NovelToon NovelToon
Munajat Cinta

Munajat Cinta

Status: sedang berlangsung
Genre:Spiritual / Diam-Diam Cinta
Popularitas:45.4k
Nilai: 5
Nama Author: lala_syalala

EDISI SPESIAL RAMADHAN

Zunaira Prameswari hanyalah seorang ustadzah yatim piatu yang merasa dunianya sudah cukup dengan mengabdi di Pesantren Al-Anwar.

Baginya, mencintai Gus Azlan, putra kedua sang kiai yang baru kembali dari Al-Azhar, Kairo adalah sebuah kemustahilan yang hanya berani ia langitkan dalam doa-doa di sujud terakhir.

Namun takdir berkata lain, penolakan Azlan terhadap lamaran Ning Syifa, seorang putri kiai besar yang membawa kepentingan politik pesantren, justru menyeret Zunaira ke pusaran konflik keluarga yang rumit.

Bagaimana kelanjutannya???
Yukk kepoin!!!

Follow IG @Lala_Syalala13
Subscribe YT @NovelLalaaa

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon lala_syalala, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kecurigaan Ning Syifa

Zunaira tertegun, kalimat polos Naura seolah menyiratkan bahwa Gus Azlan memang sedang sangat sibuk atau mungkin merindukan sesuatu yang hangat di rumah.

"Kenapa Paman tidak mau makan, Naura?" tanya Zunaira lembut sambil berjongkok di depan bocah itu.

"Katanya mulutnya pahit, terus Paman bilang, 'Naura doakan Paman ya supaya cepat bisa makan masakan yang paling enak di dunia'," jawab Naura menirukan gaya bicara Gus Azlan.

Ning Arifa tertawa tertahan dengan ucapan sang ponakan yang terlihat lucu sekali.

"Kode keras itu Mbak Zu, Mas Azlan itu kalau sudah rindu memang suka mogok makan. Ayo masuk Ummi sudah menunggu di ruang dalam." ajak Ning Arifa.

Di ruang makan pribadi ndalem, Ummi Salamah menyambut Zunaira dengan pelukan hangat. Beliau segera mengambil alih kotak bekal tersebut.

"Masya Allah, sambal bajak? Ini favorit Azlan sejak kecil Nak, dulu kalau dia sedang menghafal kitab sulit di Mesir, dia selalu mengeluh tidak ada sambal seenak buatan rumah." ujar Ummi sambil memindahkan isi kotak bekal ke piring porselen milik pesantren agar tidak meninggalkan jejak kotak bekal milik Zunaira.

Tiba-tiba langkah kaki terdengar mendekat, itu Gus Azlan. Ia nampak baru saja pulang dari kantor sekretariat dengan dahi yang sedikit berkerut karena lelah.

Begitu ia memasuki ruang makan dan melihat Zunaira berdiri di sana kerutan di dahinya langsung sirna dan berganti dengan binar mata yang tak sanggup ia sembunyikan.

"Assalamu’alaikum." sapa Azlan.

Suaranya terdengar lebih berat namun penuh kelembutan.

"Wa’alaikumussalam." jawab Zunaira dan Ummi hampir bersamaan.

Ummi Salamah dengan kebijaksanaannya segera memberi kode kepada Arifa untuk mengajak Naura ke dapur belakang.

Beliau sendiri berpura-pura hendak mengambil air minum, memberi ruang beberapa menit bagi pasangan baru itu untuk bernapas di tengah sesaknya rahasia.

"Kamu masak ini?" tanya Azlan sambil menunjuk piring berisi ayam lengkuas.

Zunaira mengangguk kecil dan matanya menatap lantai.

"Kata Naura, Mas sedang tidak nafsu makan. Saya... saya mencoba masak sedikit, semoga cocok dengan selera Mas." sahut Zunaira.

Gus Azlan mendekat, meski tetap menjaga jarak aman di antara meja makan.

"Hanya dengan melihatmu di sini saja lapar itu sudah datang Zu, apalagi melihat sambal bajak ini." seru Gus Azlan.

Ia mengambil secuil ayam dan mencicipinya, lalu tersenyum sangat lebar.

"Enak sekali, jauh lebih enak dari bayanganku. Terima kasih ya Istriku." ucap Gus Azlan dengan gombalan nya namun begitu sejuk didengar oleh Zunaira.

Kata istriku yang diucapkan secara lirih namun tulus itu membuat jantung Zunaira berdegup kencang.

Ada rasa bahagia yang menyeruak dan meluluhkan segala rasa lelahnya berdiri di depan tungku dapur tadi pagi.

Gus Azlan makan dengan lahap dengan Zunaira yang menyuapinya, begitu manja sekali namun Zunaira sekarang karena memang itu kewajibannya sebagai seorang istri yaitu menyenangkan hati suaminya.

Tak lama makanan tersebut pun habis tak tersisa membuat hati Zunaira pun senang karena sang suami suka dengan masakannya.

Kehadiran Zunaira di ndalem tak bisa lama, Gus Haidar tiba-tiba masuk ke ruangan dan wajahnya nampak sedikit waspada dan bisa di lihat oleh Gus Azlan.

"Lan, Zunaira... mohon maaf mengganggu. Tadi kulihat Ustadz Khalid sedang menuju ke sini untuk menanyakan jadwal rapat koordinasi, sebaiknya Zunaira segera keluar lewat pintu belakang." ujar Gus Haidar cepat.

Gus Azlan menghela napas ia nampak enggan berpisah secepat itu, namun ia tahu Gus Haidar benar.

Di pesantren ini, sebuah kecurigaan kecil bisa menjadi bola salju fitnah yang menghancurkan.

Haidar menatap adiknya dan iparnya bergantian, lalu memberikan sebuah kutipan hadis untuk menenangkan suasana yang mendadak tegang.

"Ketahuilah, sesungguhnya dalam tubuh manusia ada segumpal daging, jika ia baik maka baiklah seluruh tubuhnya, jika ia rusak maka rusaklah seluruh tubuhnya. Ketahuilah, ia adalah hati." (HR. Bukhari & Muslim).

"Jaga hati kalian." sambung Gus Haidar.

"Rahasia ini adalah ujian untuk hati, jangan biarkan rasa rindu membuat kalian lalai akan kewaspadaan. Zunaira terima kasih makanannya, Azlan pasti akan menghabiskan piring itu sampai bersih." lanjutnya Gus Haidar.

Zunaira segera berpamitan dan mencium tangan Ummi Salamah dengan takzim, sebelum ia keluar Gus Azlan sempat membisikkan satu hal.

"Nanti malam bacalah surat Al-Mulk, aku akan membacanya juga untukmu dari kamarku. Anggap saja itu pertemuan kita di bawah langit yang sama." bisiknya.

Saat Zunaira berjalan kembali menuju asrama melalui jalur samping yang agak sepi, ia berpapasan dengan Ning Syifa.

Wanita itu nampak sedang berjalan-jalan sore dengan dua orang santri pengawal.

Zunaira segera menunduk, namun Syifa sengaja menghentikan langkah tepat di depannya.

"Ustadzah Zunaira? Dari ndalem ya?" tanya Syifa dengan nada yang seolah ramah namun menyimpan selidik.

"Nggih Ning, menyerahkan laporan ke Ummi." jawab Zunaira, berusaha menormalkan detak jantungnya.

Syifa mendekat dan hidungnya sedikit kembang kempis.

"Baunya harum sekali, seperti aroma sambal bajak dan ayam goreng. Bukankah Ummi Salamah hari ini sedang puasa Daud? Siapa yang memasak di ndalem jam segini?" tanya Ning Syifa.

Zunaira mematung, ia lupa bahwa aroma masakannya masih menempel di bajunya, ia beristighfar dalam hati memohon perlindungan.

"Oh tadi Mbok Nah di dapur umum yang memasak Ning, mungkin aromanya terbawa angin ke arah saya saat saya lewat tadi." jawab Zunaira berusaha setenang mungkin.

Syifa tersenyum tipis, tipe senyum yang tidak pernah mencapai matanya.

"Oh begitu ya, kirain ustadzah bawa oleh-oleh untuk Gus Azlan. Kudengar beliau sedang kurang sehat dan nafsu makannya berkurang. Sayang sekali ya, kalau ustadzah yang sedekat itu dengan ndalem tidak tahu kabar pengasuhnya." ujar Ning Syifa mencoba memancing Zunaira karena feeling nya merasa kalau ada sesuatu hal yang disembunyikan.

Zunaira hanya tersenyum sopan tanpa membantah, ia membiarkan Syifa berlalu dengan segala asumsinya.

Begitu wanita itu menjauh Zunaira menyandarkan tubuhnya di tembok bangunan madrasah.

Ia menyadari satu hal yaitu tembok-tembok pesantren ini benar-benar memiliki telinga dan setiap aroma yang ia bawa bisa menjadi ancaman.

Malam itu, sesuai janji Zunaira duduk di atas sajadahnya dan melantunkan surat Al-Mulk.

Di kejauhan ia melihat cahaya lampu di kamar Azlan di lantai dua gedung ndalem masih menyala, ia merasa suaminya sedang melakukan hal yang sama.

Melayani suami dalam diam, mencintai dalam rahasia dan berdakwah dalam waspada.

Itulah hidup Zunaira sekarang, ia merasa keberkahan ilmunya justru bertambah sejak ia belajar untuk menekan ego dan keinginannya untuk diakui dunia sebagai istri sang Gus.

Baginya cukuplah Allah dan malaikat-Nya yang menjadi saksi betapa tulus sambal bajak yang ia ulek dengan dzikir tadi siang.

.

.

Cerita Belum Selesai.....

...ULASAN DAN BINTANG LIMA NYA🌟...

...FAVORITKAN CERITA INI ❤️...

...VOTE 💌...

...LIKE 👍🏻...

...KOMENTAR 🗣️...

...HADIAHNYA 🎁🌹☕...

...FOLLOW IG @LALA_SYALALA13...

...SUBSCRIBE YT @NOVELLALAAA...

1
Kasih Bonda
next Thor semangat
Rahma Inayah
gak ada puas dan sllu ingin mencari celah buat menghancurkan reputasi. Zu si Syifa ini Krn dia SDH di keluarkan TDK hormat mkn dia suruh slh Kel nya buat mata2 yg mn akan. menjadi informan bagi Syifa
Supryatin 123
❤️❤️❤️buat zunairah aku padamu.lnjut thorr 💪💪
Supryatin 123: semoga saja🤭🤭
total 2 replies
Nifatul Masruro Hikari Masaru
jawaban yang bagus zunairah
Nifatul Masruro Hikari Masaru
ya ganti baju naura
Supryatin 123
gancatan Syifa semakin aduhai namun lngsung d skakmat sama Zu 🤭🤭❤️❤️ Lnjut thor 💪💪.Ning kok kelakuannya minus gtu syifa.apa jgn2 bukan lulusan pondok🤣🤣
Supryatin 123
lnjut thor 💪💪💪
Rahma Inayah
segala cara baik halus maupun kasar ttp aja Syifa GK BS menghancurkan ponpes Al Anwar jg ikatan pernikahan Zu dan Azlan GK mkn BS bercerai kecuali maut yg rmemishkan merk
Rahma Inayah
lanjut thor
Nifatul Masruro Hikari Masaru
pasangan ini bikin iri aja
Supryatin 123
lnjut thor 💪💪 makin seru❤️❤️
Rahma Inayah
kasian deh km Syifa tiap klu mau buat jahat sllu gagal Krn ada Allah di sisi Kel kyai Hamid yg selalu berdoa tnp putus utk kesejahteraan dan kenyamanan ponpes
Rahma Inayah
GK kapok2 nya Syifa SDH berkali kli berbuat salh dan dipermalukan sendri oleh perbuatannya msh juga mau jahat LG.ning kok kelakuan GK bermoral percuma sekolah tinggi sampai ke arab berilmu byk tp akhlak bobblok ..
Supryatin 123
tak bosan2 si lampir buat kekacauan.semoga usaha Azlan n zunairah berhasil lnjut thor 💪💪
Supryatin 123
lnjut thor 💪💪💪
Rahma Inayah
malu sendri kan km Syifa mn SDH di skak matt oleh Azlan ..SM pengacara. nyai jg GK enk hati dua malu atas tuduhan Syifa yg TDK ada bukti .SPT bau2 perjodohan LG Ning arifa dan fais 👍👍👍
Kasih Bonda
next Thor semangat
Sulfia Nuriawati
sabar blh tp jgn mw d injak harga diri mu zunairah, sesekali lwn aja scra terbuka biar org tw mn yg tulus mn yg modus, krues mulutnya spy yg kluar cm ucapan baik aja
Rahma Inayah
good Zu semakin HR km semakin tegas dan berani utk mengukp km jln kebnrn nya suoaya Syifa mati kutu apa yg SDH dia fitnah kn PD mu .lawan trs jgn LG k.menunduk Karn takut Krn km skrg SDH JD bagaian Kel kyai Hamid dan jg istri Gus Azlan
Kasih Bonda
next Thor semangat
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!