NovelToon NovelToon
Oh My Jasson

Oh My Jasson

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Tamat / Sudah Terbit
Popularitas:40.9M
Nilai: 4.9
Nama Author: nona lancaster

Kimmy mencoba berusaha melupakan Jasson, laki-laki yang sudah ia sukai sejak dari kecil. Ia memilih fokus dengan pendidikannya untuk menjadi calon dokter.

Setelah tiga tahun, Kimmy kembali menjadi wanita dewasa dan mendapat gelar sebagai seorang dokter muda. Namun pertemuannya kembali dengan Jasson, pria yang memiliki sikap dingin itu justru malah membuat usahanya selama ini menjadi sia-sia.

Sebuah jebakan memerangkap mereka berdua dalam sebuah ikatan pernikahan. Namun pernikahan mereka berdua semata hanya tertulis di atas kertas dan di depan keluarga saja. Perjanjian demi perjanjian mereka sepakati bersama. Meskipun dalam hubungan ini Kimmy yang paling banyak menderita karna memendam perasaannya.

Banyak sekali wanita yang ingin mendapatkan hati Jasson, tak terkecuali teman sekaligus sekretaris pribadinya. Lantas, akankah Kimmy mampu meluluhkan hati laki-laki yang ia sukai sejak kecil itu?

Kisah ini bagian dari My Introvert Husband 3

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nona lancaster, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kimmy tidak hadir

Kediaman rumah Giordan Moen.

Di halaman rumah terlihat banyak sekali mobil yang berjajar rapi di sana, suara musik yang tidak terlalu kencang  menandakan bahwa di rumah itu memang sedang mengadakan pesta.

Malam itu adalah pesta ulang tahun Jesslyn dan juga Jasson yang ke 26 tahun. Bukan untuk pertama kalinya mereka merayakan pesta ulang tahun seperti yang mereka rayakan malam ini, Jasson sebenarnya begitu enggan untuk merayakan ulang tahun dengan menghadirkan semua temannya layaknya anak kecil.

dirinya lebih nyaman merayakan ulang tahun dengan beberapa sahabatnya di bar atau melakukan pesta barbeque di atap rumah seperti tahun-tahun sebelumnya.

Jika bukan karena Jesslyn merengek kepada kedua orang tuanya untuk memaksa Jasson untuk mau merayakan pesta ulang tahun bersama, laki-laki itu juga tidak akan mau menyetujui perayaan ini.

Malam pesta perayaan yang mereka gelar cukup ramai, karna saudara kembar itu mengundang masing-masing temannya yang mereka anggap cukup dekat.

Dengan nuansa pool party, malam yang cerah dan terlihat bersahabat semakin menambah kemeriahan pesta yang sebenarnya tidaklah mewah dan cukup sederhana itu.

✨✨✨

Setelah Jesslyn mendengar alasan Kimmy melalui Alana yang ia rasa begitu konyol kemarin, kekecawaan dan amarah yang sempat menggumpal di hati wanita yang baru saja menginjak usia 26 tahun itu seketika mereda.

Jesslyn tak lagi marah kepada Kimmy, Justru wanita itu saat ini sedang menunggu sahabat kecilnya itu untuk menghadiri pesta ulang tahunnya.

Jesslyn sedaritadi mondar-mandir keluar masuk halaman rumah untuk menunggu Kimmy datang karna ia ingin menyambutnya dengan hangat. Sudah hampir satu jam lebih lamanya, namun tidak ada tanda-tanda bahwa sahabatnya itu datang, bahkan dia sudah dua kali meminta waktu kepada Jasson dan kepada pembawa acara untuk menunda acaranya sampai Kimmy benar-benar datang.

"Jesslyn...." Alana berjalan menghampiri Jesslyn yang terlihat meremas kedua tangannya di depan pintu rumah dengan mata yang menyoroti sekitar dengan tak tenang. Alana tau betul apa yang sedang dinantikan oleh adik iparnya.

"Alana, kenapa sampai sekarang Kimmy belum juga datang?" Pertanyaan Jesslyn diiringi dengan raut wajah yang was-was membuat Alana tak langsung menjawabnya. Karna dirinya sendiri juga ragu apakah  sahabatnya itu akan datang?

"Alana, kenapa kau diam?" tanya Jesslyn. "Kimmy pasti datang kan, Alana?" Jesslyn mengguncang kedua bahu kakak iparnya dengan kedua tangan agar segera berbicara

"Aku sendiri juga tidak tau, Jesslyn."

"Tapi aku yakin Kimmy pasti datang, karna dia tidak mau mengakhiri pertemanan kita," ujar Jesslyn dengan penuh keyakinan. Tak lama kemudian, Jasson dan Alea terlihat menghampiri mereka berdua yang sedang memperdebatkan kedatangan Kimmy.

"Jesslyn, ayo kita mulai acaranya, kasian tamu kalian menunggu," tutur Alea.

"Bilang ke pembawa acaranya, tunggu sebentar lagi," ujar Jesslyn tanpa memandang ke arah siapapun.

"Apa yang kau tunggu? kau mau menyuruh teman-temanku menungu terlalu lama?" Suara Jasson tiba-tiba membentaknya.

"Aku sedang menunggu Kimmy. Tunggu sebentar lagi sampai dia datang!"

"Dia tidak akan datang!" bentakan Jasson kali ini membuat telinga Jesslyn tersentak.

"Dia pasti datang!" Jesslyn membantahnya dengan penuh keyakinan. Dalam hati kecilnya mengatakan berulang kali bahwa Kimmy pasti akan datang. Namun hal itu justru membuat Jasson emosi.

"Apa dia menghubungimu kalau dia akan datang?" Pertanyaan Jasson yang masih tersulut emosi membuat Jesslyn diam karna tidak bisa menjawabnya. Membenarkan dalam hatinya sendiri bahwa memang dirinya sama sekali tidak bertukar kabar dengan Kimmy.

"Apa dia memberimu kabar?" bentakan Jasson yang semakin menajam menyadarkan Jesslyn, membuat kedua mata saudaranya itu berkaca-kaca.

"Tapi aku yakin Kimmy pasti akan datang." Jesslyn mengusap kedua sudut matanya yang basah, keyakinan penuh masih ia pegang teguh, meskipun kini dirinya mulai ragu.

"Aku ikut serta perayaan pesta ulang tahun ini hanya gara-gara dirimu, jadi jangan permalukan aku di depan teman-temanku! Kalaupun papa dan mama tidak memaksaku, aku juga tidak akan sudi merayakan pesta ulang tahun layaknya anak kecil seperti ini!" teriakan Jasson memecah gendang telinga Jesslyn, semakin menyudutkan dirinnya.

"Temanmu itu tidak akan pernah datang! tunggu saja dia semaumu. Aku akan memulai acaranya sendiri." Jasson berlalu pergi dari sana dan diikuti oleh Alea.

"Jasson...." Teriakan Jesslyn yang berharap mendapat sedikit pengertian terbuang dengan percuma, jangankan pengertian, menyauti atau berhenti saja Jasson tidak mau.

Alana memegang kedua bahu Jesslyn yang melemas, memberi usapan lembut di sana. "Jesslyn, lebih baik kita memulai acaranya sekarang. Mungkin Kimmy sedang sibuk, maka dari itu dia tidak bisa hadir," tutur Alana.

Mulut Jesslyn membungkam, hanya air matanya yang berbicara menggambarkan rasa sakit dan kekecewaan terhadap sahabat kecilnya yang sedaritadi ia harapkan kehadirannya. Padahal, Jesslyn sangat berharap bisa bertemu dengan Kimmy dan memperbaiki pertemanan mereka seperti sebelumnya.

"Jesslyn, Ayo...." ajak Alana. Jesslyn tak punya pilihan lain selain menuruti perkataan kakak iparnya.

"Aku benar-benar membencimu, Kimmy." Jesslyn mengusap air mata yang mengalir membasahi wajahnya, bahkan tak sedikit make up juga ikut terhapus oleh tangannya.

Alana berjalan menggandeng adik iparnya tersebut menuju ke tempat acara yang letaknya di kolam renang belakang rumah. Semua tamu yang mayoritas dihadiri oleh kalangan anak muda memadati tempat acara itu, memberi jalan kepada Jesslyn menuju ke stage tempat Jasson saat ini berdiri di antara kue tart dan juga di dampingi oleh pembawa acara.

Menjadi sorotan semua orang, bertepuk tangan saat pembawa acara memulai acara tersebut.

Acara tiup lilin pun baru saja terlaksana, namun tidak ada kegembiraan dan kebahagiaan yang tersirat di wajah Jesslyn dan juga Jasson, tepuk tangan yang diberikan oleh para tamu membuat mereka begitu risih dan ingin segera mengakhiri acara tersebut.

Hingga  acara pemotongan kue kini berlangsung, Alea memberikan masing-masing sebilah pisau kepada saudara kembar tersebut, terdengar sedikit hening, karna para tamu fokus mengarahkan kamera ponsel untuk mengabadikan moment yang dirayakan satu tahun sekali itu.

"Jasson, potongan kue pertamamu untuk siapa?" suara sorakan Harry dan Daven terdengar meledek, membuat Jasson menyunggingkan senyuman di salah satu sudut bibirnya, tak menghiraukannya, ia masih sibuk memotong kue yang dirinya sendiri tidak tau akan ia berikan kepada siapa, sementara mama dan papanya tidak bisa menghadiri acara ulang tahunnya itu karna sedang berpergian ke luar kota.

Seseorang yang baru saja datang tiba-tiba menerobos paksa kerumunan para tamu undangan untuk maju dan berada di bagian terdepan, suara sepatu heels yang orang itu  kenakan terdengar membentur lantai hingga memecahkan keheningan di sana, bahkan membuat perhatian siapa saja teralihkan, tak terkecuali Jasson dan Jesslyn. Mereka seketika menghentikan aktivitasnya saat melihat seorang wanita dengan balutan gaun berwarna abu-abu berdiri persis di depan mereka berdua.

"Kimmy...."

Senyuman Jesslyn mengembang seolah masih tak mempercayainya, dikala harapannya musnah dan benar-benar kecewa akan sahabatnya yang ia kira tidak akan hadir di hari kelahirannya, ternyata salah. Seperti mendapat sebuah kejutan yang berharga, Jesslyn begitu bahagia. Ia dengan segera meletakan pisau yang sempat ia pegang ke sembarang tempat, berjalan meninggalkan stage dan menghampiri sahabatnya tersebut. Sebuah pelukan Jesslyn daratkan ke tubuh Kimmy, hingga pelukan itu berbalas satu sama lain.

"Kimmy kau datang," ucap Jesslyn. Wanita itu senangnya bukan main, bahkan cairan bening terlihat membasahi kedua sudut matanya, sedikit memutar pelukannya untuk menuangkan rasa rindu, tidak ada kado istimewa selain melihat sahabatnya yang lucu dan bodoh itu hadir.

"Iya, aku datang, Jesslyn. Selamat ulang tahun, maaf aku terlambat." Kimmy mengeratkan pelukannya dan sejenak memejamkan kedua matanya, menuangkan kerinduan dengan sahabatnya yang paling menyebalkan.

Kedua mata Kimmy terbuka, sorot mata yang pertama kali ia lihat adalah Jasson, laki-laki itu menatapnya dengan tatapan dingin namun begitu dalam.

Jesslyn melepaskan pelukannya dengan Kimmy, lalu wanita itu membalikan tubuhnya menghadap ke arah Jasson.

"Jasson lihatlah, apa yang aku bilang tadi? Kimmy pasti datang." Jesslyn mengusap ekor matanya yang masih tergenangi sedikit cairan.

Jasson tak menghiraukannya, ia sibuk saling beradu pandang dengan Kimmy hingga cukup lama. Namun, pandangan Jasson teralihkan saat melihat laki-laki yang sempat ia lihat bersama Kimmy di rumah sakit waktu itu ternyata turut hadir dan kini berdiri persis di samping Kimmy.

1
£!@
Luar biasa
£!@
Kecewa
Tri Wulandari
Luar biasa
Tri Wulandari
alea terlalu cengeng... dikit-dikit berkaca-kaca.
꧁𓊈𒆜🅰🆁🅸🅴🆂𒆜𓊉꧂
Luar biasa
꧁𓊈𒆜🅰🆁🅸🅴🆂𒆜𓊉꧂
udah beberapa kali baca karyamu thor,dari kisah Gio sampai anak-anaknya aku baca semua,kali ini timbul lagi ceritanya aku baca lagi deh🥰
Ianatul Fajriyati
dibaca bolak balik tetep seru, gk pernah bosan pokoknya
Diana Sofya
Luar biasa
Riswana rizz
haha.. ale2
Riswana rizz
iyya ngambek
Ry
jasson suka melawakkk
Kastinie Mamanya Shasa Ardhitya
udah baca berkali kali omj dan omk tp tiap ada bab yg alea berhrap bisa miliki jason rsanya pen ngulek muka alea pakai samballl
Ririndiyani
Luar biasa
Rose Reea
☺️☺️☺️☺️☺️☺️☺️☺️
Dewi Mashita
Luar biasa
Rose Reea
manisnyaaa
Felicya
aku sangat rindu sampe baca ulang thor the best bngat susa move on
Aizsyah Ncie
ntah kenapa aku baca berulang ²tetap gak bosen yua ka bner² keren
🥰🥰🥰
park jum
tanpa sadar segala sesuatu yg tdk disukai jasson ia makan
Rafalia Azain
ale ale ada dimana mana
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!