NovelToon NovelToon
Salahkah Aku Selingkuh?

Salahkah Aku Selingkuh?

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Selingkuh / Cinta Terlarang / Romansa / Fantasi Wanita / Balas Dendam
Popularitas:3k
Nilai: 5
Nama Author: Clarissa19

" kakak ipar, kamu baik baik saja?"
" menurut mu apa aku masih bisa baik-baik saja setelah melihat suami ku tidur dengan wanita lain?"
~~~~~
" jika kakak berselingkuh kenapa kakak ipar juga tidak melakukan hal yang sama biar adil?"
" apa kamu mau menjadi selingkuhan ku?"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Clarissa19, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

episode 4

" aku dengar kau keluarga niky yang paling malas dan bodoh. Aku dengar juga kau pengangguran yang hanya bisa menghabiskan uang"

" CK! Pasti si tua itu yang nyebarin berita hoax itu pada kakak ipar" ujar Naoki kesal.

Bisa bisanya dia terkenal dengan nama buruk itu. Malas? Bodoh? Pengangguran? CK! Pria macam apa itu? Yaa walaupun dia tidak sepintar daiky sih.

" kalo kamu mau aku akan menanggung semua biaya hidup mu"

Naoki mengusap dagunya berfikir keras apa dia harus menerima tawaran itu? Tapi masa iya dia harus menjadi selingkuhan nya kakak iparnya sendiri? masa dia mengkhianati kakak nya sendiri.

" tidak! Aku tidak boleh melakukan nya"

Naoki bangkit dari duduknya lalu pergi dari rumah. Dia paling tidak betah berdiam diri di rumah. Baru 2 hari dia di jepang malah mendapatkan moment seperti ini. dulu dia kira rumah tangga kakaknya sangat bahagia.

mobil Naoki berhenti di sebuah mall. Dia ingin membeli banyak keperluan untuk disini. Waktu pulang kemaren dia hanya membawa pulang barang barang penting saja karena dia berniat untuk kembali lagi ke Miami.

Dreet

Ponsel Naoki berdering menandakan ada panggilan masuk. Naoki mengambil ponselnya dan melihat dari siapa itu.

" ada apa?" tanya Naoki Setelah menjawab panggilan tersebut. Langkahnya terus berjalan menuju toko baju.

" aku tidak bisa kembali ke Miami sekarang, kamu tangani saja dulu" ujarnya setelah mendengar apa yang ingin pria di seberang sana sampaikan.

" kalo dia tidak mau yasudah batalkan saja kerja samanya"

" hmm, aku sibuk Disini nggak bisa pulang dalam waktu dekat "

" oke"

Panggilan berakhir, Naoki menyimpan ponselnya di dalam saku lalu melanjutkan langkah nya.

Kakinya berhenti melangkah, matanya memicing para sepasang pasangan yang sedang berjalan sambil bergandengan tangan. Kedua pasangan tersebut berdiri di atas eskalator untuk menuju lantai 2. Naoki segera menyusul dan berdiri tepat di belakang mereka.

" aku dengar Naoki sudah kembali" ujar haru

" yaa" jawab daiky singkat.

" boleh aku kerumah mu? Aku ingin bertemu dengan dia sudah lama kami tidak bertemu" pinta haru.

daiky menatap datar pada haru. tanpa mereka sadari Naoki mendengar semuanya. Naoki malah merinding mendengar perkataan haru. Jangan sampai daiky memberi izin karena dia tidak ingin bertemu dengan haru.

" kamu masih menyukai si bodoh itu?"

" haha" haru tertawa canggung " mana mungkin aku masih menyukai Naoki sayang, aku ini wanita dewasa yang butuh uang bukan pria pengangguran" jawab haru.

Mata Naoki melebar. Si bodoh? pengangguran? Dia tidak salah dengar? Daiky mengatai dirinya bodoh? Hahaha sangat lucu. Ternyata selama ini daiky hanya baik di depannya.

Mereka tiba di lantai dua. Haru dan daiky pergi ke arah kiri sedangkan Naoki hanya berdiri di sana menatap kedua orang itu pergi dengan tatapan tajam.

" oke kak daiky, kita lihat. Siapa sebenarnya yang bodoh" gumam Naoki penuh tekad.

Haruka menghabiskan paginya di rumah dengan membuat beberapa kue. Haruka memang suka memasak. masakan nya pun enak dan tidak pernah gagal.

dulu saat SMA dan kuliah dia ada mengikuti program memasak. hingga sekarang berkat kemampuan nya itu dia sudah berhasil membangunkan 2 restoran dan 3 cafe di kota yang berbeda.

" kak ipar" panggil Naoki yang baru saja pulang dan menemui Haruka di dapur.

" yaa, ada apa?" jawab Haruka seraya melepaskan celemek nya yang sudah terdapat noda tepung dan cream.

" kak ipar habis buat kue? boleh aku coba?" tanya Naoki basa basi.

aslinya dia tidak tahu harus bagaimana mengucapkan keinginannya. dia harus memulai dari mana? Dia malu!

" boleh, makan saja " jawab Haruka.

Haruka mengambil sendok dan piring untuk Naoki. Naoki menerima nya lalu memotong satu potong brownies coklat dan mencoba nya.

" emm enak kak, tapi aku tidak suka coklat" jawab Naoki.

Yaa, Naoki memang tidak suka coklat. Dia lebih suka matcha atau sebagainya.

" ada rasa stroberi di dalam kulkas, kamu boleh makan yang itu" ujar Haruka.

Naoki mengangguk tapi dia tidak berniat mengambil nya. Karena tujuan utamanya bukan untuk makan kue.

Naoki menoleh kiri kanan memastikan tidak ada Hana di sekitar mereka. Jangan sampai ada yang mendengar percakapan mereka.

" kak ipar" panggil Naoki dengan nada serius.

" kenapa?" tanya Haruka menatap Naoki binggung.

" soal tawaran tadi pagi... aku bersedia " ujar Naoki lirih dan malu malu.

" tawaran yang mana?" tanya Haruka binggung. dia tidak ingat tawaran yang mana yang di maksud Naoki. Apa dia pernah menawarkan sesuatu?

" aduh kakak ipar, jangan berpura pura lupa" ujar Naoki gereget.

" aku memang tidak ingat, memang tawaran yang mana?"

" itu, yang jadi selingkuhan kakak "

Oh ya! Sekarang Haruka mengingat nya. Tapi tawaran itu berlaku tadi pagi. Sekarang dia sudah berubah pikiran. dia lebih baik meminta cerai saja dengan daiky nanti.

" aku hanya bercanda tadi pagi, aku berencana untuk meminta pisah dengan kakak mu nanti" jawab haruka.

Haa?! Bercanda? Yang benar saja! Naoki sudah mengalah loh sudah merendahkan dirinya dengan menjadi selingkuhan. masa Haruka cuma bercanda? Memalukan sekali!

" aku juga bercanda" jawab Naoki beralasan " aku ke kamar dulu" pamit Naoki lalu segera pergi.

Haruka membiarkan Naoki pergi. Dia mengambil kue coklat yang sudah dia buatkan lalu dia pindahkan ke kulkas.

" nyonya, anda ingin makan siang dengan apa?" tanya Hana

" aku sudah kenyang han, tanyanya pada Naoki saja " ujar haruka.

Haruka sudah makan kue sedari tadi dan sekarang dia sudah kenyang jadi tidak ingin makan siang lagi.

" baik nyonya" jawab Hana lalu segera pergi mencari Naoki untuk bertanya.

Haruka pergi ke kamarnya. Dia ingin mandi lalu tidur siang sebentar. mungkin ini hari terakhir dia dirumah ini. Karna setelah daiky setuju untuk bercerai Haruka akan pergi dari sini.

" kamar ini, kamar yang sudah menjadi saksi bagaimana perjuangan ku selama ini untuk pernikahan ini" gumam Haruka menatap setiap sudut kamarnya yang memiliki beribu kenangan pahit.

Mulai dari hari pertama hingga sekarang tidak ada kebahagiaan sama sekali disini. Hanya ada rasa sedih dan rasa kecewa. Selama 2 tahun ini, dia sudah sabar dan terus bertahan meskipun tidak pernah di hargai.

" sudah cukup 2 tahun ini aku menjadi wanita bodoh hanya karena cinta. " gumam Haruka.

Senyuman lirih muncul di bibirnya. besok dia akan tinggal di apartemen nya. Dia tidak akan pulang ke rumah orang tuanya. Pulang kesana pun tidak ada gunanya, paling hanya di marahi.

1
euryzaa momeena
ceritanya bagus ka 😍
Clarissa19: terimakasih kk
total 1 replies
Heni Mulyani
lanjut
Clarissa19: Ok kk, terimakasih
total 1 replies
euryzaa momeena
😍
euryzaa momeena
🤭
Heni Mulyani
lanjut💪
Heni Mulyani
lanjut
Heni Mulyani: sama2👍
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!