NovelToon NovelToon
Affair In Berlin

Affair In Berlin

Status: sedang berlangsung
Genre:Duniahiburan / Cinta Terlarang / Beda Usia
Popularitas:81.7k
Nilai: 5
Nama Author: Desau

Meski sudah menikah, Nabila Rasmini tetap menjadi aktris ternama. Filmnya laku dan dia punya banyak fans. Namun tak ada yang tahu kalau Nabila ternyata memiliki suami toxic. Semuanya tambah rumit saat Nabila syuting film bersama aktor muda naik daun, Nathan Oktaviyan.

Syuting film dilakukan di Berlin selama satu bulan. Maka selama itu cinta terlarang Nabila dan Nathan terjalin. Adegan ciuman panas mereka menjadi alasan tumbuhnya api-api cinta yang menggebu.

"Semua orang bisa merasakan cemistry kita di depan kamera. Aku yakin kau pasti juga merasakannya." Nathan.

"Nath! Kau punya tunangan, dan aku punya suami. Ini salah!" Nabila.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Desau, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 32 - Berbohong

Pintu mobil tertutup rapat begitu mereka meninggalkan area bandara. Kaca film yang gelap memisahkan dunia luar yang penuh sorot kamera dengan ruang sempit yang kini terasa menekan. Baru beberapa menit melaju, senyum Lukman menghilang secepat dirinya memasangnya tadi.

“Sebulan,” ucap Lukman dingin, matanya lurus ke jalan. “Sebulan penuh kamu ninggalin rumah.”

Nabila menoleh pelan. Tangannya menggenggam tas di pangkuan. Ia sudah menduga perubahan ini akan datang, hanya saja tetap saja rasanya menusuk.

“Itu kerjaan aku, Mas. Kamu tahu dari awal kontraknya—”

“Kerjaan?” Lukman memotong, nada suaranya meninggi. “Kerjaan sampai lupa diri? Sampai lupa kalau kamu itu istri orang?”

Nabila menghela napas, menahan diri. Mobil melaju stabil, tapi suasana di dalamnya bergejolak. Dia memilih diam, berharap omelan itu akan reda dengan sendirinya. Pengalamannya mengajarkan, membalas hanya akan memperpanjang api.

Namun Lukman justru semakin panas. “Kamu tahu nggak, orang-orang ngomong apa selama kamu di luar negeri?” lanjutnya. “Istri ke luar negeri sebulan, bareng aktor-aktor itu. Kamu pikir aku nggak mikir?”

Nada curiganya membuat Nabila menutup mata sesaat. Dadanya terasa sesak.

“Aku profesional,” jawabnya singkat. “Semua ada tim, ada kru. Kamu lihat sendiri di bandara.”

“Justru itu!” Lukman membanting telapak tangan ke setir. “Kamu kelihatan terlalu nyaman. Terlalu bebas.”

Nabila menggigit bibirnya. Kata-kata itu terasa seperti tuduhan tak langsung, dan itu menyakitkan. Ia menoleh ke jendela, menatap jalanan Jakarta yang mulai familiar, berharap jarak ini segera berakhir.

Beberapa detik berlalu dalam keheningan yang berat. Lalu Lukman menarik napas panjang, suaranya turun, tapi justru lebih mengancam.

“Pokoknya nanti di rumah, aku ingin jatahku! Kau harus turuti semua keinginanku. Aku akan pakai gesper kali ini." Lukman menarik sudut bibirnya ke atas. Dia senang saat Nabila diam, pertanda kalau istrinya kalah. Mengingat sebelumnya Nabila sempat melawan, dan Lukman senang istrinya itu sudah seperti dulu.

Sementara bagi Nabila, kalimat itu membuat tubuhnya menegang seketika. Ia tahu maksudnya. Dan justru karena itulah jantungnya berdetak lebih cepat. Bukan karena rindu, melainkan ketakutan yang selama ini dirinya simpan rapat-rapat. Tangannya mengepal di dalam tas.

Mobil berhenti di lampu merah. Lampu kota memantul di kaca depan, membuat wajah Lukman tampak keras.

Nabila menelan ludah. Lalu, dengan suara yang dibuat setenang mungkin, ia berkata,

“Mas… aku lagi datang bulan.” Kata-kata itu meluncur cepat, nyaris tanpa jeda.

Lukman menoleh tajam. “Apa?!”

“Aku capek banget dari perjalanan. Dan aku lagi haid,” ulang Nabila, tetap menatap lurus ke depan. Tangannya gemetar sedikit, tapi ia menyembunyikannya dengan menggenggam tali tas lebih erat. Itu bohong.

Nabila tahu kebohongan itu terasa pahit di lidahnya. Tapi dia juga tahu, ini satu-satunya cara untuk melindungi dirinya malam ini. Untuk memberi jarak. Untuk bernapas.

Lukman mendengus, jelas tidak puas. “Alasan.”

“Bukan alasan,” jawab Nabila pelan. “Kamu mau aku jujur kan?”

Hening kembali turun. Lampu hijau menyala, mobil kembali melaju. Beberapa detik terasa seperti menit.

“Ya sudah,” kata Lukman akhirnya, nada suaranya tertahan. “Tapi jangan kira ini selesai.”

Nabila mengangguk kecil. Itu sudah cukup. Untuk sekarang.

Ia menoleh kembali ke jendela. Jakarta menyambutnya dengan lampu-lampu dan kemacetan, tapi di balik itu semua, ia merasa lebih sendirian dari sebelumnya. Kepulangannya yang disambut senyum palsu kini berujung pada ketegangan yang nyata.

Di dalam hatinya, satu keputusan menguat. Dia harus melindungi dirinya sendiri. Dengan cara apa pun. Bahkan jika itu berarti berbohong.

Dan di sudut pikirannya yang lain, yang berusaha ia kubur dalam-dalam, wajah Nathan kembali terlintas. Tatapan cemburu itu. Jarak yang tak terucap. Semua itu membuat hatinya semakin kacau.

Malam ini Nabila pulang ke rumah. Tapi rasa aman, sepertinya, tidak ikut bersamanya.

1
Cindy
lanjut
D_wiwied
hmm jd males mau komen, Nathan bego
Anonymous
Ga enak ceritanya kok malah ga smpek ujung bikin org penasaran aja
Frida Fairull Azmii
yah si lukman kere sekarang,udah aja jual info nya k si nathan alasannya biar gk bocor k publik langsung cair,klo sma si lukman mah d utang dlu🤭blm tau d bayar kapan
Tiara Bella
Nathan gk mw hati² ahhh buka penyamaran dirmh aja atau dimana gitu....trs gimana ini....bt snjata Lukman ini mah
Kostum Unik
Nah ketauan kan.. Ngeyel tiap hari pake ktmuan..
Yulia
Gmana sih nath ko GX hati hati JD ketahuan kaan🙄
Tiara Bella
jangan kasih cenah bt Lukman bt serang balik Nabila sm Nathan Thor ...
@ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ ⍣⃝🦉ꪻ꛰͜⃟ዛ༉
duh thor semoga sebelum ketahuan Nathan dan nabila sadar klo ada yang memata-matai
@ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ ⍣⃝🦉ꪻ꛰͜⃟ዛ༉
tapi ada loh orang seperti lukman walaupun salah tetep kekeh dirinya nggak pernah salah
@ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ ⍣⃝🦉ꪻ꛰͜⃟ዛ༉: oia bener thor sama Robby... kacamata mana mama🤣
total 2 replies
@ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ ⍣⃝🦉ꪻ꛰͜⃟ዛ༉
weh lukman kamu berikan apa sama nabila, pukulan tamparan caci maki atau rasa ketakutan yg traumatik🤬😡
@ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ ⍣⃝🦉ꪻ꛰͜⃟ዛ༉
duh jangan kasih celah deh buat lukman aq takut 😱😰😖
Kostum Unik
Hati-hati Nath jgn dtg terus ke Nabila
D_wiwied
waspada Nath jangan lengah, jangan sampai belum apa2 kalian sdh terbongkar.. ga asik banget kan udah dibela2 in sejauh ini cm gara2 kalian tdk bs menahan diri jd berantakan semua rencananya
W I 2 K
terkadang benar y..g pernah ada orang yg ngaku dia salah..mesti ngakunya bener aja
mery harwati
Sakit jiwa akut Lukman !! Obatnya cuma kematian 😜 🔥
Tiara Bella
msh ambisi aja tuh si Lukman.....gk sadar diri....
Cindy
lanjut
Rommy Wasini Khumaidi
masih belum sadar juga si Lukman,mungkin dengan mendatangkan penyakit yang mematikan baru dia sadar
Rommy Wasini Khumaidi
adakah kata yang hilang dalam paragraf ini thor?
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!