NovelToon NovelToon
Cinta Sang Kades

Cinta Sang Kades

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:3.8M
Nilai: 4.9
Nama Author: Kisworowati

Dinda Khoirunisa adalah gadis sederhana dan hidup di Panti Asuhan. Keberuntungan berpihak padanya. Atasan ditempatnya bekerja mengangkatnya menjadi adik angkatnya. Hingga nasib mempertemukan Dinda dengan Kades setempat.

" Kalau gitu kamu juga bisa panggil saya Dimas saja ya... Biar lebih akrab... " ucap Dimas.

" Kalau saya manggil Anda dengan nama saja kayaknya kesannya kurang sopan... Saya panggil Mas Dimas saja gimana...? Oya kenapa Bapak... Maksud saya kenapa Mas malam-malam berhenti dipinggir jalan seperti ini...." ucap Dinda.

Akankah Dinda bisa membuat hati sang Kepala Desa menjadi hangat..?

Akankah cinta Sang Kades berlabuh kepada Dinda..?


Yuk simak kisahnya... Dan jangan lupa minta dukungannya ya... Terimakasih..

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kisworowati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 29

Kini Dinda dan Galuh bersiap untuk pulang dari kantor. Galuh merangkul pundak Dinda berjalan beriringan hingga sampai di tempat parkir mobilnya. Mereka pun segera masuk. Dan Galuh pun segera melajukan kendaraannya.

" Dek... Warungnya sebelah mana ?" tanya Galuh yang masih fokus menyetir.

" Hampir dekat dengan pertigaan jalan menuju ke Panti Mas.. Mas tahu kan...?" tanya Dinda seraya menoleh pada kakaknya.

" Tahu Dek... " ucap Galuh tersenyum.

Kini mereka telah sampai di penjual mie ayam. Dinda pun segera turun dan mencari tempat duduknya. Galuh pun mengekor dibelakang Dinda. Setelah mereka duduk.

" Mas Galuh... Mau makan apa... ? "tanya Dinda menatap kakaknya yang telah fokus pada ponselnya.

" Mie ayam bakso Dek.. Minumnya teh panas saja..." ucap Galuh singkat.

" Baiklah... Bang mie ayam bakso 2 minumnya teh panas 2 ya Bang... Jangan lupa mienya setengah matang saja..." ucap Dinda ramah seraya kembali duduk.

" Mas lagi sibuk ya...?" tanya Dinda yang memperhatikan Galuh bermain ponsel.

" Mas baru balas pesan Dek... Sebentar ya...?" ucap Galuh seraya mengotak atik ponselnya.

" Iihh... Mas lagi chattingan sama ceweknya ya...? Hayow.. ngaku..." ucap Dinda seraya menyolek lengan Galuh.

" Sok tahu kamu Dek... Mas lagi balas pesan dari Dimas.. Pak Kades Dek.. Mas bilang proposalnya diantar besok setelah jam makan siang begitu..." ucap Galuh seraya memperlihatkan ponselnya pada Dinda.

" Permisi... Ini Ibu pesanannya... silahkan menikmati..." ucap penjualnya.

" Terimakasih ya Bang..." ucap Dinda tersenyum.

" Mas... Ayo dimakan dulu ntar keburu mienya melar... " ucap Dinda seraya sibuk menuangkan sambel ke dalam mangkoknya.

" Jangan banyak-banyak Dek... Ntar mules perutmu... " ucap Galuh memperingatkan adeknya.

" Iya Mas.. Maaf... Kadang Dinda kalap kalo naruh sambal di mangkok Dinda... Hehe..." ucap Dinda nyengir.

" Ayo dimakan Dek..." ucap Galuh seraya memasukkan mie kedalam mulutnya.

Mereka kini makan dengan santai sesekali cerita. Hingga selesai. Mereka menikmati minumannya yang sudah hangat.

" Mas Galuh.. Dekat ya dengan Pak Kades...?" tanya Dinda penasaran.

" Ya lumayan dekat Dek... Beliau langganan di bengkelnya Mas.. Dan lagi Beliau itu masih ponakannya Om Rio... Jadi bisa akrablah.." ucap Galuh seraya meminum minumannya.

" Ow... Dinda kira... Mas itu teman sekolahnya Pak Kades..." ucap Dinda jujur.

" Nggak lah Dek.. Yaudah yuk kita pulang..." ajak Galuh seraya menghabiskan minumannya.

Mereka kini berjalan menuju kasir untuk membayarnya. Setelah membayar Dinda merapikan tasnya. Dan tanpa Dinda sadari ada yang menepuk Dinda dari belakang. Sontak Dinda langsung membalikkan tubuhnya.

" Mas Bobi.... " ucap Dinda berbinar dan langsung memeluknya erat.

" Mas Bobi... Dinda kangen sama Mas... Gimana kabarnya Mas...? Maaf Dinda nggak pamit dan mengabari Mas.. Karena Dinda baru fokus ngrawat Ibu Anik Mas..." ucap Dinda yang masih didalam pelukannya Bobi.

" Mas juga sangat kangen sama kamu Din... Kabar Mas sangat baik... Mas memahami dan memakluminya karena Mas sudah tahu dari Ibu Panti Din... Kapan kamu main ke Panti Din... Mas sepi nggak ada kamu... " ucap Bobi seraya mengelus punggung Dinda lembut.

" Apa Mas sangat kangen dan sayang pada Dinda...?" ucap Dinda seraya melonggarkan pelukannya dan menatap pada Bobi.

" Mas sangat menyayangimu dan kangen sama kamu Din.. Apa kamu nggak percaya pada Mas...?" ucap Bobi seraya mengerutkan keningnya.

" Dinda nggak percaya tuch... Hehehe... " ucap Dinda bercanda.

1
Ayu Oktaviana
👍👍👍👍
🌻Ruby Kejora
Karyanya bagus kak
Zurisma Juniawati
👍
Suminah
seru..
Suminah
seruu ni critanya
Yuni Tri Hastuti
Weleh ...
Pak kades kalah ro dinda...
🤦🤦
Yuni Tri Hastuti
Hloh kok ditempat tidur sih...
🤔🤔🤔
Lukman Siregar
kenapa sih Thor di setiap mereka mengucapkan salam ngga langsung di jawab salamnya selalu nge jawab kata" dulu baru jawab salam...
Lukman Siregar
tapi Dinda juga suka kan di goda'in sama pak kades...??,😀😀
Lukman Siregar
semangat 💪💪 thor suka deh baca ceritanya...semoga karya² selalu di minati banyak orang Thor dan semoga hasil karya" nya jadi Rizki yg barokah semoga author selalu taringat sama orang" yg masih banyak mbutuhkan uluran tangan² dermawan layagnya seperti cerita ini...Maaf.....
Uut Sty
🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Donna Simarmata
dunianya author mudah kali mau ngelamar nggak ada persiapan masa nggak ada saudaranya galuh kaya msu jalan jalan aja nbarang lamarannya pun nggak ada baru dibeli itupun oleh oleh
Donna Simarmata
thor kok ceritsnya dimudahkan tiap persoalan masa anak diletakkan didepan panti dan rau alamat pantinya mada nggak diambil anak nya setelah kelar sesibuknya org masa ngurusi anak yang dipanti nggak sempat org tua durhaka dan nggak punya pikiran ceritanya mempermudah persoalan dan nggak ada perasaan
Donna Simarmata
adek angkat baru dan sdh dewasa masa bebas cium kening dan tidur dipaha pasti ada rasa lain jangan terlampau lebih thor
Anonymous
tokoh riska kmn y
Heny Ekawati
ceritax ttng adik kakak
Heny Ekawati
umur brp sih tuh si bos kok blm berkeluarga nanti modus
Heny Ekawati
jgn ada yg salah paham ya
Nining Ratningsih
mohon maaf sebelumnya thor hanya sedikit masukan aja.. mohon Galuh sama dinda sedikit di batasi ya karena Galuh ma dinda bukan saudara kandung artinya bukan muhrim
Ita Rosita
gali kubur galuh🤣🤣🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!