SEBAGIAN PART DIHAPUS
Callista gadis cantik dan keras kepala lahir dari keluarga kaya raya, tidak membuatnya manja dengan apa yang dia miliki, callista memilih profesinya sebagai dokter bedah dan memiliki bisnis restaurant.
kesibukannya membuat callista tidak pernah jatuh dekat dengan pria manapun.
Daniel pria tampan dengan tubuh yang atletis dan lahir dari keluarga kaya, jatuh cinta dengan gadis tangguh yang ditemui pertama kali.
akankah cinta mereka berlanjut?
Follow ig author : abigail_kusuma95
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rana Dewi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 27 - Menyusul Callista II
Daniel berkali-kali meminta Callista untuk mendengar penjelasannya. Tapi tetap saja Callista tidak ingin mendengarkan apapun penjelasan dari Daniel.
Daniel tahu, ini karena rasa sakit yang ia telah berikan pada Callista.
"Sayang, dengarkan aku kali ini saja" Ucap Daniel dengan wajah yang memohon.
"Tuan Daniel, bukan kah saya sudah mengatakan? tidak ada lagi yang harus di jelaskan."Jawab Callista.
"Callista ibu mu adalah mantan kekasih dari ayah ku" Daniel langsung bicara. Jika ia tidak langsung bicara, ia tahu pasti Callista tetap pada pendiriannya.
Callista sontak kaget mendengar ucapan Daniel.
"Kau lucu sekali Tuan Daniel. Jangan bercanda"
"Callista Hutomo, sudah ku katakan! aku tidak bercanda"Seru Daniel.
Callista mengehela nafasnya dan akhirnya ia membiarkan Daniel masuk ke apartementnya.
"Katakan apa yang mau kamu bicarakan" Ucap Callista dengan nada ketus.
"Sayang, percayalah. Aku dengan Debora tidak ada hubungan apapun. Aku hanya mengikuti permintaan orang tua ku. Aku sengaja diam karena aku ingin mencari tahu kenapa orang tua kita saling membenci" Ucap Daniel sambil menatap wajah Callista.
"Jelaskan sekarang. Jangan bahas tentang tunangan mu. Aku tidak perduli"
Akhirnya Daniel menceritakan semuanya, bahkan ia menceritakan alasan ibunya Callista menikah dengan ayah Callista.
Daniel juga menceritakan bagaimana Papa Gio mencintai ibunya Callista. Bagaimana pun Daniel tidak ingin menyembunyikan lagi. Dia tidak ingin Callista salah paham lagi dengannya.
Mendengar semua penjelasan Daniel, membuat Callista tidak bisa berkata apapun. Callista sendiri tidak tahu harus percaya atau tidak.
"Daniel, terimakasih atas penjelasan mu. Aku akan menanyakan langsung pada ibu ku. Sekarang kamu bisa pulang" Callista bangkit dari tempat duduknya lalu berjalan masuk ke kamar. Tiba-tiba Daniel menarik tangan Callista, hingga membuat Callista masuk ke dalam pelukan Daniel.
"Callista, kamu bisa bertanya pada ibu mu. Tapi tercayalah aku dengan debora tidak ada hubungan apapun. Aku juga sudah mengatakan pada debora kalau kau adalah kekasih ku"
"Daniel, jika memang benar kisah antara ibu ku dan ayah mu. Harusnya jika kamu menginginkan ku, kamu tidak akan pernah melukai ku. Kamu tidak mengakui ku di depan Debora. Sekarang kamu datang dan bilang kamu sudah mengatakan aku adalah kekasih mu. Itu hal yang sangat lucu Tuan Daniel"
"Sayang, aku melakukan ini demi hubungan kita"
Callista mendorong tubuh Daniel.
"Banyak pengawal yang di bawa ayah ku. Sekarang aku minta kamu pulang. Aku harus berbicara pada ibu ku terlebih dahulu. Tapi Daniel, aku rasa kamu jangan terlalu berharap kita bisa kembali seperti dulu. Luka yang kamu berikan terlalu dalam. Aku mohon kamu pulang sekarang."
Daniel mencoba memberikan waktu untuk Callista. Akhirnya dia pergi meninggalkan apartement milik Callista. Sedangkan Callista yang sudah mendengar kisah antara ibu dan ayah Daniel, ia masih tidak mempercayainya. Bahkan ia tidak menyangka Ayahnya akan melakukan hal licik untuk mendapatkan ibunya. Callista sadar ayahnya sangat mencintai ibunya. Tapi mendengar kisah cinta ibunya yang tidak bahagia, membuatnya kasihan. Bahkan Callista ingin sekali menyalahkan ayah dan kakeknya.
"Kenapa papa dan kakek seperti itu. Kalian banyak melukai banyak orang. Bahkan bagaimana aku bertemu dengan ibunya Daniel. Dia adalah orang yang paling terluka disini" gumam Callista pelan.
**********
Maaf author baru up
Author minta vote yang banyak yaaa biar semangat nulisnya.
Jangan lupa like dan coment
Terimakasih atas dukungan kalian.