Arthur Alejandro, seorang pengusaha yang sukses dalam semua hal, tapi dia merasa hidupnya hampa.
tapi kehidupan pria itu berubah saat seorang gadis bernama Andreas Ayuningtyas mampu menggetarkan jiwanya.
apa mereka bisa bahagia?
atau malah hancur segalanya?
plus, ini semua kisah tentang sugar Daddy ya, jadi jangan marah....
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon meidina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
sudah baikan.
Tyas mendorong tubuh Arthur sekuat tenaganya, "kamu bisa membuatku telat, dan putriku juga belum sarapan, semalam salah sendiri tak meminta jatah," kata Tyas memeletkan lidahnya mengejek Arthur.
"hei sayang semalam kau marah," jawab Arthur menahan istrinya itu.
"itu karena siapa, karena mu sendiri Daddy, jadi salah diriku yang ngambek huh," kesal Tyas yang melepaskan tangan Arthur dan berlari pergi.
sedang Arthur tak menyangka akan melihat istrinya yang begitu lucu, Tyas mengambil tasnya dan langsung turun.
terlihat pengasuh Ani ingin mendekat, "kamu pergi kebelakang dan kerjakan yang lain,biar urusan putriku menjadi tanggung jawabku," kata Tyas dengan datar.
pengasuh Ani langsung mundur, bahkan makanan yang di bawa wanita itu pun di minta untuk membawanya kembali.
Tyas langsung duduk dan mencium pipi tembem putrinya itu, "Dewi mau sarapan apa?" tanya Tyas dengan suara lembut.
asisten Danang dan asisten Wisnu tak mengira jika Tyas bisa berubah ekspresi secepat itu dan itu adalah hal yang menakutkan.
"Dewi mau sarapan capcay dan udang goreng mami, tapi di suapi mami ya," kata gadis kecil itu
"tentu sayang, Dewi juga kalau mau menyuapi mami boleh kok," kata Tyas tersenyum hangat.
keduanya nampak begitu hangat, Arthur yang bergabung pun senang melihatnya.
"Daddy, nanti setelah pulang sekolah aku akan mengajak Dewi main ke rumah opa, karena dia ingin menunjukkan sesuatu pada Dewi, cucu cantiknya ini," kata Tyas gemas.
"opa siapa mami?"
"opa Setyo sayang, boleh ya Daddy," tanya Tyas sambil tersenyum penuh arti.
"baiklah, aku mengerti dan akan menjemput kalian nanti saat sudah pulang dari kantor," jawab Arthur pasrah karena dia tak ingin berurusan dengan Tyas yang ngambek lagi.
"oh ya mami, bisakah aku bawa dua bekal untuk Edwin," kata Dewi.
"tentu sayang mami, pak Yun tolong kotak bekal dari lagi ya, dan kalian kalau berteman baik-baik ya sayang mami," kata Tyas.
"siap mami," jawab Dewi.
keduanya berangkat dulu dengan mobil Ferarri yang kemarin,karena mobil BMW yang kemarin tak sengaja baret.
sesampainya di sekolah, Tyas mengantarkan putrinya sampai kedepan kelas.
tak sengaja bertemu seorang ibu-ibu yang terlihat begitu menor, dan wanita itu melihat Tyas dengan pandangan jijik.
"cih masih muda, tapi putrinya sudah sebesar ini,kamu hamil di luar nikah ya, dasar anak jaman sekarang," hina ibu itu.
"Dewi masuk ya sayang, mami berangkat kuliah dulu ya," kata Tyas.
"baik mami, nanti jangan lupa jemput Dewi jangan telat ya," kata gadis itu yang di angguki oleh Tyas.
"gadis ibu yang merasa diri begitu cantik dan sempurna, sebelum menghina orang ngaca dulu ya Bu, terserah saya mau punya anak sebesar apa, dari pada ibu, sudah tua tak tau umur, lebih baik perbaiki akhlak lees ibu dulu deh, dasar orang kaya tapi penampilan cih seperti pel*cur di pinggir jalan," kata Tyas yang pergi meninggalkan wanita itu.
"hei kau tak tau siapa aku, aku itu istri pemilik perkebunan sawit, dan pria terkaya," kata wanita itu.
"kalau begitu aku istri dari orang yang mengenggam dunia di tangannya, terlebih suamimu bisa menginjaknya seperti ini," kata Tyas menginjak buah apel yang di bawanya hingga hancur.
wanita itu kaget bukan main, pasalnya dia tak menyangka ada gadis liar dan kejam seperti ini.
Tyas langsung pergi dengan mobil mewah itu, "wanita kaya apa, penampilan menor begitu, cih ... suamiku orang kaya, memang dia pikir hanya suaminya yang kaya, cih ..." Mel Tyas di dalam mobil.
selama menuju ke kampus dia beberapa kali melihat ada manusia silver, dia juga selalu memberikan uang. pada pencari rupiah receh dengan mengandalkan belas kasihan orang.
Tyas pun sampai di kampus, dan semua orang kaget melihat mobil mewah terbaru yang begitu mewah itu.
saat Tyas membuka pintu mobil itu, semua orang melongo, pasalnya gadis yang dulu di hina.
sekarang menjelma jadi nyonya besar dengan bergelimang harta benda bahkan uang juga berjajar manis di dompetnya.
"Omo!!! mobil baru lagi!" teriak Dian memeluk temannya itu.
"ya!!! mobil ku baret itu juga karena siapa nona, dasar kau ini dan beruntung suami ku tak marah," kesal Tyas.
"sorry sayangku," kata Dian mencium pipi Tyas.
"jijik!!!" teriak Tyas berlari ke arah kelasnya bersama Alfin.
sedang Dian berlari mengejar Keduanya, dan ada segelintir orang yang iri melihat kekayaan yang di miliki Tyas.
"dasar gadis munafik, sekali pel*c*r tetap saja pel*c*r," hina para gadis itu.
Tyas memang terkenal begitu cantik dan sempurna sebagai wanita, belum lagi otak encer yang menyempurnakan segalanya.
terlebih sekarang dia juga di kenal sebagai nyonya dari keluarga Sanz yang begitu berpengaruh di kota itu.
bahkan siapa yang tak mengenal keluarga dengan kekayaan yang mungkin tak akan habis selama tujuh turunan itu.
sedang di tepat lain, Arthur sudah menghadapi sesuatu yang sangat menyebalkan bagi dirinya.
seorang penguasa yang korup dan kotor, dia ingin menawarkan perkebunan dan pertambangan pada Arthur.
awalnya Arthur tak menggubrisnya tali melihat potensi dari kedua sektor itu, itu bisa menjadi sebuah ladang emas baginya.
"baiklah, apa dengan harga kemarin anda setuju?" tanya Arthur.
"ayolah tuan, naikkan satu angka saja, aku sangat membutuhkan hal itu, jika Anda, tak mau aku bisa mencari penawar dari perusahaan lain," kata pria itu.
"baiklah, tapi kita harus mengurus pembelian dan akta jual beli secara bersih, dan aku tak ingin ada masalah di kemudian hari," kata Arthur tegas.
"tentu," jawab pria itu dengan senyum yang merekah.
Arthur melirik asisten Danang, dan pria itu tau apa yang harus di lakukan.
sedang asisten Wisnu langsung mengajak pria itu keluar, untuk menyelesaikan semua berkas-berkas yang harus di tanda tangani.
sedang Arthur melihat ponselnya dan melihat begitu banyak pesan dari Tyas.
tapi saat melihat semua pesan dari istrinya itu, di terkejut karena itu hanya pesan yang tak ada gunanya.
"hei dia mengirim pesan spam model apa ini,stiker ini menyebalkan," gumam Arthur sambil tersenyum.
tapi pesan di akhirnya membuat Arthur tersedak karena dia melihat sebuah foto yang begitu menggoda.
bahkan ada juga caption di bawahnya, "sayang sekali padahal aku punya seragam baru untuk kesenangan kita," tulis istrinya.
"ya tuhan gadis ini, aku janji nanti malam dia akan ku buat berteriak memohon ampun karena berani menggoda ku seperti ini, tapi dia begitu seksi dengan gaun malam ini, bahkan tubuhnya begitu indah tak ada duanya," kata Arthur dengan wajah yang berbunga-bunga.
ak masih dRs pasca SC lg tidur sktr jm 10 pagi, g lg mimpi apa2 tau2 nangis nyesek bangun2 itu wajah sama bantal udh basah krena airmata
ternyta jm 10 pagi, tepat saat anak bayiku dikuburkan
ak SC pagi, bayiku meninggal tengah mlam, dikubur besok pagi nya jm 9-10. dan ak tau klu anakku meninggal stelah magrib krena akhirnya suami&keluargaku terus terang klu bayiku meninggal.
alsan terlmbat memberi tahu krena tensiku pasca SC tau2 jd 200, dokter jg kaget,pdhl ak biasa tensi 98-100
yng mencelakai Artur saking cintanya sm Tyas??