seorang wanita kejam yang baru saja menyelesaikan tugasnya, tiba-tiba saja mengalami kecelakaan di jalan.
dia menatap kearah langit yang gelap disertai dengan gerimis yang mulai turun,bibirnya tersenyum dingin karna merasa semua ini seperti mimpi.
" ini lah akhir seorang wanita berdarah dingin,,bahkan aku tidak pernah merasakan kasih sayang seorang ibu harus berakhir seperti ini " gumamnya,dia menahan rasa sakit di seluruh tubuhnya.
nafasnya mulai tersengal-sengal,tapi wanita itu tetap menampilkan senyuman dinginnya.
" jika ada kehidupan kedua ,aku ingin merasakan kasih sayang seorang ibu,,itu saja yang aku harapkan " setelah mengatakan itu,wanita cantik yang terkenal haus darah akhirnya mengembuskan napas terakhir.
dan hujan deras turun melanda kota itu,disertai angin yang berhembus kencang.
bagaimana dengan kisah selanjutnya??
apakah keinginan nya di dengar oleh tuhan??
yuk baca cerita nya disini,,,jangan lupa like,komen, ya terimakasih
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Marwiyah Ningsih, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
hukuman dan kematian
Pranggggggggggggggggggggg
brakkkkkkkkkkkkkkkk
selir agung yang memasuki kamar Raja terdiam kaku di depan pintu,dia menunduk ketakutan tidak berani menatap wajah Raja.
" yang mulia...saya..saya " sebelum dia melanjutkan ucapannya, tiba-tiba Raja membentak nya dengan marah.
" kamu telah membuatku kecewa!! Aku tidak menyangka selama ini kamu memperlakukan Aluna seperti seorang pelayan,,apa begini sifat asli mu ? Haaa...kenapa aku bisa sebodoh ini mempercayakan urusan istana pada wanita kejam seperti mu ? " teriak Raja yang membuat selir agung semakin ketakutan,dia menangis terisak dan buru-buru berlutut di hadapan Raja.
" hikkkssssssssss...yang mulia maafkan saya..saya benar-benar khilaf waktu itu,yang mulia.. " ucapannya terhenti lagi,kali ini dia tersentak saat mendengar teriakan Raja.
" pengawal...!!! bawa selir agung ke istana dingin,mulai hari ini dan seterusnya kamu dilarang keluar dari istana dingin,, renungkan lah kesalahan yang kamu perbuat dengan begitu siapa tau aku masih bisa berubah fikiran !! " ucapnya,selir agung menggeleng dengan panik.
Dan tangannya di cengkram para pengawal dan membawa nya pergi dari kamar raja,meski dia memohon tapi raja tidak memperdulikan nya.
melihat kepergian selir agung,raja menjatuhkan tubuhnya di atas ranjang,dia memijat pelipisnya yang berdenyut denyut.
" apa aku sudah sangat keterlaluan pada Aluna,,ha...ini semua salah ku seharusnya aku tidak mengabaikan nya,meski selir Diana membuat kesalahan seharusnya aku tidak melibatkan anak itu,,Aluna maafkan ayah " bisiknya dengan perasaan menyesal.
**************
istana mawar
di belakang istana terlihat Aluna sedang mempertajam pedang yang baru dia dapatkan dari ruang nya,dia begitu serius tanpa melihat kedatangan pelayan pribadi nya Lili.
" nona...saya membawa kabar baik untuk anda " ujar Lilis dengan wajah senang nya.
Mendengar itu, Aluna menghentikan kegiatan nya,dia mendongak sembari menaikkan alisnya.
" kabar yang kamu bawa sehingga kamu tidak bisa menyembunyikan kebahagiaan mu " tanya Aluna dengan wajah datarnya.
Lilis memandang di sekeliling nya,melihat tidak ada siapa-siapa disana dia tersenyum lebar ada Aluna yang sedang menatap nya.
" nona saya baru mendengar kabar jika selir agung di hukum oleh yang mulia,selir agung sekarang akan tinggal di istana dingin dan waktu nya belum yang mulia tentukan kapan dia akan bebas " bisiknya dengan mempertahankan senyuman nya.
Aluna ? Dia mengangkat sudut bibirnya dengan licik,lalu dia melanjutkan kegiatannya yang membuat Lilis merasa bingung melihat reaksi nona kecil nya.
" aneh kenapa nona tidak bereaksi sama sekali ? Apa nona sudah mati rasa pada semua orang yang ada di dalam istana,, sudahlah sebaiknya aku pergi menyiapkan makan siang nona " batinnya,setelah berpamitan dia pergi dari sana.
Aluna berdiri dan dia menyimpan pedangnya didalam ruang penyimpanan nya,setelah itu dia berjalan menuju danau yang ada di dekat istana sakura.
" ternyata Raja tua itu cukup tau diri juga,tapi sayangnya aku tidak akan berubah fikiran,aku akan tetap melanjutkan rencana ku yang selanjutnya" gumam nya sembari terkekeh dingin.
Sedangkan di istana sakura,putri Aurora yang mendengar kabar ibunya di hukum oleh ayahanda nya terkejut,dia menangis dan memarahi semua pelayan nya dengan berteriak-teriak keras disana.
" tidak mungkin.....ayahanda tidak mungkin menghukum ibunda... aaaahhhhhhkkkkkkkkkkkk sialan kenapa ayahanda menghukum ibunda hanya karna anak haram itu...kenapa..." teriaknya sembari melemparkan semua barang-barang nya yang ada didalam kamarnya.
Semua pelayan nya takut,mereka menunduk ketakutan disana.
" nona mohon anda tenang dulu jangan marah nanti kesehatan anda semakin menurun" nasihat pelayan setianya.
Plakkkkkkkkkkkkkk
tiba-tiba dia mendapatkan tamparan keras,yang membuat pelayan nya terkejut,ini adalah pertama kalinya Aurora menyakiti nya.
" beraninya kamu menyumpahi ku sialan... sebaiknya kamu diam saja..kamu hanya budak rendahan disini,,jangan pernah coba menasehati ku ! " teriaknya, setelah itu dia pergi meninggalkan istana nya,dia berencana akan menemui ayahnya.
Tapi disaat dia melewati danau yang menjadi tempatnya bersantai,disana dia malah melihat Aluna sedang duduk dengan santainya,melihat itu nafas Aurora memburu,dia berjalan menghampiri Aluna yang sedang memandang kearah danau.
" kamu...!!! beraninya kamu datang ke sini,apa kamu tidak tau tempat ini adalah tempat kesukaan ku.tidak ada yang boleh datang kesini tanpa persetujuan ku ..!! " hardik Aurora yang sudah berdiri di depan Aluna.
Aluna mendongak,dia tersenyum lebar dan berdiri dengan tegak.
" aku tau ini adalah tempat kesukaan mu,justru itu aku sengaja datang kesini karna aku ingin memberitahu mu tempat ini sebentar lagi akan menjadi milik ku " tekan Aluna yang sudah berubah wajahnya menjadi datar.
Mendengar itu Aurora tertawa remeh,dia melipat kedua tangannya dan menatap tajam Aluna.
" mimpi mu terlalu tinggi,kamu tidak akan pernah bisa mendapatkan sesuatu yang sudah menjadi milikku,,!! Anak haram seperti mu tidak pantas menginjakkan kaki disini,,dan aku peringatkan padamu jangan pernah mencari masalah denganku atau kamu akan menyesal !! " ancam Aurora dengan sinis.
" tapi sayangnya aku tidak lagi bermimpi karna apa yang aku ucapkan itu adalah kenyataan nya,lihatlah sekarang ibumu wanita jalang itu sudah berada di istana dingin,aku merasa puas mendengar hukuman yang di berikan oleh pria tua itu " kekeh Aluna sembari menatap wajah Aurora yang sudah memerah karna marah.
" kamu... berani nya kamu mengatai ayahanda,aku akan mengadukan ucapan mu agar kamu dihukum mati!!! " teriak Aurora,dia yang ingin pergi tiba-tiba Aluna menarik tangannya yang membuat Aurora terjengkang tapi Aluna tetap menyeret tubuh nya ke pinggir danau.
" kamu..apa yang ingin kamu lakukan lepaskan aku..lepaskan aku anak haram...." teriak-teriak Aurora,tapi Aluna tetap tidak memperdulikan nya.
Setelah sampai di pinggir danau,Aluna berjalan kebelakang dan berbalik badan dengan wajah menyeringai, saat melihat Aurora sudah berdiri.
" Aurora si putri selir agung yang selalu menindas Aluna dan ibunya,hari ini aku akan melenyapkan mu tanpa orang lain tau aku adalah pelaku nya,anggap saja ini adalah bayaran atas apa yang telah kamu lakukan pada Aluna dan ibunya,,,!!! Aurora matilah kamu !! " ucap Aluna dan setelah itu dia menendang perut Aurora yang terlihat sedang melotot sebelum dia bereaksi tubuhnya sudah terjatuh kedalam danau.
" tolong....tolong aku..." Aurora mencoba berenang tapi dia tidak bisa,dia hanya bisa tertekan kedalam air dan menatap kosong kearah Aluna yang sedang tersenyum menyeringai lebar padanya.
" apa aku akan mati... hikkksssssssss ibunda ..ayahanda.. tolong aku..aku tidak mau mati,,," batinnya, nafasnya tersengal-sengal dan setelah itu dia merasa lemas dan menutup matanya.
Aluna yang melihat itu kembali duduk dengan santainya,dia akan memastikan Aurora benar-benar tidak bernyawa.
" ini adalah balasan dariku Aurora..!! Sekarang putri Aurora sudah tidak ada,,tunggu lah giliran kalian permaisuri dan putri mahkota!!! Aku akan membunuh kalian juga !! " tekannya,karna tidak ingin ada seseorang yang melihat' nya,dia kembali menuju istana nya,dia berjalan dengan santai tanpa merasa bersalah menenggelamkan putri Aurora yang sudah mengembuskan napas terakhir nya.
lanjut up lagi thor
Semangaat thoor💪💪💪❤