NovelToon NovelToon
Kembali 2.000 Tahun Ke Masa Lalu

Kembali 2.000 Tahun Ke Masa Lalu

Status: sedang berlangsung
Genre:Perperangan / Trauma masa lalu / Action / Time Travel / Romansa / Sci-Fi
Popularitas:1.4k
Nilai: 5
Nama Author: Adam Erlangga

Di masa depan, ketika perang telah membakar Bumi hingga tak tersisa lagi kehidupan, Rudy adalah seorang jenderal perang, pemegang kendali tertinggi kecerdasan buatan dan armada pemusnah umat manusia. Ia menang dalam perang terakhir, namun kehilangan segalanya.

Sebuah insiden ruang-waktu menyeret Rudy ribuan tahun ke masa lalu, ke era ketika dunia belum mengenal teknologi dan keadilan, ia membawa kekuatan yang cukup untuk menaklukkan segalanya, namun ia memilih jalan lain.

Tanpa merebut tahta, Rudy menantang tirani, melindungi yang lemah, dan membentuk dunia agar tak mengulangi kehancuran yang pernah ia lihat. Di tengah konflik dan kekuasaan, ia menemukan cinta, hidup sebagai manusia, lalu menghilang bersama waktu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Adam Erlangga, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 15

"Apa seburuk itu menjadi kaisar.? lalu kenapa orang-orang berebut posisi itu.?"

"Entahlah, aku sendiri tidak tau." jawab Rachel sambil memakan daging.

"Hm, di tempatku dulu hanya ada sistem pemerintahan Republik. Seorang pemimpin bisa di gantikan sewaktu-waktu oleh rakyatnya kalau kinerjanya tidak memuaskan."

"Itu terdengar aneh."

"Ya, bagi kalian memang aneh. Tapi di tempatku, semua orang berfikir secara terbuka, mengunakan filsuf sebagai dasar pembentukan pemerintahan. Contoh kecilnya, uang pajak di ambil dari usaha rakyat, jadi itu adalah uang milik rakyat, dan harus di kembalikan kepada rakyat lagi. Seperti pembangunan jalan, fasilitas umum yang di pakai semua orang secara gratis, dan menetapkan upah bagi penguasanya."

"Bukankah itu sama dengan sistem pemerintahan Andorra.? Melakukan pembangunan kota dll." sahut Rachel

"Ya aku tau, tapi tidak terpusat, bukankah wilayah Andorra sangat luas, bahkan memiliki 8 kota, dan wilayah itu di kuasai oleh orang lain. Pajak tidak di stor ke ibu kota, dan hanya di pakai untuk pembangunan kota wilayah. Kau tau apa dampaknya.?" kata Rudy

"Kau benar, tapi pemimpin 8 kota itu adalah keluarga Kekaisaran, pamanku, bibiku, sepupuku. Masih dalam cangkupan satu keluarga."

"Iya, tapi dampaknya sangat besar, mereka bisa mengumpulkan kekuatan sendiri, dan menyerang saat kekuatan itu sudah kuat. Apa kau tidak khawatir soal itu.?"

"Itu tidak mungkin terjadi, mereka tidak akan menyerang saudara sendiri."

"Hm, memang agak rumit berdebat dengan orang primitif. Ya, terserah saja sih. Aku pun tidak akan ikut campur urusan itu. Tapi kalau hanya mengandalkan hubungan darah, itu masih tidak kuat."

"Maksudmu perjanjian tertulis dengan stempel Kekaisaran.? itu ada. Jadi 8 kota itu masih ada di genggaman ku." sahut Rachel

"Ah begitu ya. sepertinya aku kebanyakan nonton drama. haha."

"Drama?"

"Sudah jangan di bahas. Kau sudah benar, pokoknya kau memang paling benar."

"Hm?"

"Sudah makan dulu."

"Oh ya, mumpung kita membahas tentang negara, sejujurnya kemarin aku menghubungi mu karena ada sesuatu yang membuatku sedikit janggal."

"Hm? soal apa.?" sahut Rudy

"Kemarin, aku membaca beberapa dokumen pejabat. Mereka melakukan pembangunan besar-besaran dan membutuhkan banyak anggaran negara. Aku sempat ragu menyetujui permintaan mereka."

"Lalu.? apa kau menolaknya.?"

"Sebelum aku bertemu denganmu, mungkin aku akan menyetujuinya. Tapi saat ini, aku menolak semua dokumennya."

"Hm? memangnya aku kenapa.?"

"Kau pernah bilang, kalau menjadi kaisar adalah pengendali kekuasaan, tugasnya adalah menyelesaikan masalah saat mengambil keputusan. Dari omonganmu itu, aku membaca buku milik mendiang ayahku, banyak sekali tagihan dan kerugian negara. Dan semua dokumennya di setujui oleh ayahku sendiri. Dari situ aku mulai berfikir, tidak semua keputusan di setujui adalah hal yang bagus."

"Begitu ya, kau sudah benar. Sudah pokoknya kau paling benar. Tidak perlu di diskusikan lagi."

"Hm, yang ingin aku bicarakan itu adalah, dokumen milik Duke Brian, yang mengirim dokumen proyek pembangunan pelabuhan."

Rudy yang mendengarnya langsung membeku seketika.

"Biayanya sangat mahal, lebih mahal dari pembangunan gedung." lanjut Rachel.

"Jadi, apa kau menolaknya.?"

"Ya, aku menolaknya."

"Itu bagus, pada akhirnya sejarah akan berubah ketika satu orang masa depan datang."

"Apa maksudmu.?"

"Mumpung kita berbicara serius, aku akan membocorkan rahasia langit."

"Ha.?"

"Dengarkan saja. Mungkin kau sudah tau, kalau kau sedang di incar oleh Kekaisaran Romana. Tapi yang terjadi sebenarnya, bukan Romana yang mengincarmu. Tapi Kekaisaran Parthia."

"Apa maksudmu.?"

"Romana mengirimkan bantuan pasukan untuk menyerang Andorra, tapi jumlahnya tidak masuk akal. Saat pasukan itu menyerang Andorra, jumlah pasukannya adalah 200rb pasukan."

"APA.?" teriak Rachel dengan kencang.

"Ssttt. kita ganti tempat." sahut Rudy yang langsung menggandeng tangan Rachel.

"Apa kau serius.?" sahut Rachel yang masih terkejut.

"Diam dulu, kita bahas di tempatku saja. Aku sudah memetakan jalur militer dan strategi penyerangan mereka."

Rachel hanya terdiam dan mengikuti Rudy dari belakang.

....

Beberapa saat kemudian, mereka berdua sampai di depan kapal Atlas.

"Ini catatan ku. Aku memang tidak seberapa paham soal politik istana. Tapi kalau soal militer, aku adalah jagonya, bahkan serangan serumit apapun, aku bisa membacanya, asalkan semua pasukanku menuruti Komando ku."

"Jadi, apa yang sebenarnya terjadi.?"

"Pasukan Romana akan menyerang Andorra 5 bulan kedepan. Jumlah pasukannya adalah 200rb prajurit. Tentu jumlah itu sangat banyak untuk peperangan era kuno. Tapi, jarak Kekaisaran Romana dan Andorra sangatlah jauh. Apa itu masuk akal mengirimkan 200rb prajurit ke daratan Andorra selama berbulan-bulan.?"

"Ya bisa jadi masuk akal, karena Romana juga pernah menyerang Andorra jaman dulu."

"Apa kau yakin itu pasukan Romana.? jangan bilang pasukan kalian melihat bendera Romana dan menganggap itu pasukan Romana."

"Em, lalu apa maksudmu, kalau memang Romana menyerang dengan jumlah pasukan sangat besar, aku harus bersiap-siap mulai dari sekarang."

"Tunggu, jangan gegabah dulu. Aku belum menjelaskan semuanya. Jadi, Ada dua jalur yang akan di lewati pasukan Romana menuju Andorra. Pertama adalah jalur darat melewati Kekaisaran Parthia, dan itu butuh waktu dua bulan. Kedua, jalur laut, itu hanya membutuhkan waktu sekitar 2 minggu."

"Jadi, apa mereka akan menyerang melewati jalur laut?"

"Tentu melewati keduanya. Dengan teknologi sekarang, mustahil mengirimkan pasukan sebesar 200rb prajurit melalui jalur laut. Itu membutuhkan banyak sekali biaya pembuatan kapal. Dan biaya itu bisa di gunakan untuk membangun satu kota, kalau kau sebagai kaisar, kau akan pilih yang mana.? pembuatan kapal, atau pembangunan kota dari awal.?"

"Pembangunan kota."

"Betul sekali. Karena mereka akan mengalami kerugian besar saat peperangan. Jadi, pilihan mereka hanyalah melalui jalur darat. Sekarang kita bicara logistik, dengan jumlah pasukan 200rb, tentu makanan harus di siapkan untuk prajurit, karena waktu tempuh yang sangat lama, jumlah logistik bisa memakan biaya sangat besar. Tidak mungkin Romana membiarkan prajuritnya mati kelaparan saat perjalanan. Dan biaya itu sama seperti membangun satu kota, tentu para jenderal pasti tidak akan memilih jalur itu."

"Jadi kesimpulannya apa.? apa mereka akan menyerang atau tidak."

"Hm, kesimpulannya adalah membentuk aliansi. Karena ambisi kekuasaan, mereka akan melakukan segala cara untuk mendapatkan nya. benar kan.?"

"Itu masuk akal, jadi Romana membentuk aliansi dengan Parthia.?"

"Yup, mereka akan melakukan perjanjian de facto. Jumlah 200rb itu tidak mungkin semuanya pasukan Romana. Dan prediksiku adalah, sekitar 50rb pasukan Romana akan bergabung dengan 100rb pasukan Parthia, 50rb pasukan Romana sisanya akan di kirim melalui jalur laut. itu memakan biaya sedikit murah dari pada mengirimkan melalui jalur satu arah."

"Prediksi mu ini masuk akal, lalu aku harus bagaimana.?"

"Sebenernya untuk memenangkan perang itu sangat mudah bagiku, cukup 1 Axiom saja, sudah bisa meratakan 200rb prajurit. Tapi itu bisa menimbulkan perang besar lainnya. Satu-satunya cara adalah mencegahnya."

"Mencegah perang.? hm, lucu sekali."

"Ya bagimu itu tidak masuk akal. Tapi coba kita telusuri lebih dalam lagi."

Rachel terdiam sambil mendengarkan dengan serius.

....

1
anggita
antara 220 sama 2220...gak jauh selisih 2 tok😉
anggita
mampir like👍, iklan👆saja. moga novelnya lancar.
Adam Erlangga: 🙏terimakasih dukungan nya kakak
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!