NovelToon NovelToon
Meraga Sukma

Meraga Sukma

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Petualangan / Misteri / Horor
Popularitas:55.8k
Nilai: 5
Nama Author: mita kartika

Dimana akan ku temukan cinta sejatiku?
Aku mencintai pria bernama Reka yang hidup berbeda alam denganku. Mungkinkah aku bisa bersatu dengan Reka meski dunia kami tak sama?

Jiwaku akan berada disini setiap malam ketika ragaku tertidur. Sejak kakek ku bernama Sukma Wijaya meninggal setelah melakukan pesugihan dengan siluman ular, kini aku harus melanjutkan misinya untuk menemukan portal yang bisa membawaku kembali ke dimensiku

Lalu bagaimana hubunganku dengan Reka jika aku sudah terbebas dari sini? Mungkinkah pada akhirnya aku harus melupakan nya? Bisakah aku membawa Reka ke dimensiku dan menjadikan dia manusia seperti aku?

Baca kelanjutan ceritanya.
Harap bijak dalam membaca.


Jangan Lupa berikan Vote, Like & Coment agar author semangat.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mita kartika, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 28

Rumah mewah milik keluargaku siang itu masih lengang seperti hari-hari biasanya. Papa Johan dan mama Erina bergelora menyambut kedatanganku. Ibu Wati, wanita paruh baya yang sudah lama tinggal di rumahku sebagai asisten rumah tangga yang tak lain adalah ibunya Mira, membawakan nampan dengan empat gelas teh hangat di atasnya kemudian di letakan nya di atas meja ruang tamu.

"Makasih ya, bu!" Ucapku tersenyum ramah pada ibu Wati. Meskipun hanya seorang asisten rumah tangga, ia sudah di anggap sebagai ibuku sendiri. Begitupun dengan anaknya, Mira yang sudah di anggap sebagai anak oleh ibuku dan Saudara bagiku.

"Sama-sama, neng!" Sahut ibu Wati yang kemudian berlalu pergi.

"Kasihan, bu Wati. Setiap malam menangis dalam solatnya, mendoakan Mira yang udah satu tahun ini menghilang gak tau kemana." Ucap papa Johan prihatin.

"Padahal, Risha gak pernah dendam sama Mira, pah. Andai aja Risha tahu Mira dimana, pasti bakal Risha cariin. Risha mau ajak dia pulang ke rumah ini lagi." Ucapku.

"Kamu memang baik, nak! Mama sangat beruntung memiliki anak seperti kamu."

Mama Erina memeluk erat tubuhku. Sedangkan papa Johan melihatku dengan mengurai senyum bangga. Sesekali aku menoleh Aldi yang juga tengah tersenyum terharu melihat keharmonisan keluargaku.

"Aldi juga beruntung, memiliki calon istri seperti Risha!" Seru Aldi yang membuat mama Erina dan Papa johan termasuk aku menoleh ke arah nya dengan mata terbelalak.

Calon istri? Aldi bercandanya kelewatan, deh! Gimana kalau mama sama papa sampai menganggapnya serius?!

"Jadi kalian datang berdua kesini buat kasih tahu mama dan papa kabar gembira ini?" Tanya mama Erina antusias.

Tuh, kan?!

"Iya, tante, om, kami kesini mau minta restu kalian!" Sahut Aldi tampak serius.

Apa? Minta restu? Kami bahkan belum merencanakan hal sejauh ini sebelumnya!

"Kalau papa sih, merestui kalian! Papa malah senang banget, ini sih, surprice banget buat papa." Ucap papa Johan dengan girang.

"Tentu saja buat mama juga, dong! Gak cuma papa, mama juga sangat merestui hubungan kalian!" Ucap mama Erina tak kalah girang.

"Tapi Risha_" Ucapku yang kemudian di potong oleh Aldi.

"Syukurlah, om sama tante udah kasih restu. Makasih banyak ya, om, tante!" Aldi tersenyum pada mama Erina dan papa Johan seraya merangkul bahuku.

"Al, kamu_" Ucapku yang lagi-lagi tak terselesaikan.

"Udah, jangan rusak kebahagiaan mama dan papa kamu, sayang!" Aldi berbisik di telingaku.

Aku mendesah pasrah dan tidak mencoba menjelaskan apapun. Melihat kebahagiaan yang terlukis di wajah mama Erina dan papa Johan, membuat hatiku luluh.

"Al, kamu udah bilang kan, sama orang tua kamu tentang rencana ini?" Tanya mama Erina.

"Aldi udah bilang kok, tante! Orang tua Aldi juga udah setuju." Sahut Aldi entah itu benar atau ia hanya berpura-pura untuk membuat hati orang tua ku merasa lega. Hanya dia yang tahu!

"Syukurlah, kalau begitu tante mau ajak orang tua kamu makan malam disini. Kalau bisa malam ini juga!" Ucap mama Erina bersemangat.

"Minggu depan aja ya, mah! Malam ini Risha capek banget." Sahutku mencoba mengulur waktu.

"Iya, tante! Malam minggu besok Aldi pasti kesini bawa orang tua Aldi. Biar kalian bisa cepat-cepat merencanakan pernikahan kami." Ucap Aldi tampak meyakinkan.

Mama Erina dan papa Johan mengangguk antusias. Aku menoleh Aldi tengah tersenyum ke arahku. Aku tidak mengerti mengapa Aldi membicarakan hal yang sebelumnya tidak kami rencanakan. Dalam hatiku, tercatat banyak pertanyaan yang sudah tidak sabar aku katakan. Tentu saja aku akan mengintrogasinya nanti. Lihat saja!

"Risha mau ke ruangan kakek dulu!" Seruku seraya berlalu pergi bersama Aldi yang mengekor.

Tidak ada yang berubah di ruangan ini. Aku masih penasaran dengan peti yang terkunci. Benarkah peti ini terhubung dengan Altar?

Aku mencoba mencari kembali kunci peti yang belum sempat aku temukan. Hasilnya tetap sama dengan pencarianku waktu itu.

"Mungkin cermin ini ada hubungan nya juga dengan Madavia atau yang berkaitan dengan siluman ular!" Ucap Aldi yang tengah menyentuh ukiran ular di atas cermin.

Aku menatap lekat sebuah patung elang yang terletak di sebelah meja tempat cermin itu berdiri. Mataku memicing saat melihat sebuah cekungan oval pada mata burung elang itu. Pandanganku beralih pada cincin yang melingkar di jari manisku. Aldi yang memperhatikanku sepertinya mengerti apa yang sedang aku pikirkan.

"Apa mungkin_?" Ucapku seraya menoleh Aldi.

Aldi mengangguk. "Aku pikir, kita perlu mencobanya!"

Aku menghela nafas kemudian, melepaskan cincin mustika itu dari jariku. Aldi meraih cincin itu dariku kemudian, ia mencoba mencabut batu mustika itu dari emban nya.

"Nah, lepas juga!" Seru Aldi setelah ia berhasil melerai batu mustika dari emban nya.

Aku meraih batu mustika itu, hendak mencoba memasangkan nya pada sebuah cekungan mata patung burung elang itu namun, aku ragu!

"Kenapa?" Tanya Aldi yang melihat wajah resahku.

"Aku takut, Al!" Aku menggigit bibir bawahku.

"Kata kamu, Reka ngasih cincin ini biar kamu tahu kebrnaran nya, kan? Siapa tahu benar!"

Aku mengangguk mantap, dengan penuh keyakinan dan juga harapan aku mencoba memasangkan batu mustika itu.

KRAAAKK

Batu mustika itu sangat pas dengan cekungan mata patung burung elang. Warna merah tua pada batu mustika itu tiba-tiba memudar dan berubah menyerupai mata yang seakan-akan menatapku dengan tajam.

Sebuah kedipan dari mata elang itu berhasil membuat aku dan Aldi terlonjak. Aku bertukar pandang dengan Aldi.

"Sekarang apa?" Tanyaku bimbang.

Aldi mengangkat bahu. "Aku juga gak ngerti!"

"Aku mau pulang aja deh, buang-buang waktu aja!" Ucapku mulai kesal.

"Kamu yakin, mau pulang aja?"

Aku mengangguk mantap. Kemudian, aku meraih patung elang itu untuk kubawa pulang ke rumah kost. Aku dan Aldi bergegas pergi dari rumah ini setelah berpamitan dengan mama Erina papa Johan.

...*°°°°°°°°°°*...

"Kita belum nemuin apa-apa selain patung itu!" Ucap Aldi yang menatapku tengah meletakan patung burung elang di atas meja.

"Gak apa-apa, bagi aku ini adalah sebuah perkembangan!" Sahutku mencoba menghibur hatiku.

Aldi tersenyum tipis. Kemudian, berpamitan pulang.

1
Ken Dedes
ceritanya bagus, menarik, penuh teka-teki
* bunda alin *
jangan d gantung donk cerita nya ..
* bunda alin *
jangan gantung donk ,,,
meMyra
lho uda tamat?
Des Masri
what.......?
ending yang membagongkan
Herry Ruslim
cewek polos,ga tau dunia tipu-tipu, paling juga kena di tipu orang lagi
Iseng 01
@erwan
Iseng 01
baru mau mulai baca
Nichla Fiyah
kok tamat,,, ngegantung ja gini???
Kustri
G jelas amat endingnya..

Beneran tamat????????
Devi Octa
kok tamat thor
Keysha Arsyilla Putri
Yah, ilang kemana gioknya?
Keysha Arsyilla Putri
Seru..
Semangat thor 💪
Keysha Arsyilla Putri
kan bener, Aldi gak salah...
Keysha Arsyilla Putri
wadau Samba keren ternyata 😍
Keysha Arsyilla Putri
tuh kan, Aldi di hasut Oleh Anjani
Keysha Arsyilla Putri
Kok di tusuk sih Al 😭
Keysha Arsyilla Putri
Ada apa denganmu Aldi?
Simplicityme
Siapakah orang tersebut?? 🤔
Devi Octa
semangat thorrr....di tunggu kelnjutanya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!