setelah menyebrang, aku ingin berkultivasi dengan santai tetapi semua orang membuat ku bekerja keras, jadi aku merasa aku sudah bekerja keras namun saat aku berkata bahwa aku berkultivasi dengan bekerja keras, orang-orang ingin menghajar ku berkata bahwa aku orang termalas di dunia
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon kristanto artsx,...., isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
cap 28. situasi berubah
Di halaman keluarga gu, pertarungan sengit teterus berlanjut, kekuatan dan jumlah pasukan dari keluarga gu maupun orang-orang berpakaian hitam tak berbeda berbeda jauh, hal ini membuat pertarungan terlihat pasif, hanya sesekali terdapat korban yang tumbang silih berganti antara kedua pihak.
Di atap bangunan, hal yang sama juga terjadi, meskipun sekte iblis memiliki satu kultivator pembangunan fondasi lebih banyak dari pihak keluarga gu, namun kepala keluarga gu mampu menebus nya dengan kekuatannya dan sendirian menghadapi dua orang.
Jika situasi ini terus berlangsung, hasil pertarungan mungkin adalah seri, hal ini karena seorang kultivator pendirian fondasi tak akan membiarkan dirinya kelelahan hingga kehabisan energi, mereka pasti akan berhenti bertarung sementara kemudian kedua belah pihak akan mundur.
Hal ini karena jika seorang kultivator pembangunan fondasi kelelahan dan kehabisan energi, iya akan sangat lemah dan rentan dan bahkan seorang kultivator pemurnian qi akan mampu membunuh mereka.
Seorang kultivator pembangun fondasi tentu tak akan membiarkan situasi itu menimpa dirinya dalam keadaan perang dimana seluruh area sekitar penuh dengan kekacauan.
Hal ini jugalah yang di inginkan kepala keluarga gu, jika pertempuran berakhir seri dan kedua belah pihak mundur, mereka akan membutuhkan waktu untuk memulihkan diri.
Jika hal itu terus terjadi, hingga bantuan dari daerah sekitar tiba, keluarga gu pasti akan selamat.
Sayangnya, segala sesuatu terkadang tak berjalan sesuai keinginan kita.
kepala keluarga Gu yang masih terus bertarung dengan kedua lawan nya tiba-tiba menyadari sebuah keanehan dari gelagat kepala keluarga Dou.
Kepala keluarga dou yang bertarung sengit dengan nya dan menyerang dengan ganas tiba-tiba sedikit mengendurkan serangan nya.
Iya juga melihat bahwa kepala keluarga dou sesekali melirik ke arah kejauhan.
Kepala keluarga Gu yang melihat hal ini kemudian melirik ke arah yang di lirik kepala keluarga dou, saat iya melihat ke arah itu, jantung nya seketika berdebar kencang.
Kepala keluarga dou yang bertarung dengan kepala keluarga Gu tentu langsung tahu bahwa kepala keluarga gu juga Sudah melihat bahwa seorang kultivator pembangunan fondasi sedang datang ke arah mereka dari arah rumah tuan kota.
Iya kemudian tertawa terbahak-bahak dan berteriak.
"Hahahhaha Gu Huo kau juga sudah menyadarinya, hahahah keluarga Gu sudah tamat, sepertinya orang-orang yang menyerang rumah tuan kota telah menyelesaikan tugas mereka hahahah"
Kepala keluarga dou sudah lama menyadari keberadaan orang yang datang dari kejauhan, bahkan lebih awal dari pria yang bertarung dengan lin feng.
Hal ini karena iya sebenarnya sudah menyadari bahwa iya takan bisa mengalahkan kepala keluarga gu bahkan dengan bantuan rekan nya, dari luar, iya tetlihat menyerang kepala keluarga gu dengan ganas namun sebenarnya iya juga sedang menunggu rekan dari rumah tuan kota, iya sering melirik untuk memeriksa arah itu sehingga saat bayangan kultivator pembangun fondasi datang dari kejauhan, iya langsung menyadarinya.
Mendengar teriakan kepala keluarga dou, kepala keluarga gu menjadi sedikit cemas, jika orang yang datang memang rekan musuh, maka keluarga gu pasti akan tamat.
Kepala keluarga gu tak bisa kabur, hal ini karena istri dan anak-anak lemah dari keluarga gu sedang bersembunyi di ruang bawah tanah, jika iya kabur, mereka semua akan tamat.
Semua pasukan keluarga gu bertarung dengan gagah berani dan tak takut mati juga karena untuk melindungi keluarga mereka yang lemah yang di sembunyikan di ruang bawah tanah.
Tak jauh dari sana, tuan muda keluarga gu dan lin feng juga mendengar teriakan patriak dou, mereka segera melirik ke arah kejauhan dan segera menyadari kedatangan seseorang.
Tuan muda keluarga dou segera menjadi cemas, namun tak ada yang dapat iya lakukan? Iya hanya bisa terus menyerang musuh di depan nya.
Lin feng yang juga menyadari situasinya tak baik sedikit mengerutkan kening, jika ada tambahan seorang kultivator pembangunan fondasi lain di pihak musuh, mereka pasti akan langsung kalah.
Namun meskipun cemas, lin feng juga sama seperti yang lain nya, tak berdaya, iya hanya bisa tetus menahan lawan nya.
Di bawah, situasi pasukan keluarga gu juga sama, meskipun mereka tak sepenuhnya memahami perkataan patriak Dou, mereka tahu hal yang pasti bahwa situasinya tak baik.
Pertarungan terus berlanjut. Pihak sekte iblis bersemangat, sementara pihak keluarga gu ragu dan cemas.
Semua orang terus bertarung namun, para kultivator pendirian fondasi selalu sesekali melirik ke arah kejauhan untuk memeriksa.
Pada saat itu, satu bayangan tambahan kemudian muncul di belakang bayangan pertama, para kultivator sekte iblis semakin gembira melihat bayangan tambahan namun pihak keluarga gu semakin suram.
'Jika situasinya memburuk aku harus segera membuka jalan untuk anak ku dan Lin feng agar mereka bisa kabur' pikir Gu huo saat nelihat sitiasinya semakin buruk.
Pertarungan berlanjut, moral sekte iblis naik sedangkan pihak keluarga gu hampir putus asa.
Situasi itu terus berlanjut sampai beberapa saat kemudian? Wujud Kedua kultivator pendirian foandasi yang datang mulai terlihat jelas, dari yang awalnya hanya bayangan dari cahaya api yang berkobar di malam hari, kini wujud mereka terlihat jelas saat jarak mereka sudah dekat dengan kediaman keluarga gu.
Pada saat itu, wajah para kultivator sekte iblis yang awalnya baagia langsung berubah muram, hal ini karena saat wujud kedua orang yang datang terlihat jelas, fakta bahwa dari yang terlihat, kultivator sekte iblis di depan sepertinya di kejar oleh pria dengan baju zirah di belakang nya juga terlihat jelas.
Bahkan Wajah patriak dou yang awalnya gembira langsung menghitam saat melihat situasi itu.
" Hahahah kupikir siapa, ternyata tikus sekte iblis yang sedang kabur ketakutan karena di kejar oleh tuan kota Hu hahahah" Saat melihat orang-orang yang datang dengan jelas, wajah patriak gu langsung lega, iya tentu tak lupa mengejek dan menyindir patriak dou yang di hadapinya.
Di sisi lain, Tuan kota hu yang sudah sangat dekat dengan kediaman keluarga Gu juga tentu mendengar teriakan patriak Gu.
Iya kemudian melihat seluruh situasi pertempura di kediaman gu dan melihat bahwa situasinya masih baik, barulah iya tampa ragu maju dan terus mengejar musuh nya.
" Hahahah tikus sekte iblis berani menyerang tumah tuan kota, mereka tentu takan berakhir baik, satu orang sudah tewas jadi aku terus mengejar yang ini, aku tak menyangka mereka juga menyerang tenpat ini" Melihat situasi masih aman, patriak hu yang terus mengejar tentu tak lupa berteriak membalas sapaan kepala keluarga Gu.
Iya juga sengaja memberitahu bahwa seorang kultivator pembangunan fondasi dari sekte iblis telah tumbang, hal ini tentu untuk melemahkan mural musuh.
Benar saja, mendengar teriakan Tuan kota Hu, wajah orang-orang dari sekte iblis langsung memburuk.
pria yang sedang melawan lin feng segera melancarkan serangan kuat pada lin feng kemudian mundur mwngambil jarak.
Lin feng yang melihat lawan nya mengambil jarak juga tak menlanjutkan menyerang pria itu, sebalik nya iya juga mengambil jarak, kekuatan bertarung mereka sama, jika iya memaksa bertarung lebih lanjut pun, iya takan bisa mengalahkan lawan nya tanpa bantuan jadi iya tentu takan kembali menyerang dengan gegabah saat musuh mundur.
Melihat lin feng dan lawan nya berhenti bertarung, kepala keluarga gu juga segera mundur dan mengambil jarak, hal yang dama juga terjadi pada tuan muda Gu dan lawan nya.
Pria berpakaian hitam yang di kejar tuan kota Hu juga berhenti di sebuah atap bangunan kemudian diikuti oleh tuan kota hu.
atap bangunan itu segera menjadi medan perang baru dimana kultivator pendirian fondasi berhadapan.
Namun tuan kota hu tak terburu-buru menyerang dengan gegabah, karena orang lain berhenti bertarung, iya tentu tak mungkin menyerang musuh nya sendirian, jadi iya juga kemudian menjaga jarak dari musuh yang iya kejar.
Pertarunhan kemudian berhenti sesaat, bahkan pertarungan kacau antara para pasukan kedua kubu di halama juga ikut berhenti.
Mereka kemudian menjaga jarak dan saling menatap dengan waspada.
"Nomor 5 apa yang terjadi? " Pada saat itu, pria berpakaian hitam yang di hadapi Lin feng segera berteriak
Mendengar teriakan orang yang sedang bertarung dengan lin feng, pria berpakaian hitam yang di kejar tuan kota hu yang di sebut No 5 segera menjawab.
" Bos, awalnya situasinya cukup baik namun kemudian seorang kultivator pendirian fondasi lain tiba-tiba muncul dan membunuh nomor 6, pria itu sangat kuat sehingga aku langsung kabur ke arah ini." Ucap No 5 dengan sedikit ketakutan saat mengingat ary yang mampu membunuh rekan nya dengan cepat.
Mendengar jawaban Nomor 5, Orang-orang sekte ibli segera menjadi muram, pria yang di hadapi lin feng yang merupakan pemimpin mereka juga berubah muram.
Meskipun sebagian wajah nya di tutupi kain, ekspresi nya yang jelek masih bisa terlihat melalui sorot matanya.
Sementara itu orang-orang dari pihak keluarga gu semakin senang saat mendengar kabar baik itu.
Kepala keluarga gu kemudian melihat ke arah pemimpin pasukan sekte iblis di hadapan lin feng, iya berpikir bahwa mungkin pasukan sekte iblis akan mundur.
hal ini karena iya jika pertempuran terus betlanjut, hasilnya mungkin akan seri, di samping itu, kultivator misterius yang membunuh salah satu orang dari sekte iblis mungkin akan datang juga.
jadi patriak gu brrlikir bahwa para kultivator sekte iblis mungkin akan segeran mundur.