NovelToon NovelToon
Titik Penghubung

Titik Penghubung

Status: tamat
Genre:Diam-Diam Cinta / Idola sekolah / Tamat
Popularitas:920
Nilai: 5
Nama Author: prasetya_nv

sebuah kehancuran adalah sebuah derita bagiku, seperti kutukan akan kelakuan berat masa laluku. nyatanya itu hanyalah sebatas prasangka. _Ailavati Keysa Maharani.

wajah datar tampak acuh adalah penguat ku, aku terlalu takut untuk dikasihani sebagai alasan pertemanan ku. hidupku telah luluh lantah atas kehancuran.~Alga Mahensa Putra

Di sinilah kisahku dimulai.
Aku Aila Putri cantika yang memiliki trauma akan masalalu, yang di pertemukan dengannya Alga Mahensa Putra.

Pria yang memiliki parasa tampan dan berwajah datar.
Akankah Aku bisa bersamanya?
Apakah ego kita yang akan sama sama menyakiti?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon prasetya_nv, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

cerita kita

malam ini, rembulan benar benar menemani kami. Kami bersama duduk di bawah sinar rembulan yang manis. Kami saling bertukar cerita tentang hidup kami.

Aku duduk dalam diam bersandar pada dada budak Alga. Alga bercerita tentang asal hidupnya yang sejak kecil baru mengetahui satu fakta. Menghancurkan sisi dirinya yang kini telah hilang Dia utuh tapi tidak dengan hatinya yang rapuh.

"Ai apakah kamu selalu berpikir keberadaanku hanyalah untuk sebuah janji? " Alga bertanya padaku kembali.

"aku tak ingin kamu terbebani Al, aku hanya ingin lihat kamu bahagia. " jawabku mencoba meyakinkannya agar dia pergi mencari kebahagiaannya.

"Aku akan perjelas Ai. Aku memilih tinggal bukan karena keharusan, tapi keinginan. " Dia menjelaskan apa yang ku ragukan.

"Aku tak mau kamu memiliki beban seperti aku Al. Temukan kebahagianmu Al! " aku memberikan dia pengertian. Entah sudah berapa kali aku memberikan dia kejelasan tentang pilihannya. Aku tak ingin dia terikat dengan sesuatu yang bukan keinginannya. Biarlah dia terbang bebas. Jangan biarkan sayapnya patah hanya karena terlalu usang.

"Ai,. lantas bagaimana caranya. Aku menjelaskan aku bertahan itu karena pilihannku. ini bukan bualan Ai. " Teriak Alga frustasi dengan sifatku yang semakin menjadi. Mengapa Alga berkata aku salalu tak mempercayainya.

"maaf Al hanya saja aku takut kembaki kecewa" batinku saat menyaksikannya yang sedikit frustasi.

"maaf, tapi ini tak seharusnya Al. " ucapku padanya sambil ku tundukkan kepalaku.

"Aku tinggal karena mencintaimu Ai. " Alga berteriak sambil mengacak acak rambutnya yang semakin dia menjadi tampan.

Aku diam tanpa kata, melihatnya membuatku semakin ingin luluh. Aku tak mau merasakan rasa sakit kembali.

"cukup aku bisa mengagumimu Al, aku mencintaimu tapi aku takut untuk terluka". Batinku tak karuan.

"Aku senang cintaku terbalaskan hanya saja aku masih ragu dengan kamu Al. Kamu terlalu dingin hanya untuk sekedar berkata. Aku tahu sifatmu terbentuk karena luka. Hanya saja esok akan menjadi belati jika kamu terus hidup dengan lukamu. sama sepertiku" ucap batinku yang tak bisa aku jelaskan.

"Maaf Al, ku harap kita bersama saat nanti kita sudah sembuh dari luka kita masing masing." ucapku padanya memberinya pengertian.

Aku memutuskan untuk kita masing masing. Bukan karena aku tak mencintainya tapi aku bahagia cintaku terbalaskan olehnya. Aku takut nantinya luka kita yang akan menjadi belati dalam hubungan kita. Rasanya bukan keraguan karena ketulusannya hanya saja kita memiliki belati masing masing yang tak terobati.

"Aku tahu maksud kamu Ai. Tapi. mengapa kamu memilih itu tanpa mau ingat bahwa kita bisa sembuh sama sama" ucapan Alga ada benarnya hanya saja aku takut mengecewakannya karena terkadang aku tak bisa mengontrol diriku.

"keadaanku terlalu rumit untukmu Alga, aku takut aku akan mengecewakanmu." teriakku ikut frustasi dengan segala tekanannya.

"aku lebih mencintai mu Al. Aku mencintaimu jauh lebih dalam. Aku jauh lebih takut kehilanganmu. Tapi aku takut untuk terlalu menggenggam erat Al. Kamu tahu kan, sesuatu yang terlalu di genggam akan menjadi luka. " teriakku dengan nada tersengal karena air mataku. Emosiku kini terkuras habis karenanya.

"please, belajar sama sama Ai. Aku tahu semua ketakutanmu. Tapi aku selalu ada di sampingmu mau jadi kita ataupun dengan jalan masing masing. " ucap Alga dengan tulus sambil memelukku erat. Aku meluapkan emosiku dalam pelukan ini. Biarkan hari ini menjadi hari yang indah bagi kami. walaupun hari esok kita tidak tahu akan jalan kemana

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!