NovelToon NovelToon
Dikhianati Suami Dicintai Pangeran Dubai

Dikhianati Suami Dicintai Pangeran Dubai

Status: tamat
Genre:Janda / Selingkuh / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Crazy Rich/Konglomerat / Miliarder Timur Tengah / CEO / Tamat
Popularitas:855.4k
Nilai: 4.9
Nama Author: Rere ernie

Alena Prameswari percaya bahwa cinta bisa mengubah segalanya.

Tapi setelah tiga tahun menikah dengan Arga Mahendra, ia sadar bahwa kesetiaan tak akan berarti bila hanya satu pihak yang berjuang.

Saat pengkhianatan terbongkar, Alena memilih pergi. Ia menerima proyek desain di Dubai... tempat baru, awal baru.

Tanpa disangka pertemuan profesional dengan seorang pangeran muda, Fadil Al-Rashid, membuka lembaran hidup yang tak pernah ia bayangkan.

Fadil bukan hanya pria miliarder yang memujanya dengan segala kemewahan,
tetapi juga sosok yang menghargai luka-luka kecil yang dulu diabaikan.

Namun cinta baru tak selalu mudah.
Ada jarak budaya, gengsi, dan masa lalu yang belum benar-benar selesai. Tapi kali ini, Alena tak lari. Ia berdiri untuk dirinya sendiri... dan untuk cinta yang lebih sehat.

Akankah akhirnya Alena bisa bahagia?

Kisah ini adalah journey untuk wanita yang tersakiti...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rere ernie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter — 28.

Keempat orang itu setuju untuk malam malam bersama, makan malam sudah disiapkan di private dining room Capital Club. Meja panjang berlapis linen putih dengan cahaya lampu temaram, suasananya elegan. Namun elegan itu langsung tercoreng saat Noura berbicara untuk pertama kalinya setelah duduk.

“Ini garpu kenapa ada tiga? Aku cuma punya satu mulut.” Noura menatap set peralatan makan seperti menatap alien.

Fadil hampir tersedak airnya, Alena mencubiti lengan sahabatnya. “Noura...”

Khalid yang masih merasa malu karena insiden pelukan tadi, mencoba bersikap sopan. “Itu… satu untuk salad, satu untuk hidangan utama, dan satu untuk dessert.”

Noura memutar matanya dramatis. “Aku kan bisa pakai satu untuk semuanya. Efisien dan ramah lingkungan.”

Khalid terdiam sebentar, lalu mengangguk pelan. “Sebenarnya… masuk akal juga.”

Fadil menatap Khalid heran. Ada apa dengan Khalid? Dia biasanya paling menjaga sikap dan menjujung tinggi etiket kerajaan?

Khalid menegakkan posisi duduknya. “Sebenarnya, banyak tradisi kerajaan yang terlalu rumit. Aku pikir, sesekali… kita harus melihat dari sudut pandang yang lebih sederhana.”

Noura langsung mendongak, ekspresinya berubah bangga. “Aku tak menyangka, seorang pangeran dan calon raja setuju denganku.”

“Belum tentu jadi raja,” Fadil menyeletuk pelan.

Khalid menatap sepupunya dengan pandangan getir. “Terima kasih atas pengingatnya, saudaraku.”

Noura menatap Fadil. “Kalau begitu, kamu saja jadi raja. Aku dukung penuh!”

Fadil menggeleng, tersenyum tipis. “Tidak! Aku sudah cukup sibuk, menjadi calon suami Alena. Aku berencana sibuk... untuk selalu membahagiakannya.”

Alena tersenyum kecil, ada kebahagiaan yang sulit disembunyikan.

Khalid memperhatikan sepasang kekasih itu sebentar, ada rasa iri dalam hatinya. Bukan karena cemburu, tapi karena ia merindukan perasaan cinta seperti itu. Pria itu meraih gelasnya. “Aku harap kalian bahagia dalam hubungan kalian. Alena, aku bisa yakinkan... Kau tak salah memilih pasangan. Fadil adalah saudaraku yang paling setia dan bijaksana."

Alena menatap Khalid dengan rasa iba. Dari yang ia dengar tadi tentang hubungan Khalid bersama Humaira, ia yakin... Khalid sangat menyesal karena kehilangan wanita itu.

Noura? Dia langsung menunjuk Khalid lagi.

“Kalau kau mulai sedih lagi, aku lempar garpu ini ke wajahmu. Aku serius!”

Khalid menatap Noura beberapa detik, lalu tertawa kecil. “Kau lucu sekali...”

Noura melambaikan tangan cuek. “Ah, aku cuma takut kau seperti tadi... tiba-tiba memelukku.”

Khalid menghela nafasnya. “Aku sudah minta maaf!”

Fadil dan Alena saling berpandangan, tak percaya dua orang itu bisa bertengkar tapi justru menghangatkan suasana.

Makan malam berlanjut dengan tawa yang tidak pernah mereka bayangkan sebelumnya. Mereka merasa nyaman dalam satu meja yang sama.

.

.

.

Sementara itu, Layla dan Lady Eleanor saling bersitegang. Dua wanita dengan jarak yang begitu tipis, namun bermuatan amarah yang tebal.

“Ada kepentingan apa, Lady datang ke sini?” tanya Layla, suaranya tenang namun waspada.

Lady Eleanor tersenyum tipis, wajahnya memancarkan kebencian yang dingin. “Aku tak suka basa-basi, Layla. Hentikan semua rencanamu terhadap putraku dan calon menantuku.”

Layla tak tergoyah, ia membalas dengan senyum lembut. “Lady, sepertinya Anda salah paham. Aku hanya ingin yang terbaik untuk Pangeran Fadil. Dia bisa jadi pesaing kuat bagi Pangeran Khalid sebagai calon putra mahkota. Karena itu... aku berusaha menyingkirkan penghalang untuk Fadil. Dulu aku sempat menjadi calon menantu Anda, tapi putra sulung Anda pergi dan memilih hidup di London. Aku hanya menjaga Fadil… sebagai mantan kakak iparnya.”

Lady Eleanor berdecak. “Lucu, kau sendiri tahu alasan putraku meninggalkanmu. Ammar melihat sikapmu yang tak wajar. Seharusnya kau menikah dengannya... tapi kau terus mendekati Fadil. Putraku mengambil keputusan yang tepat, aku mendukung perpisahan kalian.”

Mata Layla bergetar, ia tidak bisa menyangkalnya lagi. Hubungannya dengan Ammar—kakak kandung Fadil, tidak pernah lahir dari cinta. Ia hanya memanfaatkan pria itu, agar dia bisa selalu di dekat Fadil. Waktu itu, Fadil telah memilih Humaira… dan Layla tidak bisa menerima kenyataan itu.

“Layla, aku tahu siapa yang berada di balikmu selama ini. Hentikan obsesimu pada putra bungsuku, atau... kau akan hancur!” Lady Eleanor berdiri, kata-katanya seperti ancaman yang sudah disiapkan rapi.

Tanpa menjawab, Layla menahan napas. Lady Eleanor berpaling dan pergi.

Di trotoar saat naik ke mobil, asisten Lady Eleanor menyampaikan telepon yang masuk. “Lady, Pangeran Hasan menghubungi. Beliau mengatakan... segala kejahatan akan menerima balasan. Pangeran Hasan meminta Anda bertemu.”

Lady Eleanor mengangguk singkat. “Baik, kita pergi menemuinya.”

1
gempi
g
Nasiati
Alhamdulillah salam sukses selalu utk seterusanny
Tria Sandy
semangat selalu 🙏🙏kk
Tria Sandy
Layla merasa tidak beruntung Thor karena dia dapet Ammar
lah kamarnya sekarang di penjara
🙏🙏 maaf Thor cuma canda
sehat selalu 💪💪
Tria Sandy: amar maksudnya nya🤣🤣
total 1 replies
ᴢʜɪᴢɴ ᴍᴏʏᴀ
lah Nadine sia2 kamu ternyata Arga tetep pengen ngejar mantan nya , sakne men dirimu
ᴢʜɪᴢɴ ᴍᴏʏᴀ
lagian mau apalagi sih Arga bukannya dulu kamu aman2 aja Alena ada ga kamu anggap juga , sekarang nyari2
ᴢʜɪᴢɴ ᴍᴏʏᴀ
wah kehidupan baru Alena bisa membuat dia merasakan nikmatnya kehidupan enggak kayak pas sama arga
ᴢʜɪᴢɴ ᴍᴏʏᴀ
nah bagus Alena jangan mau tersiksa apalagi berjuang sendiri ga enak, kalo dia cuek balas cuek kalo ga kuat tinggalkan
ᴢʜɪᴢɴ ᴍᴏʏᴀ
hmm mungkin bener Arga ada yang lain ya kali tiap hari capek Mulu kerjanya
ᴢʜɪᴢɴ ᴍᴏʏᴀ
baru mampir diawal huh harus banyak tahan nafas baca ini , ayo Alena selidiki suamimu jangan² ada yang lain diluar
Sartikasari
mudahan Alena teguh pada pendiriannya
Sartikasari
jngn pernah menyerah elena
Sartikasari
bener elena mending pergi
Sartikasari
ada apa ya si mas arganya
Muhammad Arifin
Alena pakai jilbab Ndak?JD bingung
Wanita Tangguh🧩🌠: nggak, kayak cuma pakai selendang gitu ngikut gaya di Dubai Kak. Kurleb kyk di visual nya ya 🤗
total 1 replies
Chercher
diposisi yg sama bersama 3anak 💪
Wanita Tangguh🧩🌠: Hugh🤗♥️
total 1 replies
guntur 1609
jangan bilang tu shanum
guntur 1609
jangan bilang nanti abaknya Fadil jadian sm aisyah
guntur 1609
🤣🤣🤭🤭 mamanya Zaid dapat saingan baru yg sifatnya sm sprti Naura waktu muda
guntur 1609
ohh malik rupanya seorang interpol
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!