Di dunia kultivasi yang kejam, bakat adalah segalanya.
Bagi Xu Tian, seorang murid rendahan tanpa bakat, dunia hanya berisi penghinaan.
Ia dibully, diinjak, dan dipermalukan—bahkan oleh wanita yang ia cintai.
Hari ia diusir dari sekte tingkat menengah tempat ia mengabdi selama bertahun-tahun, ia menyadari satu hal:
Dunia tidak pernah membutuhkan pecundang.
Dengan hati hancur dan tekad membara, Xu Tian bersumpah akan membangun sekte terkuat, membuat semua sekte besar berlutut, dan menjadi pria terkuat di seluruh alam semesta.
Saat sumpah itu terucap—
DING! Sistem Membuat Sekte Terkuat telah aktif.
Dalam perjalanannya, ia bertemu seorang Immortal wanita yang jatuh ke dunia fana. Dari hubungan kultivasi yang terlarang hingga ikatan yang tak bisa diputus, Xu Tian melangkah di jalan kekuasaan, cinta, dan pengkhianatan.
Dari murid sampah…
menjadi pendiri sekte yang mengguncang langit dan bumi.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Demon Heart Sage, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 27 : Formasi Pertama
Xu Tian berdiri di titik pusat wilayah inti Sekte Langit Abadi.
Tanah di bawah kakinya keras dan tidak rata. Retakan lama masih terlihat jelas, hanya tertutup debu tipis. Angin berputar rendah, bergerak memotong jalur yang seharusnya lurus.
Panel sistem terbuka di depan pandangan Xu Tian.
[Formasi Tersedia: Formasi Perlindungan Dasar]
[Jangkauan: Terbatas]
[Fungsi: Reduksi tekanan luar, peringatan intrusi]
Xu Tian membaca setiap baris tanpa mengubah posisi. Tidak ada submenu. Tidak ada perluasan. Panel hanya menampilkan opsi paling dasar.
Xu Tian menutup panel.
Wilayah inti tampak kosong. Batu-batu kecil disusun membentuk lingkaran kasar. Jarak antar batu tidak konsisten. Beberapa batu tenggelam lebih dalam, sebagian lain hanya menempel di permukaan.
Murid pertama, Chen Yu, berlutut di sisi luar lingkaran. Chen Yu memegang pahat tumpul dan batu pipih. Setiap pukulan meninggalkan bekas tidak rata.
Xu Tian berkata, “Jarak batu terlalu renggang.”
Chen Yu menggeser satu batu ke arah dalam. Chen Yu memukul tanah dengan telapak tangan hingga batu itu berhenti bergoyang.
Xu Tian berjalan mengitari lingkaran. Xu Tian berhenti di beberapa titik dan menginjak tanah di sekeliling batu. Dua batu bergeser saat diinjak.
Xu Tian menunjuk ke bawah. “Perdalam.”
Chen Yu memanggil dua murid lain. Kedua murid membawa alat seadanya. Tanah kering memaksa mereka menggali perlahan.
Qi wilayah tidak membantu. Udara tetap berat. Tidak ada aliran yang mendorong gerakan.
Xu Tian mengamati perubahan di sekeliling. Aliran qi beriak tipis lalu menghilang. Tidak ada pengumpulan di titik pusat.
Xu Tian berkata, “Qi wilayah terlalu tipis.”
Chen Yu menoleh. “Tidak ada cara memperkuat sebelum aktivasi?”
Xu Tian menggeleng. “Belum.”
Xu Tian kembali ke pusat lingkaran. Xu Tian mengukur jarak dengan langkah kaki. Setiap langkah berhenti di titik yang sama.
Jika lingkaran terlalu besar, qi akan bocor. Jika lingkaran terlalu kecil, wilayah inti menyusut.
Xu Tian berhenti. Xu Tian menandai tanah dengan ujung sepatu.
“Pindahkan dua batu ke sini,” kata Xu Tian.
Chen Yu mengikuti arah penunjukan. Lingkaran berubah bentuk. Garis tidak lagi bulat sempurna.
Chen Yu bertanya, “Formasi tidak harus simetris?”
Xu Tian menjawab, “Simetri butuh energi yang cukup.”
Chen Yu mengangguk dan kembali bekerja.
Matahari bergerak turun. Cahaya senja menyentuh batu penanda dari sudut rendah. Bayangan batu saling bertindihan dan membentuk garis tidak beraturan.
Xu Tian memperhatikan bayangan itu. Dua bayangan bertemu di satu titik tanah yang lebih padat.
Xu Tian berkata, “Titik ini jadi penahan.”
Chen Yu mendekat. Tanah di titik itu lebih keras. Lapisan atasnya tidak mudah terkelupas.
Xu Tian berjongkok. Xu Tian menekan telapak tangan ke tanah. Tidak ada cahaya. Tidak ada resonansi jelas.
Tanah bergetar tipis. Getaran berhenti setelah dua tarikan napas.
Xu Tian menarik tangan. Telapak tangan tertutup debu kering.
Xu Tian berkata, “Masih bisa dipakai.”
Chen Yu mengangguk.
Salah satu murid membawa batu lebih besar dari gudang sementara. Batu itu retak di beberapa sisi. Permukaannya kasar.
Xu Tian memeriksa batu itu. Xu Tian mengetuk dengan buku jari. Bunyi tumpul terdengar.
Xu Tian berkata, “Gunakan ini sebagai jangkar.”
Murid itu ragu. “Batu ini rapuh.”
Xu Tian menjawab, “Tidak ada batu lain.”
Batu besar diletakkan di sisi barat lingkaran. Tanah di bawahnya diratakan perlahan.
Xu Tian memerintahkan, “Padatkan sekelilingnya.”
Empat murid bekerja bersama. Tanah dipukul dan ditekan. Keringat jatuh ke permukaan tanah.
Xu Tian mengawasi tanpa bergerak. Setiap pergeseran kecil dicatat.
Panel sistem muncul singkat.
[Evaluasi Wilayah: Tidak Stabil]
[Rekomendasi: Kurangi Jangkauan]
Xu Tian melangkah ke sisi timur. Xu Tian menggeser satu batu penanda ke dalam.
Lingkaran menyempit.
Udara di dalam lingkaran berubah. Tekanan meningkat. Langkah terasa lebih berat.
Chen Yu melangkah masuk. Chen Yu berhenti setelah dua langkah. Chen Yu mengangkat kaki dan menurunkannya kembali.
Chen Yu berkata, “Tekanannya berbeda.”
Xu Tian menjawab, “Itu tanda wilayah mulai terikat.”
Xu Tian menutup panel.
Xu Tian mengeluarkan kantong kecil dari lengan bajunya. Isi kantong hanya beberapa serpihan batu berwarna kusam.
Xu Tian menuangkan serpihan ke titik-titik tertentu. Serpihan tidak memancarkan cahaya. Serpihan langsung menyatu dengan tanah.
Chen Yu mengamati setiap penempatan. “Itu sisa bahan?”
Xu Tian menjawab, “Sisa lama.”
Jumlah serpihan terbatas. Dua titik dibiarkan kosong.
Xu Tian berdiri setelah serpihan terakhir diletakkan. Formasi terlihat tidak rapi. Tidak ada garis ukiran halus.
Xu Tian memandang keseluruhan susunan. Xu Tian menarik napas pendek.
Xu Tian berkata, “Formasi ini tidak bisa melukai siapa pun.”
Chen Yu menjawab, “Setidaknya memberi waktu.”
Xu Tian menatap Chen Yu. “Jika qi runtuh, tidak ada waktu.”
Chen Yu menunduk. Genggaman Chen Yu pada pahat mengencang.
Angin berputar lebih kencang. Debu terangkat lalu jatuh kembali ke dalam lingkaran.
Xu Tian melangkah ke pusat. Xu Tian berdiri diam.
Panel sistem terbuka kembali.
[Konfirmasi Aktivasi: Formasi Perlindungan Dasar]
[Peringatan: Risiko Kegagalan Tinggi]
[Kondisi Wilayah: Minimal]
Xu Tian tidak langsung menekan konfirmasi.
Xu Tian memandang murid-murid di sekeliling. Jumlah mereka sedikit. Jarak antar posisi lebar.
Jika formasi gagal, wilayah inti runtuh. Qi yang tersisa akan tercerai.
Xu Tian berkata, “Jika formasi runtuh, mundur ke luar batas.”
Chen Yu menatap Xu Tian. “Guru ikut mundur?”
Xu Tian menjawab, “Tidak.”
Chen Yu menunduk dan mundur satu langkah.
Xu Tian mengangkat tangan. Xu Tian menekan konfirmasi.
Tanah bergetar ringan. Batu penanda mengeluarkan bunyi gesekan halus.
Tidak ada cahaya menyilaukan. Garis tipis muncul di antara batu.
Qi wilayah mulai ditarik masuk. Udara mengering.
Xu Tian merasakan tekanan di dada. Tekanan itu stabil.
Panel sistem muncul.
[Formasi Perlindungan Dasar: Persiapan Aktivasi]
[Konsumsi Energi: Dimulai]
Xu Tian tetap berdiri.
Lingkaran formasi mulai menyatu. Tanah di dalam mengeras.
Di luar lingkaran, qi menipis.
Chen Yu melangkah mundur setengah langkah. Perbedaan terasa jelas.
Chen Yu berkata pelan, “Wilayah luar kosong.”
Xu Tian menjawab, “Itu harga awal.”
Formasi belum aktif penuh.
Qi masih ditarik.
Wilayah sekte mulai membayar.
...
Qi terus ditarik ke pusat formasi.
Garis tipis di antara batu penanda bertambah jelas. Warna garis tetap pucat, tidak memantulkan cahaya senja. Tanah di dalam lingkaran mengeras seperti dipadatkan dari dalam.
Xu Tian berdiri di pusat tanpa bergerak. Telapak kaki Xu Tian merasakan getaran halus yang berulang. Getaran itu datang dari bawah, bukan dari udara.
Panel sistem muncul kembali.
[Formasi Perlindungan Dasar: Aktivasi Dimulai]
[Konsumsi Energi Sekte: Tinggi]
Udara di dalam lingkaran menjadi kering. Nafas terasa lebih pendek. Setiap tarikan napas terasa tertahan di dada.
Chen Yu berdiri di luar batas lingkaran. Chen Yu menatap perbedaan jelas antara dalam dan luar wilayah. Debu di luar lebih mudah terangkat oleh angin.
Salah satu murid lain melangkah mundur dua langkah. Murid itu mengusap lengan. Kulitnya terasa dingin meski matahari belum sepenuhnya tenggelam.
Xu Tian mengangkat tangan setinggi dada. Xu Tian menekan telapak tangan ke udara kosong. Tidak ada cahaya. Tidak ada suara ledakan.
Namun qi wilayah berubah arah.
Aliran qi yang sebelumnya menyebar kini tertarik ke lingkaran. Pergerakan itu lambat dan tidak stabil. Beberapa aliran terputus di tengah jalan.
Tanah di sisi barat lingkaran bergetar lebih kuat. Batu jangkar besar mengeluarkan bunyi retakan halus.
Xu Tian menoleh ke arah batu itu. Xu Tian menggeser posisi satu langkah ke barat.
Xu Tian berkata, “Perkuat sisi itu.”
Chen Yu segera bergerak. Chen Yu dan satu murid lain menekan tanah di sekitar batu jangkar dengan alat seadanya.
Retakan berhenti melebar. Namun permukaan batu tampak semakin kusam.
Qi terus ditarik.
Udara di luar lingkaran berubah. Tekanan menurun drastis. Angin bergerak lebih bebas dan tidak terikat pola apa pun.
Salah satu murid di luar lingkaran mengangkat kepala. Murid itu menoleh ke arah hutan di kejauhan.
Murid itu berkata, “Wilayah luar terasa kosong.”
Xu Tian tidak menoleh. Xu Tian tetap menatap pusat formasi.
Panel sistem berkedip singkat.
[Stabilitas Formasi: Rendah]
[Prioritas: Pertahankan Jangkauan]
Xu Tian menggerakkan kaki. Xu Tian menginjak satu titik tanah di dekat pusat.
Garis formasi di sisi timur meredup. Garis di sisi barat menjadi sedikit lebih jelas.
Lingkaran formasi berubah bentuk lagi. Jangkauan menyempit setengah langkah.
Dampaknya langsung terasa.
Tekanan di dalam lingkaran meningkat. Tanah mengeluarkan bunyi halus seperti ditekan dari bawah.
Xu Tian mengatur napas. Bahu Xu Tian tidak bergerak banyak.
Chen Yu memperhatikan perubahan itu. Chen Yu menyesuaikan posisi kaki agar tetap seimbang.
Xu Tian berkata, “Jangan masuk lagi.”
Chen Yu berhenti di batas lingkaran.
Qi wilayah di luar lingkaran terus menipis. Rumput kering di pinggir wilayah inti tampak semakin pucat.
Salah satu batu kecil di luar lingkaran retak dan runtuh menjadi pecahan halus.
Xu Tian melihat itu dari sudut mata.
Panel sistem muncul.
[Formasi Perlindungan Dasar: Aktif]
[Konsumsi Energi Sekte: Tinggi]
Garis tipis di antara batu penanda berhenti bertambah terang. Cahaya tetap lemah, namun tidak menghilang.
Tanah di dalam lingkaran menjadi stabil. Getaran berkurang hingga hampir tidak terasa.
Xu Tian menurunkan tangan.
Xu Tian mengamati wilayah inti. Perubahan jelas terlihat. Udara di dalam lingkaran terasa berat dan terikat. Udara di luar terasa kosong dan longgar.
Xu Tian berkata, “Formasi ini menarik energi wilayah inti.”
Chen Yu menjawab, “Wilayah luar membayar.”
Xu Tian mengangguk pelan.
Xu Tian melangkah keluar dari pusat lingkaran. Xu Tian berdiri di sisi dalam batas formasi.
Setiap langkah terasa lebih berat dibanding sebelumnya. Namun pijakan menjadi lebih stabil.
Xu Tian menekan telapak tangan ke salah satu batu penanda. Batu itu dingin dan kering.
Batu tidak merespons lebih jauh.
Xu Tian berkata, “Formasi ini tidak bisa dipertahankan lama.”
Chen Yu menatap batu-batu penanda. “Berapa lama?”
Xu Tian menjawab, “Sampai energi habis.”
Chen Yu tidak bertanya lagi.
Angin senja bertiup dari luar wilayah inti. Angin itu berhenti di batas formasi. Debu jatuh sebelum melewati garis.
Perbedaan itu jelas terlihat.
Xu Tian menoleh ke arah luar wilayah sekte. Pandangan Xu Tian tertuju pada perbukitan jauh.
Qi di kejauhan beriak tipis. Riak itu tidak berasal dari formasi.
Xu Tian menyipitkan mata.
Panel sistem tidak muncul.
Tanah di luar wilayah inti bergetar ringan. Getaran itu berbeda dengan getaran aktivasi formasi.
Chen Yu juga merasakannya. Chen Yu menginjak tanah dan menahan posisi.
Chen Yu berkata, “Getaran dari luar.”
Xu Tian mengangguk.
Xu Tian berkata, “Formasi ini memberi tanda.”
Chen Yu menelan ludah. Chen Yu menoleh ke arah sumber getaran.
Getaran berhenti setelah beberapa tarikan napas. Namun qi di kejauhan tidak kembali tenang.
Xu Tian menarik napas dalam. Xu Tian melepaskan perlahan.
Xu Tian berkata, “Formasi ini bukan pelindung mutlak.”
Chen Yu menjawab, “Tapi tanpa ini, sekte telanjang.”
Xu Tian tidak membantah.
Matahari hampir tenggelam. Cahaya senja menyentuh garis formasi yang redup. Cahaya itu tidak memantul.
Xu Tian berdiri di batas lingkaran. Xu Tian menatap tanah sekte yang masih kosong dan kasar.
Wilayah inti kini terikat. Wilayah luar melemah.
Xu Tian menyadari setiap tarikan energi akan meninggalkan bekas.
Xu Tian berkata, “Mulai sekarang, setiap perubahan akan terlihat dari luar.”
Chen Yu menunduk. Chen Yu mengepalkan tangan.
Angin kembali berputar di kejauhan. Polanya tidak alami.
Xu Tian tetap berdiri.
Formasi pertama telah aktif.
Dan dunia di luar telah merespons.