NovelToon NovelToon
Majikan Yang Lumpuh

Majikan Yang Lumpuh

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Beda Usia / Diam-Diam Cinta / Cinta Seiring Waktu / Pengasuh
Popularitas:18k
Nilai: 5
Nama Author: NisfiDA

Bagas Pratama seorang pria lemah lembut serta penyayang.

Namun satu kejadian membuatnya berubah dalam sekejap saja, kecelakaan dua tahun lalu membuat dirinya menjadi pria dingin, kejam serta emosi.
Kecelakaan itu membuatnya dirinya menjadi lumpuh bahkan dia tidak ingin mendekat dengan siapapun, selama dia lumpuh dia hanya mengurung dirinya didalam kamar..

Dia tidak ingin bertemu siapapun, bahkan dia juga membenci wanita terkecuali Sang Ibunya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon NisfiDA, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Selalu Mencari Masalah

Hari menjelang pagi. Dimana Bagas dan Anna yang tidak bisa tidur karena kejadian malam itu.

Ini untuk pertama kalinya mereka merasakan momen itu, rasa jantung mereka selalu berdebar-debar terus hingga membuat mereka sangat sudah untuk tidur.

Pagi ini Anna yang sudah siap-siap untuk berangkat bekerja walaupun terlihat sangat jelas sekali dia sangat kekurangan tidur.

Akan tetapi dia masih saja tetap untuk masuk bekerja, kini Anna berangkat bekerja lebih awal dari pada dirumah dia selalu teringat tentang itu.

Sedangkan Bagas, yang baru saja selesai membersihkan dirinya kini dia duduk diatas tempat tidurnya.

Tok. Tok.

Terdengar seseorang sedang mengetuk pintu kamarnya dengan cepat Bagas bangun dari duduknya berjalan mengarah pintu serta membukanya.

" Mama"

Sara tersenyum saat melihat Bagas membuka pintunya, dia sangat ingin tau bagaimana keadaan hubungannya bersama Anna.

" Apa Mama boleh masuk?"

" Tentu saja ma, masuklah"

Sara melangkahkan kakinya untuk masuk, kini dia mulai duduk ditepi tempat tidurnya Bagas.

" Bagaimana hubunganmu bersama Anna hm?" tanya Sara membuat Bagas tersenyum

Melihat Bagas tersenyum sepertinya hubungan mereka sedang baik-baik saja.

" Ada apa hm? Mengapa kamu tersenyum seperti itu?"

" Tidak apa-apa ma, hanya saja hubunganku dan Anna sangat baik-baik saja"

" Jadi sudah fix ni kalau Anna menerimamu?"

Bagas mengganggukkan kepalanya saja, hal itu membuat Sara begitu senang sekali.

" Syukurlah kalau begitu, ingat jangan lama-lama menjalin hubungannya Mama sudah tidak sabar lagi ingin menggendong cucu"

Mata Bagas terbelalak saat mendengar ucapannya Sara, bagaimana bisa segampang itu Sara mengatakannya?

" Iya sudah sekarang kamu siap-siap setelah itu sarapan, karena hari ini ada hari pertama kamu masuk bekerja"

Bagas hanya bisa mengganggukkan kepalanya saja saat mendengar ucapannya Sara, kini Sara keluar dari kamarnya Bagas agar dia bisa bersiap-siap.

******

Hari menjelang siang, tepatnya di jam 11 siang. Anna yang sedang fokus dengan pekerjaannya tidak melihat lagi siapa pelanggan tersebut.

Anna juga tidak menyangka akan bertemu dengannya kali ini tepat ditempat bekerjanya.

" Loh bukannya kamu gadis yang kemarin menampar wajahku?"

Semua orang langsung menatap kearah suara itu, mereka bergantian saling bertatapan antara seseorang itu dengan Anna.

Tatapan Anna langsung tidak suka sekali saat melihat Lily, iya seseorang itu adalah Lily yang memang sering membeli Coffe disana namun saat dia tiba bukan Anna yang melayani nya namun Mitha.

" Ternyata kamu kerja disini ya?"

Anna hanya menghelankan nafasnya saja, dia tidak merespon apapun yang dikatakan oleh Lily.

" Selanjutnya" teriak Anna memanggil pelanggan lainnya

Namun Lily tidak terima sekali saat Anna cuek'i nya.

Brak!

" Hey, aku berbicara denganmu apakah kamu tuli?"

" Aku sedang dalam bekerja, jadi tolong jika hanya ingin membuat keributan jangan disini lihat antrian pelanggan ku banyak"

Lily yang tidak terima atas apa yang dikatakan oleh Anna, tetapi sebenarnya itu adalah benar hari ini pelanggan Anna begitu sangat banyak sekali sehingga membuatnya begitu kualahan.

" Kau!" teriak Lily sambil menarik rambutnya Anna

Seketika saja Anna terkejut dengan tingkahnya Lily yang secara tiba-tiba menarik rambutnya.

" Apa-apaan kau?" teriak Anna sambil mencoba melepaskan tangannya dari rambutnya

" Kau sangat membuatku muak sekali, seolah-olah kau begitu cantik bisa mengabaikanku"

Lily yang memang sangat dendam dengan Anna karena dia menamparnya tepat didepan Bagas, itulah mengapa dia selalu mencari keberadaannya Anna untuk membalas dendam ternyata dia ketemu saat Anna ada di Caffe.

Kini datang Mitha bersama karyawan lainnya yang tadinya mengatakan kepada Mitha.

" Hey, apa yang terjadi ini?" kata Mitha sambil mencoba melepaskan tangannya Lily dari Anna

Anna yang tidak melawan apapun dia sengaja melakukannya agar dia tidak disalahkan disaat Lily mencari kebenaran.

Dan juga Lily tidak tau bahwa Caffe itu memiliki CCTV.

" Hey Nona lepaskan" kata Mitha kepada Lily

Namun Lily tidak mendengarkan, dia semakin menarik rambutnya Anna.

" Nona, jika anda tidak melepaskan maka saya akan melaporkan anda karena telah melakukan kekerasan di Caffe saya"

Seketika Lily melepaskan tangannya dari rambut Anna, terlihat sekali tampilan Anna yang begitu acak-acakan karena Lily.

Mitha dengan cepatnya menarik Anna hingga berdiri dibelakangnya agar Lily tidak menyerangnya lagi.

" Laporkan saja aku tidak takut, dia yang memulai duluan menyerangku" teriak Lily

" Baik bisa saya proses, kita lihat dari CCTV siapa yang sebenarnya memulai semuanya ini"

Dug!

Jantung Lily seketika berdebar saat mendengar ucapannya Mitha.

" CCTV?" ulang Lily dengan wajah begitu panik

" Iya CCTV kita akan mengeceknya disana siapa yang sebenarnya salah dan memulai semuanya"

Lily begitu terlihat tampak sangat panik sekali saat mendengar semuanya, dia tidak menyangka bahwa dia melupakan sesuatu yang membuat dirinya tidak bisa lepas.

" Anna, kamu tidak apa-apa?" tanya Mitha kepada Anna

" Aku baik-baik saja Mitha"

" Anna, wajahmu sepertinya terluka terkena kuku Nona itu"

Dengan cepatnya Mitha memeriksa wajahnya Anna, dan ternyata apa yang dikatakan oleh karyawan lainnya itu.

" Nona anda lihat, kamu membuat karyawan saya terluka"

" Itu hanya luka kecil tidak usah terlalu heboh"

" Mau kecil atau besar saya meminta tanggung jawab anda atas apa yang sudah anda lakukan kepada Karyawan saya"

" Berapa sih uang pengobatan sini aku bayar"

" Bukan masalah pembayarannya Nona, saya ingin anda meminta maaf kepada karyawan saya"

Betapa terkejutnya Lily saat dia disuruh meminta maaf kepada Anna.

" Loh mengapa aku harus meminta maaf? Lagian itu salah dia kok dia yang duluan memulainya"

Mitha hanya bisa menghelakan nafasnya saja, dia benar-benar sangat begitu sabarnya menghadapi Lily yang tidak mau mengakui kesalahannya.

" Baik, kita periksa CCTV dulu nanti akan tau siapa sebenarnya yang memulai semuanya"

1
jaran goyang
𝘢𝘯𝘬 𝘴𝘮 𝘣𝘱𝘬 𝘴𝘮 𝘻
Reni Anjarwani
lanjut thor
Reni Anjarwani
lanjut thor doubel up
jaran goyang
𝙣𝙚𝙭𝙩......
Reni Anjarwani
lanjut thor
jaran goyang
𝙨𝙜𝙧 𝙡𝙝 𝙩𝙚𝙢𝙪𝙠𝙣... 𝙟𝙜𝙣 𝙡𝙢"... 𝙚𝙣𝙠 𝙭 𝙢𝙣𝙩 𝙙𝙮
Reni Anjarwani
doubel up thor
jaran goyang
𝙣𝙚𝙭𝙩 𝙠𝙠....
𝙖𝙠𝙝𝙧 𝙣𝙮...
𝙨𝙠𝙧𝙜 𝙩𝙜𝙡 𝙩𝙜𝙠𝙥 𝙡𝙞𝙡𝙞 𝙨𝙚𝙩𝙖𝙣
Reni Anjarwani
lanjut thor doubel up thor
jaran goyang
𝙣𝙚𝙭𝙩.... 𝙘𝙥𝙩 𝙩𝙢𝙪𝙠𝙣 𝙙𝙮... 𝙣𝙣𝙩 𝙠𝙗𝙪𝙧 𝙙𝙮
jaran goyang
𝙩𝙜𝙜 𝙝𝙣𝙘𝙧 𝙠𝙖𝙪 𝙮𝙖 𝙣𝙮𝙚𝙩
Reni Anjarwani
lanjut thor doubel up thor
Reni Anjarwani
lanjut doubel up thor
jaran goyang
𝙣𝙚𝙭𝙩 𝙠𝙠.... 𝙟𝙜𝙣 𝙥𝙟𝙜"
jaran goyang
𝙖𝙡𝙝𝙢𝙙𝙡𝙡𝙝
sunshine wings
Inilah peluangmu Pak Arion untuk tast DNA dengan Anna.. Semoga khabar baek ya..
sunshine wings
Luar biasa
Reni Anjarwani
lanjut
jaran goyang
𝙖𝙙𝙪𝙝𝙝𝙝 𝙠𝙖𝙨𝙞𝙖𝙣
jaran goyang
𝙝𝙤𝙤𝙝 𝙜𝙤𝙤𝙙 𝙖𝙣𝙖
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!