Orang bilang usia 17 tahun adalah usia yang paling istimewa dan dinantikan oleh semua orang,
Sweet Seventeen berisi tentang kisah cinta pertama anak remaja yang indah.
Namun itu tidak berlaku pada semua orang, Aku terjebak cinta antara 3 orang bersahabat. Yang mana kita saling mencintai satu sahabat laki-laki kita.
Aku menyayangi persahabatan ini, tetapi aku tidak bisa berhenti mencintainya. Apalagi setelah aku tau dirinya juga mencintaiku.
Akhirnya sahabatku yang sesama memilih pergi karena ia merasa menjadi orang ketiga dalam hubungan kami.
Meskipun begitu, aku merasa bersalah padanya. Sudah terlambat ia sudah pergi dan ntah kapan kembali.
Bagaimana ia bisa mengobati luka hatinya? Mungkinkah ada sosok baru pengganti cinta pertamanya?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Halley, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
PART 26
HAPPY READING
"Owh...Kalian masuk aja siapa tau Nindi bisa cepet sadar dengan kedatangan kalian. Sekalian tante nitip jagain Nindi dulu, karena tante mau pulang mandi dan ambil baju ganti," kata mama Nita
"Iya tan kita pasti jagain Nindi. Nindi kan sahabat kita," jawab Dimas
"Iya tan kita sama kaya perkataan Dimas," sahut Linda dan Helio bersamaan
****
Dua minggu telah berlalu setiap hari Dimas, Linda dan Helio menyempatkan waktu untuk datang ke rumah sakit menjenguk Nindi. Namun masih belum ada perubahan kondisi Nindi.
Dimas, Linda dan Helio masuk ke ruangan tempat Nindi dirawat. Kondisi Nindi masih sama terbaring lemah dan belum sadar.
"Nin kita udah dateng lagi. Kamu cepet sadar ya, kita udah menunggu kamu," ucap Linda
"Iya Nin, rasanya sepi kalau enggak ada kamu," sahut Helio
"Nin aku akan terus menunggu sampai kamu sadar," ucap Dimas dengan menggenggam tangan Nindi
Linda yang melihat itupun merasa sesak, tetapi mau bagaimana lagi. Linda tidak bisa melarang Dimas dan lagipula itu karena Nindi yang belum sadar juga.
Beberapa saat kemudian mereka dikejutkan dengan jari Nindi yang tiba-tiba bergerak tidak diam seperti semula
"Nin kamu mau sadar?" tanya Dimas
"Hel kamu panggil dokter kesini ya," kata Linda
"Iya Lin aku panggil dokter dulu," jawab Helio
Helio berlalu meninggalkan ruangan Nindi menuju ruangan dokter untuk memanggil dokter
Helio kembali menuju ruangan Nindi bersama dokter. Dokter memeriksa keadaan Nindi dengan raut wajah senyum.
"Gimana keadaan sahabat saya dok?" tanya Linda
"Keadaannya semakin baik. Sepertinya pasien mendengar apa yang kalian bicarakan dan jari bergerak itu tanda responnya," jelas dokter
"Lalu kapan pasien akan sadar dok?" tanya Dimas
"Kalau soal itu tergantung kemauan dalam diri pasien. Jika diri pasien menolak sadar ia tidak akan sadar dengan cepat atau mungkin tidak akan sadar. Namun sebaliknya jika dalam diri pasien ingin sadar itu akan lebih cepat membuat pasien sadar," terang dokter
"Terimakasih dok," ucap Helio
"Sama-sama. Saya kembali keruabgan saya dulu, nanti jika ada apa-apa segera panggil saya kesini," kata dokter
"Baik dok," jawab mereka bersamaan
****
Dokter kembali keruangannya.
Tak lama mama Nita sudah kembali ke runah sakit lalu berjalan ke ruangan Nindi
****
Ceklek..suara pintu dibuka
Mama Nita masuk dan membawa makanan masakannya sendiri.
"Ini buat kalian. Pasti kalian belum sempet makan kan," kata mama Nita sambil menyerahkan satu rantang makanan ke tangan Linda
"Makasih tante. Tante tau aja kita laper," jawab mereka bersamaan
"Udah sana kalian makan dulu. Biar tante jaga Nindi," ucap mama Nita
"Iya tan," jawab Dimas, Linda dan Helio bersamaan
****
Selesai makan mereka berpamitan pulang ke rumah masing-masing.
****
Dimas sedang berada di taman. Taman tempat dulu ia sering bermain dan bercanda bersama dengan Nindi kecil. Taman penuh kenangan bagi Dimas yaitu taman dikomplek dekat rumah mereka
------------Bersambung-------------
Next?
Jangan lupa tinggalkan like, vote, fav, rat, komen and share.
Hari ini up nya dikit dulu. Lagi mikir buat cerita selanjutnya.
Bila berkenan mampir juga ke karya gaje author yang terbaru "Last message sister and love lantern" & "love is an author"
Follow akun author "Halley"
Area Bebas PM
Terimakasih,
Salam manis author:)
ini author pake akun lain y, akun utama author dibungkam gatau knp , dan novel ini kemungkinan besar tidak bisa dilanjutkan disini. jikalau author berniat melanjutkan di PF ini bakal dilanjutin di akun kedua.
sekian
thx
Sebelumnya aku minta maaf belum bisa melanjutkan karya ini karena kondisi dan kesibukan author.
thx
Kutunggu kedatanganmu.
Terima kasih