putri duyung yang memiliki kekuatan ajaib tanpa senjaga menyelamatkan seorang gengster yang terluka di dasar lautan.
jatuh cinta pada pandangan pertama,,dan dengan tekad juga kerinduan pada ibunya di dunia manusia.
dia membahayakan dirinya sendiri,hingga suatu hari gangster itu mengecewakan nya.
lalu bagaimana dengan kisah selanjutkan,,saksikan kelanjutannya,,yuk mampir ke cerita ku ya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon EMiliya PUtry S, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
pertemuan
Ke esokan harinya,didalam kamar cahaya matahari memasuki celah-celah kamar itu ,dan diatas ranjang disana, pemuda tampan yang tadinya sedang tertidur pulas tiba-tiba saja membuka matanya, dan dia menutup matanya karna merasa silau dengan matahari yang mengenai wajahnya.
" siapa yang membuka tirai kamar di pagi-pagi begini? " gumam pemuda tampan itu,dia menatap kearah samping dan tidak mendapati wanita yang menemani nya tidur tadi malam.
" dimana dia ?? " gumamnya lagi sambil turun dari ranjang nya,dia berjalan keluar menuju kamarnya.
pembantu yang berpapasan dengannya menunduk terdiam,tapi sejujurnya dia sangat terkejut melihat tuannya yang baru saja keluar dari dalam kamar wanita itu.
" apa benar wanita itu adalah kekasih tuan ?? tidak salah lagi tuan Daxton bahkan sudah tidur dengan nya,,ini kabar yang membahagiakan,, akhirnya tuan benar-benar melupakan sagita wanita murahan itu " gumam pembantu yang ternyata adalah kepala pelayan,dia bernama bi surti berusia 40 tahun.
setelah itu dia berjalan tergesa-gesa menuju lantai bawah,dia ingin memberitahu semua pembantu dan pengawal dengan kabar bahagia ini.
tentu saja kabar bahagia,dia sangat setuju jika wanita yang dibawa tuan nya menjadi istri tuan lemos karna dia tau wanita itu yang telah menyelamatkan nyawa Daxton,,anak majikannya dulu.
**********
sementara disisi Ayara yang saat ini sedang berada di jalan raya,dia berjalan dengan linglung tapi matanya tetap melirik seorang pria paruh baya yang sedang berjalan kearah mobilnya dengan perempuan dan seorang wanita.
" itu dia..dia adalah orang yang aku cari!! seandainya aku boleh berharap jika ibu ku masih hidup mungkin aku akan merasa bahagia" gumam Ayara dengan tangan mengepal.
dia melihat kendaraan yang melintas, dengan wajah datarnya dia berjalan mendekat pria paruh baya yang masih berbincang-bincang dengan wanita dan perempuan muda itu.
disisi pria paruh baya itu,dia mengelus rambut putrinya dengan tersenyum lembut,lalu matanya melirik Istrinya dengan serius..
" sayang kamu tidak usah khawatir,ayah pasti akan menjodohkan mu dengan Daxton,,anak itu tidak mungkin menolak perjodohan ini,,untuk sagita..!! wanita itu dan keluarga nya sudah bangkrut karena ikut menghianati Daxton," beritahu nya dengan serius.
" apa yang dikatakan oleh ayahmu itu benar sayang,,dan Daxton tidak akan menolak mu karna putri ibu sangat cantik " ucap wanita paru baya yang bernama wina Winata.
wanita yang mendengar ucapan kedua orang tuanya tersenyum malu,tapi tiba-tiba dia menatap ayahnya dengan serius .
" lalu bagaimana dengan wanita yang dia bawa pulang bersama nya ? apa ayah sudah menyelidiki identitas wanita itu ? " tanya putrinya yang bernama Lauren Winata dengan dingin.
mendengar itu pria paruh baya yang bernama darwin Winata terdiam sejenak,dia mengingat laporan dari salah satu pengawal nya yang menyusup kedalam mansion Lemos tadi malam.
" putriku tidak boleh tau jika wanita itu adalah kekasihnya daxon!!! bagaimana pun caranya putriku harus menikah dengan putra tunggal Lemos !!! dan untuk wanita itu aku akan menyingkirkan nya secepat mungkin!!! " ucapnya didalam hatinya, darwin tersadar dari lamunannya,dia tersenyum pada putrinya itu.
" sayang kamu tenang saja,ayah sudah menyelidiki identitas wanita itu,dia hanya seorang pelayan di kediaman Lemos,jadi kamu tidak pernah memikirkan soal masalah itu, lebih baik siapkan dirimu karna nanti malam kita akan berkunjung ke mansion calon suami mu " beritahu darwin yang sedang tersenyum.
tentu saja Lauren merasa bahagia saat ayahnya mengatakan jika nanti malam mereka akan berkunjung ke mansion Lemos.
" daxon sayang tunggu aku,,nanti malam pasti kamu akan langsung jatuh cinta padaku,, memang sudah seharusnya daxton menjadi milikku karna hanya aku yang pantas untuk pemuda sesempurna itu " gumamnya dengan menyeringai licik.
Wina dan darwin saling memandang, mereka tersenyum senang saat melihat putri mereka yang sangat antusias.
darwin yang sejak tadi tersenyum melihat kebahagiaan putrinya, tiba-tiba dia merasakan seseorang memperhatikan nya sedari tadi.
dengan ekspresi dingin dia menoleh kearah samping nya,dan seketika wajahnya langsung berubah menjadi pucat pasi.
" d...i....a....?? " ucapnya dengan lirih, tubuhnya bergetar hebat,saat melihat wanita yang sangat mirip dengan mantan istrinya dulu.
deg
darwin hampir terjatuh jika saja istrinya tidak menarik lengannya, sementara disisi Ayara yang sedang tersenyum dingin pada pria paruh baya itu, merasa puas melihat wajah ketakutannya.
" ini belum dimulai darwin !!! setelah beberapa tahun aku menunggu saat dimana aku bisa bertemu dengan mu lagi !!! akhirnya semua usahaku tidak sia-sia aku akan membalas mu berkali-kali lipat atas yang kamu lakukan pada ibuku dulu !!! " Ayara mengepal kan tangannya setelah itu dia pergi meninggalkan tempat itu.
balik disisi darwin yang merasa takut saat melihat wanita itu tersenyum menyeringai kearah nya, membuat darwin kesulitan bernafas.
" mas....mas....kamu kenapa ??? kenapa kamu hanya diam saja ? apa.kamu tidak mendengar apa yang aku katakan ??? " bentak Wina karna merasa kesal pada suaminya.
untuk Lauren ? karna merasa lelah dia akhirnya berjalan meninggalkan mereka berdua dan masuk kedalam mobil.
"massssssssssssssss " teriak Wina dengan geram, sontak darwin terkejut dia menatap istrinya dengan marah.
" berani nya kamu berteriak pada ku Wina !!! apa kamu mau jika aku memukul mu lagi??? " bentak darwin yang merasa jengah karna kelakuan istrinya.
Wina menggeleng cepat dia menatap suaminya dengan panik,,mana mungkin dia ingin merasakan pukulan suaminya lagi.
. karna merasa muak,darwin memutuskan meninggalkan istrinya disana sendirian,Wina ?? dia menatap kepergian suaminya dengan mata berkaca-kaca.
" kenapa aku merasa mas darwin sudah tidak menyayangi ku lagi??." gumam Wina dengan rasa takut yang mulai menghantui pikiran nya.
brukkkkkkkkkkkkkkkkk
darwin tersentak saat tiba-tiba seseorang menabrak bahunya,dia membalikkan badannya dan melihat seorang wanita yang masih terus berjalan tanpa melihat nya.
" hey,,kamu berhenti!!! " teriak darwin sembari berjalan mendekati wanita itu.
wanita yang ternyata adalah Ayara tersenyum dingin, tangan nya mengepal tanpa darwin melihat nya.
" kamu,,,!!! kamu menabrak ku tapi kamu tidak meminta maaf padaku ?? " ucap darwin yang sudah sampai dibelakang ayara.
mendengar itu,ayara berbalik badan dengan wajah datarnya, sementara darwin yang tadinya sedang dikuasi emosi tiba-tiba mematung lagi.
deg
nafas darwin tercekat,dia menatap wajah ayara dengan mata memerah nya,
" apa kamu pantas menerima permintaan maaf ku ?? " ucap Ayara dengan dingin.
jantung darwin semakin berdebar kencang, dia tidak bisa mengeluarkan suaranya sama sekali,matanya masih terpaku pada wajah yang sangat dia kenali itu.
" Aurora ??? " ucapnya dengan lirih, sedangkan ayara yang mendengar ucapan pria paruh baya itu tersenyum menyeringai,dia berbalik badan dan pergi meninggalkan darwin sendirian disana.
" selamat DARWIN WINATA !!! hari-hari kebahagiaan mu akan segera berakhir!! " ucap ayara dengan langkah lebar,dia menatap kendaraan yang berlalu lalang, melihat tidak ada yang memperhatikan nya ayara langsung menghilang dari sana.
****************
kediaman Lemos
daxton yang sedari tadi mencari keberadaan ayara merasa panik,dia bertanya pada seluruh pengawal dan pembantu nya dengan wajah kemarahan nya.
" kenapa ayara bisa menghilang??? apa kalian menyinggung nya atau berbicara kasar padanya ? katakan padaku ?? kenapa ayara tidak ada di kediaman ku ??? " bentak daxton dengan nafas memburu.
para pengawal dan pembantu yang sudah berada di ruang tamu menunduk ketakutan,mereka tidak berani menatap daxton yang terlihat sangat menyeramkan saat ini.
dorrrrrrrrrr
prangggggggggggg
aaaahhhhhhkkkkkkkk
karna merasa geram pada mereka semua,daxton menembak Gucci kesayangan kakeknya,mereka semua berteriak dan merasa terkejut karna Gucci itu adalah satu-satunya barang peninggalan kakek Daxton.
" apa kalian bisu ?? kenapa kalian tidak menjawab pertanyaan ku?? apa kalian semua sudah bosan hidup?? " bentak daxton lagi.
salah satu pengawal yang sudah merasa ketakutan sontak berlutut,dia menunduk dengan nafas tercekat.
" t...u...a..n kami...kami tidak pernah menyinggung nona Ayara dan kami tidak tau kemana perginya nona ayara,," jawab pengawal itu yang terlihat sudah berkeringat dingin.
daxton terdiam,dia merasa khawatir dengan keselamatan Ayara,hatinya tidak merasa tenang jika dia belum menemukan wanita itu.
tiba-tiba saja seorang wanita yang sedang berjalan dengan santainya menatap mereka semua dengan heran.
lalu pandangan nya mengarah pada pemuda tampan yang sedang mengacak-acak rambutnya karna merasa pusing.
" daxton apa kamu ingin aku memijat kepalamu ?? " mendengar suara itu,daxton sontak mendongak dia tersenyum saat melihat sosok wanita yang dia khawatirkan.
dengan langkah lebar,dia berjalan dan memeluk Ayara dengan menghela nafasnya.
" ayara kamu membuatku seperti orang kehilangan akal,kenapa kamu pergi tanpa memberitahu ku ? ayo kita ke kamar ada yang harus aku bicarakan dengan mu " setelah menguraikan pelukannya,dia berbicara dan menarik tangan wanita yang terlihat linglung kedalam kamarnya.
para pembantu dan pengawal yang melihat itu saling memandang dengan wajah tidak percaya,tapi mereka tidak ada yang berani' bersuara dan akhirnya mereka pergi meninggalkan ruang tamu dengan fikiran masing-masing.