NovelToon NovelToon
Terjebak Cinta Om Duda

Terjebak Cinta Om Duda

Status: tamat
Genre:Selingkuh / Cinta Terlarang / Saudara palsu / Duda / Menikah dengan Kerabat Mantan / Balas Dendam / Tamat
Popularitas:592.9k
Nilai: 5
Nama Author: Kikan dwi

Belva Kalea harus menelan kekecewaan saat mengetahui calon suaminya berselingkuh dengan saudara tirinya tepat di hari pernikahannya. Bukan hanya itu saja, Glory diketahui tengah mengandung benih Gema Kanaga, calon suaminya.

Di sisi lain, seorang pengusaha berhati dingin bernama Rigel Alaska, harus menelan pil pahit saat mengetahui istrinya kembali mengkhianatinya. Disakiti berulang kali, membuat Rigel bertekad untuk membalas rasa sakit hatinya.

Seperti kebetulan yang sempurna, pertemuan tak sengaja nya dengan Belva membuat Rigel menjadikan Belva sebagai alat balas dendam nya. Karena ternyata Belva adalah keponakan kesayangan Roland, selingkuhan istrinya sekaligus musuhnya.

Akankah Rigel berhasil menjalankan misi balas dendam nya?
Ataukah justru cinta hadir di tengah-tengah rencananya?

Mampukah Belva keluar dari jebakan cinta yang sengaja Rigel ciptakan?
Ataukah justru akan semakin terluka saat mengetahui fakta yang selama ini Rigel sembunyikan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kikan dwi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 27

Ting tong

Ting tong

"Sial tidak dibuka."

Sudah beberapa kali pria itu menekan bell kamar yang ditempati Kalea, namun sama sekali tidak mendapatkan jawaban, apalagi di buka kan pintu. Sampai akhirnya Rigel memutuskan untuk menggunakan cara lain untuk bisa masuk ke dalam kamar itu.

"Saya mau kunci kamar nomor 69, darurat," ucapnya pada resepsionis.

Wajah Rigel tetap terlihat datar padahal hatinya sangat malu melakukan ini. "𝘒𝘦𝘯𝘢𝘱𝘢 𝘢𝘬𝘶 𝘵𝘪𝘥𝘢𝘬 𝘯𝘺𝘶𝘳𝘶𝘩 𝘝𝘢𝘯𝘥𝘦𝘳 𝘢𝘫𝘢 𝘵𝘢𝘥𝘪, 𝘴𝘪𝘢𝘭!"

Umpatan demi umpatan keluar dari mulutnya begitu sadar dengan apa yang dilakukannya saat ini. Lihatlah resepsionis pun berusaha menahan tawanya, pasti mereka berpikir ada sesuatu antara Rigel dan pemilik kamar 69.

"Ini Tuan." Resepsionis memberikan kunci kamar itu sambil mengernyitkan keningnya. Ia ingin mengatakan sesuatu pada Bosnya itu, namun Rigel keburu menghilang dari pandangannya.

Ceklek

"Abel!"

Rigel menyapu pandangannya ke setiap sudut ruangan, namun ia tidak menemukan Abel nya. Bahkan di kamar mandi pun wanita cantik itu tidak ada.

"Hah... kosong?"

Rigel mengepalkan erat tangannya, saat menyadari seseorang yang ia cari memang tidak ada di kamar itu. Lebih tepatnya sudah check-out.

"Sial!"

Rigel pergi dari kamar itu dengan terburu-buru, ia harus bergerak cepat sebelum kembali kehilangan wanitanya.

"Sejak kapan pemilik kamar nomor 69 keluar dari sini?" Tanya Rigel saat kembali berdiri di depan meja resepsionis. Pemilik Alaska hotel itu menyerahkan kembali kunci kamar yang beberapa waktu lalu ia minta.

"Sudah check-out dari semalam, Pak."

Rigel hanya mengangguk lalu meninggalkan tempat itu. Langkahnya begitu tegap dan terarah tujuannya hanya satu, Abel. Ia tidak boleh kehilangan jejak Abel lagi.

"𝘈𝘬𝘶 𝘵𝘪𝘥𝘢𝘬 𝘢𝘬𝘢𝘯 𝘮𝘦𝘮𝘣𝘪𝘢𝘳𝘬𝘢𝘯 𝘬𝘢𝘮𝘶 𝘱𝘦𝘳𝘨𝘪 𝘭𝘢𝘨𝘪, 𝘈𝘣𝘦𝘭!"

...----------------...

Sementara itu Farez dan Kalea baru sampai di kota Bandung. Keduanya memutuskan untuk singgah dulu di kota kembang itu sebelum kembali ke Paris.

Sebenarnya Kalea ingin langsung kembali ke Paris malam itu juga, tapi Farez beralasan ada sesuatu yang harus di urus di perusahaannya. Akhirnya Kalea mengalah dan menuruti keinginan Farez. Walaupun sebenarnya Kalea bisa saja kembali ke Paris sendiri, hanya saja lagi-lagi Farez tidak mengijinkannya.

"𝘏𝘢𝘪 𝘉𝘢𝘯𝘥𝘶𝘯𝘨..."

Kalea sebenarnya belum siap kembali ke kota ini. Menyebut namanya saja membuatnya kembali teringat dengan semua yang pernah terjadi di masa lalunya, di sini, di kota indah ini.

Hatinya berdebar tanpa alasan, getaran yang sama, pada orang yang sama.

"𝘒𝘦𝘯𝘢𝘱𝘢 𝘴𝘦𝘴𝘶𝘭𝘪𝘵 𝘪𝘯𝘪 𝘮𝘦𝘭𝘶𝘱𝘢𝘬𝘢𝘯𝘯𝘺𝘢? 𝘗𝘢𝘥𝘢𝘩𝘢𝘭, 𝘴𝘢𝘢𝘵 𝘮𝘦𝘭𝘶𝘱𝘢𝘬𝘢𝘯 𝘱𝘦𝘯𝘨𝘬𝘩𝘪𝘢𝘯𝘢𝘵𝘢𝘯 𝘎𝘦𝘮𝘢 𝘳𝘢𝘴𝘢𝘯𝘺𝘢 𝘵𝘪𝘥𝘢𝘬 𝘴𝘦𝘴𝘶𝘭𝘪𝘵 𝘪𝘯𝘪."

Pelariannya seperti sia-sia, sekuat apa pun Kalea melupakannya, nama itu tidak pernah hilang dari ingatannya. Semakin mencoba melupakan, justru malah semakin mengingatnya.

"Kamu kenapa, Lea?"

Keduanya baru sampai di apartemen Roland, tempat tinggal Kalea. Sepanjang perjalanan, Farez terus memperhatikan Kalea yang terlihat seperti menahan kesedihan. Namun lagi-lagi Kalea menutupinya membuat Farez semakin curiga.

"Aku gak apa-apa. Mungkin hanya lelah." Kalea tersenyum tipis menyembunyikan perasaan yang sempat bergejolak untuk beberapa saat.

Setelah Kalea bertemu dengan Rigel, Farez merasa ada yang berubah dari sikap Kalea, seperti ada yang disembunyikannya. Karena alasan ini juga lah Farez menunda keberangkatannya, ia ingin memastikan sesuatu yang mengganjal di pikirannya.

"Kalau begitu, Kamu istirahat. Aku harus ke kantorku dulu."

...----------------...

Tok tok tok

"Bagaimana tugas Kamu?" Tanya Roland tanpa mengalihkan pandangannya dari berkas-berkasnya.

"Lancar, Bos. Tapi---"

"Tapi apa?" Roland langsung menatap seseorang yang berdiri tegap di hadapannya dengan sorot tegasnya.

"I--itu ... Semenjak Nona bertemu Tuan Rigel, Nona sedikit aneh."

"Rigel? Maksudmu Rigel Alaska?"

Pria itu menganggukkan kepalanya.

Huhfttt

Roland menghembuskan napasnya berat, tangannya terlihat mengusap wajahnya kasar. "Apa dia masih mencintai pria sialan itu?" Gumamnya lirih.

Namun, gumaman Roland itu cukup mengusik pendengaran pria yang masih berdiri di hadapannya itu.

"𝘈𝘬𝘶 𝘵𝘪𝘥𝘢𝘬 𝘴𝘢𝘭𝘢𝘩 𝘥𝘦𝘯𝘨𝘢𝘳, 𝘬𝘢𝘯?"

"Ada satu hal lagi, Bos. Nona tiba-tiba mengatakan, aku ini adalah calon suaminya, di depan Tuan Rigel."

Roland melebarkan bola matanya nyaris keluar dari kelopak matanya. Sekarang ia benar-benar yakin keponakannya itu masih mencintai mantan sahabatnya.

Roland memijat pelipisnya yang semakin berdenyut. "Aku harus apa, sekarang?"

Roland sebenarnya sudah tidak mempermasalahkan jika Kalea kembali berhubungan dengan Rigel. Apalagi, selama tiga tahun terakhir ini Roland sudah melihat perjuangan Rigel. Hanya saja ada satu hal yang membuat Roland sangat takut jika Kalea mengetahui keluarga Rigel sebenarnya.

"𝘈𝘬𝘶 𝘩𝘢𝘳𝘶𝘴 𝘮𝘦𝘯𝘨𝘢𝘵𝘢𝘬𝘢𝘯 𝘪𝘯𝘪 𝘴𝘦𝘣𝘦𝘭𝘶𝘮 𝘵𝘦𝘳𝘭𝘢𝘮𝘣𝘢𝘵."

"Bos, aku boleh bertanya sesuatu?" Pria yang sudah penasaran sejak tadi akhirnya memberanikan diri untuk bertanya langsung pada Bos nya. Setelah melihat anggukan dari Roland pria itu pun mengutarakan keingintahuan nya. "Apa Nona memiliki hubungan dengan Tuan Rigel, sebelumnya?"

Roland mengangguk, "ya, Rigel adalah penyebab Abel melarikan diri selama ini."

"𝘛𝘦𝘳𝘯𝘺𝘢𝘵𝘢 𝘥𝘶𝘨𝘢𝘢𝘯𝘬𝘶 𝘣𝘦𝘯𝘢𝘳."

Tidak ada keterkejutan di wajah pria itu, karena sebelumnya ia sudah lebih dulu menduga.

"Bos, apa aku boleh---"

"Tidak! Dengar Farez, aku hanya memintamu untuk menjaga Abel selama dia jauh dari keluarganya. Bukan untuk mendekatinya apalagi mencintainya," ucap Roland dengan tegas.

Ya, Farez sebenarnya adalah orang kepercayaan Roland yang sengaja Roland tugaskan untuk menjaga Abel. Roland sangat tahu keponakannya itu tidak mau diawasi, karena itu Roland mengirimkan seseorang untuk pura-pura menjadi rekannya.

Fasilitas yang dimiliki Farez, termasuk Areksa Corp Entertainment, itu juga sebenarnya perusahaan milik Roland. Pria itu hanya mengganti Nama Areksa yang sebenarnya adalah Aldero.

"Tapi, Bos. Nona yang lebih dulu memulai. Bukan salahku, kan? Aku hanya mengikuti permainannya," ucap Farez tanpa keraguan. Ada seringai tipis di wajahnya, dan Roland menyadari itu.

"Baiklah, tapi Kamu jangan menyesal kalau sampai terjebak dengan perasaanmu sendiri. Aku sudah memperingatkan mu!"

Farez mengangguk mantap, bibirnya sedikit tertarik membentuk lengkungan.

"Jadi, Bos mengijinkan ku?"

"Ya, aku mengijinkan mu. Tapi Kamu harus ingat, jangan pernah memaksa Abel, biarkan dia memilih pilihannya sendiri."

"𝘈𝘬𝘶 𝘱𝘢𝘴𝘵𝘪𝘬𝘢𝘯 𝘒𝘢𝘭𝘦𝘢 𝘢𝘬𝘢𝘯 𝘮𝘦𝘮𝘪𝘭𝘪𝘩𝘬𝘶," 𝘣𝘢𝘵𝘪𝘯 𝘍𝘢𝘳𝘦𝘻. 𝘗𝘳𝘪𝘢 𝘪𝘵𝘶 𝘵𝘦𝘳𝘴𝘦𝘯𝘺𝘶𝘮 𝘱𝘦𝘯𝘶𝘩 𝘱𝘦𝘳𝘤𝘢𝘺𝘢 𝘥𝘪𝘳𝘪.

𝘛𝘰 𝘣𝘦 𝘤𝘰𝘯𝘵𝘪𝘯𝘶𝘦𝘥

1
Saptyaning Rahayu
belva ketemu sama om duda
Risna Tanjung
sammaa,,, ternodai akoh nya thor😔🤭
Saptyaning Rahayu
kasihan Abel
Saptyaning Rahayu
mantap ayukk balas belva
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙠𝙤𝙘𝙖𝙠 𝙩𝙚𝙧𝙣𝙮𝙖𝙩𝙖 𝙠𝙖𝙡𝙖𝙪 𝙟𝙤𝙨𝙤𝙝 𝙩𝙖𝙠 𝙠𝙖𝙣 𝙠𝙚𝙢𝙖𝙣𝙖.🤭
𝙜𝙖 𝙩𝙚𝙧𝙖𝙨𝙖 𝙗𝙖𝙘𝙖 𝙢𝙖𝙧𝙖𝙩𝙝𝙤𝙣 𝙪𝙙𝙖𝙝 𝙩𝙖𝙢𝙖𝙩 𝙖𝙟𝙖, 𝙖𝙠𝙝𝙞𝙧 𝙗𝙖𝙗𝙣𝙮𝙖 𝙠𝙤𝙘𝙖𝙠 𝙡𝙜... 𝙢𝙤𝙜𝙖 𝙙𝙥𝙩 𝙠𝙚𝙢𝙗𝙖𝙧 𝙩𝙞𝙜𝙖 𝙮𝙖 𝙍𝙞𝙜𝙚𝙡.😄😄
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙬𝙖𝙙𝙙𝙪𝙪𝙝𝙝𝙝 𝙢𝙖𝙡𝙖𝙢 𝙥𝙚𝙧𝙩𝙖𝙢𝙖 𝙢𝙖𝙡𝙖𝙝 𝙟𝙙 𝙗𝙪𝙢𝙚𝙧𝙖𝙣𝙜.😄
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙟𝙖𝙣𝙜𝙖𝙣 𝙘𝙢 𝙟𝙖𝙣𝙟𝙞2 𝙙𝙤𝙖𝙣𝙜 𝙧𝙞𝙜𝙚𝙡 𝙩𝙥 𝙩𝙧𝙨 𝙙𝙞 𝙪𝙡𝙖𝙣𝙜 𝙡𝙚𝙨𝙖𝙡𝙖𝙝𝙖𝙣 𝙡𝙜, 𝙥𝙧𝙞𝙖 𝙨𝙚𝙟𝙖𝙩𝙞 𝙞𝙩𝙪 𝙖𝙠𝙖𝙣 𝙜𝙖 𝙗𝙖𝙠𝙖𝙡 𝙩𝙧𝙨 𝙢𝙚𝙣𝙮𝙖𝙠𝙞𝙩𝙞 𝙥𝙖𝙨𝙖𝙣𝙜𝙖𝙣𝙣𝙮𝙖.🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙍𝙞𝙜𝙚𝙡 𝙜𝙖 𝙗𝙚𝙡𝙖𝙟𝙖𝙧 𝙙𝙧 𝙠𝙚𝙨𝙖𝙡𝙖𝙝𝙖𝙣 𝙖𝙬𝙖𝙡 𝙢𝙖𝙨𝙞𝙝 𝙨𝙖𝙟𝙖 𝙣𝙜𝙚𝙙𝙚𝙥𝙖𝙣𝙠𝙖𝙣 𝙚𝙢𝙤𝙨𝙞 𝙣 𝙜𝙖 𝙗𝙚𝙧𝙥𝙞𝙠𝙞𝙧 𝙪𝙘𝙖𝙥𝙖𝙣𝙣𝙮𝙖 𝙣𝙮𝙖𝙠𝙞𝙩𝙞𝙣 𝙆𝙖𝙡𝙚𝙖
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙙𝙞𝙠𝙞𝙧𝙖𝙞𝙣 𝙢𝙖𝙪 𝙙𝙞 𝙥𝙚𝙣𝙟𝙖𝙧𝙖𝙠𝙖.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙜𝙠𝙜𝙠𝙜𝙠𝙠 𝙙𝙖𝙨𝙖𝙧 𝙘𝙖𝙡𝙤𝙣 𝙢𝙖𝙣𝙩𝙪 𝙜𝙖 𝙖𝙙𝙖 𝙖𝙙𝙖𝙗, 𝙘𝙖𝙢𝙚𝙧 𝙜𝙖 𝙙𝙞 𝙙𝙞𝙠𝙖𝙨𝙞𝙝 𝙩𝙖𝙪 𝙗𝙖𝙠𝙖𝙡 𝙖𝙙𝙖 𝙥𝙚𝙧𝙣𝙞𝙠𝙖𝙝𝙖𝙣 𝙢𝙚𝙣𝙙𝙖𝙙𝙖𝙠.😄😄
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙮𝙖 𝙖𝙢𝙥𝙪𝙪𝙣𝙣 𝙍𝙞𝙜𝙚𝙡 𝙗𝙞𝙨𝙠𝙪𝙞𝙩 𝙤𝙩𝙖𝙠𝙢𝙪 𝙩𝙧𝙚𝙫𝙚𝙡𝙞𝙣𝙜 𝙩𝙧𝙨 𝙢𝙚𝙣𝙩𝙖𝙣𝙜2 𝙙𝙪𝙙𝙖... 𝙝𝙖𝙡𝙖𝙡𝙞𝙣 𝙙𝙪𝙡𝙪 𝙡𝙖𝙝.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙗𝙚𝙣𝙖𝙧 𝙮𝙖 𝙑𝙖𝙣𝙙𝙚𝙧, 𝙗𝙤𝙨 𝙠𝙖𝙢𝙪 𝙮𝙜 𝙨𝙚𝙣𝙖𝙣𝙜2 𝙠𝙖𝙢𝙪 𝙮𝙜 𝙠𝙚𝙧𝙚𝙥𝙤𝙩𝙖𝙣𝙣𝙮𝙖 𝙝𝙖𝙧𝙪𝙨 𝙨𝙚𝙧𝙗𝙖 𝙗𝙨 𝙟𝙙 𝙖𝙥𝙖𝙥𝙪𝙣😄😄😄
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙨𝙞𝙖𝙥𝙖 𝙩𝙪𝙝, 𝙇𝙤𝙫𝙞𝙧𝙖 𝙖𝙥𝙖 𝙆𝙖𝙢𝙞𝙡𝙖.🤔
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙗𝙪𝙧𝙪𝙖𝙣 𝙗𝙚𝙧𝙩𝙞𝙣𝙙𝙖𝙠 𝙇𝙖𝙣𝙙 𝙗𝙞𝙖𝙧 𝙁𝙖𝙧𝙚𝙨 𝙜𝙖 𝙨𝙚𝙢𝙖𝙠𝙞𝙣 𝙟𝙖𝙪𝙝 𝙢𝙚𝙧𝙪𝙨𝙖𝙠 𝙝𝙪𝙗𝙪𝙣𝙜𝙖𝙣 𝙆𝙖𝙡𝙚𝙖 𝙨𝙖𝙢𝙖 𝙍𝙞𝙜𝙚𝙡
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙖𝙙𝙪𝙝 𝙤𝙢𝙖 𝙍𝙚𝙣𝙖 𝙠𝙖𝙜𝙚𝙩𝙣𝙮𝙖 𝙗𝙞𝙠𝙞𝙣 𝙣𝙜𝙖𝙠𝙖𝙠.😄😄😄
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙙𝙖𝙨𝙖𝙧 𝙇𝙤𝙫𝙞𝙧𝙖 𝙜𝙖 𝙠𝙖𝙥𝙤𝙠2 𝙠𝙖𝙢𝙪, 𝙁𝙖𝙧𝙚𝙨 𝙟𝙜 𝙜𝙖 𝙢𝙞𝙠𝙞𝙧 𝙖𝙥𝙖 𝙙𝙞𝙖 𝙠𝙚𝙧𝙟𝙖 𝙣𝙮𝙖𝙧𝙞 𝙙𝙪𝙞𝙩 𝙙𝙧 𝙥𝙚𝙧𝙪𝙨𝙖𝙝𝙖𝙖𝙣 𝙊𝙡𝙖𝙣𝙙 𝙢𝙖𝙡𝙖𝙝 𝙢𝙖𝙪 𝙧𝙪𝙨𝙖𝙠 𝙝𝙪𝙗𝙪𝙣𝙜𝙖𝙣 𝙠𝙚𝙥𝙤𝙣𝙖𝙠𝙖𝙣 𝙙𝙧 𝙤𝙧𝙖𝙣𝙜 𝙮𝙜 𝙨𝙪𝙙𝙖𝙝 𝙢𝙚𝙢𝙗𝙚𝙧𝙞𝙢𝙪 𝙟𝙖𝙡𝙖𝙣 𝙧𝙞𝙯𝙠𝙞
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙟𝙚𝙣𝙜 𝙟𝙚𝙣𝙜 𝙟𝙚𝙣𝙜.. 𝙡𝙚𝙗𝙞𝙝 𝙮𝙚𝙥𝙖𝙩𝙣𝙮𝙖 𝙢𝙞𝙧𝙞𝙥 𝙠𝙖𝙢𝙪 𝙊𝙡𝙖𝙣 𝙠𝙧𝙣 𝙇𝙤𝙧𝙖 𝙖𝙣𝙖𝙠𝙢𝙪.
𝙩𝙥 𝙠𝙤𝙠 𝙣𝙖𝙢𝙖 𝙇𝙤𝙧𝙖 𝙖𝙜𝙖𝙠 𝙢𝙞𝙧𝙞𝙥 𝙟𝙜 𝙢𝙚𝙧𝙚𝙥𝙚𝙩 𝙠𝙚 𝙍𝙤𝙡𝙖𝙣𝙙.🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙙𝙖𝙨𝙖𝙧 𝙆𝙖𝙢𝙞𝙡𝙖 𝙤𝙩𝙖𝙠 𝙥𝙞𝙘𝙞𝙠𝙣𝙮𝙖 𝙜𝙖 𝙖𝙙𝙖 𝙤𝙗𝙖𝙩, 𝙠𝙚𝙣𝙖𝙥𝙖 𝙜𝙖 𝙨𝙞𝙡𝙖𝙥𝙤𝙧𝙞𝙣 𝙠𝙚 𝙥𝙤𝙡𝙞𝙨𝙞 𝙨𝙖𝙟𝙖 𝙍𝙞𝙜𝙚𝙡 𝙗𝙞𝙖𝙧 𝙜𝙖 𝙨𝙤𝙢𝙗𝙤𝙣𝙜 𝙩𝙧𝙨 𝙙𝙖𝙣 𝙨𝙖𝙙𝙖𝙧 𝙙𝙞𝙧𝙞 𝙨𝙞 𝙆𝙖𝙢𝙞𝙡𝙖.
𝙊𝙩𝙖𝙠 𝙬𝙖𝙣𝙞𝙩𝙖 𝙢𝙚𝙢𝙤𝙧𝙮𝙣𝙮𝙖 𝙠𝙪𝙖𝙩 𝙍𝙞𝙜𝙚𝙡 𝙟𝙙 𝙢𝙖𝙪 𝙗𝙚𝙧𝙖𝙥𝙖 𝙩𝙝𝙣𝙥𝙪𝙣 𝙨𝙖𝙩𝙪 𝙠𝙚𝙨𝙖𝙡𝙖𝙝𝙖𝙣 𝙠𝙖𝙡𝙖𝙪 𝙖𝙙𝙖 𝙠𝙚𝙨𝙚𝙢𝙥𝙖𝙩𝙖𝙣 𝙮𝙜 𝙢𝙚𝙥𝙚𝙩 𝙨𝙖𝙢𝙗𝙪𝙣𝙜 𝙠𝙚 𝙖𝙧𝙖𝙝 𝙨𝙞𝙩𝙪 𝙮𝙖 𝙙𝙞 𝙪𝙣𝙜𝙠𝙞𝙩 𝙡𝙜..😄😄
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙉𝙤 𝙠𝙤𝙢𝙚𝙣 𝙡𝙖𝙝 𝙣𝙮𝙞𝙢𝙖𝙠 𝙖𝙟𝙖.🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙆𝙖𝙢𝙞𝙡𝙖 𝙜𝙖 𝙩𝙖𝙪 𝙙𝙞𝙧𝙞 𝙖𝙣𝙖𝙠 𝙖𝙣𝙜𝙠𝙖𝙩 𝙩𝙥 𝙞𝙣𝙜𝙞𝙣 𝙣𝙜𝙪𝙖𝙨𝙖𝙞𝙣 𝙨𝙚𝙢𝙪𝙖𝙣𝙮𝙖..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!