NovelToon NovelToon
Sandiwara Di Ujung Dendam

Sandiwara Di Ujung Dendam

Status: sedang berlangsung
Genre:Selingkuh / Balas dendam dan Kelahiran Kembali
Popularitas:3.4k
Nilai: 5
Nama Author: Aliyah Ramahdani

Kehidupan yang di jalani Hana sangat bahagia, apalagi saat kekasihnya menikahinya. Namun kehidupan bahagia itu hanya sebentar saja berpihak padanya. Kehidupannya yang dulu bahagia kini perlahan hilang saat sang suami berselingkuh dengan seorang wanita yang sangat dia percaya. Bahkan mereka pun mencoba untuk membunuhnya. Lalu apa yang akan di lakukan oleh Hana setelah menyadari semua itu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aliyah Ramahdani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kehidupan setelah pergi

Flashback

  Mayang bersama ibunya mengerjakan semua pekerjaan rumah. pria yang dulu membawa ibunya memang kaya tapi sangat pelit. dia tak memberi uang pada bu Rina jika tidak mengerjakan semua apa yang dia minta

  Kehidupannya sungguh sangat sulit, bahkan rumah besar milik pak agung itu dia hanya di beri kamar sekecil kamar asisten rumah tangga, padahal dia adalah anak sambung pak agung

  Usianya kini bertambah. dia merasa tidak nyaman lagi tidur di kamar sekecil itu apa lagi harus berbagi ruang dengan ibunya. dia pun meminta ibunya untuk pergi dari rumah itu, apalagi pak agung sudah memiliki kekasih baru

" Tidak. ibu tidak setuju kalo kita pergi dari rumah ini. enak saja, wanita sialan itu mau menikmati semua kekayaan agung" ucap ibunya

" Lalu, kita haru bagaimana, Bu?"

" Kenapa tidak kau rayu saja si agung itu? kau cantik dan tubuhmu bagus. ibu yakin dia akan tergoda denganmu" ucap ibunya

" Apa maksud ibu?" Tanya Mayang heran

" Kau mau hidup menderita begini terus? kau tak malu dan iri pada teman-temanmu? apa kau tak ingin seperti mereka? yang sering nongkrong di tempat mahal, punya banyak uang, tidur di kamar yang nyaman, liburan kemana pun yang mereka mau, makan apapun tanpa peduli dengan harga, punya mobil dan ponsel mahal itu?" Tanya ibunya

" Aku jelas mau bu, siapa yang tidak mau itu semua?" Jawab Mayang

" Ya sudah, kalo begitu dekati saja tua bangka itu. kuras seluruh hartanya, jika perlu habisi saja dia jika sudah tak berguna lagi" ucap ibunya lagi

" Tapi bagaimana dengan tante bunga, Bu?" Tanya Mayang

" Tenang saja, soal wanita itu biar ibu yang atur" jawab ibunya mengeluarkan sebuah obat

" Obat apa itu Bu?" Tanya Mayang

" Ini obat pencahar. ibu akan memberikan ini di minuman wanita itu. ibu yakin dia akan merasakan sakit bahkan dia bisa sampai di rawat di rumah sakit. dan saat itu terjadi, itu lah kesempatanmu" ucap ibunya

" Baiklah Bu" jawabnya

" Lagian dia juga bukan ayah kandungku, kan. buat apa aku malu. yang penting aku bisa hidup enak. dan juga aku pun sudah tak perawan lagi" bathinnya menyetujui usulan ibunya

   Siang itu bunga pun datang dan meminta Rina untuk mengambilkan buah yang ada di kulkas. wanita itu memang sering sekali membuat jus, tapi dia membuatnya sendiri karena dia tak percaya pada Rina dan Mayang

" Hei, kamu..!! ambilkan buah yang sudah aku siapkan di dalam kulkas" pinta bunga sedikit kasar pada Rina yang lebih tua tujuh tahun darinya

  Rina pun segera melangkah dan mengambil buah itu. dia kemudian memberikan pada bunga. satu persatu buah di cuci dan di potong lalu di masukkan ke dalam blender khusus. setelah itu di mulai memutar mesin itu dan kemudian menuangkannya ke dalam gelas

   Bunga membawa jusnya ke ruang tivi seperti biasa. dia meletakkan di atas meja dan kemudian bunga menyalakan tivi. tiba-tiba terdengar suara dering ponselnya dari dalam kamar. saat bunga pergi mengambil ponselnya, saat itu pula Rina memasukkan obat bubuk pencahar itu ke dalam gelas jus milik bunga

   Tak lama, bunga kembali dan segera menghabiskan jus itu, kemudian pergi entah kemana

" Rasakan kau jalang..! begitu kau kembali ke sini, aku yakin agung sudah tak menginginkanmu lagi" ucapnya menyerigai

   Dan benar saja, malam itu Rina tak sengaja mendengar kabar jika bunga di rawat di rumah sakit karena kekurangan cairan. Rina tersenyum puas dan segera meminta Mayang untuk bersiap

   Mayang sengaja menggunakan lingerie yang sangat seksi dan tipis, ibunya sengaja memberinya pakaian itu agar agung terpana dengan sang anak tiri

Tok.. tok..tok...

  Suara pintu terdengar, Rina segera meminta Mayang untuk membuka pintu, sementara dia bersembunyi di balik tembok. Mayang pun menuruti perkataan ibunya. dia segera bergegas ke arah pintu dan membukanya

" Ayah, sudah pulang?" ucap Mayang dengan nada manja

" Mayang? kau?" Ucap agung heran dengan penampilan anak tirinya itu

" Maaf ayah, aku lupa mengganti pakaian tidurku. aku buru-buru membuka pintu, soalnya ibu sudah tertidur pulas. dan ibu juga sepertinya sangat lelah" jawabnya

" Jadi ibumu sudah tidur?"

" Iya ayah, silakan masuk" ucapnya menutup pintu dan beranjak pergi

  Namun, baru saja mau melangkah, agung menahan langkahnya dengan menarik tangan Mayang

" Ada apa ayah?" Tanya Mayang

" Apa kau setiap hari mengenakan pakaian seperti ini?" Tanya agung menatap tubuh mayang

" Maaf karena membuat ayah tidak nyaman dengan pakaianku. tapi aku memang selalu tidur dengan pakaian seperti ini, karena sangat nyaman" jawabnya

" Ayah boleh minta tolong?" Ucapnya

" Boleh ayah, apa itu?" Jawabnya Mayang

" Ayo ikut ayah ke kamar" ucapnya menarik tangan Mayang masuk dan mengunci pintu

   Agung membuka pakaiannya dan menyisahkan pakaian dalamnya saja. Mayang berpura-pura terkejut dan membalikkan badan

" Kenapa sayang? kamu takut?" bisiknya mendekati mayang dan mencium aroma tubuh Mayang

" Tapi ayah"

" Kamu sangat cantik dan seksi, wangimu sangat menggodaku" ucapnya kembali melayangkan ciuman di leher Mayang

  Tangannya menjelajahi seluruh tubuh Mayang, tangan kiri di payudara sementara tangan kanannya berada di bagian sensitif Mayang

  Sesekali terdengar desahan dari mulut Mayang, membuat agung semakin berani. Mayang segera membalikkan badan dan membuka seluruh pakaiannya di depan agung. dia tak ingin membuang waktu, dia pun segera naik ke atas pangkuan agung

" Ayah" ucapnya

   Agung segera melumat bibir manis itu dengan penuh nafsu

" Ayah..."

" Jangan panggil aku ayah, sayang. panggil namaku saja" ucap agung

  Agung merebahkan tubuh Mayang dan segera menindihnya, dia menjelajahi tubuh Mayang dari atas hingga ke bawah. sampai di bagian sensitif itu dia berhenti sejenak, dia menatap dan mempermainkan bagian itu dengan lidahnya membuat Mayang semakin mendesah

  Setelah puas, Mayang pun mengganti posisi kini dia yang menindih tubuh pria yang masih terlihat tampan dan segar itu. dia memberikan servis terbaiknya. agung merasa sangat puas dengan Mayang

****

   Setelah kejadian malam itu, seperti yang di katakan Rina, Mayang sudah tak tidur di tempat kecil itu, dan dia sudah tak memikirkan soal uang lagi, bahkan sekarang di sudah punya mobil dan ponsel yang dia inginkan. bahkan bunga pun sudah tak pernah muncul lagi

  Seminggu kemudian, bunga datang untuk menemui agung. di sana ada Rina dan mayang yang sedang menikmati waktu santainya

" Buatkan minum untukku" pinta bunga pada rina begitu duduk di sofa. Rina hanya diam dan tak bergerak seperti biasanya

" Hei.. kau dengar tidak? aku menyuruhmu untuk membuatkan ku minum...!!!" ucapnya

" Kau kan ada kaki dan tangan, kenapa tidak bikin sendiri saja sana" jawab Rina sinis

" Kau berani melawanku? kau tak ingat posisimu di rumah ini? kau hanya seorang pembantu, sedangkan aku adalah calon istri agung" ucapnya menghampiri Rina

" Cepat buatkan minum untukku...!! atau aku akan melaporkanmu pada agung..!!" teriak bunga

Plak...

  

  Mayang bangkit dari duduknya dan langsung menampar wajah bunga

" Kau pikir kau punya hak untuk memerintahku dan ibuku?" ucap Mayang menyilangkan tangannya di depan dada

" Sialan...!! kau berani menamparku...!!! dasar wanita miskin...!!!" ucap Mayang ingin membalas tamparan Mayang

" Tante maafkan aku, aku salah. jangan pukul aku lagi" ucapnya terisak sembari memegang pipinya. begitu juga dengan Rina yang langsung duduk di lantai

" Apa-apaan ini? kenapa kalian berisik sekali...!!!" teriak agung yang baru saja menuruni tangga

1
Mega Arum
segera bukak sandiwara angel thoor..
Mega Arum
lanjut thoor...
Mega Arum
buat Mayang gila Thoor... ,
Mega Arum
semoga angel bs segera merebut perusahaanya kembali...
Mega Arum
Lanjuut thoor....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!