NovelToon NovelToon
Hantu Air

Hantu Air

Status: tamat
Genre:Misteri / Kumpulan Cerita Horror / Horor / Roh Supernatural / Mata Batin / Iblis / Tamat
Popularitas:646k
Nilai: 5
Nama Author: novita jungkook

"Anak ku hilaaaaang, kemana anak ku pergi?"

Beberapa waktu terakhir ini banyak anak anak dan juga orang tua mati tenggelam, mereka di temukan bila sudah empat atau tiga hari di dalam air sehingga keadaan tubuh sudah mengembung.

Sebelum tenggelam ada yang bilang bahwa mereka berjalan dengan pandangan kosong, mereka tidak di makan buaya karena tidak ada gigitan di tubuh mereka.

Apa yang membawa mereka kedalam air?

mungkin kah ada sebuah misteri sehingga mereka semua meninggal di dalam air?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon novita jungkook, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 1.Tanjung sembilan

"Maya sudah ketemu apa belum ini?" tanya Bu Wagio.

"Belum, ini masih terus di cari dan kalau tidak ketemu hari ini maka pencarian akan di hentikan." jawab Pak Solikin.

"Ya Allah lah piye belum ketemu kok sudah mau di hentikan!" Bu Wagio jadi panik dan takut juga.

"Apa yang membawa para anak anak ini masuk dalam air, padahal mereka sedang tidak berenang." heran para warga.

"Ini memang aneh karena mereka semua sebelum nya terlihat biasa dan main jauh dari air, tapi mendadak saja malah hilang." sahut yang lain juga.

"Aku rasa ada buaya yang sedang muncul dan dia kelaparan." jawab Solikin pula.

"Masa iya sih? padahal sungai kita tidak ada buaya kok selama ini." Amir terlihat ragu karena dia juga penduduk lama di desa ini.

"Kemaren Bu Ria di temukan dalam keadaan utuh, tubuh dia sama sekali tidak ada gigitan sehingga tidak mungkin kalau di makan buaya." Bu Wagio menyangkal ucapan Solikin.

Terdiam mereka semua karena Maya bukan korban pertama sungai ini, sungai yang sejak dahulu sudah ada dan selama ini juga banyak orang yang berenang di sana, bukan hanya anak anak tapi juga para orang tua karena memang kalau air kering maka mereka mandi di sungai saja bersama dengan teman juga.

Selama itu juga mereka tidak pernah melihat ada sosok buaya di sungai ini, namun sekarang warga jadi resah karena sungai itu mulai meminta nyawa manusia. yang tenggelam bukan hanya satu atau dua saja, tapi sudah lima orang dan mereka sudah di temukan di Tanjung sembilan yang sangat angker karena banyak pohon berakar panjang.

Bisa di katakan selama lima mayat itu hilang maka mereka ketemu nya di sana semua, baik dalam keadaan seperti tersangkut atau bahkan seperti kena jerat dengan akar halus yang seperti rambut itu dan yang jelas memang ada di sekitar Tanjung sembilan sehingga mereka mulai merasa ngeri.

Mungkin bila hanya satu atau dua yang di temukan di Tanjung itu maka mereka masih bisa berpikiran biasa saja, tapi ini sudah semua sehingga sudah pasti mereka sekarang mulai kepikiran bahwa Tanjung sembilan menyimpan sebuah misteri yang tidak bisa mereka ketahui dengan mudah sehingga para manusia yang tenggelam maka mereka semua ditemukan di Tanjung tersebut.

"Apa ada hantu air ya?" bisik Bu Ita kepada Kopsah.

"Ah sampean ini selalu saja soal hantu, tidak mungkin lah." Kopsah langsung menyangkal.

"Lah terus apa menurut mu kalau begitu? mereka utuh seolah tidak ada gigitan di tubuh sehingga sudah pasti bukan karena di terkam buaya." Bu Ita rasa curiga tentang sesuatu.

"Bu, jangan bergaul terus dengan Purnama sehingga pikiranmu hanya tentang hantu saja." bisik Kopsah.

"Bisa saja kok, kemarin tentang danau selendang merah itu dan tidak ada yang percaya tapi kemudian terbukti bahwa memang ada sesuatu tentang danau tersebut." jelas Bu Ita.

"Ya aku bukan tidak percaya dengan Purnama, tapi tidak semua hal harus bersangkutan dengan hantu." Kopsah tetap keras kepala.

Bu Ita membuang wajah dengan sangat kesal karena tidak percaya bahwa yang dia katakan mungkin saja benar, sebab bisa saja itu terjadi karena sudah ada lima korban yang mengalami nasib sama dan mereka juga di temukan di tempat yang sama.

Tapi kalau memang belum ada bukti maka terasa begitu susah untuk menjelaskan kepada mereka semua, malah nanti yang ada mereka akan mengatakan bahwa Bu Ita terlalu larut dalam hal yang berbau dengan setan sehingga dia selalu memikirkan saja soal hantu yang ada di desa ini.

"Maya sempat bilang sama aku kalau dia agak takut mau mandi belakangan ini, sebab dia merasa ada yang aneh dengan jamban di depan rumah." Sinta membuka suara karena dia memang teman Maya.

"Aneh bagaimana, Sin?" Bu Ita langsung cepat bertanya.

"Aku juga tidak tahu pasti itu aneh bagaimana tapi yang jelas Maya hanya mengatakan bahwa di dalam air seperti ada yang bergerak." jelas Sinta.

"Kan memang ini kematian aneh karena sudah ada lima korban dan mereka semua di temukan pada Tanjung sembilan." kekeh Bh Ita.

"Sudah lah, tidak usah berdebat tentang hal itu dulu karena yang penting sekarang adalah menemukan jasad Maya." Pak RT menghentikan perdebatan di antara mereka.

"Tidak semua tentang setan!" Kopsah melirik sinis.

"Bocah sialan ini, awas saja nanti bila terbukti benar bahwa ada sesuatu yang menarik para korban itu." Bu Ita kesal bukan main.

"Sudah lah, Bu! mungkin kali ini Kopsah benar." Kinan juga setuju dengan Kopsah.

Bu Ita menarik nafas berat karena sekarang tidak ada yang percaya dengan ucapan dia dan menganggap ini semua hanya kecelakaan biasa, tapi Bu Ita juga tidak berani terlalu bersikeras karena dia juga belum yakin dan tidak mengetahui secara pasti tentang Tanjung sembilan itu sehingga dia tidak bisa untuk tetap kekeh.

Bila nanti ternyata sampai salah maka yang ada akan timbul rasa malu besar di dalam hati wanita ini, jadi biarlah semua berjalan seiring waktu dan bila nanti terbukti benar maka Bu Ita akan membuka suara lagi karena sejak awal dia sudah merasa bahwa ada yang tidak beres tentang para mayat itu.

"Ya Allah semoga Maya cepat di temukan." harap Ria dengan hati pilu karena dia sangat kehilangan sang adik.

"Kalian tidak ada masalah kan sebelum nya?" Bu Wagio datang mendekat.

"Mau masalah apa dengan dia, Bu? yang ada kami terus berpikir bareng." jawab Ria.

"Yang sabar dulu ya, semoga Maya cepat ketemu." Sinta juga merasa sedih.

"Kalau dia tidak juga di temukan bagaimana?sedangkan Timsar sudah harus berhenti hari ini." Ria rasa ingin menangis.

Sinta menarik nafas berat karena dia tahu apa yang tengah di rasakan oleh Ria, soal pasrah Maya yang meninggal dunia maka sudah pasti karena sudah tiga hari ini Maya tak kunjung di temukan karena tenggelam di sungai tempat mereka tinggal, yang di harapkan tentu saja hanya jenazah saja.

"Bagaimana dengan tanjung sembilan, apa sudah di cari di sana?" tanya Pak RT yang terus bergerak.

"Sejak kemarin air di sana belum surut, Pak RT." jawab Solikin.

"Aduh, apa tidak bisa pakai penyelam saja ya?" Pak RT juga panik.

Sebab mereka sudah menemukan mayat beberapa kali di sana sehingga kali ini merasa mungkin saja mayat Maya ada di sana, mana mereka juga sudah berusaha keras namun belum berhasil menemukan keberadaan mayat Maya sehingga perasaan Ria sudah hancur tidak karuan.

Hallo ketemu lagi sama Mak NJ di karya baru ini, semoga kalian tidak bosan ya untuk mendukung othor terus, terima kasih pokok nya untuk pembaca othor yang setia.

1
Shofia Febrianti
wah tidakkkk
Shofia Febrianti
KOPSAAAAHHHH lu minta dikokop hantu air ya😤
May Maya
Arya knp instingnya msih kurang peka aja ya, kmren2 dah hebat tuh saat ngelawan ketua gerbong kereta,lalu melawan Zahra tp skrg Mlah lengah lg
Shofia Febrianti
kok Arya jd sama Joko ya🤔
Maritanias
😘😘😘😘😘😘
zoeyy
🤍🤍🤍🤍🤍🤍🤍
zoeyy
🤍🤍🤍
Senja
waw genre horor
Dewi
Sabar ya nolan ttep smngat buat mngejar cinta damera
Dewi
Ngakak bgt jurgan adi brni skli nyuruh nolan ngronda emosi lah dia krn lg galau😅😅
Dewi
Disnu prsaan yg jarang mesra" an anita sm kana trus gun sm sukma saiyara sm siapa lupa lgi nmny sking bnyk nya member mba pur
Dewi
Wah anita akhirny sm ksna ya hihi
Dewi
Alamak joko kmu mulut gk di jaga ada duda lainya loh trmsuk pgeran ular bukn cumn amir ja 😅😅
Dewi
Amir nikah aja sm kinan biar klian gk janda sm duda lgi hihi
Freya Freyaa
sukses slalu maak
cerita mu tidak pernah gagal untuk bkin penasaran dan greget/Drool//Drool//Drool//Drool/
🍒D͜͡ ๓ KURNI ¢α¢αН🍒༄⃞⃟⚡
ya ampun di bab ini ada kepala sama rendang kak nov /Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Damn Nwtch
Kodam Kiara bukannya angsa putih milik Fatma dulu y, kan pas umur 17 tahun angsa putih masuk k tubuh kiara
🏫⃟Sᵐᵖpocing😹
ngakak🤣😭
Alissia
🤣🤣🤣
Dewi
Nah da masa ny ksbaran emng btuh plmpiasan ya andini hihi😁
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!