NovelToon NovelToon
Om Buah Hatiku

Om Buah Hatiku

Status: tamat
Genre:Romantis / Contest / Tamat
Popularitas:9.1M
Nilai: 4.9
Nama Author: requeen

Sebuah kecelakaan telah merenggut nyawa kekasihnya. Kesedihan yang mendalam Felisha rasakan.. bukan saja karena kehilangan namun juga karena bayi dalam kandungannya akan terlahir tanpa ayah

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon requeen, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mumpung tidak ada anak-anak.

Mengandung konten dewasa.. harap bijak dalam membaca 🙏🙏🙏

Luna terbangun dari tidur siangnya, begitu tidak mendapati mommy nya, Luna pun turun dari ranjangnya kemudian mencari mommy dan daddy nya dikamar.

Luna naik ke atas ranjang, ia mendapati mommy dan daddy nya sedang tidur saling berpelukan. Luna pun naik keatas tubuh Bagas dan menusuk-nusuk pipi Bagas dengan jarinya.

Merasa ada yang menusuk pipinya, Bagas pun membuka matanya. Ia kaget mendapati Luna sedang duduk di atas perutnya.

"Daddy.. aku juga ingin tidur disini,dipeluk Daddy " ucap Luna.

Bagas melepaskan belitan tangannya di tubuh Felisha. Ia pun meraih tubuh mungil Luna dan membaringkan nya ditengah.

"Sini Daddy peluk.. Luna bobo lagi ya " Bagas menepuk-nepuk punggung Luna lembut. Luna pun tertidur lagi dalam pelukan hangat Bagas.

Menjelang ashar Felisha bangun, ia kaget mendapati Luna sudah berada diantara dia dan Bagas. Disaat yang bersamaan Bagas pun membuka matanya.

"kapan Luna pindah kesini" tanya Felisha dengan suara pelan

"Tadi.. kamu nyenyak sekali tidur sampai Luna pindah kesini tidak tau " jawab Bagas.

Bagas dan Felisha pun bergantian ke kamar mandi untuk membersihkan diri sebelum solat ashar.Mereka solat berjamaah berdua dikamar.

Rumah kembali terasa hangat manakala anak-anak bangun. Luna yang centil selalu mencari perhatian kedua kakaknya. Untungnya Nakula dan Sadewa termasuk kakak yang penyayang dan begitu pengertian kepada adiknya. Itu yang membuat Felisha sangat menyayangi kedua putra sambungnya itu.

Suasana semakin hangat dengan kedatangan Dio dan Kinanti. Dio yang baru pulang beberapa hari yang lalu dari Bali sengaja datang untuk mengambil berkas penting di rumah Bagas.

Luna memperlihatkan kamar barunya kepada Kinanti. Juga boneka-boneka kesayangannya yang didominasi warna merah muda.

Felisha dan Kinanti ngobrol banyak dikamar baru Luna. Sementara Bagas dan Dio terlihat serius membicarakan masalah pekerjaan.

Ketika hari mulai petang, Dio dan Kinanti pamit pulang.

"Mommy.. aku ingin ikut dengan om Dio " rengek Luna sambil menarik-narik tangan Felisha.

"Gapapa Fe.. biar Luna ikut kita..nanti bobonya sama tante ya " ujar Kinanti.

"Bilang dulu sama daddy " bisik Felisha. Luna pun berlari menghampiri Bagas

"Daddy.. aku ingin ikut om Dio.. boleh ya? " Luna minta ijin pada Bagas

Bagas tampak berpikir sejenak. Ia menatap Luna yang berdiri menunggu jawaban dari Bagas

"Daddy.. boleh ya " Luna mulai merengek

"Iya boleh " jawab Bagas

"Terimakasih daddy " Luna naik ke pangkuan Bagas dan mencium pipinya.

"Kak.. mau ikut om tidak? " panggil Dio kepada sikembar.

"Ikut om " sikembar pun bergegas mengikuti Dio.

" loh.. kok pada ikut semua? " Felisha melongo melihat anak-anak ingin ikut Dio semua.

"Dadaaah mommy.. dadaah daddy " Luna yang dalam gendongan Dio melambaikan tangannya kepada Bagas dan Felisha.

"Jangan nakal ya " pesan Bagas ketika anak-anak masuk kedalam mobil Dio

"Mas.. apa sebaiknya kita nyusul? " tanya Felisha.

"Tidak usah.. mereka kan sama om dan tantenya " jawab Bagas.

Malam minggu tanpa anak-anak terasa sepi. Felisha menghabiskan waktu dengan tiduran sambil main game di ponselnya. Sementara Bagas semenjak kepulangan Dio langsung masuk ke ruang kerjanya.

Setelah hampir dua jam berada diruang kerjanya, Bagas pun kembali ke kamarnya. Ia mendapati Felisha sedang berbaring sambil memainkan ponselnya.

"Belum tidur? " tanya Bagas sambil naik ke ranjang mereka.

"Kirain mas Bagas mau tidur di ruang kerja " sindir Felisha

Bagas mengernyit mendengar sindiran dari Felisha. Namun sejurus kemudian senyuman kecil tersungging disudut bibirnya.

"Sudah selesai.. sekarang saya akan temani kamu " jawab Bagas

Bagas merampas ponsel Felisha dan menyimpannya diatas nakas.

"Maaaass.. balikin dong " pinta Felisha.

"Tidak.. " jawab Bagas.

"Sekarang waktunya menemani saya "

"Kemana" tanya Felisha

"Disini.. mumpung tidak ada anak-anak " jawab Bagas.

Felisha tau artinya ketika Bagas mengatakan mumpung tidak ada anak-anak. Karena tangan Bagas langsung meraih tubuh Felisha dan mendekap nya erat.

"Kalau ada anak-anak mana bisa kita begini " bisik Bagas dengan wajah semakin mendekat ke arah wajah Felisha. Hembusan nafasnya menyapu kulit wajah Felisha. Seperti dikomando bibir mereka pun saling bertautan.

Bagas melepaskan sejenak tautan bibir mereka, memberi kesempatan untuk mereka menghirup oksigen. Mata mereka saling mengunci.

"Kamu sudah tidak malu lagi pada saya? " tanya Bagas.

Felisha menggeleng. Kemudian bibir mereka pun kembali saling bertautan.

Felisha melenguh ketika bibir Bagas merambat turun menyapu kulit lehernya. Seperti janji Bagas kemarin, ia tidak meninggalkan jejak kepemilikan disana.

Felisha membiarkan tangan kaku Bagas melepaskan satu persatu Kain yang melekat di tubuh Felisha hingga tak menyisakan sedikit pun Kain menempel di tubuh mulus istrinya.

Felisha tidak tinggal diam, Ia membantu Bagas yang tampak kesulitan membuka ikat pinggang yang melingkar dipinggangnya. Tak butuh waktu lama keduanya pun sudah sama-sama polos.

Bagas mendudukan Felisha dipangkuannya dengan posisi saling berhadapan. Kedua tungkai kali Felisha melingkar erat di pinggang Bagas.

Bagas merangkum wajah Felisha dengan bibir yang saling bertautan. Felisha membalas sehingga ciuman mereka semakin panas.

Felisha melenguh ketika bibir Bagas mulai merambat turun ke leher dan semakin turun hingga berhenti di dada Felisha yang membusung.

"Maaas.. " keluh Felisha ketika bibir dan lidah Bagas tidak mau beranjak dari sana.Satu gigitan kecil membuat Felisha meringis.

"Sakit mass " bisik Felisha. Namun sedetik kemudian rasa sakit itu betubah menjadi nikmat ketika Bagas mengecap dan menghisapnya.

Felisha menggerakan pinggulnya ketika hasrat ingin segera dimasuki itu datang.Felisha mendorong tubuh Bagas sehingga Bagas jatuh telentang di kasur dengan tubuh Felisha diatas nya. Kini giliran Felisha yang menyerang Bagas.

Bagas mengerang ketika bibir Felisha mengecap dan menggigit kecil leher Bagas, meninggalkan banyak jejak kepemilikan disana.

"Ini tandanya punya Felisha " ujar Felisha sambil tertawa.

"Iya.. saya punya kamu " jawab Bagas dengan suara sedikit serak.

Bagas menggulingkan tubuh Felisha dari atas tubuhnya. Kini giliran Bagas yang pegang kendali.

Bagas pun tak mau kalah, Ia meninggalkan banyak jejak kepemilikan ditempat yang tersembunyi sesuai dengan janjinya.

"Ini semua milik saya " bisik Bagas ketika membuat banyak jejak kepemilikan didada dan pangkal paha Felisha.

Bagas menekuk kedua lutut Felisha. Kemudian menenggelamkan kepalanya di antara kedua pahanya yang sudah terbuka.

"Maaaasss...." Felisha mengerang ketika mulut dan lidah Bagas bermain- main disana.

Felisha merasa terbang kelangit ketujuh diperlakukan seintim itu oleh Bagas.

"Maaas.. ah.. sudah " tubuh Felisha melengkung membuat kepala Bagas semakin tenggelam dibawah Sana. Bagas baru mengangkat kepalanya dari bawah Sana setelah Felisha mendapatkan pelepasan pertama nya.

Bagas mencium bibir Felisha lembut sambil memposisikan pinggulnya di antara kedua paha Felisha yang sudah terbuka lebar siap untuk ia masuki.

Satu hentakan tanda penyatuan mereka di mulai. Bagas terus bergerak dibawah Sana dengan ritme sedang. Felisha begitu menikmati pergerakan Bagas dibawah Sana.

Tubuh Felisha berguncang seiring hentakan yang Bagas lakukan dibawah Sana yang semakin cepat dan dalam.

"Masss " panggil Felisha ketika Ia sudah tidak bisa mengendalikan diri lagi dan akhirnya mereka pun meledak bersama. Keduanya terengah dengan keringat membasahi tubuh mereka.

Bagas menggulinglan tubuhnya dari tubuh polos Felisha. Mereka terkapar dengan selimut menutupi tubuh keduanya.

Bagas menciumi wajah Felisha yang lembab.

"Satu.. dua.. lima.. banyak loh mas " Felisha menghitung bercak kemerahan hasil karyanya yang menghiasi leher Bagas.

"Saya tidak keberatan..yang penting kamu senang " jawab Bagas

"Mas Bagas tidak malu? " tanya Felisha

"Tidak.. " jawab Bagas

"Aku tambahin disini boleh? " Felisha mendekatkan bibirnya didada Bagas.

"Boleh.. tapi jangan salahkan Saya jika kamu Saya tusuk lagi " jawab Bagas

Sate kali mas ditusuk...

Jangan lupa like, komen dan vote nya ya readers tersayang

Happy reading😘😘😘😘

1
Thulik Osing
udah baca yg kesekian kalinya....udh ga bisa d itung lagi 🤭🤭🤭😍😍😍😍😍
Hr sasuwe
👍👍
Lilik Juhariah
tapi emang lebih baik memulai dari awal biar GK ada jejak bagus dulu, GK mungkin BS menerima langsung nikahpun Feli udah ternoda
Em Danti
Luar biasa
Zyfia
Luna ini bnyak bgt deh bodyguardnya, mana ditambah Kenzo pula. Calon2 bibit jodoh di masa depan nih.
Zyfia
Hbungan mreka tuh lucu deh
Felisha tuh adik iparnya Kinanti
Kinanti adik iparnya Ajeng
Nah Ajeng mantan adik iparnya Bagas, suami Feli kyk yg muter gitu loh panggilan ‘mbak/kak’ nya
Zyfia
Luna adalah tahta tertinggi di kluarga, sdh 3 pasangan nih yg berasa selingkuh gara2 Luna doang. 🤣🤣🤣
Hanifah 76
Luar biasa
ayu cantik
suka
Annastasia Widjaja
🤦‍♀️🙈😂😂😂😂😂
Annastasia Widjaja
Pajero saksi bersejarah tuh 😂😂😂😂
Annastasia Widjaja
kl oneng nya Rieke DP cmn skrip aslinya ngga, lha inih mah oneng beneran 😂😂😂😂😂
Annastasia Widjaja
wah kalo bapak Bagas mana ada kata sapih nya Fel, unlimited sampe tuir 🤣🤣🤣🤣
Annastasia Widjaja
Hoki nya si sipit udh dpt jatah, poor babang Dewa 😂😂😂
Annastasia Widjaja
xixi... si abang ketagihan nih 🙈🤣🤣🤣🤣🤣
Annastasia Widjaja
Alysa ade yang sangat pengertian 😂😂😂
Annastasia Widjaja
☝😍💕
Annastasia Widjaja
buahahahaha... wah Luna kudu 'bergur' nih sm Cindy, lsg kicep si babang pakpol 😂😂😂😂😂
Annastasia Widjaja
wkwkwkwkwk.... Kenzo nahan ketawa, aku lsg bablas ketiwi se7 ya Lun moso lg di omelin ketawa gt 🤣🤣🤣🤣
Annastasia Widjaja
Kenzo jodoh di masa depan nya Luna 💕🥰
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!