Indira, gadis muda keturunan Tionghoa dan Indonesia. dia sudah dari kecil ikut dengan sang ibu, karena ayahnya sudah meninggal
Indira, melanjutkan perusahaan otomotif milik sang Ayah, tapi saat dia akan kembali ke Indonesia. dia mengalami kecelakaan pesawat...
Penasaran dengan cerita nya Yuk ikuti terus Cerita ini. akan banyak menguras tenaga dan emosi, siapkan kata-kata yang indah saat Indira Gandhi masuk ketubuh perempuan muda yang ditinggal oleh orang tua nya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Intanpsarmy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Four
Xiao Lin pun mencoba keluar dengan cara yang pernah dia baca di novel, dan benar saja dia berada di ranjang, dia melihat keadaan luar sudah mulai terang
"Seperti nya aku akan masak untuk kedua adik ku, untuk aku membawa semua ini... nah ini untuk Nam'er, ini untuk Xie'er... oke nanti mereka setelah mandi akan memakai pakaian ini" ucap Xiao Lin sambil berjalan kearah dapur. dia sudah menyiapkan baju sepatu dan jepit rambut
Xiao Lin pun mulai mencuci beras dan mengiris bawang merah bawang putih, sedikit cabai merah
Xiao Lin juga mengeluarkan sosis besar dan naget, dia akan menggoreng sosis dan naget. dia akan membuat nasi goreng lezat
Karena tadi Xiao Lin mengambil kecap garam penyedap gula pokonya semua bumbu dapur dia ambil untuk stok masak dia
"Baiklah kita buat nasi goreng bakso... enak kayanya ini" ucap Xiao Lin. sambil menumis bumbu terus telur, dan tak lama dia masukkan nasi nya
Nasi goreng itu membuat kedua adiknya pun terbangun karena mencium aroma yang lezat, Xiao Nam membantu adik bungsu nya turun dari ranjang kayu
"Gege... jie jie bitin matanan apa? halum nya membuat Xie'er lapal" ucap Xiao Xie
"Gege juga tidak tahu.... ayo kita kedapur, kita juga bangun nya kesiangan" jawab Xiao Nam. Mereka berdua pun langsung ke dapur dan mendekati Xiao Lin yang sedang menggoreng nagget dan sosis
"Jie jie" ucap kedua adiknya saat melihat Xiao Lin bergoyang seperti bebek. Xiao Lin yang terkejut langsung memutar tubuhnya
"Ih.. kalian bikin jie jie terkejut, bagaimana kalau jantung jie jie loncat? mau di ganti pake apa coba" ucap Xiao Lin sambil memegang dadanya
Xiao Xie dan Xiao Nam terkekeh mendengar ucapan sang jie jie. mereka meminta maaf kepada kakak perempuan nya itu
"Oya kalian mandi dulu sana... kebetulan jie jie sudah menyiapkan pakaian di atas tempat tidur, jangan lupa kalian juga pakai sepatu" ucap Xiao Lin
"Sepatu?" tanya kedua. Xiao Lin pun mengangkat celananya dan melihatkan sepatu Sneakers yang dia ambil untuk nya dan kedua adiknya juga
"Itu cepatu? Xie'er juga memilitinya?" tanya Xiao Xie
"Tentu... jie jie, Gege Nam, juga Xie'er akan memakai pakaian yang sama seperti ini, ayo cepat keburu siang kita harus ke dalam hutan" ucap Xiao Lin sambil menunjuk pakaian olahraga dari jaman modern. karena jaman dulu pakaian wanita sangat ribet, jadi Xiao Lin mengambil pakaian modern saja. agar nanti berburu tak ribet
Kedua nya pun mengangguk, awalnya Xiao Nam ingin bertanya dari mana jie jie nya itu mendapatkan pakaian bagus dan alas kaki. tapi karena sudah berjanji akan selalu percaya pada jie jie nya ya sudah dia tahan tak bertanya lagi
Xiao Lin Dan Xiao Xie memakai pakaian yang sama dan sepatu yang sama juga jangan lupa mereka juga pakai topi agar menghindari dari sinar matahari
"Xie cantit tan jie jie?" tanya Xiao Xie
"Tentu... adiknya siapa dulu" jawab Xiao Lin. membuat mereka bertiga tertawa, mereka pun sarapan dengan canda tawa. tidak lupa Xiao Lin juga menyiapkan bekal untuk makan siang di hutan
Xiao Lin memasukkan kotak bekal kedalam ransel dia juga memberikan ransel kecil untuk kedua adiknya, Xiao Lin juga tidak lupa mengeluarkan senjata api. karena takut ada hewan yang menyerang mereka dari dekat
"Ayo... kita pergi, kalian sudah siap?" Xiao Lin
"Tentu..." jawab kedua adiknya. Mereka bertiga pun langsung keluar dari gubuk dan melangkah ke arah hutan
Semakin dalam hutan nya semakin gelap apa lagi banyak pohon besar-besar disana, Xiao Lin memegang tangan kedua adiknya, dia juga memperhatikan sekitar
"Kayanya tempat ini cocok untuk latihan bela diri? baiklah besok kami akan latihan disini, hari ini semoga kami mendapatkan buruan agar Xiao Nam, tidak curiga saat aku membeli budak nantinya" gumam hati Xiao Lin
Xiao Lin kedua adiknya juga memetik tanaman obat atau pun sayur liar, tidak lupa mereka juga menandai pohon agar tidak tersesat saat pulang
SREK
SREK
Xiao Lin Dan kedua adiknya saling tatap. Mereka pun langsung mengambil pisau yang tadi untuk menggali tanah
Xiao Lin Dan kedua adiknya mendekati semak-semak yang tadi gerak-gerak, saat mereka mengintip. Mereka melihat binatang kecil yang sedang memakan buah mangga
Binatang itu pun menoleh kearah mereka bertiga, Xiao Lin Dan adiknya melihat gemas, apa lagi binatang itu mengedip-ngedipkan mata indah nya itu
"Eh kok ada opet disini?" tanya Xiao Lin. kedua adiknya menatap dirinya dengan mengerutkan kening mereka
"Opet itu apa?" tanya Xiao Nam. Xiao Lin meringis mendapat pertanyaan sang adik
"Sudah kita tinggalkan dia.... kita tidak boleh memburu dia, dia tak bisa kita makan atau kita jual" ucap Xiao Lin sambil membawa kedua adiknya pergi. binatang yang ditinggal begitu sana menatap cengong
Kalau binatang itu bisa berbicara pasti dia akan bertanya "Hei manusia kau tak menangkap ku?" seperti itu pikiran binatang itu. dia pun langsung turun dan mengikuti Xiao Lin dan adiknya
Xiao Lin yang sadar bila hewan lucu itu mengikuti nya tersenyum dan hati. itu lah niat dia agar hewan itu mau mengikuti dia tanpa terpaksa, licik itu lah Xiao Lin
"Hei hewan manis kenapa kau mengikuti kami?" tanya Xiao Lin sambil berjongkok dan memberikan kacang almond yang dia ambil dari ruang Qi
Hewan itu pun mulai mendekati Xiao Lin dan mengambil kacang almond yang berada di tangan Xiao Lin, kena kau itu yang di ucap Xiao Lin dalam hati. dia juga memberikan Ramuan hewan untuk mengurut padanya
Xiao Xie mendekati hewan itu juga dia ingin membawa hewan itu agar dia ada temannya, Xiao Lin pun bertanya pada hewan itu, bila dia setuju untuk ikut, dia bisa mengikuti mereka. dan benar saja hewan itu mengikuti mereka bertiga
Mereka melanjutkan perjalanan mereka, saat mereka melihat ke arah timur mereka melihat pertarungan Serigala dan babi hutan
Xiao Lin menaikkan Xiao Nam dan Xiao Xie ke atas pohon, agar saat dia memburu kedua hewan itu, kedua adiknya baik-baik saja
"Kalian diam disini, ingat jangan bersuara sedikit pun mengerti" bisik Xiao Lin. kedua nya pun mengangguk. hewan lucu itu juga duduk di pangkuan Xiao Xie. yang duduk di atas dahan, Xiao Lin pun melompat dengan diam. kedua hewan itu sama-sama terluka. Xiao Lin mengeluarkan jarum bius untuk serigala kalau untuk babi hutan Xiao Lin akan memanah nya
SLEB
SLEB
Serigala terjatuh tak sadarkan diri. kalau untuk babi hutan dia mati karena anak panah Xiao Lin menembus lehernya
YES
"Jie jie hebat tan Momo... itu nanti xie'el juga mau belajal" ucap Xiao Xie sambil mengelus hewan lucu di pangkuan nya. Xiao Nam yang mendengar ucapan sang adik pun menoleh
"Momo?
TBC