NovelToon NovelToon
Menikahi Ipar

Menikahi Ipar

Status: tamat
Genre:Romantis / Perjodohan / Duda / Tamat
Popularitas:4.5M
Nilai: 4.7
Nama Author: harsupi fakihudin

Disarankan untuk membaca novel sebelumnya "Jodoh Sang Dokter Duda" karena disana ada silsilah seluruh keluarga ini

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon harsupi fakihudin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 29

Kaki Alana naik ke dek kapal

Hanan buru buru menarik Alana "Mau ngapain?"

Alana berbalik masih berpegangan dek "Pingin bergaya, terus foto foto"

"Nggak usah gaya gayaan. Ntar jatuh" Hanan berdiri tepat dihadapannya, lalu mendongak

Mereka saling berhadapan. Alana menunduk, Hanan mendongak

Tangan Alana seperti Imran yang minta digendong "Angkat"

Dengan sengaja, Hanan membungkuk dan mengalung dibawah pantat Alana, lalu mengangkatnya

Alana langsung menutupi perkakasnya. Bagaimana tidak, miliknya pas dengan wajah Hanan

"Kenapa, ditutupin"

"Malu kak"

"Malu kenapa? "

"Bau"

"Bau?? Apa kali ini kamu menstruasi lagi?" Tanya Hanan sedikit kecewa

Alana menggeleng "Tidak, minggu depan"

"Jadi, malam ini aman"

Alana mengangguk cepat

"Yess"

Bukk

Alana dijatuhkan oleh Hanan, dilantai balkon kapal

"Kakak nggak mau... Kakak kejam.." Alana menghentak hentakkan kakinya sambil duduk, tapi Hanan tidak mau membantunya. Ia justru berjalan masuk kekamar "Awas kamu kak" Alana berdiri dan menyerang Hanan

Hanan didorong dari belakang dengan kuat oleh Alana

Hanan berbalik "Iya ya maaf.. Kamu berat sih"

Alana tidak menjawab, ia justru membabi buta menyerang Hanan. Hingga Hanan kehilangan keseimbangan, akhirnya terjatuh dikasur sambil berusaha mencari pegangan yang terdekat, dan ternyata baju Alana yang ketarik

Pukk

Alanapun menimpahi tubuh Hanan "Kakaaak, tadi aku kan minta digendong, kenapa dijatuhin" Protes Alana nggebukin dada Hanan yang sudah dibawahnya

"Iya iya iya, yang sakit mana, sebelah mana" Hanan susah susah memeriksa Alana

"Semua !!!" Teriak Alana tak terima

Hanan tersenyum menyeringai "Jadi sekarang impas dong"

Alana bengong "Kapan aku membalasnya"

"Ini" Hanan menunjuk Alana menimpahi tubuhnya

Alana spontan mau turun dari atas tubuh Hanan. Namun sayang, terlambat sudah. Karena Hanan sudah membalikkan badan Alana. Dan sekarang gantian, Hanan yang menimpah Alana

"Mau apa kamu, mau lari kemana?" Hanan tersenyum menggoda

"Kakaaaak... Kenapa aku yang kalah terus hiks hiks" Alana kesal dan ingin menangis

"Kita bikin anak sore sorean mau?" Ajak Hanan

"Enggak mau !!" Tolak Alana

"Nggak bisa, kau kalah. Kau banyak hutang padaku. Kau harus bayar sekarang!!"

"Enggak mau !! Kakak curang!!"

Mereka diam saling tatap

"Kakak.. Menyingkir !! aku beraaaaatttt" Teriak Alana kesal

Hanan menyingkir, tapi kakinya masih menindih Alana

"Kaki kakak, beraaattt ...!!!"

"Bohong. Kau pasti mengada ada"

"Baik, baiklah. Aku tidak mau masalah kita berlarut larut. Daripada lama kelamaan kita berantem tak ada ujung. Kita suit"

"Oke siapa takut"

"Kalau aku yang menang, malam ini kita libur"

Hanan sedikit berfikir, karena ada kata libur, jadi langsung fikiran Hanan kolabs. Tapi daripada berantem terus, iyain saja "Oke" Jawabnya oke, tapi hatinya berontak.

Masa, judulnya saja bulan madu. Kenapa tidak berlayar

Kembali Alana yang sudah melebarkan telapak tangan kanannya "Kakak ikutin aku oke"

"Oke"

Tangan mekar Alana digoyangkan kekanan kekiri "Hompimpa alaium gambreng"

"Suit kan, kenapa hompimpa. Nggak bisa nyanyinya" Protes Hanan

"Makanya kakak ngikutin aja, jangan protes melulu. Hidup diplanet mana sih dulu, sampai nggak tau hompimpa"

"Hidupku dikota sayang, kawanku hanya ketiga saudara kembarku saja. Jadi nggak ngerti bahasa kamu. Apa itu hompimpa"

"Dih, mentang mentang hidup dikota. Tapi kekurung. Mending aku, bebas"

"Sudah sudah, katanya mau suit. Kenapa nggak jadi jadi"

"Hompimpa alaium gambreng..." Alana menang "Hore... Malam ini kita libuuuuurrrrr" Tangan Alana mengepal dan menaikkannya keatas. Lalu, tak lama kemudian, Alana jungkir balik dikasur

"Yihaaaa"

Hanan mendelik tak percaya "Kau sering melakukan salto begitu?"

Alana berdiri diatas kasur "Tidak" Jawabnya cepat

"Terus, kenapa tadi kamu lakukan?"

"Saking gembira, karena malam ini, aku libuuuurr"

Alana turun dari ranjang dengan berlari

"Ya ampun Alana. Kalau kamu jatuh bagaimana??! "

"Nggak apa apa, kan ada dokternya" Alana menarik handuk yang masih lipatan, yang sudah disediakan dari sini

Hanan merebut handuk yang dipegang Alana

Alana terjatuh dipangkuan Hanan, karena mereka tarik tarikan handuk

"Dokternya nggak mau mengobati luka begituan" Wajah Hanan sangat dekat sekali dengan wajah Hanan

Alana mengalung dileher Hanan, dan tersenyum menggoda "Baiklaaah"

Alana bangun dari pangkuan Hanan, lalu berdiri melepaskan seluruh kancing kemejanya, dan melempar kemejanya kepangkuan Hanan

Hanan kembali tergoda dengan kemolekan punggung sang istri

Hanan tidak mau kalah dengan urusan ini

Dengan sigap, Hanan mengalung diperut Alana dari belakang, lalu tangannya menelusup masuk kedada Alana, tanpa membuka pengait BH

Tidak menunggu lama, pertarungan sore mereka terjadi sambil berdiri didepan kamar mandi

Hmmm dokter benar benar keterlaluan

-

Malam ini, mereka tidak dinner diluar. Mereka sengaja memesan makanan agar diantarkan kekamar saja

Makanan sudah datang sesuai pesanan mereka

"Kakak, Imran sedang apa ya sekarang?"

"Coba divideo call saja" Usul Hanan sambil sibuk mengiris beef untuk Alana

Alana mencoba menelpon Rasti.

Sesekali Alana disuapi daging tersebut dengan garpu oleh Hanan

"Bisa?" Tanya Hanan

"Nyambung, tapi tidak diangkat"

"Coba telpon mama, mama kan nginep dirumah"

"Oh iya"

Panggilan sudah tersambung

"Hallo..." Sapa Sifa yang sudah ada dikamar, beserta Ilham yang masih mengusap usap punggung Imran yang sedang ngedot susu formula

Sifa dan Ilham melihat mereka berdua masih sore sudah mandi basah "Kalian habis renang, apa kecebur laut hmm?" Pertanyaan konyol Sifa membuat Alana gelagapan

"Eng... Eng.. Disini panas ma, iya panas" Bohong Alana

Ilham yang tidak menyauti omongan menantunya sedikit geli mendengar alasan Alana

"Oh, mama baru tau kalau ditengah lautan panas. Oiya, Imran sudah 5 watt matanya, jadi jangan diganggu ya.. Bye"

Sifa memutuskan sambungan sepihak

"Ada ada... Siap siap nimang cucu lagi pa"

"Ahahaha" Ilham tertawa ngakak

"Is, papa kenapa?" Sifa melirik Ilham yang sedang tertawa terpingkal pingkal

"Ya biarin aja ma, mereka kan masih produktif. Apa mama mau kita bulan madu lagi"

"Mama sudah tua, takut hamil lagi"

"Ya nggak papa, kakaknya sudah pada dewasa ini"

"Kok"

"Yaiya, papa kan sudah tua, haha. Tapi lihat mereka mandi basah begitu, mengingatkan kita waktu kita jadi pengantin baru haha bikin adik lagi yuk" Goda Ilham

"Halla halla... " Sifa geleng geleng kepala, suaminya kambuh lagi urusan begituan

-

Alana dan Hanan mengintip keadaan dirooftop

Gemerlapnya lampu malam sudah menerangi gelapnya malam diatas kapal beratapkan langit. Dinginnya angin laut, membuat siapapun ingin segera menghangatkan diri dengan pasangan

Diperjalanan ini, mungkin hanya beberapa pasang suami istri yang melakukan bulan madu

Meskipun ditengah tengah mereka banyak orang yang berpasang pasangan, niatnya berbeda, yaitu berlibur dengan keluarga, karena kebanyakan mereka, membawa anak anak serta keluarga mereka

Kamarnyapun berbeda

Jika untuk pasangan berbulan madu, kamar kamar mereka pasti dipilihkan yang ada balkon dan ada tempat duduk romantis yang ada disana

Hanan dan Alana hanya melintas saja, karena diatas anginnya sangat kencang dan dingin

"Kakak"

"Hmm"

"Masuk kekamar aja yuk.. Dingin banget"

BERSAMBUNG.....

1
Safa Almira
bagus
indah
Luar biasa
Suratmi Michele
Biasa
Suratmi Michele
😂😂mamanya lucu.... mana bapak Budi mana ibu Budi...?😂😂😂
Elizabeth Zulfa
gak jdi Ena-ena nya
꧁𓊈𒆜🅰🆁🅸🅴🆂𒆜𓊉꧂
👍👍
Saekhul Game
Aku sukka ceritamu thorrrrrrrr
Saekhul Game
/Grin//Grin//Grin//Grin//Grin//Grin//Grin/
Saekhul Game
hhhhhh
Saekhul Game
part ini bikin ngakak
Saekhul Game
Nggak tauuuuuuuu hhhhhhhh
Saekhul Game
😂😂😂😂😂😂😂 apanya yg dijembreng thorrrrr
Saekhul Game
😁😁😁😁 pasiennya jujur. Tp jwbn Hanan okelah sdkt kesal
Saekhul Game
😆😆😆😆😆😆😆😆😆
ika krisdianti
tambah ilmu,
saya suka saya suka saya suka
ika krisdianti
lucu dan seru jika keluarga besar kumpul, papi anand gercep dan mantul, bi Lis sudah hamil
ika krisdianti
jangan ngambek dong alana
ika krisdianti
lanjut kak😍
ika krisdianti
aku seneng banget bacanya, lucu
ika krisdianti
mama Sifa emang terthe best, kocak bangets
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!