NovelToon NovelToon
Pembalasan Untuk Para Penghianat

Pembalasan Untuk Para Penghianat

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Pelakor / Ibu Tiri / Saudara palsu
Popularitas:2.5k
Nilai: 5
Nama Author: Leni Anita

Setelah kepergian sang ayah untuk selama nya, Clarisa mendapati satu kenyataan pahit bahwa suami nya telah mendua kan diri nya. Hal yang lebih menyakitkan adalah wanita yang menjadi selingkuhan nya adalah adik tiri nya.

Sang suami lebih memilih sang adik dan hal itu di dukung oleh ibu tiri nya, Clarisa kembali ke kampung halaman ibu nya dan tinggal bersama sang nenek setelah dia memilih berpisah dari pada di madu.

Tapi ternyata takdir berkata lain, Clarisa bertemu dengan seorang pria yang ternyata adalah bos dari sang mantan suami. Pria itu jatuh cinta pada Clarisa kemudian menikahi nya.

Suami baru Clarisa membawa nya kembali ke kota tempat di mana sang mantan suami dan keluarga nya berada, kedatangan Clarisa kali ini membuat dia mengetahui rahasia di balik kecelakaan yang merenggut nyawa ibu nya puluhan tahun yang lalu.

Ikutan kisah Clarisa yang membalas perbuatan orang yang menjadi dalang di balik kecelakaan yang di alami oleh ibu hingga membuat sang ibu meregang nyawa.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Leni Anita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

11

Setelah memastikan Risa tertidur dengan nyenyak, Arvin tersenyum puas.

"Akhir nya dia tidur juga, selamat malam sayang. Tidur yang nyenyak, waktu nya bersenang - senang!" Arvin berkata pada Risa yang sudah tertidur.

Arvin segera meninggal kan kamar nya tanpa merasa takut sedikit pun, langkah nya mantap menuju ke kamar Wulan. Wulan menyambut kedatangan Arvin dengan menggunakan lingeri berwarna merah yang terlihat sangat menggoda.

Sementara itu, di dalam kamar nya Risa segera membuka mata nya setelah Arvin menutup pintu kamar. Rencana nya untuk pura - pura tertidur rupa nya berhasil mengelabui sang suami.

"Rupa nya benar dugaan ku, mas Arvin memberi ku obat tidur setiap malam nya. Tega sekali diri mu mas!" Desis Risa dengan geram.

Risa segera bangun dari tempat tidur nya dan diam - diam dia melangkah kan kaki nya menuruni tangga, dia menuju ke kamar nya Wulan. Risa memang ponsel nya dalam posisi kamera On, dia ingin menyimpan bukti perselingkuhan antara suami nya dan juga adik nya.

"Mas, istri kamu itu bodoh banget ya, hingga dia tidak percaya sama sekali bahwa setiap malam kau memberikan nya obat tidur!" Terdengar suara Wulan dari dalam kamar nya.

Risa bisa mendengar percakapan mereka, karena posisi pintu kamar Wulan yang setengah terbuka.

"Tapi kamu senang kan, kita bisa bersenang - senang tanpa ada yang mengganggu kita!" Terdengar suara Arvin menjawab ucapan Wulan.

Risa yang sedang berdiri di samping pintu kamar Wulan seketika langsung mengepal kan tangan nya, darah nya seketika mendidih mendengar percakapan mereka. Tapi sebisa mungkin Risa menahan emosi karena sebelum mendapat kan lebih banyak bukti tentang perselingkuhan mereka.

"Mas, makasih ya kamu udah penuhi semua keinginan aku. Mas, kapan kamu akan mencerai kan Risa dan meresmikan hubungan kita?" Wulan kembali bertanya pada Arvin.

"Tunggu saat nya tepat sayang!" Terdengar Jawaban Arvin dari dalam kamar itu.

"Aku udah gak sabar mau menjadi istri kamu satu - satu nya, aku juga mau pamer sama teman - teman aku biar mereka tahu bahwa aku punya suami kaya raya!" Lagi dan lagi Wulan meminta kepastian akan status diri nya.

"Iya sayang, tenang saja kok. Aku cuma cinta sam kamu, aku menikah dengan Risa karena keinginan Mama. Tapi nanti aku akan lakukan sesuatu agar Mama percaya pada kita dan membenci Risa, dengan begitu kita bisa membuang nya dengan mudah!" Arvin berkata pada Wulan.

Hampir saja ponsel yang ada di tangan Risa terjatuh karena syok nya Risa saat dia menyadari siapa laki - laki yang selalu dia puja itu, sedikit pun Risa tidak percaya bahwa dia menikah dengan laki - laki yang tidak punya hati itu.

Hati Risa hancur berkeping - keping saat dia mendapati kenyataan pahit ini, tapi sebisa mungkin dia bertahan di tempat ini. Risa harus bisa mendapat kan bukti perselingkuhan mereka, dengan begitu Mama mertua nya tidak bisa menyalahkan diri nya atas perpisahan ini.

"Tega kamu mas, tapi lihat saja apakah niat licik mu itu akan berhasil!" Batin Risa sambil terus merekam apa yang mereka lakukan di dalam kamar itu.

"Mas, aku kangen sama kamu!" Wulan memeluk erat tubuh Arvin.

Arvin pun melakukan hal yang sama, membalas pelukan dari Wulan. Sambil menahan nafas, Risa terus merekam aksi bejat kedua nya lewat ponsel nya. Tanpa mereka sadari bahwa apa yang sedang mereka lakukan saat di saksikan oleh istri sah nya Arvin.

Suar desakan saling bersahutan di dalam kamar itu hingga membuat Risa merasa jijik dengan kedua nya, tapi Risa terus mengabaikan hal itu demi agar bisa mendapat kan bukti nya.

Setelah Tisa merasa bukti yang dia dapat kan cukup, Risa pun menghentikan rekaman itu dan menyimpan ponsel nya di saku daster nya.

Braaakkk

Pintu kamar pun terbuka dengan lebar karena tendangan dari Risa dan terlihat lah pemandangan yang menjijikkan terpampang di depan sana. Posisi Wulan yang berada di bawah dan Arvin berada di atas nya, keadaan mereka saat ini tanpa menggunakan benang setelah pun.

Prok, prok, prok.

Risa bertepuk tangan melihat kejadian menjijikkan di depan mata nya.

"Waw, ini pertunjukan yang sangat seru!" Risa berkata dengan lantang nya di hadapan kedua nya.

Arvin dan Wulan yang terkejut dan tidak menyangka dengan kedatangan Risa, langsung meraih selimut dan berusaha menutupi tubuh polos mereka.

"Risa sayang, kamu di sini?" Arvin bertanya dengan gugup.

"Iya mas, aku ada di sini. Kenapa kau terkejut?" Tanya Risa sambil melipat tangan di dada.

"Risa, mas bisa jelasin semua ini!" Arvin bangun dari tempat tidur dan dia berjalan mendekati Risa dan berusaha meraih tangan nya.

"Berhenti mas, jangan sentuh aku dengan tangan kotor mu itu!" Dengan cepat Risa menepis tangan Arvin yang berusaha meraih diri nya.

Sementara Wulan dengan santai nya dia bangun dan mengenakan pakaian nya, dia tidak perduli sedikit pun dengan kehadiran Risa di sini.

Suara keras Risa santai saja sampai ke kamar Mama Lia, karena kamar yang di tempati Mama Lia tepat bersebelahan dengan kamar yang di tempati Wulan. Mama Lia yang mendengar keributan itu bergegas datang ke kamar nya Wulan.

"Risa, apa yang kau lakukan di sini?" Tanya Mama Lia dengan geram saat dia menyadari di sini ada Risa.

"Mama lupa ya siapa aku di rumah ini, jadi terserah aku mau berada di bagian mana di rumah ku sendiri!" Risa pun menjawab pertanyaan dari Mama Lia.

"Tapi ini kamar nya Wulan dan kau tidak berhak masuk ke dalam nya tanpa izin dari Wulan!" Mama Lia tidak suka melihat Risa ada di sini.

"Aku tidak butuh izin dari siapa pun untuk masuk ke dalam kamar ini, apakah Mama lupa bahwa kalian cuma numpang di rumah ini!" Risa kembali mengingat kan mereka akan posisi nya.

"Siapa bilang kami cuma numpang di rumah ini, aku akan menjadi satu - satu nya nyonya di rumah ini!" Wulan berkata dengan percaya diri nya.

"Sayang, maaf kan mas ya. Mas bisa jelasin semua ini!" Arvin berusaha kembali meraih tangan nya Risa.

"Sudah lah mas, tidak ada yang perlu di tutup lagi. Sekarang Risa sudah tahu semua nya!" Wulan berkata sambil memeluk tubuh Arvin.

"Kalian berdua pantas bahagia, untuk apa kau perduli pada perempuan seperti dia!" Ujar Mama Lia sambil menatap sinis ke arah Risa.

"Mas, aku tidak menyangka kau begitu sejahat ini pada ku. Kalian sengaja memberi ku obat tidur agar kalian bisa bersenang - senang tanpa ada yang mengganggu. Kalian benar - benar tidak punya hati!" Risa segera berlalu dari hadapan mereka.

Sekarang Risa melihat dengan mata kepala nya sendiri, Arvin lebih memilih Wulan dari pada dia yang istri sah nya.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!