NovelToon NovelToon
Lentera Abadi Di Makam Bintang

Lentera Abadi Di Makam Bintang

Status: sedang berlangsung
Genre:Dikelilingi wanita cantik / Action / Sistem
Popularitas:7.4k
Nilai: 5
Nama Author: Yuzuki chan

​Xing Shenyuan, pangeran kesembilan Dinasti Bintang Agung, dikhianati oleh saudaranya sendiri. Tulang Surgawi miliknya dicabut, basis kultivasinya dihancurkan, dan dia dibuang ke Makam Leluhur yang terlarang untuk menjadi pelayan nisan seumur hidup. Di tengah keputusasaan, sebuah suara kuno bergema di jiwanya. Dengan sistem "Masuk Log" (Sign-In), setiap inci tanah pemakaman menjadi gudang harta karun ilahi.
​"Masuk Log di Makam Kaisar Pertama, hadiah: Tubuh Kekacauan Primordial!"
"Masuk Log di Gundukan Pedang Dewa, hadiah: Niat Pedang Penghancur Cakrawala!"
​Sepuluh ribu tahun berlalu dalam sekejap mata. Dunia luar telah berganti zaman, kekaisaran runtuh, dan dewa-dewa baru bermunculan , ketika musuh dari langit mencoba mengusik ketenangan makam leluhur nya, xing shenyuan bangkit dari debu hanya satu jentikan jari untuk meratakan seluruh galaksi

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yuzuki chan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 27 lahirnya jiwa bintang di bawah langit berdarah

Langit di atas Kekaisaran Bintang Agung tidak lagi biru. Warna fajar yang seharusnya cerah telah digantikan oleh gradasi ungu tua dan merah darah yang berdenyut, seolah-olah angkasa itu sendiri adalah luka terbuka yang membusuk. Di cakrawala utara, lubang hitam raksasa—Gerbang Empyrean Bawah—terus melebar, memuntahkan kabut hitam yang melumat apa pun yang disentuhnya.

Di atas perahu cepat yang melaju membelah arus Sungai Naga, Xing Shenyuan berdiri terpaku. Tangannya menggenggam Fragmen Peta Bintang yang baru saja ia curi. Logam segitiga itu kini bersinar panas, memancarkan resonansi yang menyakitkan. Setiap denyutan fragmen itu selaras dengan detak jantung entitas yang merayap keluar dari lubang hitam di langit.

"Guru... burung-burung berjatuhan dari langit," bisik Xiaoyue, menunjuk ke arah permukaan sungai di mana ratusan unggas air mengapung tanpa nyawa, jiwa mereka tersedot habis oleh tekanan aura iblis yang menyebar.

Shenyuan menarik napas dalam-dalam. Udara terasa berat, mengandung rasa logam dan belerang. "Itu bukan sekadar iblis, Xiaoyue. Itu adalah Eater of Stars (Pelahap Bintang). Xing Jian telah memanggil sesuatu yang bahkan tidak bisa dibayangkan oleh para leluhur kita. Dia pikir dia memanggil pelayan, padahal dia mengundang pemangsa."

Tiba-tiba, Shenyuan terhuyung. Dantian-nya bergejolak hebat. Energi dari fragmen di tangannya mulai mengalir masuk ke pembuluh darahnya tanpa terkendali. Pusaran Qi ungu di dalam tubuhnya, yang selama ini tertahan di ambang batas, kini meledak dengan kekuatan yang menghancurkan.

Hambatan menuju Ranah Jiwa Baru Lahir (Nascent Soul) yang selama ini sekeras dinding baja, kini mulai retak akibat tekanan eksternal dari energi iblis dan tekanan internal dari fragmen bintang.

"Sial... bukan sekarang!" geram Shenyuan. Melakukan terobosan di tengah pelarian adalah tindakan bunuh diri. Namun, tubuhnya berkata lain.

Login: Di Ambang Kematian dan Kehidupan

Perahu mereka terombang-ambing saat sebuah gelombang kejut energi menghantam sungai. Di saat yang kritis itu, antarmuka sistem muncul di depan mata Shenyuan yang mulai memerah.

> [Sistem Login Harian Makam Bintang]

> [Lokasi: Perbatasan Wilayah Terlarang (Status: Zona Bencana Iblis)]

> [Status: Siap untuk Check-in.]

> [Peringatan: Energi Dunia tidak stabil. Risiko kegagalan terobosan: 85%.]

>

"Gunakan hak login harian! Beri aku sesuatu untuk menstabilkan ini, atau aku akan meledak sebelum sampai ke Ibu Kota!" perintah Shenyuan dalam hati.

> [Ding! Check-in berhasil!]

> [Selamat, Tuan mendapatkan: "Esensi Bintang Purba" (Cairan Penstabil Jiwa) dan "Formasi Sembilan Penjaga Langit" (Portable).]

> [Deskripsi Item:]

> * Esensi Bintang Purba: Satu tetes cairan yang mengandung kemurnian langit sebelum dunia tercemar. Dapat digunakan untuk melindungi Dantian selama proses terobosan ekstrem.

> * Formasi Sembilan Penjaga Langit: Perangkat formasi sekali pakai yang dapat menciptakan ruang hampa energi selama 3 jam, melindungi pengguna dari deteksi dan gangguan luar.

>

"Xiaoyue! Tepikan perahu ke gua di bawah tebing itu! Sekarang!" teriak Shenyuan.

Begitu perahu menabrak tepian berbatu, Shenyuan melompat keluar. Ia segera menanamkan perangkat formasi ke tanah. Seketika, sebuah kubah cahaya perak membungkus area sekitar gua, mengisolasi mereka dari bau busuk energi iblis di luar.

Terobosan: Pembentukan Jiwa Bintang

Shenyuan duduk bersila di tengah gua yang dingin. Ia meminum Esensi Bintang Purba. Cairan itu terasa seperti es yang mengalir melalui tenggorokan, namun begitu mencapai perut, ia meledak menjadi ribuan benang cahaya yang membungkus Dantian-nya.

"Sutra Penelan Bintang... Tahap Ketiga: Kelahiran Embrio Bintang!"

Shenyuan mulai menarik energi dari Fragmen Peta Bintang. Prosesnya sangat menyakitkan. Bayangkan mencoba memasukkan lautan ke dalam botol kecil; itulah yang dirasakan meridian Shenyuan. Tubuhnya mulai retak, darah merembes keluar dari pori-porinya, mewarnai jubah hitamnya menjadi merah kelam.

Di dalam Dantian-nya, pusaran energi ungu yang padat mulai memadat di pusat. Perlahan, sesosok figur kecil mulai terbentuk. Itu bukan bayi manusia biasa seperti pada kultivator Jiwa Baru Lahir lainnya.

Figur itu transparan, dipenuhi bintik-bintik cahaya yang menyerupai galaksi, dan di dahinya terdapat simbol Lentera Abadi.

KRAAAKK!

Petir ungu menyambar di dalam gua, meskipun terhalang formasi. Langit di luar gua merespons dengan gemuruh yang lebih dahsyat. Alam seolah menolak kelahiran jiwa yang begitu menyimpang dari hukum dunia ini.

"Aku... tidak akan... menyerah!" Shenyuan meraung. Ia membayangkan semua penghinaan yang ia terima di istana, pengkhianatan saudaranya, dan wajah ibunya yang terlupakan. Kebenciannya menjadi bahan bakar, dan tekadnya menjadi cetakan.

Setelah tiga jam yang terasa seperti tiga abad, energi di dalam gua tiba-tiba menjadi sangat tenang.

Shenyuan membuka matanya. Pupilnya kini bukan lagi hitam atau ungu, melainkan perak bercahaya dengan kedalaman ruang hampa. Di belakangnya, samar-samar muncul bayangan seorang kaisar kuno yang memegang lentera.

> [Status Sistem:]

> [Selamat! Tuan telah berhasil melakukan terobosan ke: Ranah Jiwa Baru Lahir (Tahap Awal).]

> [Jiwa Baru Lahir Terbentuk: "Jiwa Kaisar Bintang Abadi".]

> [Kekuatan Fisik & Spiritual meningkat 500%.]

> [Kemampuan Baru: "Langkah Dimensi" (Dapat berpindah jarak pendek melalui celah ruang).]

>

Shenyuan berdiri. Luka di tubuhnya menutup dalam sekejap, meninggalkan kulit yang lebih kuat dari baja terbaik. Ia merasa bisa meremukkan gunung hanya dengan satu pikiran.

Di Ibu Kota: Kegilaan Xing Jian

Sementara itu, di halaman Istana Kekaisaran yang kini hancur, Pangeran Pertama Xing Jian berdiri di tengah lingkaran api hitam. Tubuhnya sudah tidak lagi tegak; kulitnya mengelupas, menyingkap daging hitam yang berdenyut dengan energi jahat.

"Hahaha! Lihat ayah! Lihat kekuatanku!" teriak Jian ke arah Kaisar yang terkurung dalam penghalang emas di tangga istana. "Sekte Pedang Langit tidak bisa membantumu! Pengawal Naga tidak bisa menghentikanku! Aku adalah penguasa baru dunia ini!"

Di atasnya, dari lubang hitam, sebuah tangan raksasa yang panjangnya ratusan meter perlahan turun. Itu adalah Tangan Sang Pelahap.

"Bodoh..." gumam Kaisar, wajahnya tampak sepuluh tahun lebih tua. "Kau bukan penguasa, Jian. Kau adalah pintu. Dan sekali pintu itu terbuka sepenuhnya, tidak akan ada lagi Kekaisaran untuk kau pimpin."

Su Yan, yang berada di dekat Kaisar sebagai "penasihat" yang setia, menatap pemandangan itu dengan ngeri. Ia mencoba menghubungi Shenyuan melalui antingnya, namun sinyalnya terganggu oleh badai energi iblis.

"Tuan... di mana Anda?" bisiknya.

Tiba-tiba, mata Jian yang hitam legam beralih ke arah selatan. Ia mengendus udara seperti binatang buas.

"Dia ada di sini..." desis Jian. "Adikku yang sampah... dia membawa Kunci itu. Dia membawanya pulang!"

Jian mengangkat tangannya yang kini bercakar. "Pergilah, Bayangan Kelaparan! Jemput adikku, dan bawakan aku jantungnya beserta logam yang dia curi!"

Dari bayangan Jian, meluncurlah puluhan makhluk terbang tanpa sayap, terbuat dari asap dan gigi tajam, melesat ke arah selatan dengan kecepatan suara.

Pertempuran di Udara: Langkah Dimensi

Sepuluh mil dari Ibu Kota, Shenyuan dan Xiaoyue sedang terbang menggunakan pedang (Shenyuan kini bisa terbang tanpa bantuan alat). Tiba-tiba, awan di depan mereka terbelah oleh kedatangan makhluk-makhluk bayangan suruhan Jian.

"Guru! Mereka datang!" Xiaoyue segera menarik busurnya, melepaskan panah-panah api biru. Namun, makhluk-makhluk itu hanya menembus panah tersebut, seolah-olah mereka tidak memiliki bentuk fisik.

"Mereka adalah Wraith (Arwah Penasaran) dari dimensi bawah. Senjata fisik tidak berguna," ucap Shenyuan dingin.

Ia tidak berhenti terbang. Ia hanya mengulurkan tangan kirinya.

"Lentera Abadi: Nyala Api Pemutus Jiwa."

Lentera di pinggangnya bersinar putih menyilaukan. Bukan api yang keluar, melainkan gelombang kejut cahaya murni. Saat cahaya itu menyentuh para Wraith, mereka menjerit dengan suara yang bisa memecahkan kaca, lalu menguap menjadi abu hitam.

Namun, salah satu Wraith yang lebih besar—seorang Jenderal Iblis tingkat Jiwa Baru Lahir—berhasil mendekat dan mengayunkan sabit energinya ke arah leher Xiaoyue.

"Langkah Dimensi."

Dalam kedipan mata, Shenyuan menghilang dan muncul tepat di depan sabit itu. Ia menangkap bilah energi hitam itu dengan tangan kosong.

Cisssss!

Asap hitam mengepul dari tangannya, namun zirah bintangnya tidak retak.

"Kau berani menyentuh muridku?" suara Shenyuan terdengar seperti guntur yang diredam.

Ia mengepalkan tinjunya. "Tangan Penghancur Bintang: Versi Jiwa Baru Lahir."

Pukulan itu tidak hanya menghantam fisik si Jenderal Iblis, tapi juga menghancurkan struktur jiwanya. Sebuah ledakan ungu terjadi di udara, melenyapkan makhluk itu hingga ke atom terakhir.

"Ayo, Xiaoyue. Kita tidak punya waktu untuk bermain dengan kerikil," ucap Shenyuan. Ia mencengkeram bahu Xiaoyue, dan dengan satu lompatan dimensi yang besar, mereka menghilang, muncul kembali beberapa mil lebih dekat ke Ibu Kota.

Penutup Bab: Reuni di Tengah Reruntuhan

Shenyuan mendarat di atas gerbang kota Ibu Kota yang sudah runtuh. Di depannya, pemandangan kota yang dulu megah kini menyerupai neraka. Mayat-mayat berserakan, bangunan terbakar dengan api hitam, dan di pusat semua itu, pilar energi hitam membumbung ke langit.

Ia melihat kakaknya, Xing Jian, yang kini sudah hampir menyerupai monster, berdiri di depan istana.

Shenyuan berjalan perlahan menuruni reruntuhan gerbang. Setiap langkahnya meninggalkan jejak cahaya perak di tanah yang hangus.

"Xing Jian!" suara Shenyuan bergema di seluruh kota, menembus raungan iblis.

Jian berbalik, wajahnya yang hancur menyeringai. "Shenyuan... kau akhirnya pulang. Berikan padaku fragmen itu, dan aku mungkin akan menjadikanku jenderal utamaku di dunia baru ini."

Shenyuan mengeluarkan Fragmen Peta Bintang dari sakunya, memainkannya di antara jari-jarinya.

"Dunia baru?" Shenyuan tertawa, suara yang penuh dengan ejekan dan kesedihan. "Kau menghancurkan rumah kita hanya untuk menjadi budak dari makhluk yang bahkan tidak menganggapmu sebagai semut. Kau selalu bodoh, Kak, tapi hari ini kau telah melampaui batas."

Shenyuan mengangkat lenteranya tinggi-tinggi. Cahaya ungu dan putih beradu, menciptakan aura yang menekan balik kegelapan di sekitarnya.

"Aku datang bukan untuk memberikan kunci ini padamu. Aku datang untuk mengunci kembali gerbang yang kau buka... dan untuk memastikan kau tidak akan pernah melihat matahari terbit lagi."

Di langit, Tangan Sang Pelahap berhenti bergerak. Mata raksasa terbuka di tengah lubang hitam, menatap langsung ke arah Shenyuan—atau lebih tepatnya, menatap ke arah Lentera Abadi-nya.

Pertempuran terakhir untuk masa depan Kekaisaran Bintang Agung baru saja dimulai.

* Kultivasi: Jiwa Baru Lahir Tahap Awal (Stabil).

* Kondisi Jiwa: Kaisar Bintang Abadi (Aktif).

* Misi Utama: Menutup Gerbang Empyrean Bawah.

1
Seorang Penulis✍️
Tess
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!