NovelToon NovelToon
My Dear Camellia

My Dear Camellia

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:7M
Nilai: 5
Nama Author: Tris rahmawati

𝐀𝐩𝐚𝐤𝐚𝐡 𝐤𝐢𝐭𝐚 𝐝𝐢 𝐩𝐞𝐫𝐭𝐞𝐦𝐮𝐤𝐚𝐧 𝐥𝐚𝐠𝐢 𝐮𝐧𝐭𝐮𝐤 𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢 𝐛𝐞𝐫𝐬𝐚𝐦𝐚 𝐚𝐭𝐚𝐮 𝐦𝐮𝐧𝐠𝐤𝐢𝐧 𝐡𝐚𝐧𝐲𝐚 𝐮𝐧𝐭𝐮𝐤 𝐬𝐚𝐥𝐢𝐧𝐠 𝐦𝐞𝐧𝐠𝐞𝐧𝐚𝐧𝐠 𝐥𝐚𝐥𝐮 𝐦𝐞𝐧𝐠𝐮𝐜𝐚𝐩𝐤𝐚𝐧 𝐬𝐞𝐥𝐚𝐦𝐚𝐭 𝐭𝐢𝐧𝐠𝐠𝐚𝐥?

𝐂𝐚𝐦𝐞𝐥𝐥𝐢𝐚 𝐝𝐢 𝐩𝐞𝐫𝐭𝐞𝐦𝐮𝐤𝐚𝐧 𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢 𝐨𝐥𝐞𝐡 𝐝𝐢𝐚 𝐀𝐝𝐚𝐦 𝐑𝐢𝐜𝐡𝐚𝐫𝐝 𝐇𝐚𝐫𝐥𝐞𝐲 𝐬𝐞𝐬𝐞𝐨𝐫𝐚𝐧𝐠 𝐩𝐞𝐧𝐨𝐥𝐨𝐧𝐠 𝐝𝐢 𝐦𝐚𝐬𝐚 𝐤𝐞𝐜𝐢𝐥𝐧𝐲𝐚 𝐍𝐚𝐦𝐮𝐧 𝐤𝐢𝐧𝐢 𝐢𝐚 𝐛𝐮𝐤𝐚𝐧 𝐡𝐚𝐝𝐢𝐫 𝐬𝐞𝐛𝐚𝐠𝐚𝐢 𝐬𝐨𝐬𝐨𝐤 𝐩𝐞𝐧𝐨𝐥𝐨𝐧𝐠𝐧𝐲𝐚 𝐥𝐚𝐠𝐢 𝐦𝐞𝐥𝐚𝐢𝐧𝐤𝐚𝐧 𝐬𝐞𝐛𝐚𝐠𝐚𝐢 𝐬𝐨𝐬𝐨𝐤 𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐦𝐞𝐦𝐛𝐮𝐤𝐚 𝐩𝐢𝐧𝐭𝐮 𝐩𝐞𝐫𝐦𝐚𝐬𝐚𝐥𝐚𝐡 𝐭𝐞𝐫𝐣𝐚𝐝𝐢.

𝐓𝐞𝐫𝐢𝐤𝐚𝐭 𝐨𝐥𝐞𝐡 𝐬𝐞𝐛𝐮𝐚𝐡 𝐩𝐞𝐫𝐭𝐮𝐧𝐚𝐧𝐠𝐚𝐧 𝐝𝐚𝐥𝐚𝐦 𝐬𝐞𝐛𝐮𝐚𝐡 𝐤𝐢𝐬𝐚𝐡 𝐭𝐚𝐧𝐩𝐚 𝐫𝐚𝐬𝐚, 𝐇𝐢𝐧𝐠𝐠𝐚 𝐚𝐤𝐡𝐢𝐫𝐧𝐲𝐚 𝐛𝐞𝐛𝐞𝐫𝐚𝐩𝐚 𝐡𝐚𝐥 𝐭𝐞𝐫𝐣𝐚𝐝𝐢 𝐉𝐮𝐧𝐠𝐤𝐢𝐫 𝐛𝐚𝐥𝐢𝐤 𝐝𝐮𝐧𝐢𝐚 𝐀𝐝𝐚𝐦 𝐩𝐮𝐧 𝐝𝐢𝐦𝐮𝐥𝐚𝐢 𝐬𝐚𝐚𝐭 𝐤𝐞𝐛𝐨𝐡𝐨𝐧𝐠𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚 𝐦𝐮𝐥𝐚𝐢 𝐦𝐞𝐦𝐚𝐤𝐚𝐧 𝐝𝐢𝐫𝐢𝐧𝐲𝐚 𝐬𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢.

𝐀𝐤𝐚𝐧𝐤𝐚𝐡 𝐦𝐞𝐫𝐞𝐤𝐚 𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢 𝐛𝐞𝐫𝐬𝐚𝐦𝐚 𝐚𝐭𝐚𝐮 𝐛𝐞𝐧𝐚𝐫 𝐡𝐚𝐧𝐲𝐚 𝐮𝐧𝐭𝐮𝐤 𝐦𝐞𝐧𝐠𝐮𝐜𝐚𝐩𝐤𝐚𝐧 𝐬𝐞𝐥𝐚𝐦𝐚𝐭 𝐭𝐢𝐧𝐠𝐠𝐚𝐥 𝐬𝐚𝐣𝐚?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tris rahmawati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Semoga

Kaduanya berpisah dijalan menuju Lift Camellia berjalan cepat melepaskan tangan Adam. Lelaki itu cukup paham Camellia akan tidak nyaman jika dilihat staff lain dan menjadikan semua orang membuatnya pembahasan disana.

“Hanya perlu beradaptasi” Adam melengkungkan senyuman masuk kedalam liftnya meninggalkan Camellia yang sengaja menyalip di antara staff lain.

Satu tarikan nafas lega mengudara saat Camell sampai diruangannya, “Sakit jiwa!” Umpat Camel kesal atas kelakuan Adam yang begitu Frontal bisa-bisanya memperlihatkan kedekatan mereka.

Sejujurnya ada rasa senang hanya saja Camellia melihatnya seperti becandaan biasa  tetap seperti awal Adam punya Alisha dan dia hanya tunangannya atas nama ayahnya.

“Kalau kakak mau nikahin aku, Aku enggak mau kak, Enggak mau nolak!” Camellia terkekeh mentertawakan dirinya sendiri.

Cklak

Suara pintu terbuka menyadarkan Camellia dari kehaluannya.

“Yuhhuu.. Selamat pagi, Camell!” Sapa Dewinda masuk kedalam ruangnya.

“Selamat pagi buk, Sudah sehat Ya?” Camellia menoleh melampirkan tawa seraya merapikan meja.

“Sudah dong, Duh pasti pekerjaan saya menumpuk ini!” Keluhnya berjalan ke arah meja kebesarannya.

Camellia hanya mengulas senyuman tidak merespon pada kenyataannya pekerjaan Dewinda sudah ia selesaikan hanya menyisahkan beberapa persetujuan yang hanya Dewinda sendiri yang bisa melakukannya.

Dewinda memulai lagi aktivitasnya memerikda beberapa hal dimeja nya. “Camell? Ini yang punya Hendrico sudah?”

Camellia yang sedang menunggu mesin printer mengeluarkan lembaran yang ia cetak pun menoleh pada Dewinda, “Kelar buk, Ini sudah saya print!” Masukan Camellia kertas-kertas itu kedalam sebuah Map.

“Kau mengerjakan nya? Kau mendapatkan persetujuan?”

“Di Email ibu ada saya cc kesana, Ini sebentar lagi jadwal pertemuan nya!”

Dewinda Spechless, “Camell, kau diluar ekspektasi saya, Terimakasih!” Dewinda merasa haru mendapatkan karyawan yang sangat bisa di handalkan seperti Camell.

“Ih, ibu saya kan jadi kege’eran! Ibu sudah sarapan? Sebelum pergi sarapan dulu buk, Mau saya pesen?”

“Ah terimakasih, Saya sudah sarapan tadi, Ii aja satu lagi belum di tanda tangani Pak Adam!” Tunjuk Dewinda sebuah kertas didalam Map.

“Ah, Iya Maaf Buk, Saya segera kesana!” Camellia pun berjalan ke Arah Dewinda daj mengambil map di atas meja itu.

Langkah kaki jenjangnya berjalan rapi menuju ruangan Adam yang tidak jauh didepan ruanhan mereka. Menyapa beberapa orang yang berlalu lalang kemudian ia mengetuk pintu.

“Bell? Ah no ketuk aja!”

Tok

Tok

Tok

Klik, Sebuah suara pintu otomatis terbuka pun terdengar. Camellia pun mendorong nya pelan “Permisi!” Ujarnya.

Adam yang sedang berkutat pada pekerjaan nya menatap serius menopang dagu pun menoleh.

“Masuk Camell!” Sambut Marsha mempersilahkan Camellia masuk.

Zayan menjadi lebih tertarik kini menatap Camell di sana, akan seperti Apa bos nya dan Gadis yang katanya tunangan nya itu kala bertemu di kantor? “Apakah akan beracting?”

“Ah ini, Saya hanya mau meminta tanda tangan!”

Marsha pun menarik kursi untuk Camell, “Ia silahkan, duduk!” Perintah Marsha.

Mendadak gugup Camellia kini dihadapan Adam juga para tangan kanannya dengan ragu Camell pun berangsur duduk. “Maaf Pak, Yang ini belum di tanda tangani” Tatap Camellia Adam yang masih memegang dagunya tanpa berekspresi.

“Cepat” Gerakkan Camell bibirnya tanpa bersuara.

Dan mendapatkan kekehan dari Adam. “Haruskan saya yang menandatangani?” Ambil Adam bolpoint miliknya.

“Ya jika ada orang yang lain dan lebih berwenang saya mungkin akan minta sama dia Pak!”

Adam sengaja memperlama waktu mengulang lagi membaca berkasnya seraya sesekali mencuri pandangan mentap gadis didepannyan.

“Ih…”Camellia sebel ia menjarakkan tubuhnya dari meja kemudian menyenggol sepatu Adam di bawah sana. “Cepetan” Lampirkannya lagi wajah berisyaratnya.

Lelaki didepannya semakin terkekeh mendapati kaki Camellia yang menendang nya. Jelas dua interaksi yang membuat Zayan terperangah dari jauh melihat keduanya.

“Uhuk… uhuk… “Camellia lagi-lagi bereaksi untuk membuat Adam cepat menyelesaikannya.

“Batuk?” Ujar Adam.

“Maaf Pak, Bapak bisa cepat tidak? Saya buru-buru”

Marsha dan Lily diujung terkesiap mendapati ucapan Camellia yang memerintah Adam sepeti itu, benar-benar tidak sopan.

Adam tersenyum tipis paham reaksi para tangan kanannya disebelah sisi ruangan. “Marsha pukul berapa kita menemui Hendrico. inc?”

“5 menit lagi Pak, Bersama Buk Dewinda”

“Ya Tuhan” Camellia merasa malu. “Ih, Kenapa kau juga kesana!” kesalnya.

“Done!” Jelas Adam menyerahkan benda itu kembali kepada Camelli mempairkan seringai cibirannya.

...***...

Ini menjadi hal yang paling menyebalkan untuk Camellia berada didalam mobil milik perusahaan duduk saling berhadapan dengan Adam dan Zayan, Dia dengan Dewinda dan Marsha didepan sana.

Camellia sudah memoles wajahnya lagi sesuai perintah Dewinda ia mencoba acuh walau Adam bilang sangat jelek.

Adam terlihat menaikan satu kaki ke kaki lain dengan tangan memainkan ponselnya.

Kak Adam

Bilang sama Dewinda lipstik itu lebih pas untuk dia, mungkin saja seseorang akan tertarik padanya.

Camellia terkekeh membaca pesan yang Adam kirim lagi-lagi dia masih membahas tentang Lipstick menggoda yang ia gunakan.

Anda

Jodohkan dia pada Zayan, Biarkan aku seperti ini, siapa tahu menemukan seseorang yang tertarik padaku nanti di Hendrico.Inc hehe.

 

Lagi-lagi Zayan dibuat jengah oleh Adam dan Camellia yang saling mencuri Padang sudah jelas keduanya sedang saling berkirim pesan.

Zayan menoleh sekilas Camellia pada wajah yang ternyata hanya dipoles sedit saja langsung terpancar kecantikkannya. Pembuat onar kau cantik juga ya.

 

“Ehem…” Dewinda yang sedari tadi diam pun berdehem, “Camellia? Kamu ikut program master Scholarsip?” Lihat Dewinda nama Camellia Fraya Usman disebuah data.

“Iya buk, Kok ibu bisa tau?” Camellia memasukan kembali ponselnya.

“Kamu lihat ini?” Tunjuk Dewinda sebuah akun disebuah laman internet,  “Ini Kakak saya yang menangangi, Kamu lulusan Bandung?”

“Iya buk, Wah Benjamey itu kakak Buk Dewinda”

“Iya, Dia Dosen kamu bukan?”

“Iya buk, Dia yang rekomendasikan saya Beasiswa itu, Padahal nilai saya tidak telalu—

“Kamu seperti nya lulus,  Camell!” Antusias Dewinda. “Wah kamu akan pergi jauh!”

Seseorang yang sedari tadi mendengarkan tanpa melihat pun merasa dadanya terhentak, menadapati kalimat pergi jauh.

Camellia begitu antusianya, “Sungguh bu, Saya belum mendapatkan info apa pun”

“Seminggu lagi mungkin di kabari ini saya masih secara personal saja!”

“Saya mengikuti beberapa program sih bu”

“Wah, Kamu niat banget ya, Jadi mau pilih yang mana?”

“Ya jika hanya yang Cosinùs yang lulus, Ya pilih ini! Jika tidak ya….. Saya bisa mempertimbangkan nya memilih yanga mana, Yang terpenting Doain saya ya!'”

Dewinda melengkungkan senyuman, “Saya baga pada kamu Camellia, Kamu punya potensi! Doa saya yang terbaik menyertaimu!” Usap Dewinda tangan Camellia.

Camellia menoleh pada wajah datar Adam, kini lelaki itu melihat kejalanan berkutat pada fikirannya sendiri, Satu lengkungan senyuman Camellia terbitkan.

“Aku senang kenal kak Adam, Semoga orang tua kakak segera sembuh hingga setahun nanti pertunangan ini hilang begitu saja termakan jarak dan waktu, Dan kita bertemu lagi saat aku melihat kak Adam mungkin sudah menikah dengan dia dan melahirkan anak-anak kalian”

“Ibu, Camell akan buat ibu bangga bahwa ibu tidak salah mendidik Camell”

Satu bulir bening mentes diujung netra Camellia ia segera menyekannya dengan satu tangannya yang kini mengetik sebuah pesan.

 

Anda

Aku masih menunggu kak Adam segera menyelesaikan masalah ku dengan ibu, Aku ingin pergi tenang dan di hantarkan dengan senyuman.

Adam tidak mengindahkan pesan Camellia sedari tadi, Ia terdengar mengehela nafasnya berat ada rasa yang ia tidak tahu apa tapi seperti titik sakit didalam sana kala melihat wajah Camellia, “Jangan pergi...” Ucapan itu lolos begitu saja tanpa suara dari bibirnya.

 

 Next >>

 Jangan lupa vote🔖like, comment guys..

hehe biar ohtor remahan ini semangat kwkwkw

 

 

1
Maya Karina
lagi Dan lagi, berapa Kali saiaembaca novel ini berkali2 juga akan selaluenangis, tapi juga gak bosan2 membaca berulang2...... love u sist Author with all ur novel❤️❤️❤️
Aprika Permata
syumpil aku menangis
Nirmala
keren...
Franz Crist Pipit
nyari2 IGnya ka tris tp kok gak nemu ya
Tris rahmawati: Trisrahmawati kak, Namamyaaa
total 1 replies
Elqie Robbiatul Muslimah
balik ke adam camel.. padahal sudah lebih dari 7x baca cerita ini.... /Angry//Angry//Angry//Angry/
Timmy Bravo
nyesek banget 😭😭😭😭
Timmy Bravo
nyesek😭😭😭😭
Timmy Bravo
mengandung bawang 😭😭
Timmy Bravo
inget cerita kak Tris yg lain hot shot baby,dg besar hati ibunya merawat ank yg bukan darah dagingnya
Timmy Bravo
😭😭😭😭
Timmy Bravo
koq aku berasa di posisi camel,antara malu dan sedih juga🥺😭
Nathaaaa
dibaca sdh berulang kalipun tetap mewek 😭😭😭
Evi Nopianti
ceritanya bikin aku nangis..../Sob//Sob//Sob/
terlove deh buba.../Kiss//Kiss//Kiss/
Tri PutriAlsabar
Bagus
Yeni Meyliana
Luar biasa
Dewi Wijayanti
sudah mengikuti sejak awal kak❤️❤️❤️❤️
Sabarina_Dewi
hi tris onty hadir 😘😘
Sabarina_Dewi
baca ulang oi
Andriani
siap kk... saya baca kok
Ningsih Dewikartika
aku selalu mengikuti karya karya mu mba mulai dr PLB hingga Play On ini dan update nya selalu di tunggu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!