NovelToon NovelToon
OBSESI DENDAM Billie

OBSESI DENDAM Billie

Status: sedang berlangsung
Genre:Mata-mata/Agen / Teen Angst / Fantasi Wanita / Balas Dendam
Popularitas:11.2k
Nilai: 5
Nama Author: Ratna Jumillah

"JANGAN GERAK!"

"Siapa!?"

"SHH!! Diam atau kita mati konyol!"

Pertemuan tidak sengaja Noah Christian dengan Billie Ashton di saat hidup kedua nya berada di ujung tanduk ternyata membuat Noah penasaran dan mencari identitas gadis yang membekap mulut nya di malam gelap itu.

Wajah nya tidak begitu terlihat, hanya suara parau dan tangan gemetar serta bau wangi yang membuat Noah tidak bisa melupakan nya. Dia terus mencari, keberadaan gadis yang sembrono dan misterius itu

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ratna Jumillah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

EPS. 7. Long time no see!

Billie mengguyur anggur ke tubuh pria itu dan kemudian pria tu bangun, tapi sudah dalam keadaan terikat sambil duduk di kursi.

"Siapa kamu! Kenapa menangkap saya!?" Ucap nya pada Billie, Billie tersenyum dingin.

"Siapa aku, nanti juga anda tau." Ucap Billie, dia tidak sama sekali menyembunyikan wajah nya.

"Oh ya, anggur nya enak. Nggak salah anda pilih, emang anggur mahal." Ucap Billie.

"Bilang! Kamu mau apa!" Teriak nya, tapi Billie membuat gerakan jari telunjuk nya di depan mulut.

"Haiyaa, anda sangat berisik." Ucap Billie.

Billie bangun lalu berjalan menuju ke meja di mana di sana ada segelas anggur yang sudah dia siapkan. Ia mengambil nya lalu kembali berjalan menghampiri pria tadi dan tersenyum.

"Aku sisakan sedikit sebelum buat guyur anda tadi, seenggak nya anda harus cicipi anggur anda sendiri kan." Ucap nya, Billie lalu berdiri di sebelah pria itu.

"Kamu mau ngapain!? Jangan macam - macam atau saya teriak dan mereka akan tangkap kamu!" Ancam nya.

"Bantu anda mencicipi anggur." Ucap Billie. dia menjambak kepala pria itu kuat - kuat lali mencekok kan anggur yang di gelas tadi kedalam mulut pria itu.

Tertelan meski pria itu sampai tersedak - sedak, Billie lalu terkekeh dan meletakkan gelas itu kembali di meja. Setelah satu menit, dia jongkok di depan pria itu dan berkata..

"Coba tebak.. mukaku ini, mirip siapa?" Tanya Billie.

Pria itu tiba - tiba seperti syok berat, tubuh nya tiba - tiba gemetar melihat Billie yang jongkok di depan nya.

"Ingat?" Tanya Billie, wajah pria itu seperti orang yang berpikir keras sambil ketakutan.

"Oke, aku bantu ingat - ingat. Perempuan yang sudah anda buat gila, yang setiap hari anda siksa di rumah keluarga Varlian." Ucap Billie.

"K- kamu, N-nami." Ucap nya pias.

"Anak nya." Tegas Billie, pria itu pias..

"Long time no see, om Arga." Ucap Billie.

"Nggak mungkin! Aku sudah bunuh kamu sama ibumu, kamu pasti bukan anak itu!" Ucap pria yang Billie panggil om Arga itu.

"Buktinya aku di depanmu." Ucap Billie tersenyum, entah kenapa senyum nya seperti psikopat, Billie tersenyum dengan mata merah menahan tangis.

"Aku datang buat balas  semua yang kalian lakukan sama mamaku, kalian buat mama ku gila, bukan? Aku juga akan buat kalian gila. Kamu tau om, mamaku sekarang berdiri dengan penuh luka di belakangmu, dia sudah menunggu untuk mencekikmu sampe mati." Ucap Billie, Arga pias.

Pandangan Arga kini sedikit berbayang dan dia seperti melihat perempuan yang berlumuran darah berdiri di depan nya. Sebenar nya itu adalah Billie tapi di mata Arga itu bukan Billie, tapi ibunya Billie.

"Nggak mungkin. NGGAK MUNGKIN!!" Teriak Arga, Billie terkekeh.

"Akan aku balikin satu persatu rasa sakit yang pernah kalian berikan sama mamaku, sedikit.. demi sedikit." Ucap Billie..

Billie lalu mengeluarkan belati hitam nya dan jongkok di depan Arga, tanpa aba - aba lagi dengan tatapan dingin Billie menusuk kan belati itu ke paha Arga sampai Arga berteriak kesakitan. Billie lalu terkekeh melihat pria di depan nya itu kesakitan. Dan Billie bukan hanya menusuk nya satu kali, melainkan berkali - kali di kedua  tempurung lutut Arga tanpa ampun.

"AAAAAAARRRGGHH!!"

"AAAARRGGHH!"

Darah bermuncratan tapi Billie sangat menikmatinya, Arga juga terus berteriak kesakitan sambil menangis, dia tidak bisa memberontak sedikitpun. Dan setelah kedua lutut kaki Arga hancur, Billie berdiri dengan terengah - engah.. lebih dari 20 tusukan dan itu sudah menghancurkan kedua tempurung lutut Arga.

"Sakit, ya?" Ucap Billie dengan enteng nya.

"Oh ya, biar aku kasih tau siapa yang suruh aku kesini. Om Arga, Zico yang suruh aku kesini." Ucap Billie, Arga menatap Billie dengan takut sambil terkejut.

"Nggak mungkin!" Ucap Arga.

Billie lalu menunjukan hp yang keluarga Varlian berikan padanya sebagai hp khusus pekerjaan nya dan menunjukan chat Zico pada Arga yang isi nya adalah detail informasi Arga. Arga sangat terkejut melihat nya, itu memang nomor Zico, Arga pun menatap Billie.

"Percaya?" Ucap Billie.

"Tenang, perjalanan masih panjang." Ucap Billie, dia lalu memasukan tangan nya kedalam mulut Arga secara paksa dan tanpa berkedip Billie menarik lidah Arga dan memotong nya.

"AAAAAAAAAAA!!!!"

Arga hanya bisa berteriak tanpa bisa mengatakan apapun lagi, lidah nya di tangan Billie. Billie tersenyum lalu dia memasukan lidah itu ke sebuah plastik ziplock kecil dari saku nya, lalu menyimpan kembali di saku nya.

"Buat laporan sama pak Zico, hehehe.." Ucap Billie pada Arga yang sedang menangis kesakitan.

Setelah menyelesaikan tugas nya, Billie membuka ikatan di tubuh Arga, dan dia tersungkur di lantai dengan kedua kaki yang lutut nya sudah hancur nyaris putus dan lidah yang hilang.. Billie bahkan tak tanggung - taggung mengambil hp Arga dan malah menghubungi asisten Arga di luar.

Billie tidak bicara apapun dan hanya membiarkan panggilan itu tersambung, lalu dia sendiri melangkah pergi dari sana dengan membawa lidah Arga di tangan nya.

'Baru satu.' Batin Billie.

Dengan sangat lincah Billie kabur dari rumah itu, dia lompat pagar tembok tinggi juga bukan masalah baginya. Billie lalu berjalan dengan tenang menuju ke motor nya yang di parkir di luar dan pergi tanpa rintangan apapun. Billie langsung pergi ke rumah utama keluarga Varlian, Billie sampai di sana sekitar jam 12 malam karena dia sudah janji pada Zico akan membawakan hasil pada nya malam itu juga.

Dan ternyata, secara kebetulan di sana ada Ziva yang baru pulang main di club. Ziva berjalan cepat ke arah Billie lalu menampar Billie kuat - kuat.

"Kamu berani minta pindah tim, hah!?" Ucap nya pada Billie.

"Non, pak Zico yang memindah dia, bukan dia yang minta pindah." Ucap pak Irwan, Billie hanya diam dengan tatapan tenang.

"Pak Irwan, saya datang anter pesanan pak Zico. Tolong kasihkan ke pak Zico, saya pamit." Ucap Billie, Billie memberikan sebuah kotak berwarna merah pada pak Irwan, tapi di ambil Ziva.

"Pergi sana!" Bentak Ziva, Billie tetap mengangguk sopan tanpa sedikitpun marah.

Ziva berjalan masuk kedalam dengan marah, dan kebetulan Zico keluar menggunakan piyama hitam nya sambil membawa segelas anggur di tangan nya.

"Kak, ini dari Billie." Ucap Ziva, lali melemparkan kotak mereh itu ke meja makan.

"Billie?? Dia di sini?" Tanya Zico terkejut.

"Sudah pulang." Ucap Ziva, sambil menuangkan air putih di gelas.

"Kakak pindah dia jadi orang kakak dia jadi nggak sopan sama aku. Terus kakak kapan cari gantinya dia, aku nggak bisa mabok sembarangan." Ucap Ziva.

Zico menghampiri kotak merah itu dan mengambil nya, Zico membuka kotak merah itu dan di rebut isi nya oleh Ziva yang penasaran, tapi kemudian..

"AAAAAAA!" Ziva melemparkan benda yang di pegang nya tadi.

"IHH! Apaan itu kok darah!" Teriak Ziva.

Zico mengambil kantong plasti yang Ziva lemparkan tadi dan memperhatikan nya dengan seksama, barulah dia tau itu adalah lidah, lidah manusia. Zico kemudian teringat pesan nya pada Billie bahwa buat target nya tidak bisa bicara, tapi Zico tidak menyangka Billie memotong lidah Arga.

'Memang pisau yang tajam..' Batin Zico, dia tersenyum dingin.

"KAK! Gila ya dia ngasih kakak gituan!" Ucap Ziva dia sangat terkejut.

"Kakak yang suruh." Ucap Zico.

"Apaan itu?" Tanya Ziva.

"Lidah, lidah anjing yang sering berisik." Ucap Zico lalu dia pergi kembali ke atas meninggalkan lidah itu di meja makan.

...BERSAMBUNG!...

1
🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦🅕🅗🅐🅝ˢ⍣⃟ₛ§𝆺𝅥⃝©🦐
cepet susul Billie noah.. bantu dia/Determined//Determined//Determined/
🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦🅕🅗🅐🅝ˢ⍣⃟ₛ§𝆺𝅥⃝©🦐
hahaahha kmu kurang peka sihh🤣🤣🤣
🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦🅕🅗🅐🅝ˢ⍣⃟ₛ§𝆺𝅥⃝©🦐
mungkin dia diancem bakal Billie yg di siksa
≛⃝⃕|ℙ$°Siti Hindun§𝆺𝅥⃝©☆⃝𝗧ꋬꋊ
Semangat Billie... Kita senasib, perihal cinta pertama anak perempuan😄
≛⃝⃕|ℙ$°Siti Hindun§𝆺𝅥⃝©☆⃝𝗧ꋬꋊ
Jangan pernah mendebat orang yg lg bucin, percuma🤣🤣🤣
𝚂𝙴𝙽𝙹𝙰
selama ga berkhianat kalian aman 😶
𝚂𝙴𝙽𝙹𝙰
justru bumerang , bilson malah kurang ajar 😤
𝚂𝙴𝙽𝙹𝙰
tuh mamamu anak tunggal 😶
🍃≛⃝⃕|ℙ$ ÑÙŔĹÌÀÑÀ §𝆺𝅥⃝©🏡⃟ªʸ
Kirain noah salah minum apaaa gituu 🤣 taun bucin akut
neni nuraeni
hahhaaaa Noah... Noah...
☠ SULLY
duit 5 miliarr
kaya 5 rebu beli kerupuk
ampunn kelakuan horang kayahh
😅
ׅ꯱ɑׁׅƙׁׅυׁׅꭈׁׅɑׁׅ
hahahaha... sakit jantung noah, boleh aq salah satu ahli waris g 😂🤣 dasar bucin it mah lagi jatuh love🤣
Nureliya Yajid
lanjut thor
🍃≛⃝⃕|ℙ$ ÑÙŔĹÌÀÑÀ §𝆺𝅥⃝©🏡⃟ªʸ
🤣 Hhmmm aya2 wae /Facepalm/
🍃≛⃝⃕|ℙ$ ÑÙŔĹÌÀÑÀ §𝆺𝅥⃝©🏡⃟ªʸ
Nah iya tuh perkaos aja rame2 tu si om na 😂
neni nuraeni
wiiih seruuu
🍃≛⃝⃕|ℙ$ ÑÙŔĹÌÀÑÀ §𝆺𝅥⃝©🏡⃟ªʸ
Nunggu apa coba bill langsung aja tu si tua di bantai
𝚂𝙴𝙽𝙹𝙰
laaah nih orang sapa yak songong amat 🤮
𝚂𝙴𝙽𝙹𝙰
mimpimu ga enak banget bil 🤔
Nureliya Yajid
semangat thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!