NovelToon NovelToon
Dosen Posesif

Dosen Posesif

Status: tamat
Genre:Obsesi / Dosen / One Night Stand / Tamat
Popularitas:26.5k
Nilai: 5
Nama Author: ArsyaNendra

{Area khusus dewasa}
"Saya mohon tolong lepaskan saya, saya mohon." Permintaan wanita itu dengan suara lirih memohon pada pria itu.

 "Tidak bisa,hanya kamu yang bisa melakukannya, sampai kapanpun kamu tak akan bisa pergi."ucap pria itu dengan nada serius.

  "Tapi kenapa harus saya, masih banyak wanita lain yang mau dengan Anda."

 Wanita itu semakin ketakutan, setelah Apa yang dilakukan oleh pria itu.Berharap mampu bisa menghindarinya, tapi tetap saja tak bisa dia hindari ketika ambisi dari pria itu begitu besar terhadap dirinya.

  Apakah nantinya dirinya akan menerima kehadiran pria itu atau dirinya lebih memilih untuk pergi dari kehidupannya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ArsyaNendra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Menjadi umpan

"Baiklah saya mengerti, Saya akan mencoba mencari adik saya. Kebetulan saya sudah mengenal suami dari adik saya." Spontan Ibu Nina kaget mendengar dari Zio.

 Zio menceritakan semuanya apa hubungannya dia dengan suami dari adiknya."Pantas saja Anda begitu mengenal, ternyata rekan kerja."ucap Bibi Nina yang mulai paham dan percaya jika laki-laki itu adalah kakak kandung dari Malia.

 Tiba-tiba Zio mengeluarkan sesuatu dibalik jasnya,"Ini untuk Ibu." Zio mengeluarkan sebuah amplop ukuran besar.

 "Ini apa?"

 "Ini untuk Ibu." Zio langsung memberikan sebuah amplop yang dimana isinya sebuah uang untuk Ibu Nina.

 "Tapi..."

 "Saya mohon ,terima." Zio tetap memaksa ibu Nina untuk menerimanya.

 "Baiklah saya terima." Ibu Nina dengan terpaksa menerima amplop itu.

 Setelah itu,Zio berpamitan untuk pulang dan kembali ke kota untuk menemui adiknya yang selama ini dia rindukan dan bertahun-tahun dirinya dan Papanya berusaha mencari keberadaan adiknya.

 Sedangkan di lokasi Malia saat ini,Malia terlihat begitu diam dan lagi-lagi Malia masih kesal dengan suaminya.

 Yang awalnya Malia duduk istirahat di kamar kini lebih memilih duduk didapur dengan bermain handphone.

 Perubahan itu mulai Dio sadari,jika istrinya masih kesal pada dirinya.Dio hanya menghela nafas melihat istrinya menunjukkan sifat marahnya.

  "Sayang." Dio mulai mendekati istrinya,tapi respon Malia terdiam tak begitu menanggapi sapaan dari suaminya.

 "Sayang ,jangan marah begini." Dio mulai frustasi melihat istrinya terus mendiami terus dirinya.

 "Apa." Ucap Malia dengan nada dingin dan lirikkan tajam kearah Dio.

 "Sayang,jangan marah terus." Dio terus merengek mendekati istrinya, reaksi Malia hanya terdiam.

 Dio memeluk istrinya dari samping,"Aku janji tak akan membuat kamu marah lagi, sayang.Aku mohon." Dio terus memohon,hingga Malia sudah lelah dengan apa yang dilakukan suaminya itu.

 "Baiklah." Malia terpaksa untuk memaafkan suaminya dirinya merasa risih suaminya terus mengejar dirinya.

 "Makasih sayang." Dio memeluk erat istrinya, entah apa yang bisa membuat dirinya sedemikian berubah senang.

 Jika didepan umum dia akan menunjukkan sikap dingin,tapi berbeda jika hanya ada mereka berdua dia akan bersikap manja seperti anak kecil.Malia pun tidak kaget dengan sikap suaminya itu.

 "Sayang,ayo kita keluar." Ajak Dio pada istrinya.

 "Kemana?" Tanya Malia yang sebenarnya dia malas untuk keluar malam.

 "Rahasia." Ucap Dio yang sengaja ingin merubah suasana lebih berbeda.

 Akhirnya mereka pergi berdua tidak lupa Rian asisten suaminya pun juga ikut mengantarkan mereka berdua.

 Ternyata mereka berhenti disebuah Cafe,Cafe itu pernah pernah dia kunjungi bersama Nita.

 "Cafe ini." Ucap lirih Malia sembari memandang wajah suaminya.

 "Iya sayang, selamat datang." Ucap Dio yang langsung dilayani oleh beberapa pelayan yang siap melayani mereka.

  Beberapa pelayan sudah ada yang mengenal Dio yang dengan cepat mereka segera melayani mereka.

 Malia hanya terdiam mengamati sekitar."Ada apa sayang?" Tanya Dio yang melihat tingkah istrinya yang aneh.

 "Tidak ada apa-apa,hanya mengingat kejadian dulu waktu itu aku dengan Nita datang kesini."jawab Malia yang akhirnya menceritakan kejadian yang pernah terjadi pada dirinya.

 Dio hanya menahan tawa,"Jadi itu,wajar saja mereka seperti itu.Karena mereka tahu jika kamu adalah calon istriku,sayang." Jawab Dio yang masih belum jujur,dia sengaja belum memberitahukan tentang apa yang terjadi.

 "Maksudnya?" tanya Malia yang terlihat begitu bingung dengan apa yang suaminya katakan pada dirinya.

 Dio pun akhirnya jujur tentang apa yang disembunyikan oleh istrinya,"Apa kamu bilang, tempat ini milikmu!" Dio membalas dengan anggukkan.

 "Iya sayang,ini usaha yang diam-diam aku jalankan." Dio dengan santai menjawab.

 "Pantas saja semua orang di tempat ini begitu menghormati ku, ternyata di depanku adalah Bosnya." Malia kaget jika suaminya memiliki usaha seperti ini.

 Mereka pun melanjutkan makan malam mereka, setelah selesai makan malam terdengar suara ribut di luar.

 "Diluar ada keributan apa, berisik sekali." Ucap Malia yang bergegas keluar,di ikuti suaminya juga ikut keluar.

 "Lepaskan!" Teriak seorang wanita yang memohon pada seorang pria dan ada sosok 2 wanita yang berlagak sombong.

 "Hey,kamu harus ikut kami .Malam ini kamu harus menikah." Ucap wanita paruh baya yang bertingkah sombong.

 "Aku tidak mau." Wanita itu menangis semakin menjadi.

 "Lepaskan!" Teriak Malia yang langsung menghentikan mereka.

 "Malia." Ucap lirih Shinta yang melihat kehadiran orang yang pernah menolongnya di kampus.

 "Apa-apaan kalian berbuat onar disini." Malia terlihat begitu emosi melihat kehadiran mereka.

 "Lebih baik tutup mulutmu." Ucap pria itu yang mulai tersulut emosi.

 "Berani kamu membentak istriku." Ucap Dio dengan nada dingin.

 Seketika mereka semua terdiam dan lebih kagetnya Shinta tak percaya jika Dosennya berada di tempat itu.

 "Pak Dio." Ucap lirih Shinta yang kaget .

 "Kalian jangan seenak-enaknya menyiksa orang lain, jelas-jelas kalian yang berhutang dan seenaknya kamu menyuruh Shinta membayar utang kalian dengan menikahi kakek tua itu." Malia benar-benar emosi.

 "Diam kamu,kamu itu tak tahu apa-apa tentang kami." Ucap wanita itu yang sedari awal berkonflik.

 Malia mengamati sekitar, hingga arahnya tertuju pada sosok pria yang tidak jauh berdiri dari mereka.

 "Asal kalian tahu, Shinta ini punya kekasih.Apalagi mereka akan menikah." Ucap Malia yang mencari akal untuk menyelamatkan Shinta.

 "Kekasih?"

 Malia langsung menarik tangan Rian yang langsung memperkenalkan pada mereka."Ini dia,pria ini adalah kekasih dari Shinta sekaligus calon suaminya." Rian yang berdiri seketika dibuat bingung.

 "Nona." Rian mulai cemas.

 "Diam kamu,bantu aku menyelamatkan temanku." Bisik Malia yang mengajak kerjasama Rian untuk mengakui dirinya calon suaminya.

 "Tidak mungkin." Ucap wanita paruh baya itu, yang baru mengetahuinya.

 "Kalian tidak percaya,coba kalian pikir.Apa ada wanita secantik Shinta bersedia menikah dengan kakek-kakek seperti pilihan kalian.Lebih baik Shinta memiliki pria ini menjadi suaminya." Rian semakin panik.

 "Nona."

 "Diam ,ikuti apa perintahku.Jangan bantah." Bisik Malia pada Rian untuk mengikuti rencananya.

 "Kamu pasti bohong."

 "Untuk apa aku bohong, kalian tanya sendiri." Malia bermain mata dengan Rian mengikuti perintahnya.

 "Sayang." Bisik Dio pada istrinya.

 "Bantu aku." Bisik Malia pada suaminya.

 "Tapi sayang."

 "Jika tidak mau bantu,selama sebulan kamu tidur dikamar samping." Seketika Dio kaget mendengar ancaman itu.

 "Tidak mau,sayang." Malia hanya menatap tajam kearah suaminya untuk membantu dirinya bersandiwara didepan mereka.

 Dio pun terpaksa menuruti keinginan istrinya," Laki-laki itu memang benar calon suaminya." Dio akhirnya bersuara walaupun sebenarnya terpaksa.

 "Tuan." Ucap Rian yang semakin kaget.

 Dio menatap balik tajam kearah Rian untuk membantu dirinya, daripada dia akan mendapatkan hukuman dari istrinya.

1
Fina Chan :)
Dio nama temen sd gw bjir 🗿
Sofie Ariyani
keras kepala banget si Malia
wiliss
kaget😅😅🤣
Shifa Burhan
novel dari awal cerita begitu banyak dio menunjukan, membuktikan dan berjuang cinta

tapi belum ada kelihatan Melia menunjukan dan membuktikan cinta nya

kata2 ini pun tidak pernah keluar dari mulut Melia, "Terima kasih suamiku, karena kau telah memilihku dan memberikan begitu banyak cinta dan kebahgiaan padaku, aku mencintai mu"
kenapa kata2 itu perlu karena dio pantas mendapat kata2 Terima kasih itu, dan kata2 membuktikan Melia wanita pandai berterima kasih pada suami yang telah memberi dan berjuang untuk nya

thor jangan hanya pria kau buat membuktikan cinta nya buat juga wanita membuktikan cinta, thor bukan hanya wanita yang membutuhkan kata2 cinta, lelaki juga butuh pengakuan cinta dari istri nya
Shifa Burhan: terlepas dari apapun thor novel sangat bagus sekali
total 1 replies
Mia Camelia
juragan darto siapa tuh🤣🤣🤣🤣
Mia Camelia
lanjut thor, cerita nya makin seruu😄
Mia Camelia
thor gemes banget sm cerita nya, semangat thor.👍😄
Blueberry Solenne
enaknya jadi Dosen tinggal tunjuk aja bawain tugas muridnya😁
Blueberry Solenne
Lokal banget namanya tapi bagus
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!