, membuat Andra mulai merasa bosan dengan istrinya yang menurutnya tidak bisa merawat diri, hingga membuatnya terjerat pesona rekan kerjanya sendiri

Aini begitu terluka, saat suaminya membawa seorang wanita yang tengah berbadan dua yang ia perkenalkan sebagai istri

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon e_Saftri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 30

Saat motor matic milik Aini tiba didepan rumah orang tuanya, ia terkejut melihat sebuah mobil terparkir didepannya

Ia mengenal baik siapa pemilik kendaraan roda empat ini, dengan amarah yang ada didalam hatinya, Aini turun dan melangkah masuk kedalam rumah

Amarah yang sudah sangat meluap terpaksa ia pendam karena Aini disambut oleh senyum putri kecilnya

"Kasih" Aini melangkah cepat, memeluk gadis kecil itu dengan erat. Seolah ia ingin meluapkan segala kerinduan yang ada dihatinya ini

"Kasih" Aini menangkup kedua pipi putrinya lalu menghujaninya dengan kecupan

"Bu" Aini tersenyum haru, panggilan itu memang belum sempurna namun terdengar begitu menenangkan

"Iya sayang, ini ibu" Aini kembali mengecup wajah putrinya lalu memeluknya

Andra melihat semuanya, ia sedikit merasa menang. Mungkin dengan mempertemukan Aini dan Kasih membuat wanita yang ini memutuskan untuk kembali padanya

"Kasih demam karena sangat merindukan ibunya" Ucapan Andra mengejutkan Aini

Ia menyentuh wajah putrinya dan memang terasa sedikit panas

"Kenapa bisa sakit? Apa kamu tidak bisa merawat anak?" Tanya Aini dengan penuh amarah

"Dia merindukan ibunya, jika kamu masih sayang sama Kasih, kembalilah kerumah, lalu kembali menjadi istriku"

"Apa?" Aini tidak percaya, mudah saja Andra mengatakan semua itu, harusnya ia sadar apa kesalahannya dan malu meminta semua itu "Itu tidak akan pernah terjadi"

"Kenapa kamu sangat keras kepala Aini, aku janji akan bersikap adil, kamu dan Sarah akan mendapatkan hak yang sama" Ujar Andra meyakinkan wanita itu

"Oh ya? Apa kamu lupa saat kamu menjalin hubungan dengan wanita itu, aku bahkan harus berhemat untuk keperluan rumah, itu yang kamu bilang adil?"

Sudahlah, Aini sudah muak untuk bertengkar, terlebih disini ada putrinya. Ka tidak ingin anak menjadi korban dari pertengkaran orang tuanya

"Biarkan Kasih disini malam ini"

"Tidak bisa"

"Mas, aku mohon!" Aini memelas "Dia sedang sakit, aku hanya minta setidaknya sampai dia sembuh"

"Kenapa kamu keras kepala, dek. Kamu bisa bersama Kasih selamanya jika kamu mau sedikit saja mengalah" Andra tidak akan bosan membujuk istrinya ini

"Apa kamu mau menceraikan Sarah?" Pertanyaan yang membuat Andra terdiam. Ia mencintai Aini tapi juga tidak ingin kehilangan Sarah, terlebih mereka baru saja dikaruniai seorang putra

"Aku sudah tau jawabannya"

Andra diam sejenak "Aku akan menceraikan Sarah, asalkan kamu mau kembali sama aku" Ucapnya dengan sangat yakin

"Kamu yakin?"

"Aku akan menceraikan Sarah, tapi sebelum itu, kamu bersedia rujuk dengan aku"

Aini tertawa sumbang, sungguh ia tidak menyangka jika suaminya akan menjawab seperti itu. Dengan sangat percaya dirinya Andra mengatakan semua itu

"Lalu kamu ingin aku yang merawat anak hasil selingkuh kamu itu? Aku gak sudi, mas"

Aini menyadari kesalahannya, harusnya ia tidak bicara seperti itu karena disini ada putrinya yang masih kecil

"Maafkan ibu yaa nak"

"Baiklah, kamu bisa bersama Kasih sampai dia sembuh, setelah itu aku akan membawa dia lagi" Ujar Andra lalu meninggalkan rumah sang mantan istri

"Kasih sakit yaa sayang" Aini mengusap kepala putrinya "Kasih sabar yaa, nanti kalau ibu sudah ada uang, kita bisa bersama selamanya" Aini mengusap pipinya

"Sebaiknya kamu bawa Kasih kekamar, nak! Kasian dia lagi demam" Titah Dedi

"Iya pak" Aini menggendong putrinya kedalam kamar, ia duduk kan Kasih diujung tempat tidur

"Kasih ganti baju dulu yaa" Bayi satu tahun itu tertawa saat sang ibu menggelitik perutnya

Senyum diwajah Aini menghilang saat melihat tubuh sang putri yang terdapat memar dan merah

Tadi memang tidak terlihat karena Kasih menggunakan jaket, bukan hanya satu, bekasnya ada dibeberapa tempat seperti lengan, punggung, bahkan perut nya

"Ya Allah nak, siapa yang melakukan ini" Aini mengusap bekas memar itu, hatinya terluka melihat putri kesayangannya diperlakukan seperti ini, ia tahu ini adalah bekas cubitan

"Ibu tidak akan memaafkan siapapun yang menyakiti kamu nak" Aini memeluk tubuh mungil putrinya, Air matanya menetes saat membayangkan bagaimana putrinya dirumah itu

Sementara itu dikediaman besar keluarga Kusuma, Karina tidak mengerti apa yang membuat sang cucu sedih, bahkan Melody tidak ingin keluar kamar sejak pulang sekolah

"Belum keluar juga?" Tanya Tristan pada sang ibu

"Belum, Mama khawatir sayang" Ujar Karina dengan wajah cemas

"Biar aku yang bicara" Tristan berdiri didepan pintu kamar putrinya lalu mengetuk "Sayang, ini Papa! Buka pintunya yuk!"

Terdengar suara kunci yang diputar, lalu tak lama pintu terbuka menampilkan gadis kecil dengan manik yang dipenuhi cairan bening

"Hey, ada apa? Kenapa princess nya Papa sedih?" Tristan mengusap pipi gembul putrinya "Ada apa sayang?"

"Aku mau punya Mama" Melody kembali menangis

"Kenapa tiba-tiba, selama ini Melody bahagia kan?" Tristan harus berucap lembut agar tidak melukai putrinya

"Tapi Melody ingin ibu guru Aini jadi Mama nya Melody, jangan sampai jadi Mama nya Bisma"

Tristan tidak mengerti, apa anak sekolah sekarang berebut seorang guru untuk dijadikan sebagai ibu

"Tapi belum tentu kan, ibu guru Aini mau sama Papa"

"Papa harus seperti Papa nya Bisma, Papa nya Bisma selalu bawa bunga untuk ibu guru"

"Apa sekolah sekarang menjadi tempat untuk pacaran?" Tristan tidak mengerti

"Mama mau bicara sama kamu Tristan!" Pria tampan itu menatap sang ibu "Melody tenang yaa sayang, Oma janji kalau ibu guru Aini akan jadi Mama nya Melody bukan Mama nya Bisma"

Melody menghapus air mata di pipinya "Oma serius kan? Ibu guru Aini akan jadi Mama aku"

Karina tersenyum lalu mengangguk "Iya sayang, sekarang Melody kembali kekamar, bibi akan bawain makan malam ke kamar kamu"

"Iya Oma"

Pasangan ibu dan anak itu sudah berada diruang tengah, Karina duduk berhadapan dengan putra semata wayangnya itu

"Kamu bisa lihat sendiri bagaimana kesedihan Melody, kan? Apa kamu tidak bisa menuruti keinginannya?" Karina memasang wajah memelas berharap sang putra luluh

"Bagaimana jika wanita itu tidak sebaik yang Mama dan Melody lihat selama ini? Bagaimana jika dia sama saja dengan perempuan-perempuan yang selama ini Mama perkenalkan dengan aku"

"Jika Aini bukan wanita yang tepat, maka Mama tidak akan pernah memaksa kamu untuk menikah lagi dengan perempuan manapun" Karina mengatakannya dengan penuh keyakinan

"Mama serius kan? Mama tidak akan berbohong?"

"Mama serius, kamu bersedia?" Tanya Karina dengan wajah penuh pengharapan "Jika kamu bersedia, Mama akan bicara dengan Aini"

"Aku akan atur pertemuan dengan wanita itu" Ujar Tristan pada akhirnya

"Terima kasih sayang, setidaknya kamu melakukan ini demi putrimu" Karina tersenyum pada putranya itu

Tristan tidak  menjawab, ia akan melakukan pertemuan ini. Ia akan lihat sampai dimana sang ibu tidak lagi memaksa

"Aku akan membuat Mama sendiri yang melarang aku menikahi wanita itu"

1
Ilfa Yarni
hahahaha kasian deh
Ilfa Yarni
sebenarnya tidak keterlaluan Aini itulah hukuman bagi yg suka menyakiti tp Klo km kasihan minta Tristan untuk kasih dia pekerjaan
sunaryati jarum
Memang bukan anak pengungsaha ,tapi jadi wanita simpanan suami pengusaha
sunaryati jarum
Semoga Tristan jadi bucin pada Aini
Ilfa Yarni
Aini jodohmu yg tepat tristan
Ilfa Yarni
knp ya ga di novel atau dunia nyata standar se seorang diukur dgn uang
Heny
Klau aqu jawab mau suami selingkuh mertua jahat
sunaryati jarum
Awalnya kontrak tapi nanti Tristan bucin duluan
Ilfa Yarni
kadang kita emang minder klo berada fitengah2 orang kaya
Ilfa Yarni
aini sama Tristan aja Duda dan janda premium klo yudha msh bisa dpt yg perawan
sunaryati jarum: Emak setuju
total 1 replies
Ariany Sudjana
Tristan sudah jatuh hati sama Aini, cuma ga mau mengakuinya,masih belum move on dari almarhumah istrinya.

lebih suka Aini sama Yudha saja sih, Yudha juga laki-laki yang baik
sunaryati jarum
Setia itu bagus Nak zTristan tapi dia sudah meninggal,jika kau jatuh cinta pada wanita lain bukan berkhianat
Ilfa Yarni
mknys istri udah meninggal yg diingat trus boleh kok ingat tp km kan hrs menjalani hidup jg
sunaryati jarum
Yang nkeluar dari bibirmu lain di hatimu
sunaryati jarum
Semoga Aini bisa menghancurkan benteng pertahanan hati Tristan
Ilfa Yarni
mantan aini nyelingkuhi aini krn aini dasteran aja skr aini cantik diperebutin 2 cowok kaya
Sri Angga
di sia2 kan suami direbutin duo cwo gnteng +tajir.
Ilfa Yarni
aini knp msh baik sih sama dia
Ariany Sudjana
hahaha itulah makanya Andra bodoh, menyia-nyiakan istri tercinta demi pelacur murahan 🤣🤣😂😂
Ilfa Yarni
aku bingung sama aini hrsnya dia bikin tristan jatuh cinta human bikin jauh hadeeeh
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!