NovelToon NovelToon
Aku Putramu Ibu

Aku Putramu Ibu

Status: tamat
Genre:Anak Genius / Tamat
Popularitas:450.4k
Nilai: 4.7
Nama Author: Airina Nu

Novel ini menceritakan kisah seorang remaja tanggung bernama Ali yang sangat merindukan kasih sayang dari ibunya yang sama sekali tidak mengenali nya.

Bagaimana kah perjuangan nya apakah dirinya bisa mendapatkan kasih sayang yang di inginkannya ataukah sebaliknya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Airina Nu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 29

Nabila duduk di lantai dekat jendela, tubuhnya mendadak menjadi sedikit lemas saat mengetahui kalau pacar kakaknya adalah laki-laki yang ada di dalam flashdisk yang baru saja di lihat nya di dalam laptop nya.

"Kenapa ini bisa terjadi? Bukannya laki-laki itu tinggal di Manado ya? Tapi mengapa sekarang dia berada di Jakarta?Dan gilanya tuh laki-laki adalah kekasihnya Mba Diza." Ucap nya frustasi sambil mengetuk-ngetuk kepalanya dengan tangannya.

"Berpikir Bila, sekarang apa yang harus aku lakukan? tanya nya sambil pandangan nya menuju kearah meja belajar nya.

" Sepertinya aku harus menyembunyikan flashdisk itu ke tempat yang aman karena di dalam flashdisk itu terlihat beberapa data penting dan sebuah bukti tindak kejahatan laki-laki itu.Tapi di mana aku bisa menyimpan nya? Kalau di rumah ini sudah pasti laki-laki itu akan lebih leluasa untuk mencarinya karena Maba Diza.Aku harus bertidak cepat agar flashdisk itu tidak jatuh ke tangan orang yang jahat."katanya dalam hati hingga tiba-tiba dia pun akhirnya tersenyum karena sudah mendapatkan tempat untuk menyimpan flashdisk itu.

"Sepertinya itu ide bagus Bila".ucapnya dalam hati.

Di saat dirinya sedang sibuk dengan pikiran nya tiba-tiba terdengar suara pintu di ketuk dari luar dan itu membuat nya tersadar dari lamunan nya.

Tok... tok.... tok

" Non Bila".

panggil seseorang tapi setelah beberapa kali dirinya memanggil ,pintu itu sama sekali tidak terbuka.

Akhirnya setelah menunggu beberapa saat dan tidak ada tanda-tanda pintu di buka akhirnya wanita paruh baya itupun pergi dari sana.

Diza menoleh ke arah wanita paruh baya yang sedang berjalan menuju ke pantry.Dia pun memanggilnya

"Bi".panggilnya dan wanita paruh baya itupun berjalan ke arah majikannya yang kini sedang makan malam bersama dengan kekasihnya.

" Saya Non"

"Mana Bila? tanyanya sambil melihat keberadaan sang adik.

" Maaf Non Diza,sepertinya Nona Bila sudah tidur karena sedari tadi saya mengetuk pintu kamar nya tidak di bukanya bahkan Nona Bila tidak menjawab panggilan saya ".katanya jujur.

Diza menarik napas dalam-dalam lalu menghembuskan pelan.Terlihat wanita itu sedih karena adiknya tidak bisa berkenalan dengan kekasihnya.

" Ya sudah tidak apa-apa Bi, lanjutkan pekerjaan Bibi".

Wanita paruh baya itupun menganggukkan kepalanya sambil berjalan menuju ke arah pantry.

Diza melihat kearah kekasihnya.

"Maaf ya Mas, Diza belu bisa mempertemukan kalian berdua".katanya dengan wajah sedihnya.

Laki-laki itu pun tersenyum sambil menggenggam tangan wanita nya.

" Tidak apa-apa sayang lain kali aku bisa bertemu dengan adikmu jadi masih banyak waktu sebelum kita menikah nanti."

Wanita nya pun tersenyum, sungguh perkataan dari laki-laki yang menjadi kekasihnya itu membuat nya begitu bahagia.

"Makasih Mas sudah begitu pengertian".

"Iya sayang sama-sama.Labih baik kita lanjutkan makannya lagi".

" Baiklah ".jawabnya dan mereka berdua pun akhirnya kembali melanjutkan makan malam mereka yang sempat tertunda tadi.

Di saat pasangan itu tengah asyik dengan makan malamnya seseorang kini sedang duduk di kursi dekat balkon apartemen mewah nya.Dia duduk santai sambil menikmati teh hangat dan juga beberapa cookies.

Otaknya kini sedang berpikir untuk meminta imbalan kepada gadis cupu itu.Diri nya kini sedang berpikir dan terus saja berpikir hingga akhirnya bibir nya menyunggingkan senyum nya.

"Akhirnya aku menemukan ide dan ide ini adalah ide yang sangat brilian.Dengan ide ini aku bisa memberikan hukuman yang akan mengikatnya seumur hidup dengan ku".ucapnya sambil tersenyum smirk.

Lama sekali dirinya berada di balkon nya hingga dirinya tidak menyadari kalau bel apartemen nya itu berbunyi.

"Ya ampun kemana sih nih anak kok nggak di buka-buka pintunya".gerutu seseorang yang kini sedang menekan bel beberapa kali tapi tak respon dari penghuni apartemen mewah.

" Mungkin belum pulang My".ucap seseorang memberikan pengertian.

"Sudah Pi, sebelum ke sini Mommy sudah menghubungi nya dan dia bilang ada di apartemen".

" Coba Papi telpon dulu ".katanya sambil mengeluarkan ponselnya dan mencari nomor putranya dan menelponnya.

Di dalam apartemen.

Rengga masih terus saja tersenyum saat dirinya sudah berhasil menemukan sebuah ide setelah hampir beberapa jam berpikir.

Tapi mendadak kesenangannya pun terganggu saat mendengar suara ponsel nya yang berada di atas meja berbunyi. Dia melihat id pemanggilnya

"Papi".ucapnya sambil mengangkat panggilan nya.

" Assalamualaikum Pi".

"Waalaikumsalam Ga, kamu di apartemen? tanya seseorang di seberang.

" Ada Pi".

"Buka pintu kami di depan".perintahnya langsung menutup telponnya dan membuat pemuda itu langsung berlari namun tiba-tiba saja kakinya tersandung kaki meja hingga

Bruk

" Aduh kakiku".katanya sambil meringis menahan sakit. Setelah beberapa saat dia pun berjalan ke arah pintu dengan kaki yang sedikit pincang.

Ceklek

Pintu pun terbuka, terlihat dua orang paruh baya kini sedang berdiri sambil menatapnya horor.

"Lama banget sih bukanya? tanya wanita paruh baya itu langsung masuk kedalam apartemen di ikuti oleh suaminya di belakangnya.

"Maaf My Rengga nggak dengar bunyi bel".jawabnya sambil meringis dan membuat kedua paruh baya itu langsung melihat ke arahnya.

" Kamu kenapa kok seperti meringis gitu? tanya sang Mommy ingin tau.

"Kaki Rengga sakit My, nih lihat".katanya sambil memperlihatkan kaki kanannya yang sedikit membiru seperti terkena benturan.

" Kok bisa sih kaki kamu seperti itu Boy?tanyanya setelah duduk di sofa sedangkan istrinya kini sedang menuju pantry untuk menyiapkan makan siang yang di bawanya .

Rengga pun duduk sambil memijit kaki nya yang sakit.

"Ini semua karena Papi yang nyuruh Rengga buat buka pintu dengan cepat jadinya Rengga lari dari balkon dengan cepat hingga tersandung kaki meja".

Laki-laki paruh baya itupun tertawa.

" Itu namanya karma karena kamu sudah membuat kami menunggu lama di luar pintu jadi nikmatilah Boy".

Rengga pun mengalihkan pandangannya kearah meja makan yay kini di atas nya sudah tersedia berbagai macam menu lalu tanpa kata dia pun melangkah menuju meja makan dengan kakinya yang terlihat tidak baik-baik saja.

"Wah, lauknya banyak banget My? tanyanya setelah duduk.

" Sengaja kan kita mau makan siang bersama jadi Mommy masak yang banyak sekalian buat stok kamu makan nanti hanya tinggal di panaskan saja".

"Makasih My sudah masakin".ucapnya sambil melihat kearah Mommy nya.

" Iya sama-sama. Ayo makan".ajaknya setelah suaminya sudah duduk di kursi meja makan.

Semuanya menikmati makan siangnya dengan begitu nikmat hingga makanan yang ada di dalam piring mereka pun habis barulah ketiga nya pun berbicara.

"Bagaimana bisnis mu Boy? tanya Papinya.

"Alhamdulillah lancar Pi".

" Syukurlah, Papi senang mendengar nya".jawab laki-laki itupun sambil tersenyum bangga kepada putranya.

"Berarti kamu sudah siap dong bantu-bantu Papi di perusahaan".katanya lagi membuat pemuda itu pun langsung melihat kearah laki-laki yang menjadi Papinya.

" Maksud Papi?

"Mulailah belajar mengurus bisnis keluarga kita sekarang".

" Kenapa musti Rengga?

"Ya karena hanya kamu anak kami satu-satunya, jadi mau tak mau kamu harus mau Ga.Karena kamu adalah pewaris dari keluarga kita".

Rengga pun akhirnya pun terdiam sambil memikirkan perkataan Papinya barusan.

" Nasib, nasib jadi anak tunggal ".katanya dalam hati pasrah.

bersambung

1
Romika Unidechoco
ini ke3 x aku baca dan baru skrg aku kasih jempol .. ceritanya bagus dan tidak berbelit².. top deh buat otor
Edi
Luar biasa
Romika Unidechoco
ceritanya gk berbelit , konfliknya langsung selesai..kerenlah thor..aku suka
Romika Unidechoco
baguuss ceritanya
ria sufi
sekewa kita ma orang tua ya jgn sampai ngusir jg
Yeni Wahyu Widiasih
Luar biasa
Ir Ma
maaf KK bantu jawab kalau umur nya sudah 17 tahun itu udh harus punya KTP KK🙏😁
Ayu
nenek nya trs di mn thor kok gk kelihatan. smg kluarga mereka bhgia selama nya. gk ada kelanjutan crita nya ya thor
Ayu
mksh thor crita nya bagus gk ber tele tele. singkat padat ber isi
Ayu
jadi nabila mmg di perkosa jg sm zulham. krg ajar itu orang
Ayu
waduh.. apakah nabila di perkosa ya.. atau cm di lecehkan dan di siksa aja
A. H. Daniel
Bagus dan menarik
Ayu
oh gitu crita nya.. rengga paksa nabila untuk menikah. jadi btl2 dah nikah muda.
Ayu
bkn nya orang tua rengga sdh prnh dtg ke apartemen nya rengga ya waktu bw mkn siang. kok ini orang tua nya kgt lihat apartemen rangga yg mewah
Ayu
jadi deg2 an bc nya. ayah ibu anak bertemu tanpa di sengaja. smg bs berkmpl lg. kshn ali
Ayu
waduh.. nabila baru sdr dr depresi nya kok mlh kecelakaan. smg gk amnesia lg. kshn ali thor
Ayu
pintar bgt samuel punya inisiatif melakukan test d n a sm ali.
Ayu
waduh.. psti pas sklh s m a ibu nya ali di lecehkan. trs hamil ali yg wajah nya mirip lelaki itu. smg asistan pak rengga bs ksh tau bos nya
Ayu
apakah nenek ali bkn nenek kandung nya. mgkn waktu itu nenek nya menemukan ali dan ibu nya dlm keadaan ssh
Ayu
mgkn ada kenangan buruk antara ibu ali sm ayah biologis ali ya thor. wajah ali mgkn mirip sm ayah nya jadi ibu nya trauma dan histeris mengamuk sm anaknya. kshn ali jdi korban nya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!